Agresif Lakukan Ekspansi Di Kawasan Asia Tenggara, SMGR Masih Konsolidasi

AnalisaTrading-PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengincar satu lagi produsen semen di Vietnam yang memiliki kapasitas produksi sekitar 2,3-2,5 juta ton per tahun. Nilai akuisisi tersebut ditaksir sekitar Rp 1 triliun. Pihak Semen Indonesia menyampaikan ada tiga perusahaan yang sudah berdiskusi dengan mereka.

Meski pihak Semen Indonesia belum bersedia menyebutkan nama perseroan yang akan menjadi target akuisisi perusahaan, namun mereka juga tidak membantah jika salah satunya adalah Ha Long Cement JSC. Sebelumnya, pada akhir 2012, Semen Indonesia sendiri telah mengakuisisi 70% saham Thang Long Cement JSC.

Selain rencana akuisisi, perseroan juga akan membangun pabrik baru, terutama di Vietnam Selatan. Ekspansi ini akan dilakukan oleh Thang Long Cement.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, perseroan akan terlebih dahulu mengakuisisi pabrik semen di negara Bangladesh dimana pabik yang menjadi target akuisisi tersebut memiliki kapasitas 600.000 ton hingga 1 juta ton per tahun. Rencana akuisisi yang agresif ini akan memperkuat posisi Semen Indonesia sebagai penghasil pabrik terbesar khususnya di Asia Tenggara bagian utara.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting berpendapat bahwa rencana akuisisi  SMGR merupakan langkah yang tepat diambil dalam mengembangkan sayap bisnis perusahaan terutama di kawasan Asia Tenggara. Jika dilihat dari segi fundamental, terlihat bahwa posisi laba bersih perusahaan sudah mencerminkan kinerja yang memuaskan dari tahun ke tahun, dimana tahun 2013 lalu berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 5,3 trilun naik dari tahun sebelumnya yang berada di posisi Rp 4,8 triliun.

Demikian juga dengan arus kas operasional perusahaan yang selalu mencetak laba menunjukkan bahwa manajemen kas yang dilakukan perusahaan ditengah tingginya pembiayaan jangka pendek tetap terkontrol. Misalnya saja pada kuartal pertama tahun ini, arus kas operasional tercatat sekitar Rp 1,65 triliun.

Dari lantai bursa siang ini (28/5), terlihat bahwa saham SMGR meski dibuka pada level yang sama dengan penutupan perdagangan Senin lalu di level 15.000, menjelang penutupan sesi I ini, saham kian menguat dengan jumlah transaksi saham yang cukup ramai sekitar 44.000 lot saham, Sepertinya rencana akuisisi dan ekspansi besar-besaran ini disambut baik oleh para investor.

Secara teknikal, terlihat indikator MA 5 berada di bawah BB tengah dengan pola flat. Indikator ADX menunjukkan garis -DI berada diatas +DI dengan gap yang lebar. RSI masih berada pada level 56%. Level support berada pada 14.248 dan level resistence pada 15.926 poin. (VN)