QNB Kesawan Punya Sisa Dana PUT II 13,08 Miliar Rupiah

AnalisaTrading-PT Bank QNB Kesawan Tbk. mengumumkan masih memiliki sisa dana Penawaran Umum Terbatas (PUT) II sebesar Rp13,08 miliar.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan, disebutkan bahwa per 30 Juni 2014, emiten berkode saham BKSW itu masih menyimpan dana sisa PUT II di Bank Indonesia.

Dana sisa PUT II disimpan dalam bentuk sertifikat Bank Indonesia (SBI). Total dana yang berhasil dihimpun perseroan dalam PUT II mencapai Rp708,25 miliar.

Perseroan mengumumkan dana tersebut sudah digunakan untuk meningkatkan aset produksi perseroan sebesar Rp566,602 miliar.

Dana itu juga untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebesar Rp22,33 miliar serta untuk pengembangan infrastruktur Rp106,24 miliar. (FR)

Rencanakan Rights Issue, Bank QNB Kesawan Targetkan Raih Dana Rp 649,7 Miliar

AnalisaTrading-Emiten perbankan, PT Bank QNB Kesawan Tbk (BKSW) akan melakukan rights issue senilai Rp 649,7 miliar. Perseroan bakal menerbitkan sebanyak 2,59 miliar (29,7%) saham baru. Penerbitan dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) akan dilakukan pada harga Rp 250 per saham.

Manajemen QNB Kesawan mengungkapkan, perseroan  telah mengantongi sejumlah komitmen dari pemegang saham lama untuk mengeksekusi haknya.   Pemegang saham utama perseroan yakni Qatar National Bank SAQ telah memberikan komitmen eksekusi HMETD serta bertindak menjadi pembeli siaga (standby buyer).

Saat ini, Qatar National Bank memiliki sebanyak 69,59% saham QNB Kesawan. Adapun PT Bosowa Kapital mengantongi 20,12% sedangkan investor publik sebanyak 10,29%.   Jika seluruh pemegang saham QNB Kesawan lain tidak melaksanakan haknya, porsi kepemilikan induk usaha perseroan akan meningkat menjadi 78,62%. Kepemilikan Bosowa akan terdilusi menjadi 14,15% sementara saham masyarakat menjadi 7,24%.

Sebagai informasi, jumlah kepemilikan ini terjadi setelah Qatar National Bank juga menyerap sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lama.  Sesuai rencana, Manajemen QNB Kesawan akan meminta restu pemegang saham pada 2 Juni 2014 mendatang. (FR)