Dua Bulan Mencoba Bertahan, Emas Akhirnya Tenggelam

Analisa Trading – Setelah mencoba bertahan dua bulan lamanya bertahan dalam perdagangan yang mendatar, kini harga emas mulai tenggelam.

Pada perdagangan komoditi berjangka tengah minggu ini, harga emas tenggelam hingga didasar harga terendah dalam 15 minggu ini setelah para investor memilih lebih aktif di bursa saham hingga mencatatkan kenaikan yang signifikan di Wall Street. Tenggelamnya harga emas makin dipercepat dengan mengecilnya jumlah exchange-traded funds (ETF) yang berbasis emas batangan pada posisi paling sedikit sejak 2009, para manajer keuangan telah memangkas posisi beli mereka setidaknya hingga sepertiga dari posisi yang mereka miliki sejak harga emas mencapai puncaknya di Maret kemarin.

Harga emas meredup sejak awal tahun ini, ketika suhu krisis Ukraina dan Rusia menunjukkan tanda-tanda yang mendingin. Disisi lain, perekonomian AS menunjukkan kondisi yang terus membaik, terbaik pertumbuhan kuartalnya sejak 2008. Goldman Sachs Group Inc. dan Societe Generale SA tak ragu-ragu menegaskan bahwa harga emas diyakini akan memperpanjang koreksi 2013 yang sudah jatuh 28 persen. Kini harga emas sudah terkoreksi 9.1 persen sejak puncaknya di pertengahan Maret kemarin.

Banyak pelaku pasar sudah mulai yakin bahwa harga emas akan sulit beranjak naik kembali. Disisi lain kenaikan yang terjadi pada pasar saham telah member andil yang memberatkan laju kenaikan harga emas. Sedikit sekali kenaikan akan terjadi, apabila inflasi AS tiba-tiba muncrat lagi, maka tidak diragukan lagi akan membuat investor kembali melirik emas yang sudah murah kembali harganya.

Harga emas kini diperdagangkan dikisaran $1,263.40 per ons terendah sejak 7 Februari silam. Sepanjang bulan mei ini harga emas jatuh 2.3 persen, sebaliknya indek komoditi dalam GSCI Spot Index justru naik 0.4 percent. Indek saham global, MSCI All-Country World Index naik 1.5 persen dibulan ini.

Pada bulan April, harga emas naik kurang dari 1 persen saja, sementara di pekan terakhir bulan Mei ini mengalami fluktuasi dibawah pergerakan harga emas dalam 30 hari terakhir. Ini merupakan fluktuasi harga terendah setahun ini. Hingga pekan ketika bulan Mei, harga kisaran perdagangan emas hanya mencapai $44 saja, dibandingkan kisatan dalam tiga bulan pertama tahun ini yang bisa mencapai $190. Sempitnya kisaran perdagangan dalam satu bulan terakhir ini makin menggandakan sinyal-sinyal akan tenggelamnya harga emas. Harga emas sudah memberikan isyarat akan tenggelam menembus batas kisarannya dengan mengarahkan harga ke $1,150 setidaknya di akhir tahun ini.

Investor yang sudah menyadari isyarat ini telah melakukan banyak pembuangan posisi beli, dalam dua minggu terakhir secara beruntun, dilaporkan setidaknya 90,358 kontrak berjangka di hingga 20 Mei telah di jual. Data dari pemerintah AS tersebut menegaskan bahwa posisi jual lebih banyak saat ini daripada posisi beli, bahkan dua kali lipat sejak pertengahan Maret silam. Jumlah asset ETP batangan emas menurun 1,715.84 metric tons hingga 22 Mei, terendah sejak Oktober silam. Pada 2013, sekurang-kurangnya $73 milyar nilainya telah berkurang. (FC)