Inilah Pengaruh PMI Zona Euro Pada Pergerakan Euro Besok

Meski pada awal pekan ini pasar finansial terbilang sepi, namun ada satu rilis laporan indikator ekonomi penting yang patut disoroti: indeks PMI Zona Euro. Data tersebut dijadwalkan rilis Rabu (23/04) besok pada pukul 15:00 WIB. Data ini diperkirakan akan berdampak cukup tinggi pada pergerakan mata uang Euro besok.

Indeks PMI adalah singkatan dari purcashing managers’ index, yang merupakan indikator kondisi bisnis dalam perekonomian suatu wilayah. Angka indikator PMI yang bagus adalah yang mencapai di atas 50.0. Karena, jika melampaui angka tersebut, maka bisnis wilayah itu dikatakan mencapai ekspansi. Sebaliknya, jika indeks PMI berada di bawah angka 50.0, artinya perindustrian tengah tertekan.
Ekspektasi Terhadap PMI Zona Euroeuro
Jerman sebagai negara ekonomi nomor satu di Zona Euro, diekspektasikan dapat menampilkan peningkatan dalam sektor manufaktur dan jasa pada bulan Maret. Bulan sebelumnya, PMI Jerman dilaporkan lemah. Untuk PMI Manufaktur, Jerman diharapkan dapat mencetak angka 53.7 hingga 53.9. Sedangkan untuk PMI Jasa, Jerman diprediksi akan mencatatkan kenaikan dari 53.0 menjadi 53.5.
Reaksi Mata Uang Euro
Dalam beberapa hari ini, pergerakan Euro terpantau menguat kendati data-data ekonomi Zona Euro tak menggembirakan. Kemungkinan, penguatan Euro terjadi akibat ekspektasi pasar menjelang kebijakan pelonggaran moneter yang akan segera diterapkan oleh ECB. Akan tetapi, jika angka PMI Zona Euro ternyata dilaporkan lebih rendah daripada ekspektasi, bisa jadi Euro akan melemah.
Di sisi lain, apabila data industri manufaktur dari Jerman dan Prancis tercatat berekspansi, maka ada kemungkinan bahwa ekspektasi pelonggaran moneter akan berkurang. Jika demikian, maka Euro kemungkinan akan menunjukkan penguatan.