Yen Jepang Sesi Eropa Menguat Pada 12 Agustus

Yen-and-Aussie-Dollar

 

AnalisaTrading – Yen Jepang di sesi Eropa hari ini (12/8) mampu mengoreksi pelemahanya terhadap dollar AS setelah dua hari berturut-turut tergerus. Yen tampaknya mendapat sentimen profit taking penguatan dollar AS dan sentimen positif dari laporan data pertumbuhan produksi industri Jepang.

Pelemahan Yen pagi di sesi Asia terkena dampak sentimen dua kali berturut-turut bank sentral Tiongkok (PBoC) mendevaluasi lagi nilai Yuan sebanyak 1.62% setelah kemarin sebanyak 1.9%. Namun aksi yang terlalu reaktif dan tak terduga dari PBoC ini juga dapat memicu peningkatan permintaan asset safe haven seperti Yen, Dollar AS, atau Emas, dan kali ini dapat terlihat pada pergerakan Yen.

Sentimen positif yang memicu aksi profit taking pada pair USDJPY didapat dari Pertumbuhan Industri Produksi Jepang bulan basis tahunan untuk bulan Juni tumbuh menjadi 2.3% dari sebelumnya 2.0%, dan basis bulanannnya tumbuh 1.1% di atas perkiraan 0.8%. Data tersebut direspon dengan penurunan pair USDJPY dari tertinggi 125.27 menjadi saat ini (07:00:11 GMT) bergulir di kisaran 124.72.

Sedangkan pada perdagangan Selasa (11/8) pair ini ditutup bullish di harga 124.12 dari pembukaan 124.61 karena penguatan dollar AS juga dipicu pertumbuhan produktifitas non pertanian (Nonfarm Productivity) kuartal kedau tumbuh 1.3%. Pada hari itu juga USDJPY membentuk harga tinggi 125.20 dari rendah 124.51.

Untuk sesi New York, malam ini USDJPY akan dipengaruhi oleh perkembangan jumlah lowongan pekerjaan AS (JOLTs Job Opening) bulan Juni yang diperkirkan meurun dari sebelumnya 5.36M, serta pidato dari salah satu anggota The Fed.

Secara teknikal, Analyst melihat pergerakan bearsih USDJPY bersesuaian dengan kondisi over bought yang ditunjukan oleh stochastic 14.3.3 daily. Koreksi penguatan pair ini diperkirakan akan mendapatkan tahanan pada support di level retracment 61.8% di kisaran haraga 124.55.

Sehingga diperkirakan jika harga masih mampu bertahan di atas support 124.55 tersebut maka trend penguatan akan berlanjut untuk mencoba kembaki ke arah harga 125.00. Namun bila harga berhasil menembus support 124.55 tersebut maka diperkirakan lanjutan pelemahan berpotensi menemui target support berikutnya di kisaran 124.35 (VN)

Yen Terkulai Jelang Data Kepercayaan Konsumen

AnalisaTrading-Bursa valuta asing Yen bergerak melemah di Asia, Selasa (9/9), dengan akumulasi pasca laporan dari bank sentral di bulan Agustus mengenai inflasi.

USDJPY diperdagangkan di level 106.09, naik 0,26%, sementara AUDUSD diperdagangkan flat di level 0.9264.

Anggota Dewan Bank of Japan dalam rapatnya di bulan Agustus mengatakan, mesti melihat dari tren harga karena mereka menilai apakah berkelanjutan inflasi 2% di awal tahun. Meskipun angka bulanan CPI cenderung menarik perhatian dalam hal ini BoJ harus mengukur secara akurat tren yang mendasari harga.

Pekan lalu, data menunjukkan ekonomi AS ditambahkan 142,000 pekerjaan pada bulan Agustus, jauh lebih sedikit daripada peningkatan diharapkan 225.000.

