Raksasa E-Commerce Asal China Diyakini Pecahkan Rekor IPO

Analisa Trading – Alibaba, raksasa e-commerce asal China, diyakini bisa memecahkan rekor initial public offering (IPO) saat mereka melantai di Wall Street pekan depan.

Hal itu kemungkinan besar terjadi berdasar rumor bahwa bank yang menangani listing Alibaba di Wall Street akan membuat harga menjadi US$60-US$66 per lembar saham.

Jika benar, maka Alibaba akan mendapat pemasukan jauh di atas angka US$21 miliar, sebagaimana yang diestimasi sebelumnya.

Sementara di sisi lain, New York Times (NYT) menyebutkan, sangat besar peluang Alibaba untuk memecahkan rekor kompatriotnya, Bank Pertanian China (ABC) yang berhasil menghimpun US$22,1 miliar saat mereka IPO 4 tahun lalu.

Seseorang yang diwawancarai NYT secara anomin menyebutkan, jika harga saham jadi dihitung US$66 per lembar, Alibaba benar-benar akan menjadi raksasa dengan total aset sebesar US$163 miliar.

Perusahaan yang menguasai pasar Negeri Panda ini sangat menarik bagi para investor baik dari segi ukuran, pertumbuhan dan tingkat keuntungan.

Gil Luria, analis asal Wedbush, bahkan berani mengklaim Alibaba masih lebih besar meskipun 2 raksasa e-commerce lain asal AS, eBay dan Amazon, digabungkan.

Untuk itu, Luria memprediksi saham Alibaba akan berada di kisaran US$80 per lembar.