Terbitkan Global Bond Untuk Tambahan Capex, PGAS Berpotensi Lanjutkan Penguatan

AnalisaTrading-Baru-baru ini PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) merilis global bond senilai US$ 1,35 miliar. Obligasi tersebut memiliki jangka waktu hingga 10 tahun. Adapun kupon obligasi global bond itu sebesar 5,125% per tahun. PGAS telah menandatangani kesepakatan pembelian dengan para pembeli awal obligasi.

Rencananya, dana hasil penerbitan obligasi dollar AS ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal PGAS. Surat utang ini akan dicatatkan dan diperdagangkan di bursa efek Singapura, Singapore Exchange- Securities Trading (SGX-ST). Selain itu, dana itu juga guna mendanai modal kerja, dan keperluan umum perseroan yang lain.

pembeli awal dan sekaligus bertindak sebagai joint book runner dan joint lead managers adalah Australia and New Zealand Banking Group Limited, JP Morgan Securities Plc, Standard Chartered Bank, PT Bahana Securities, dan PT Danareksa Sekuritas.

Sementara itu, The Bank of New York Mellon bertindak sebagai wali amanat (trustee). Selanjutnya, pada 16 Mei 2014, surat utang diterbitkan dan ditujukan kepada pembeli institusional asal Amerika Serikat dan negara lainnya.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham hari Selasa (20/5/14), saham PGAS dibuka turun 15 poin dilevel 5,550 dan bergerak dikisaran 5,475.00 – 5,575.00. Volume perdagangan saham PGAS mencapai 2,93 juta lot saham.

melihat indikator teknikal, harga saham PGAS saat ini tengah terkoreksi akibat dari aksi ambil untung menyusul dari penguatan tajam terhadap PGAS beberapa waktu lalu Terpantau indikator MA terus bergerak naik menuju bolinger band atas. Selain itu indikator stochastic menunjukan harga yang berada pada zona jenuh beli mengindikasikan harga masih akan berpotensi di zona positif

Sementara itu indikator ADX bergerak menguat ketika  +DI menunjukan bergerak menguat di level 17, hal ini menunjukan penguatan PGAS masih akan berlanjut namun akan sesekali terkoreksi. Dengan kondisi fundamental dan teknikalnya, maka harga masih akan bergerak bullish di level support Rp 5280 hingga resistance Rp 5900.  (VN)