Manufaktur China Lebih Rendah dari Ekspektasi, Timah Kembali Melemah

Analisa Trading – Harga timah terpantau kembali mengalami pelemahan. Pelemahan harga diduga disebabkan oleh rilis data PMI manufaktur Cina.

Rilis data PMI manufaktur Cina berdampak pada pelemahan harga timah. Pelemahan harga timah dilandasi oleh status Cina sebagai salah satu negara importir timah terbesar dunia.

Data PMI manufaktur Cina tercatat hanya mencapai level 50,4. Level tersebut, berada pada tingkat yang lebih rendah dari expektasi analis yang memperkirakan PMI akan mencapai 50,5. Masih lebih rendahnya capaian dari data PMI manufaktur Cina, membuat harga timah mengalami penurunan walaupun PMI telah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan data bulan Maret.

Harga timah pada perdagangan di Bursa LME Kamis 1 Mei 2014 terpantau mengalami penurunan. harga timah untuk pengiriman 3 bulan kedepan turun tipis 0,22% ke tingkat harga 23050 USD/ton atau turun 50 USD/ton.

Pada perdagangan Bursa KLTM hari ini, harga timah mengalami penurunan. harga timah di Bursa KLTM turun 1,61% ke tingkat harga 22.895 USD/ton atau melemah 375 USD/ton.

Harga timah diprediksi masih akan melanjutkan trend pelemahan. Hal tersebut dilandasi oleh potensi melemahnya permintaan timah global. (VN)