PT Semen Indonesia Raih Fasilitas Kredit Sindikasi Senilah US$100 Juta

AnalisaTrading-PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) melalui anak usahanya, Thang Long Joint Stock Company (TLCC), memperoleh fasilitas kredit sindikasi senilai US$100 juta dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), Standard Chartered Bank, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).

Direktur Keuangan Semen Indonesia menuturkan pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk melunasi (refinancing) utang anak usahanya yang berbasis di Vietnam itu.

Perseroan akan melakukan restrukturisasi utang dari semula berdenominasi dong Vietnam menjadi dolar Amerika Serikat.

Ada pinjaman yang dulunya dalam bentuk dongVietnam, akan diganti ke dolar AS biar lebih rendah bunganya. Apalagi, selama ini kurs dong sedang terpuruk.

Dengan strategi itu, beban perseroan diharapkan sedikit lebih ringan karena holding BUMN semen itu memperoleh suku bunga yang relatif lebih kompetitif dari sebelumnya.

Pinjaman berdenominasi dong Vietnam itu memiliki bunga sekitar 13% dengan tenor lebih pendek sehingga itu dinilai sangat membebani produsen yang baru diakuisisi akhir 2012 itu.

Nantinya, utang mata uang dong Vietnam dengan tenor pendek itu akan diganti dengan dolar AS dengan tenor yang lebih panjang. Pinjaman ini memiliki jangka waktu 6 tahun sehingga cash flow TLCC relatif lebih lega.

Pemegang saham lama melakukan sejumlah penarikan pinjaman dalam mata uang dong untuk pengembangan usaha produsen semen yang berbasis di Hanoi, Vietnam itu.

Namun, kemampuan bayar bermasalah seiring dengan krisis ekonomi yang sempat melanda negara tersebut sehingga menyebabkan utilisasi pabrik tidak optimal.

Selain itu, restrukturisasi menggunakan dolar AS itu dilakukan karena perseroan ingin memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang asing.

Selain kemampuan bayar cash flow TLCC ini jadi lebih ringan, diharapkan bunga juga lebih rendah.

Pada kerja sama pembiayaan tersebut, Bank Mandiri dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners. (FR)

Semen Indonesia Akan Bangun Pabrik Berkapasitas 1,5 Juta Ton Pertahun di Vietnam

AnalisaTrading-Produsen semen pelat merah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) berencana membangun pabrik semen baru berkapasitas 1,5 juta ton per tahun di Vietnam dengan nilai investasi sekitar Rp2,5 triliun hingga Rp3 triliun.

Direktur Utama Semen Indonesia menuturkan rencana tersebut merupakan aksi lanjutan setelah perseroan resmi mengakuisisi 70% saham Thang Long Cement Joint Stock Company (TLCC) pada akhir 2012.

Perseroan menilai kapasitas produksi anak usahanya itu yang mencapai 2,3 juta ton belum mampu memenuhi permintaan pasar negara tersebut.

Permintaan semen di Vietnam terus meningkat setiap tahun. Bahkan, kapasitas yang ada saat ini berjalan tak secepat demand, sehingga selaku pemegang saham mempertimbangkan untuk bangun pabrik baru di sana.

Holding BUMN sektor semen itu optimistis bisa menggenjot kapasitas produksi TLCC menjadi 4 juta ton dengan penambahan kapasitas dari pabrik baru tersebut.

Dana pembangunan pabrik baru itu, disiapkan berasal dari hasil pinjaman perbankan dan kas internal perseroan. Namun, Dwi belum bisa menjelaskan identitas perbankan yang siap menyalurkan kreditnya kepada perseroan.

Untuk pembangunan pabrik semen baru, diperlukan waktu yang tidak singkat atau sekitar 36 bulan.

Pembangunan pabrik itu maksimal memakan waktu selama 3 tahun. Saat ini lahannya sudah ada, tinggal proses finalisasinya saja. Setelah itu, siap membangunnya.

Hasil produksi dari pabrik baru itu diutamakan untuk memenuhi konsumsi semen dalam negeri Vietnam.

Selain Vietnam, hasil semen dari pabrik ini diharapkan bisa disebar ke beberapa negara Asia Tenggara dan Asia Selatan, seperti Singapura, Kamboja, Laos, Myanmar, Bangladesh, dan Srilangka.(FR)