Kurs Pound Hari Ini (03/09/14), Agak Lesu

AnalisaTrading-Setelah pada perdagangan kemarin bergerak turun, Poundsterling Inggris pada hari ini (03:23:33 GMT, Rabu, 3 September 2014) melemah terhadap mata uang utama Yen Jepang. Dibuka pada 173.27 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -8 pips atau sekitar -0.05 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 173.19.

Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak negatif menjelang pengumuman Markit mengenai perkembangan terakhir di sektor jasa pada perekonomian Inggris. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator fundamental ekonomi Services PMI diperkirakan akan menandai kondisi negatif dan diduga dapat turun ke angka 58.6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 59.. Poundsterling Inggris terpantau bergerak terdepresiasi merespon dini perkembangan tersebut.

Dikemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 172.70 dan level resistance pada kisaran 173.89. (VN)

Kurs Pound Hari Ini ( 14/08/2014), Bergerak Turun Lagi

AnalisaTrading-Pergerakan kurs Poundsterling Inggris pada perdagangan forex hari ini (04:01:36 GMT, Kamis, 14 Agustus 2014) terpantau menunjukkan pergerakan turun . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 1.6686 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian turun sekitar – 9 pips atau sekitar -0.05 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 1.6677.

Kurs Poundsterling Inggris terpantau menerima sentimen negatif dari investor, setelah Royal Institution of Chartered Surveyors (RICS), menyampaikan kepada publik bahwa sektor perumahan mengalami pelemahan kinerja.

Perkembangan itu ditunjukkan dengan penurunan pada indikator fundamental ekonomi RICS House Price Balance yang melemah ke angka 49.0% dari nilai periode lalu yaitu 52.0%. Laporan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 51.0%. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.

Dikemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal pair GBPUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.6632 dan level resistance pada kisaran 1.6791. (VN)

Poundsterling Masih Di Kisaran 5.5 Tahun Tertinggi Jelang Testimoni Carney

AnalisaTrading-Mata uang poundsterling Inggris terpantau berada di sekitar level paling tingginya dalam 5.5 tahun terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini (24/6). Poundsterling terpantau masih berupaya untuk melanjutkan kenaikan terhadap dollar AS jelang testimony Mark Carney di hadapan parlemen Inggris hari ini.

Gubernur BOE Mark Carney akan berbicara di hadapan parlemen Inggris untuk melaporkan Laporan Inflasi Bank Sentral bulan Mei lalu. Di awal bulan lalu Carney mengatakan bahwa kenaikan utang hipotek berpotensi menghambat progress pemulihan ekonomi di Inggris. Bank sentral juga berpotensi untuk menaikkan suku bunga acuan lebih cepat dibandingkan yang diharapkan sebelumnya.

Pada perdagangan hari ini mata uang poundsterling Inggris terpantau berada di posisi 1.7026 dollar AS. Poundsterling mengalami penurunan tipis, nyaris flat, dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 1.7027 dollar AS. Poundsterling melejit kencang pada tanggal 19 Juni lalu dan mencapai level 1.7063 dollar yang merupakan posisi paling tinggi sejak bulan Oktober 2008 yang lalu.

Diperkirakan pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS masih berpotensi tertahan di teritori negatif untuk perdagangan hari ini. Hari ini mata uang Inggris tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.7000 – 1.7065 dollar AS. (VN)

Kurs Pound Hari Ini, Naik Tipis Tunggu Arahan BOE

AnalisaTrading-Poundsterling hari ini (03:11:27 GMT, Rabu, 18 Juni 2014) menguat setelah dibuka di 1.6958 pada awal perdagangan (00.00 GMT)n dan telah naik sekitar 4 pips atau sekitar 0.02%. Nilai bergulir tampak berada pada 1.6962.

Mata uang Poundsterling terpantau bergerak positif menjelang pengumuman Bank of England mengenai perkembangan terakhir sektor moneter. Sejumlah ekonom memperkirakan akan adanya perkembangan positif pada sektor ini dan BOE diperkirakan masih akan belum mengubah suku bunga acuan.

Indikator fundamental ekonomi MPC Asset Purchase Facility Votes diperkirakan akan memberikan gambaran yang cukup baik dan diduga akan menunjukkan komposisi 0-0-9, sama dengan komposisi pada periode sebelumnya yaitu 0-0-9. Poundsterling terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.

