Harga Ritel Di Inggris Alami Deflasi

Analisa Trading – Secara keseluruhan toko-toko di Inggris mengalami deflasi secara berturut-turut, Rabu (3/8) 1,6% di bulan Agustus dari 1,9% bulan sebelumnya.

Seperti dalam laporan British Retail Consortium, bahwa meskipun harga pada ritel di Inggris menurun namun harga makanan masih berada di sektor rendah. Inflasi harga bahan pangan tetap pada 0,3% pada bulan Agustus. Non-makanan dilaporkan perlambatan dalam deflasi 2,9% pada bulan Agustus dari 3,3% di bulan Juli.

Sementara Bank of England kemarin menyarankan bahwa pengecer margin di bawah tingkat pra-krisis, dan industri ini akan terus membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan pengeluaran konsumen.(FC)

Pekerjaan Terus Bertambah, Tingkat Pengangguran Inggris Terendah Sejak 2009

Analisa Trading – Jumlah orang yang menganggur di Inggris sepanjang tahun 2014 ini semakin berkurang setiap bulannya hal ini terlihat dari tingkat pengangguran yang selalu berkurang setiap bulan Januari sampai bulan Mei 2014. Dan pada bulan Mei lalu, Office for National Statistics melaporkan jumlah pengangguran berkurang lagi dari bulan sebelumnya.

Pengurangan pengangguran tersebut menunjukkan bertambahnya lapangan kerja dan juga penambahan pada upah tenaga kerja tersebut. Dari laporan Statistik tersebut tingkat pengangguran di Inggris untuk bulan Mei turun menjadi 6,5 persen dari 6,6 persen pada periode sebelumnya, yang merupakan tingkat terendah sejak akhir 2008.

 United Kingdom Unemployment RateDari sekitar  30.6 juta  orang dalam pekerjaan, lebih dari 254.000 tenaga kerja bertambah dari  bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan lebih dari 929.000 tahun sebelumnya. Dalam laporan tersebut juga dilaporkan proporsi orang berusia 16-64 dalam pekerjaan terus meningkat, mencapai 73,1 persen untuk Maret-Mei 2014.

Dari sekitar  2,12 juta orang yang menganggur di Inggris, kurang dari 121.000 tenaga kerja bertambah dari bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan 383.000 lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Ada 8.780.000 orang aktif secara ekonomi berusia 16-64. Jumlah ini kurang dari 67.000 dari bulan Desember 2013 sampai Februari 2014 dan 258.000 lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

Sedangkan proporsi orang berusia 16-64 yang tidak memiliki pekerjaan tetapi tidak mencari atau tersedia untuk bekerja terus menurun, mencapai 21,7 persen untuk bulan Maret sampai Mei 2014.

Office for National Statistics juga mengumumkan kepada publik bahwa terjadi pertumbuhan positif pada pendapatan pekerja di Inggris, kendati sedikit melambat dari periode lalu. Perkembangan tersebut ditunjukkan oleh indikator fundamental ekonomi Average Earnings Index 3m/y yang tumbuh sebesar 0.3%, sedikit dibawah nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.8%. Penurunan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 0.5%. Dan sebagai informasi, saat data ini dirilis terjadi penguatan pada kurs mata uang Pound Sterling. (VN)

Pinjaman Bersih Sektor Publik Inggris Naik 11.48B Di Kuartal 2  Breaking News / Economic & Politics / News

Analisa Trading – Sebuah data resmi yang dirilis pada hari Jumat(20/06) menunjukan bahwa pinjaman bersih sektor publik Inggris telah naik kurang dari yang perkirakan di kuartal 2.

Menurut data yang telah dikumpulkan oleh Kantor Nasional Statistik Inggris, pinjaman bersih sektor publik Inggris, telah naik menjadi 11.48B, dari 9.00B di kuartal 1 2014.

Analis telah memperkirakan pinjaman bersih sektor publik Inggris untuk naik menjadi 12.00B di kuartal terakhir.

Paska dirilisnya data tersebut, GBPUSD diperdagangkan menguat 0.09% di level 1.7055. (FC)

PDB Inggris Meningkat 0.8% Di Kuartal 1

Analisa Trading – Sebuah data resmi yang dirilis pada hari Kamis(21/05) menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi di Inggris tumbuh sesuai perkiraan di kuartal 1.

Kantor Nasional Statistik melaporkan bahwa PDB Inggris telah menunjukan ekspansi pada penyesuaian musiman sebesar 0.8% di kuartal 1, dari 0.7% di kuartal 4.

Dari Tahun ke tahun, pertumbuhan ekonomi Inggris menguat 3,1% pada kuartal 1 , tidak berubah dari pembacaan awal. Ekonomi Inggris tumbuh pada tingkat tahunan 2,7% pada kuartal 4 tahun 2013.

Data menunjukkan bahwa konsumsi swasta kuartal pertama direvisi naik dengan keuntungan 0.8% dari perkiraan awal 0.4% dan di atas ekspektasi pertumbuhan 0.6%.

Jumlah belanja pemerintah naik tipis 0.1% pada kuartal pertama, naik dari pembacaan flat tetapi di bawah ekspektasi untuk kenaikan 0.2%.

Total investasi bisnis naik disesuaikan secara musiman 2.7% pada kuartal yang berakhir 31 Maret, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 2.3% setelah naik 2.4% pada kuartal sebelumnya.

Selain itu, indeks pelayanan di Inggris naik 0,9% dalam tiga bulan sampai Maret, sesuai dengan harapan dan setelah naik 0,9% dalam tiga bulan sebelumnya.

Paska dirlisnya data tersebut, GBPUSD telah diperdagangkan melemah 0.09% di level 1.6886.

Sementara pada bursa saham Eropa, FTSE naik 0.3%, Euro Stoxx 50 naik 0.1%, CAC 40 naik 0.1% dan DAX menambahkan 0.25%. (FC)

Tingkat Pengangguran Di Inggris Mengalami Penurunan

Kinerja Poundsterling pada hari ini (14 Mei) terpantau retreat melemah pada pair GBP/IDR, kendati secara umum masih menunjukkan tren bullish kuat menghadapi Rupiah dengan kurs bank Indonesia ditinjau dalam dua bulan perdagangan terakhir.

pound menguat

hari ini Poundsterling Inggris terpantau bergerak turun sekitar -0.54 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Poundsterling Inggris dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 19441.25/GBP dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 19244.69/GBP.

Sentimen negatif terhadap mata uang kurs Poundsterling Inggris nampak menguat setelah Office for National Statistics menyampaikan bahwa kendati menguat namun sektor tenaga kerja di Inggris masih menunjukkan kinerja yang sedikit di bawah harapan.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi Claimant Count Change yang sedikit naik ke angka -25.1K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -30.6K. Informasi yang kurang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat turun ke angka -30.7K.

Di lain pihak pada hari ini kantor statistik Inggris tersebut juga mengumumkan sinyalemen positif dari sektor tenaga kerja, yang ditunjukkan oleh turunnya Unemployment Rate ke angka 6.8% dari angka 6.9%, sesuia dengan estimasi ekonom yang menduga akan turun turun ke angka 6.8%.