Harga Rumah Di Inggris Masih Meroket

Analisa Trading – Harga rumah di Inggris terpantau masih terus lanjutkan tren kenaikan pada bulan April ini. Di Inggris dan Wales misalnya tercatat kenaikan sebesar 0,6 persen.

Homeland Ltd menyampaikan bahwa kenaikan harga rumah di Inggris saat ini terjadi karena Bank of England (BOE) masih tetap mempertahankan suku bunga rendahnya, selain itu terjadinya kelangkaan atas properti yang siap untuk dijual juga sedang merajalela di beberapa negara.

Kenaikan tertinggi sebesar 0,8 persen dipimpin oleh London. Kuatnya pertumbuhan harga yang terjadi di beberapa area termasuk London dan bagian tenggara, dipicu oleh kurangnya pasokan baik untuk rumah baru maupun rumah second.

Naiknya harga rumah ini menjadi faktor menurunnya tingkat penjualan rumah di Inggris sekarang. Berdasarkan data yang diperoleh dari Real Estate, diperoleh informasi bahwa jumlah pembeli rumah baru tercatat hanya mengalami kenaikan sebesar 3,3 persen, padahal pada bulan sebelumnya dapat mencapai 6,6 persen.

Biaya pinjaman berada dalam rekor rendah dan rencana insentif pemerintah telah memicu kekhawatiran bahwa pasar perumahan Inggris berisiko overheating.

Meski demikian, BOE tetap optimis bahwa pemberlakuan aturan-aturan baru tentang pinjaman hipotek mulai bulan ini akan cukup untuk menghentikan resiko terjadinya bubble di pasar perumahan. Namun dengan angka pekerjaan di Inggris yang telah mencapai rekor tertinggi baru, permintaan untuk rumah nampaknya masih akan mendorong harga beranjak lebih tinggi.

Happy Trading!