Pemulihan Ekonomi Spanyol Masih Panjang Meski Lebih Cepat Di Eurozone

Analisa Trading – Saat ini Spanyol telah memasuki tahun ke-2 untuk proses pemulihannya, Mariano Rajoy sebagai perdana menteri sedang memiliki pekerjaan besar untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi di negara dengan ekonomi terbesar keempat kawasan eropa tersebut.

Sementara itu Bank of Spanyol menyampaikan bahwa hingga saat ini perekonomian Spanyol masih tergantung pada ekspor selama krisis akibat utang terjadi, karena terbatasnya angka permintaan domestik. Namun demikian, pemulihan yang terjadi saat ini masih harus dicermati dengan serius kestabilannya.

Pada kuartal kedua tahun ini, perekonomian Spanyol diperkirakan akan tumbuh 0,4 persen,  lebih cepat dari pertumbuhan negara-negara lain di yang berada wilayah euro selama dua kuartal berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2007 silam.

Angka tenaga kerja untuk tiga bulan terakhir hingga Juni menunjukkan bahwa jumlah lapangan pekerjaan bertambah. Berdasarkan data yang ada, diperkirakan hingga tanggal 24 Juli mendatang masih sekitar seperempat dari angkatan kerja tetap menganggur dan bahkan hampir mendekati level tertinggi dalam sejarah demokrasi Spanyol.

Hal ini sejalan dengan dengan langkah-langkah penghematan yang selama ini telah membebani pengeluaran sebagai upah tahunan rata-rata telah menurun 0,3 persen sejak 2010.

Salah satu kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah Spanyol adalah dengan mendukung industri otomotif dalam negeri untuk terus meningkatkan ekspornya untuk menyeimbangkan minimnya permintaan dari dalam negeri.

Industri otomotif  di Spanyol setidaknya cukup mewakili sekitar 10 persen dari keseluruhan total produksi manufaktur dan 7 persen dari sisi lapangan pekerjaan. Produksi mobil di Spanyol sendiri pada tahun lalu naik 11 persen setelah sempat jatuh ke level terendah dalam lebih dari 10 tahun terakhir di tahun 2012.

Di negara ini pendapatan terbesar diperoleh dari sektor konstruksi dan jasa yang menyumbang sekitar 73 persen dari nilai tambah yang dihasilkan setiap tahunnya. Pertumbuhan ekonomi Spanyol sendiri merupakan yang terendah di kawasan euro ini, dimana hanya tercatat sebesar 1,3 persen cukup jauh jika dibandingkan dengan rata-rata GDP negara yang tergabung dalam Uni Eropa yaitu sebesar 2,1 persen.

Namun demikian memang harus diakui masih perlu waktu yang panjang untuk benar-benar mencapai pemulihan ekonomi yang seutuhnya terjadi di negara ini. Walau memang harus diakui pula bahwa hingga saat ini setidak  beberapa perubahan dan kemajuan sudah mulai terlihat misalnya dari jumlah pendapatan yang meningkat dan angka pembelian rumah yang meningkat. (VN)

Klaim Pengangguran Spanyol Turun Sejalan Ekspetasi Pasar

Analisa Trading – Di hari Selasa (3/6), Spanyol merilis klaim pengangguran yang turun sejalan dengan ekspetasi pasar pada bulan Mei, mengurangi kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi zona euro.

Dalam laporannya, Departemen Tenaga Kerja Spanyol mengatakan jumlah pengangguran turun sebesar 111.900 pada bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan dari 112.300. Jumlah pengangguran turun 111.600 pada bulan April.

Setelah rilis data, euro sedikit berubah terhadap dolar AS, dengan EUR / USD menguat 0,04% diperdagangkan di level1,3602.

Sementara itu, pasar saham Eropa dicampur setelah terbuka. IBEX 35 Spanyol naik 0,1%, Euro Stoxx 50 turun 0,1%, CAC 40 Prancis turun 0,1%, DAX Jerman mengambil 0,1%, sedangkan FTSE 100 London merosot 0,1%. (FC)