Range normal pergerakan GBPUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.6927 dan level resistance pada kisaran 1.7000.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , pair mata uang GBPUSD berada pola rising wedges dan masih berada pada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan penurunan momentum dan berada di fase akhir fase bullish

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair mata uang GBPUSD berada pada pola Rising Wedges Break Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya fase tengah bullish minor. (VN)

Poundsterling Retreat dari Level Tertinggi Sejak Agustus 2009

AnalisaTrading-Pada perdagangan hari ini mata uang poundsterling Inggris terpantau mengalami pergerakan yang melemah (17/6). Poundsterling terkoreksi setelah pada perdagangan kemarin menguat hingga mencapai posisi paling tinggi sejak bulan Agustus 2009 yang lalu terhadap dollar AS. Aksi ambil untung dilakukan oleh sebagian para pelaku pasar.

Trend bullish poundsterling tampaknya masih akan bertahan meskipun hari ini mata uang tersebut terseret melemah oleh koreksi teknikal. Poundsterling kemarin melejit ke posisi paling tinggi dalam nyari 5 tahun belakangan setelah Deputi Gubernur Charlie Bean mengonfirmasi pernyataan Gubernur BOE Mark Carney mengenai kemungkinan segera dinaikkannya suku bunga acuan di negara tersebut.

Poundsterling telah mengalami rally sebesar 8.8 persen selama satu tahun belakangan dan menjadi mata uang paling besar kenaikannya di antara 10 mata uang negara maju. Kondisi ini terjadi karena ekonomi di Inggris menunjukkan kondisi yang membaik, jauh meninggalkan progress pemulihan yang dialami oleh kawasan euro.

Hari ini poundsterling berada pada posisi 1.6966 dollar AS. Mata uang poundsterling tersebut mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.6982 dollar. Poundsterling kemarin bahkan sempat melejit hingga ke level 1.7011 dollar, tertinggi sejak 6 Agustus 2009.

Diperkirakan bahwa pergerakan mata uang poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung melemah. Untuk perdagangan hari Selasa ini mata uang dari Inggris tersebut diproyeksi akan mengalami pergerakan melemah akibat aksi ambil untung pada kisaran 1.6930 – 1.7030 dollar AS.(VN)

Analisis Fundamental Pound, Daya Angkat Merosot

AnalisaTrading-Mata uang Poundsterling Inggris pada hari ini (03:37:04 GMT, Rabu, 11 Juni 2014) secara umum terpantau melemah terhadap mata uang utama Yen Jepang. Pair GBPJPY dibuka pada 171.31 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah turun sekitar -8 pips atau sekitar -0.04 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 171.23.

Office for National Statistics dijadwalkan akan mengumumkan data terkini pada mengenai sektor ketnagakerjaan di Inggris. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator fundamental ekonomi Average Earnings Index 3m/y diduga akan menunjukkan sinyalemen melemah dan diestimasi dapat turun ke angka 1.2% dari nilai periode lalu yaitu 1.7%. Poundsterling Inggris terpantau bergerak negatif merespon dini perkembangan tersebut.

Analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal cross rate Pound/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 170.92 dan level resistance pada kisaran 172.10.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal nampak berada pada fase tengah pola bullish.

Poundsterling Inggris Retreat, Pola Naik Masih Cukup Kuat

AnalisaTrading-Pergerakan Poundsterling Inggris pada perdagangan forex hari ini ( 09 Juni ) terpantau menunjukkan pergerakan turun . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 172.45 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian turun sekitar -12 pips atau sekitar -0.07 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 172.33.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Office for National Statistics dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai sektor manufaktur di Inggris. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator Manufacturing Production m/m diharapkan dapat menunjukkan sinyalemen negatif dan diduga akanturun ke angka 0.4% dari nilai periode lalu yaitu 0.5%. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.

Analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Pound/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 172.01 dan level resistance pada kisaran 172.71.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal nampak berada pada fase tengah pola bullish. (VN)

Apresiasi Poundsterling Masih Berpotensi Berlanjut

AnalisaTrading-Nilai tukar poundsterling Inggris pada sesi perdagangan hari ini tampak mengalami koreksi tipis (6/6). Poundsterling masih berada di kisaran tertinggi dalam 1.5 minggu belakangan terhadap dollar AS setelah kemarin terangkat oleh keputusan Bank of England untuk mempertahankan suku bunga acuan di level terendahnya.

