anjungan minyak

Analisa Trading – Harga minyak turun pada Jumat siang dikarenakan para investor fokus ke dirilisnya laporan pekerjaan AS yang diperkirakan akan berpengaruh atas keputusan Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga AS.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober turun 58 sen ke $ 50,10 per barel setelah mengakhiri sesi sebelumnya 18 sen lebih tinggi. Brent naik setinggi $ 50,87 per barel pada awal sesi Jumat.

Minyak mentah AS untuk pengiriman Oktober, yang juga dikenal sebagai West Texas Intermediate, turun 66 sen ke $ 46,09 per barel. Minyak ditutup naik 50 sen pada sesi Kamis.

Pembuat kebijakan AS cenderung menggunakan data pekerjaan bulan Agustus yang akan dirilis nanti, sebagai bagian dari penilaian mereka apakah akan menaikkan suku bunga tahun ini pada pertemuan berikutnya tanggal 16-17 September atau tidak.

Para investor juga mengawasi data rig minyak AS untuk petunjuk seberapa besar pasokan sekarang. Setiap penurunan angka rig bisa meningkatkan prospek harga minyak. (FC)

swiss

Analisa Trading – Sebuah laporan resmi yang dirilis pada hari Jumat(4/9), menunjukkan bahwa inflasi konsumen Swiss tengah alami penurunan di bulan Agustus.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Federal Statistical Office menyebutkan bahwa inflasi konsumen Swiss tengah alami penurunan sebesar 0.2% di bulan Agustus setelah alami penurunan sebesar 0.6% di bulan Juli. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa inflasi konsumen Swiss akan alami penurunan sebesar 0.2% di bulan Agustus.

Sedangkan dalam basis tahunan, inflasi konsumen Swiss mengalami penurunan sebesar 1.4% di bulan Agustus setelah turun sebesar 1.3% di bulan Juli. Pasca dirilisnya data tersebut, pasangan USDCHF menguat 0.13% di level 0.9745. (FC)

Logam Kuning Kembali Turun

Emas

AnalisaTrading – Perdagangan bursa emas terlihat turun berturut di hari ini, Selasa (27/1) dipicu dari ekuitas dan menguatnya dolar AS.

Di Comex New York Merchantile Exchange, spot emas berjangka turun -0.16% ke level 1.278.20. ke level support 1.273.30 dan ke level resisten 1.283.30.

Bullion telah memperoleh penurunan 9% di bulan ini, setelah anjlok dua tahunan, yang memicu profit taking oleh para trader. Bullion jatuh dikarenakan pemilu Yunani yang dimenangkan oleh partai kiri partai syriza ditetapkan untuk menjadi Perdana Menteri oleh pemerintahan zona euro menentang bailout yang dipaksakan oleh Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional selama krisis ekonomi.

Logam mulia menjadi safe haven karenaq memicu kekhawatiran Yunani bisa keluar dari zona euro tapi ekuitas global diperkuat, pasar pun senang karena pasar Eropa berhasil mengatasi hasil pemilu Yunani tanpa banyak gangguan.

Kemudian pembelian emas dari negara-negara seperti Rusia, Belanda dan Khazaktan juga menurut IMF terus menambah koleksi emasnya. SPDR emas Trust, naik 0.24% menjadi 743.44 ton kemarin. Investor sekarang mengamati kebijakan Federal Reserve yang akan dilakukan 2 hari mendatang tentang kebijakan moneter bank sentral AS. (FC)

Harga Minyak Naik, Saham AS Menurun Pada Selasa Pagi

Analisa Trading – Penurunan harga minyak mendorong saham AS turun secara luas pada hari Selasa, memperpanjang penurunan minggu kedua. Saham Eropa juga jatuh, dan mata uang rubel Rusia jatuh ke rekor terendah terhadap dolar karena runtuhnya harga minyak bergema melalui pasar keuangan global.

art_128968

Sebuah reli singkat setelah perdagangan dibuka di AS lenyap minyak mentah terus slide enam bulan yang telah memangkas harga hampir setengah. Permintaan global untuk minyak telah berkurang seperti persediaan menjadi lebih berlimpah.

Kerugian saham di AS yang sederhana, namun pasar di Jerman dan Perancis turun lebih dari 2 persen. Rusia rubel jatuh.

The Standard & Poor 500 turun 12,70 poin, atau 0,6 persen, ke 1,989.63. 10 sektor industri dalam indeks turun. Kerugian diikuti penurunan 3,5 persen di S & P 500 minggu lalu, penurunan terbesar sejak Mei 2012.

Sebuah laporan yang solid pada produsen AS dan beberapa berita merger membantu pasar sentakan yang lebih tinggi setelah terbuka, tetapi keuntungan menguap setelah satu jam karena harga minyak mentah turun. Penurunan minyak mengkhawatirkan investor karena palu keuntungan pengebor dan perusahaan minyak lainnya yang merupakan komponen besar dalam indeks saham. Investor juga khawatir mungkin sinyal perlambatan ekonomi global lebih dalam dari yang diharapkan.

Dow Jones Industrial Average turun 99,99 poin, atau 0,6 persen, ke 17,180.84. Indeks komposit Nasdaq kehilangan 48,44 poin, atau 1 persen, ke 4,605.16.

Rubel tenggelam 13 persen menjadi 65,83 terhadap dolar. Mata uang Rusia mulai tahun pada 32,85 terhadap dolar. Penurunan harga minyak mentah telah menyakiti Rusia sejak negara itu menjadi eksportir minyak utama dan sangat tergantung pada minyak untuk penerimaan pajak.

Beberapa komentator telah mencatat bahwa harga minyak terjun akhirnya bisa membantu saham AS karena mendorong turun harga gas, membebaskan uang bagi orang Amerika untuk menghabiskan di toko-toko.

Doug Cote, kepala strategi pasar di Voya Investment Management, mengatakan investor telah bereaksi berlebihan dengan penurunan minyak dan bahwa ia mengharapkan saham naik.

Investor bisa mendapatkan rasa yang lebih baik dari seberapa banyak minyak membantu konsumen ketika Federal Reserve menyimpulkan pertemuan dua hari pada Rabu.

sumber: analisatoday.com