Penjualan Eceran Jepang Bulan Maret Melejit 11% oleh Aksi Beli Besar-besaran Sebelum Kenaikan Pajak

Penjualan eceran Jepang di bulan Maret lalu mengalami peningkatan tahunan yang tajam, demikian menurut data terbaru yang dirilis pagi ini oleh Biro Statistik Jepang (28/4). Penjualan eceran membukukan peningkatan tahunan terbesar sejak tahun 1997 karena di bulan Maret lalu para pembeli melakukan pembelian besar-besaran sebelum diberlakukannya kenaikan pajak penjualan yang efektif bulan tanggal 1 April lalu.

Analisa Trading – Penjualan eceran membukukan kenaikan sebesar 11 persen dibandingkan bulan Maret tahun sebelumnya. Peningkatan ini sejalan dengan proyeksi analis. Peningkatan tersebut merupakan yang paling tajam sejak bulan Maret 1997.

Pajak konsumsi dinaikkan menjadi 8 persen dari 5 persen pada tanggal 1 April lalu. Kebijakan kenaikan pajak penjualan ini ditujukan untuk mengurangi beban utang pemerintah Jepang. Tetapi kebijakan ini ditanggapi dengan kontroversi di tengah kekhawatiran bakal turun tajamnya pengeluaran belanja untuk konsumsi sehingga berpotensi untuk membebani proses pemulihan ekonomi di Jepang.

Analis berpendapat bahwa Bank of Japan akan melakukan stimulus moneter untuk mengatasi dampak dari kenaikan pajak penjualan tersebut.

Hari ini kenaikan penjualan eceran tidak ditanggapi dengan senang hati oleh para investor di bursa saham. Indeks Nikkei tampak tetap mengalami penurunan sebesar 1 persen lebih di tengah kekhawatiran bahwa penjualan eceran bulan April akan menunjukkan penurunan. (VN)

Happy Trading