Poundsterling menguat karena adanya perbedaan kondisi antara Inggris dan Eropa. Tadi malam ECB memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya menjadi 0.15 persen dari level sebelumnya di 0.25 persen. Kebijakan ini diambil bersama dengan kebijakan untuk membebankan biaya bagi deposito atau penetapan suku bunga negatif untuk deposito. Langkah ini dilakukan oleh ECB untuk menggenjot ekonomi kawasan euro sekaligus melemahkan mata uang euro.

Poundsterling sempat melejit hingga mencapai level paling tinggi dalam 18 bulan terhadap euro pada perdagangan tadi malam. Di Inggris sendiri tampaknya kondisi ekonomi sudah membaik dan saat ini bank sentral mulai bersiap untuk kembali meningkatkan suku bunga acuannya.

Untuk perdagangan hari ini nilai tukar poundsterling berada di level 1.6810 dollar AS. Poundsterling mengalami penurunan tipis saja dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 1.6820 dollar AS. Kemarin poundsterling mengalami kenaikan hingga mencapai posisi 1.6825 dollar yang merupakan posisi tertinggi sejak tanggal 27 Mei lalu.

Pergerakan mata uang poundsterling Inggris terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung melanjutkan pergerakan yang menguat terbatas. Mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6770 – 1.6850 dollar AS. (VN)

Poundsterling Konsolidasi, Minim Arahan untuk Lanjutkan Rally

AnalisaTrading-Mata uang poundsterling Inggris memilih untuk konsolidasi pada sesi perdagangan hari ini (20/5). Poundsterling tampak ragu untuk melanjutkan pergerakan menguatnya karena para pelaku pasar khawatir dengan peringatan gubernur BOE mengenai potensi risiko dari kenaikan harga rumah di Inggris.

Sterling sedikit menguat terhadap dollar setelah Rightmove Plc mengatakan bahwa harga pewaran untuk rumah-rumah di London mengalami lonjakan hingga mencapai rekor tertingginya bulan ini. Kenaikan harga rumah tersebut juga terjadi di berbagai kota lain di Inggris.

Gubernur bank sentral Inggris Mark Carney mengatakan bahwa bank sentral siap untuk menunggu hingga tahun depan untuk meningkatkan suku bunga acuan karena ekonomi masih menyimpan potensi risiko.

Poundsterling terpantau berada di level 1.6816 dollar AS hari ini. Poundsterling mengalami kenaikan tipis dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.6814 dollar. kemarin poundsterling sempat naik ke level tertinggi dalam 3 sesi di 1.6845 dollar AS.

Diperkirakan, pergerakan mata uang poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami retreat. Mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6780 – 1.6850 dollar AS. (VN)

Tingkat Pengangguran Di Inggris Mengalami Penurunan

Kinerja Poundsterling pada hari ini (14 Mei) terpantau retreat melemah pada pair GBP/IDR, kendati secara umum masih menunjukkan tren bullish kuat menghadapi Rupiah dengan kurs bank Indonesia ditinjau dalam dua bulan perdagangan terakhir.

pound menguat

hari ini Poundsterling Inggris terpantau bergerak turun sekitar -0.54 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Poundsterling Inggris dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 19441.25/GBP dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 19244.69/GBP.

Sentimen negatif terhadap mata uang kurs Poundsterling Inggris nampak menguat setelah Office for National Statistics menyampaikan bahwa kendati menguat namun sektor tenaga kerja di Inggris masih menunjukkan kinerja yang sedikit di bawah harapan.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi Claimant Count Change yang sedikit naik ke angka -25.1K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -30.6K. Informasi yang kurang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat turun ke angka -30.7K.

Di lain pihak pada hari ini kantor statistik Inggris tersebut juga mengumumkan sinyalemen positif dari sektor tenaga kerja, yang ditunjukkan oleh turunnya Unemployment Rate ke angka 6.8% dari angka 6.9%, sesuia dengan estimasi ekonom yang menduga akan turun turun ke angka 6.8%.