Minyak Lebih Rendah Di Penutupan AS, Paska Kesepakatan Pemerintahan

Analisa Trading – Minyak mentah berjangka  jatuh di sesi penutupan AS(29/04) di tengah antisipasi bahwa pengiriman minyak akan tetap di lanjutkan, setelah pelabuhan sempat ditutup oleh pemberontak.

Selama berlangsungnya perdagangan di Nymex, WTI untuk pengiriman pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih rendah 0.19% di level $100.41 per barel.

Kontrak untuk bulan Juni telah berakhir 1.31% lebih rendah di level $100.60 per barel.

Minyak berjangka Nymex mempunyai level support di level $99.95 per barel, dan level resistant di level $102.35 per barel.

Pejabat pemerintah Libya dan pemberontak mencapai kesepakatan untuk membuka pelabuhan minyak kembali awal bulan ini, namun minyak mentah jatuh pada hari Senin, karena investor bersiap untuk meningkatkan pasokan global , mengimbangi data AS yang Bullish.

National Association of Realtors, melaporkan sebelumnya bahwa penjualan rumah yang tertunda naik 3.4% di bulan Maret, melampaui ekspektasi untuk naik sebesar 1% .

Penjualan rumah terunda untuk bulan Februari direvisi untuk penurunan  menjadi 0.5% dari penurunan sebelumnya dilaporkan sebesar 0.8%.

Di tempat lain , AS telah menjatuhkan sanksi di Rusia, yang mana hal ini mendukung perdagangan komoditas.

Putaran ketiga sanksi dari Washington ditargetkan kepada 7 orang dan 17 perusahaan, yang mendukung minyak dengan memicu kekhawatiran krisis bisa mempengaruhi ekspor Rusia, meskipun harapan pasokan Libya berada pada wilayah negatif .

Rusia merupakan eksportir minyak terbesar kedua di dunia setelah Arab Saudi .

Sementara itu, pada perdagangan komoditas lainnya di ICE Futures, Brent untuk pengiriman Juni telah diperdagangkan 1.22% lebih rendah di level $108.25 per barel, dengan meluasnya kontrak minyak AS dan Brent sebesar $7.84 per barel. (VN)

Happy Trading!