Indeks dolar AS yang melacak kinerja greenback versus 6 mata uang utama lainnya, naik tipis 0,04% di 84.47.(FR)

Yen Menguat Selama 7 Sesi Perdagangan, Mendorong Permintaan Safe Haven

AnalisaTrading-Untuk pertama kalinya mata  uang yen telah diperdagangkan menguat selama 7 sesi perdagangan, ketika indikator teknis mengisyaratkan penurunan baru-baru mata uang itu terlalu cepat. Euro menyentuh 11-bulan terhadap dolar.

Mata uang Jepang menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang yang paling diperdagangkan,  karena investor mencari safe haven sebelum presiden Rusia dan Ukraina bertemu hari ini. Sementara, Euro melemah setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan pada 22 Agustus ekspektasi inflasi telah menurun, meningkatkan spekulasi pembuat kebijakan akan memperluas stimulus. Dolar Selandia Baru turun ke level terendah dalam enam bulan setelah neraca perdagangan negara itu menyelinap ke defisit.

USDJPY telah melemah  0.20% di level 103.84 di Tokyo, setelah menyentuh level 104.49, EURJPY menambahkan 0.1% di level 138.10.

Mata uang Eropa sedikit berubah menjadi $ 1,3197 setelah jatuh ke level $ 1,3179. (FR)

Kiwi Selandia Baru turun 0.1% di level 83,36 sen AS setelah jatuh ke 83,11, terlemah sejak 27 Februari.

Data perdagangan Selandia Baru untuk Juli datang pada defisit NZ $ 692 juta lebih luas daripada yang diharapkan sebesar NZ $ 475 juta.

Indeks Dolar, yang menunjukan kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya, telah diperdagangkan melemah 0.07% di level 82.53.

Yen Jepang Dan Aussie Turun Pasca Kecelakaan Udara Malaysia

AnalisaTrading-Dolar Aussie dan yen Jepang melemah sedikit di Asia pada hari ini, Jumat (18/7) karena setelah kejadian jatuhnya pesawat Malaysian Airlines di dekat perbatasan Rusia-Ukraina.

AUDUSD diperdagangkan pada 0.9338, turun 0,14%, sementara USDJPY diperdagangkan di 101.20, turun 0.03%. EURUSD diperdagangkan pada level 1.3517, turun 0,07%.

Namun, ketidakpastian tentang apa yang menyebabkan jatuhnya pesawat, investor masih wait and see sebelum menjadi jelas apa yang terjadi.

Selain itu, Federal Reserve Bank of Philadelphia mengatakan bahwa indeks manufaktur meningkat sampai lebih dari tiga tahun 23,9 bulan ini dari sebelumnya 17,8. Analis telah memperkirakan indeks sampai 16.0 pada bulan Juli.

Indeks dolar AS  yang melacak kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya, adalah turun 0,01% di 80.57. (FR)

Yen Terkoreksi dari 1 Minggu Tertinggi

AnalisaTrading-Pada perdagangan hari ini nilai tukar yen terhadap dollar AS terpantau mengalami retreat setelah sempat mengalami kenaikan hingga mencapai posisi paling rendah dalam satu minggu belakangan terhadap dollar AS (18/7). Yen pagi tadi mengalami penguatan di tengah aksi beli asset safe haven oleh para pelaku pasar global.

Ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia menjegal bursa saham AS dan Eropa tadi malam. Melemahnya bursa saham tersebut menyebar ke Asia.

Serangan darat oleh militer Israel ke Gaza mengakibatkan harga minyak mentah naik tajam tadi malam. Sementara itu ditembak jatuhnya pesawat MH 17 milik Malaysian Airlines di Ukraina yang menewaskan seluruh penumpangnya turut mendorong terjadinya aksi jual di pasar saham Asia.

Mata uang yen menguat karena pasar memilih untuk memegang investasi yang dinilai safe haven. Akan tetapi saat ini yen tampak bergerak retreat karena adanya dorongan teknikal dan aksi ambil untung. Saat ini yen berada pada posisi 101.35 per dollar AS. Mata uang ini mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 101.18 per dollar. Hari ini yen sempat mengalami peningkatan ke posisi 101.09 per dollar, tertinggi sejak tanggal 10 Juli lalu.

