Harga Logam Mulia Masih Diperdagangkan Lebih Tinggi Paska Data JOLTS

Analisa Trading –  Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Selasa(8/7), harga emas dan perak masih diperdagangkan lebih tinggi setelah sempat mengalami penurunan sejak pekan lalu ketika menguatnya pasar tenaga kerja AS telah memicu spekulasi bahwa The Fed akan segera mempercepat kenaikan tingkat suku bunga.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Agustus telah diperdagangkan lebih tinggi 0.35% di level $1.321.60 per troy ounce di divisi Come, New York Mercantile Exchange.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman September telah diperdagangkan lebih tinggi 0.26% di level $21.068 per troy ounce.

Harga emas masih mendapat dukungan untuk diperdagangkan lebih tinggi hari ini, ketika sebuah laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS, menyatakan bahwa  Jolts Job Opening AS atau jumlah lapangan pekerjaan yang dibuka di wilayah AS telah mengalami kenaikan yang disesuaikan secara musiman sebanyak 4.64 juta di bulan Mei, dari 4.46 juta di bulan April.

Sementara di sepanjang perdagangan AS tadi malam, harga emas terus melanjutkan penurunan ketika kuatnya hasil pasar tenaga kerja AS pada pekan lalu memberikan dukungan menguatnya greenback. Laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS telah menunjukkan bahwa non-farm payrolls AS meningkat sebanyak 288.000 di bulan Juni, dengan tingkat pengangguran yang mengalami penurunan sebesar 6.1%.

Perhatian para pelaku pasar minggu ini tengah berfokus kepada hasil pertemuan kebijakan The Fed, dimana kuatnya data pasar tenaga kerja AS telah memicu spekulasi bahwa The Fed akan segera menaikkan tingkat suku bunga dari perkiraan sebelumnya. (FC)

Siang Ini, Harga Logam Masih Diperdagangkan Lebih Tinggi

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Jumat(9/5), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi setelah ditutup lebih rendah di sesi sebelumnya.

Ketika berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih tinggi 0.25% di level $1.290.90 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Juli telah diperdagangkan lebih tinggi 0.22% di level $19.180 per troy ounce.

Testimoni yang telah dikeluarkan oleh Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi telah melemahkan mata uang euro terhadap dolar AS, sehingga menguatnya mata uang dolar AS tersebut telah memberikan tekanan bagi harga emas di sesi sebelumnya.

Sedangkan laporan pada pasar tenaga kerja AS tadi malam juga telah memberikan dukungan dolar AS menguat, dimana Departemen Tenaga Kerja AS telah menyatakan bahwa jumlah masyarakat AS yang mengajukan untuk mendapatkan tunjangan pengangguran berkurang sebanyak 26.000 menjadi 319.000 pada awal pekan lalu.

Seperti yang kita ketahui, bahwa tren pergerakkan logam mulia khususnya emas telah berbanding terbalik dengan greenback. (FC)

Happy Trading!