Emas Ditutup Naik Pasca Data Permintaan Emas Global

Analisa Trading – Emas berjangka ditutup naik selama dua hari berturut-turut pada perdagangan di hari Rabu, setelah perusahaan Wolrd Gold Council melaporkan bahwa permintaan emas pada kuartal pertaman hampir tidak berubah dibandingkan dengan tahun lalu.

Para pelaku pasar juga menunggu dirilisnya hasil pidato dari pejabat Bank Sentral AS dan hasil dari pertemuan The Fed yang akan dirilis di akhir hari Rabu ini.

Emas untuk pengiriman Juni naik 80 sen atau 0,1% untuk menetap di level $1,294.60 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Perak untuk pengiriman di bulan Juli naik 5 sen atau 0,2% di level $19,40 per ounce.

Dalam sebuah laporan di hari Selasa, World Gold Council mengatakan permintaan emas di tahun 2014 tetap stabil di level 1,074.5 metrik ton pada kuartal pertama, dibandingkan dengan 1,077.2 metrik ton pada kuartal yang sama namun pada tahun sebelumnya.

Pada perdagangan logam lainnya, platinum untuk pengiriman Juli naik $1,30 atau 0,1% di level $1,468.90 per ounce, sedangkan paladium Juni naik $10,25 atau 1,3% di level $ 825,85 per ounce. Tembaga untuk pengiriman Juli merosot 2 sen atau 0,7% $3,145 per pon.

Di pasar ekuitas , saham penambang emas dan perak beringsut lebih rendah pada perdagangan Selasa sore, dengan saham Philadelphia Gold and Silver turun 0,9%, Saham SPDR Gold Trust dan iShares Silver Trust masing-masing sahamnya naik 0,1%. (FC)

Emas Ditutup Naik Di Tengah Bergejolak Krisis Ukraina

Analisa Trading – Emas ditutup naik di akhir perdagangan hari Rabu di tengah meningkatnya krisis di Ukraina dan melemahkan Dolar AS, sedangkan beberapa data ekonomi juga mendorong emas untuk menjadi safe haven.

 Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Juni diperdagangkan naik 0,83% di level 1,305.60 per troy ounce pada perdagangan AS, setelah naik dari sesi rendah $1,291.70 dan level tertinggi $1,309.10. Kontrak emas untuk di bulan Juni ditutup turun 0,08% di level $1,294.80 pada hari Selasa.

Emas berjangka kemungkinan besar akan mencari support terendah untuk emas di level $1,278.30 per troy ounce, dengan resistance tertinggi di level $1,314.70.

Melemahnya Dolar AS karena meningkatnya krisis di Ukraina, dimana AS akan memberikan sanksi terhadap Rusia sehingga bisa memperlambat laju pemulihan ekonomi AS karena banyak bisnis di AS tergantung pada Eropa.

Emas dan dolar cenderung untuk berbanding terbalik dengan satu sama lain. Di tempat lain, euro rebound terhadap Dolar AS, yang juga didukung emas.

Harapan dimana ECB untuk melonggarkan kebijakan bulan depan sebagian besar telah memberikan penguatan harga euro menguat dan Dolar AS melemah, namun mejadikan harga emas terpantau naik ke level tertinggi.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Juli naik 1,23% di level $19,788 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Juli naik 0,68% di level $3,157 per pon.

dan melemahkan Dolar AS, sedangkan beberapa data ekonomi juga mendorong emas untuk menjadi safe haven.

 Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Juni diperdagangkan naik 0,83% di level 1,305.60 per troy ounce pada perdagangan AS, setelah naik dari sesi rendah $1,291.70 dan level tertinggi $1,309.10. Kontrak emas untuk di bulan Juni ditutup turun 0,08% di level $1,294.80 pada hari Selasa.

Emas berjangka kemungkinan besar akan mencari support terendah untuk emas di level $1,278.30 per troy ounce, dengan resistance tertinggi di level $1,314.70.

Melemahnya Dolar AS karena meningkatnya krisis di Ukraina, dimana AS akan memberikan sanksi terhadap Rusia sehingga bisa memperlambat laju pemulihan ekonomi AS karena banyak bisnis di AS tergantung pada Eropa.

Emas dan dolar cenderung untuk berbanding terbalik dengan satu sama lain. Di tempat lain, euro rebound terhadap Dolar AS, yang juga didukung emas.

Harapan dimana ECB untuk melonggarkan kebijakan bulan depan sebagian besar telah memberikan penguatan harga euro menguat dan Dolar AS melemah, namun mejadikan harga emas terpantau naik ke level tertinggi.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Juli naik 1,23% di level $19,788 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Juli naik 0,68% di level $3,157 per pon. (FC)

Financeroll – Emas ditutup naik di akhir perdagangan hari Rabu di tengah meningkatnya krisis di Ukraina dan melemahkan Dolar AS, sedangkan beberapa data ekonomi juga mendorong emas untuk menjadi safe haven.

 

Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Juni diperdagangkan naik 0,83% di level 1,305.60 per troy ounce pada perdagangan AS, setelah naik dari sesi rendah $1,291.70 dan level tertinggi $1,309.10. Kontrak emas untuk di bulan Juni ditutup turun 0,08% di level $1,294.80 pada hari Selasa.

Emas berjangka kemungkinan besar akan mencari support terendah untuk emas di level $1,278.30 per troy ounce, dengan resistance tertinggi di level $1,314.70.

Melemahnya Dolar AS karena meningkatnya krisis di Ukraina, dimana AS akan memberikan sanksi terhadap Rusia sehingga bisa memperlambat laju pemulihan ekonomi AS karena banyak bisnis di AS tergantung pada Eropa.

Emas dan dolar cenderung untuk berbanding terbalik dengan satu sama lain. Di tempat lain, euro rebound terhadap Dolar AS, yang juga didukung emas.

Harapan dimana ECB untuk melonggarkan kebijakan bulan depan sebagian besar telah memberikan penguatan harga euro menguat dan Dolar AS melemah, namun mejadikan harga emas terpantau naik ke level tertinggi.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Juli naik 1,23% di level $19,788 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Juli naik 0,68% di level $3,157 per pon.