Tampak bahwa rupiah masih memiliki kecenderungan untuk mempertahankan retreat, meskipun terbatasDiperkirakan bahwa pergerakan mata uang yen terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung tertahan di teritori negatif. Akan tetapi masih ada kemungkinan yen kembali lanjutkan kenaikannya di sesi Eropa atau AS, terutama jika ada perkembangan dari situasi geopolitik. Mata uang ini kemungkinan akan mengalami pergerakan pada kisaran 101.00 – 101.60 per dollar.(VN)

Yen Masih Melemah Oleh Dovish BOJ dan Pidato Janet Yellen

AnalisaTrading-Pada awal perdagangan hari ini (16/07) nilai tukar yen terhadap dolar telah mengalami penekanan selama 3 hari berturut-turut ditambah setelah BoJ melakukan pengumuman perihal kebijakan moneter ekonominya yen masih terus tertekan.

Penekanan ini juga masih disebabkan oleh statement dari Yellen tentang kondisi ekonomi Amerika Serikat saat ini menunjukan perkembangan yang membaik, sehingga ini terus memberikan efek kuat kepada dollar. Dia juga mengatakan bahwa tidak ada yang menyangka bahwa dipertengah tahun 2014 ini angka pengangguran di level terendahnya sejak 2008.

Begitu juga terdapat wacana bahwa the fed akan meningkatkan tingkat suku bunga pinjaman. Hal ini disebabkan oleh tingkat pengangguran yang saat ini sangat rendah sehingga banyak yang memperkirakan bahwa kondisi ekonomi amerika pada posisi yang kuat.

Pada sampai saat ini harga yen masih terpantau pada posisi di 101.728. Mata uang yen masih terus tergerus dengan angka yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan posisi pada saat pembukaan yaitu sebesar 101.659 Dan posisi ini masih posisi yang sangat rendah sejak seminggu ini.

Diperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan tetap bertahan diposisi melemah terus. Mata uang ini tampaknya akan mengalami pergerakan pada kisaran 101.50 – 102.00per dollar AS.(VN)

 

Dolar Australia dan Yen Jepang Menguat Pasca Data Survei Ekonomi

AnalisaTrading-Perdagangan mata uang di hari ini Selasa (8/7), Yen Jepang menguat di Asia setelah pinjaman bank yang kuat memperkuat sentimen dan dolar Australia juga terpantau menguat dalam kepercayaan bisnis.

Pinjaman bank Jepang Juni naik 2,5% dari keuntungan sebesar 4% pada bulan Mei, di atas perkiraan peningkatan 2,2%. Dalam pertumbuhan rekening Giro, negara mencapai surplus Y.522.8 miliar pada bulan Juni, sementara defisit perdagangan untuk 20-hari pertama Juni capai Y801.74 miliar.

USDJPY diperdagangkan pada 101.76, turun 0,11%, pasca data. Di Australia, survei bisnis Juni NAB melihat keuntungan dalam kepercayaan bisnis. AUDUSD diperdagangkan pada 0.9388, 0,17%, setelah survei.

Tadi malam, dolar diperdagangkan baik untuk menurunkan terhadap sebagian besar mata uang utama, setelah investor melihat keuntungan dari laporan pekerjaan AS yang optimis.

Indeks dolar AS yang melacak kinerja greenback versus mata uang lainnya, jatuh 0,01% di level 80.26. (FR)

Yen Diperdagangkan Menguat Tipis Pasca Data Ekonomi Jepang

AnalisaTrading-Yen diperdagangkan menguat tipis terhadap mata uang utama lainnya pasca dirilisnya data neraca perdagangan Jepang yang menunjukkan turun dari yang diperkirakan.

Sebuah data resmi yang dirilis pada hari Rabu (18/06) menunjukan bahwa neraca perdagangan negeri sakura Jepang menunjukan kenaikan di bulan Mei.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Bank Jepang, neraca perdagangan menununjukkan penurunan sebesar 0,86 triliun di bulan dari 0,88 triliun di bulan sebelumnya. Analis telah memperkirakan neraca perdagangan di Jepang untuk menurun di 1.01T

Secara terpisah, defisit perdagangan Jepang untuk di bulan May mencapai 909 miliar, kurang dari yang diharapkan sebesar 1.173 triliun.

