Biayai Belanja Modal, Indosat Galang Dana Hingga USD 1,5 Miliar

AnalisaTrading-Emiten layanan telekomunikasi seluler, PT Indosat Tbk (ISAT) sedang menghimpun dana hingga sebesar USD  1,5 miliar atau sekitar Rp 17,7 triliun. Untuk meraup dana tersebut, anak usaha Ooredoo QSC tersebut akan menerbitkan obligasi senilai USD  650 juta dan pinjaman bank sebesar USD 850 juta.

Sementara itu, Investor Relations Indosat Andromeda Tristanto mengungkapkan, obligasi baru yang akan diterbitkan perseroan bakal berjangka waktu tujuh tahun. Saat ini, perseroan sedang menunggu proses audit laporan keuangan semester I-2014. Sesuai rencana, obligasi Indosat akan diterbitkan pada kuartal II-2015.

Disampaikan juga,  perseroan akan menggunakan pinjaman untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp 9 triliun. Sedangkan dana hasil emisi obligasi akan dipakai untuk mempercepat pelunasan (refinancing) surat utang bergaransi (guaranteed notes) senilai USD  650 juta.

Sebagai informasi, guaranteed notes Indosat akan jatuh tempo pada 29 Juli 2020 dengan tingkat bunga 7,375% per tahun. Adapun kupon dibayarkan setiap enam bulan. Obligasi tersebut meraih peringkat BB+ dari S&P, serta peringkat Ba1 dari Moody’s Investors Service dengan prospek stabil. (FR)