HSBC Holdings & Llyods Banking Gagalkan Kesepakatan Untuk Mendanai BP PLC

British High Street Banks As Libor Charges Mount

AnalisaTrading-HSBC Holdings Plc dan Lloyds Banking Group Plc telah menarik diri dari pinjaman untuk BP Plc yang berbasis di Moskow ketika pemberontakan di Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Bank-bank tersebut telah menarik diri dari kesepakatannya  sekitas $ 2 milyar setelah AS dan Uni Eropa memberlakukan sanksi terhadap Rusia,

HSBC yang berbasis di London dan Lloyds telah bekerjasama dengan Bank of China Ltd dan Deutsche Bank AG untuk mengatur kesepakatan dalam kerjasamanya antara BP dan produsen minyak terbesar di Rusia tahun lalu.

Pinjaman untuk Rusia telah jatuh sejak krisis dimulai ketika bank internasional menimbang risiko politik dan finansial untuk memelihara hubungan dengan klien di negara tersebut. Bank of America Corp, telah bergabung dengan dua perusahan kreditur Rusia dengan menggunakan metode yang akan menghindari publikasi.

Juru bicara HSBC, Rachel Salju, juru bicara Lloyds, Suvra Datta dan juru bicara BP, Toby Odone menolak mengomentari penarikan bank.

CEO Rosneft, Igor Sechin menjadi sasaran sanksi AS pada bulan April dimana ia telah menjalin hubungan selamaa 53 tahun dengan Presiden Vladimir Putin.

BP dan Rosneft, telah meninggalkan rencananya untuk mencari tingkat bunga yang lebih rendah pada pinjaman dan pemangkasan ukuran dari target $ 5 miliar.

BP, perusahaan minyak terbesar ketiga di Eropa, memiliki sekitar 20% saham di Rosneft. Kedua perusahaan ini mendirikan sebuah perusahaan khusus yang diciptakan untuk menaikkan utang, yang akan digunakan untuk membiayai pembelian BP dalam produk minyak dari Rosneft. (FR)