Pasangan mata uang, USD/JPY diperdagangkan melemah 0,01% di level 102,14. Sementara itu, pada perdagangan mata uang lainnya, AUD/USD diperdagangkan menguat 0,01% di level 0,9337, NZD / USD diperdagangkan melemah 0,08% di level 0,8664.

Semalam menguatnya Dolar AS ke level tertinggi karena sebuah data resmi yang dirilis pada hari Selasa(17/06) menunjukan bahwa inflasi harga konsumen AS untuk bulan telah mengalami peningkatan di bulan Mei.

Menurut data yang telah dikumpulkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, inflasi harga konsumen AS telah naik menjadi 0.4% yang sudah di sesuaikan secara musiman, dari 0.3% di bulan sebelumnya. Analis telah memperkirakan inflasi harga inti AS untuk turun menjadi 0.2%.

Inflasi harga inti konsumen AS, untuk bulan Mei telah naik 0.3%, dari 0.2% pada bulan Sebelumnya. Analis perkirakan untuk stabil di 0.2%.

Departemen Perdagangan hari ini mengatakan bahwa secara keseluruhan pembangunan rumah AS turun sebesar 6.5% di bulan Mei, yang disesuaikan secara musiman menjadi 1 juta unit, yang didominasi oleh penurunan pembangunan pada rumah keluarga tunggal.

Survei ekonom oleh Dow Jones Newswires telah memperkirakan bahwa secara keseluruhan pembangunan rumah akan naik menjadi 1.07 juta unit.

Ijin bangunan baru di AS telah turun sebesar 6.4% yang disesuaikan secara musiman menjadi 991,000 di bulan Mei.

Indeks Dollar yang melacak kinerja greenback versus sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,02% di level 80,69. (FR)

Yen Menguat Jelang Pertemuan BOJ

AnalisaTrading-Yen sempat menguat terhadap dollar AS pada Kamis (12/6) disebabkan ekspektasi bank sentral Jepang (BoJ) akan menahan diri dari perluasan stimulus moneter.

Yen secara umum menguat karena BoJ menunjukkan beberapa tanda-tanda mengambil lebih banyak langkah-langkah pelonggaran moneter pada pertemuan kebijakan Kamis.

Dolar sempat menguat di sesi sebelumnya karena data pekerjaan AS di bulan Mei positif. Departemen Tenaga Kerja melaporkan pekan lalu jumlah penggajian non pertanian AS menambah 217.000 pekerjaan pada Mei dan tingkat pengangguran tidak berubah menjadi 6,3 persen. Dua angka ini di atas perkiraan pasar.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,3528 dolar dari 1,3544 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,6793 dolar dari 1,6755 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,9384 dolar dari 0,9370 dolar. (FR)

Analisis Fundamental Pound, Daya Angkat Merosot

AnalisaTrading-Mata uang Poundsterling Inggris pada hari ini (03:37:04 GMT, Rabu, 11 Juni 2014) secara umum terpantau melemah terhadap mata uang utama Yen Jepang. Pair GBPJPY dibuka pada 171.31 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah turun sekitar -8 pips atau sekitar -0.04 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 171.23.

Office for National Statistics dijadwalkan akan mengumumkan data terkini pada mengenai sektor ketnagakerjaan di Inggris. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator fundamental ekonomi Average Earnings Index 3m/y diduga akan menunjukkan sinyalemen melemah dan diestimasi dapat turun ke angka 1.2% dari nilai periode lalu yaitu 1.7%. Poundsterling Inggris terpantau bergerak negatif merespon dini perkembangan tersebut.

Analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal cross rate Pound/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 170.92 dan level resistance pada kisaran 172.10.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal nampak berada pada fase tengah pola bullish.