Logam Kuning Mendaki

emas

Analisatrading  – Pergerakan harga emas terlihat rally di Senin (12/1). Pasca ditutupnya saham AS yang melemah dan data NFP AS yang menurun.

Di Comex New York Merchantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0.96% ke level $1.227.80, di level support $1.222.50 dan di level resisten $1.231.20.

Emas ditutup turun pada sesi sebelumnya, setelah penurunan upah per jam yang membuat The Fed bersabar untuk menaikkan suku bunga. Dari data NFP AS terpantau turun sebanyak 252,00 dari bulan sebelumnya sebesar 353,000. Selain itu pula, tingkat pengangguran AS juga dilaporkan menurun ke 5.6% dari 5.8% pada bulan November, diproyeksikan sebelumnya akan menurun ke 5.7%.

Untuk perdagangan fundamental ekonomi hari ini terbilang lumayan sepi karena pada pasar Jepang melibur karena Coming of Age Day, pada 10.30pm Bank of Canada (BoC) akan merilis Business Outlook Survey kwartal ke 4 di tahun 2014

Di tempat lain dalam trading, palladium untuk pengiriman Februari naik $1,70 ke $801.85 per ons, sementara April platinum naik $3,60 untuk $1,233.70 per ons. (FC)

Harga Emas Naik Dibayangi Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga AS

Analisa Trading – Harga emas dunia sedikit naik pada Selasa (rabu) pagi ini, masuk kembali ke posisi di bawah US$ 1.200 per ounce dipicu pelemahan dolar AS dan kekhawatiran pedagang jika Federal Reserve AS akan mengubah kebijakan tentang kenaikan suku bunga.
emas
Melansir laman Reuters, harga spot emas naik 0,1 persen menjadi US$ 1.193,86 per ounce, dengan sesi rendah pada US$ 1.188,41 per ounce. Hal ini terjadi setelah emas sempat rally lebih dari 1 persen ke sesi tinggi US$ 1.221,40 ketika pedagang AS masih tidur, usai Rusia mengumumkan kenaikan suku bunga yang agresif.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Februari turun US$ 13,40 per ounce, atau 1,1 persen, untuk menetap di US$ 1.194,30 per ounce.

“Pedagang emas takut Fed mengubah kuda di tengah jalan dengan mengambil frase waktu yang cukup sebelum kenaikan suku bunga,” kata George Gero, Ahli Strategi Logam Mulia untuk RBC di New York.

Investor menunggu untuk melihat apakah pertemuan terakhir Federal Reserve 2014 pada hari Selasa dan Rabu menghasilkan hal beda.

Ekonomi AS telah menguat sejak pertemuan terakhir The Fed pada Oktober, ketika menegaskan bahwa suku bunga acuan tidak akan naik untuk waktu yang cukup.

Para pejabat harus memutuskan apakah akan mengganti frase bahwa meskipun di bawah target inflasi AS dan pelemahan ekonomi di Eropa dan Asia.

Harga minyak juga terus mempengaruhi pasar emas. Minyak mentah berjangka AS sedikit berubah setelah sebelumnya jatuh di bawah $ 54 per barel, terendah dalam lebih dari lima tahun. Dolar AS mencakar tanah kembali setelah sebelumnya jatuh terhadap euro.

Karena reli (emas), rubel telah pulih beberapa, dan hal-hal tampaknya telah stabil sedikit,” jelas Simon Weeks, Kepala Logam Mulia di Bank of Nova Scotia.

Emas Lanjut Menurun Dalam Sesi Pagi Asia

Analisa Trading  – Pada perdagangan logam di hari Kamis(18/09)bursa komoditi emas telah jatuh lebih dalam pada sesi pagi Asia, ketika prospek kenaikan suku bunga the Fed tahun 2015 lanjut membebani investor.

Selama berlangsungnya perdagangan, di Nymex, emas untuk pengiriman Desember telah diperdagangkan melemah 0.49% di level $1.218.00 per troy ons.

The Fed sebelumnya mengatakan bahwa mereka meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0.00-0.25% dan menambahkan kemungkinan akan menutup program obligasi membeli bulanan pada bulan Oktober.

The Fed membeli $ 25 miliar dalam utang Treasury dan sekuritas berbasis mortgage per bulan untuk merangsang ekonomi, alat kebijakan moneter yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif yang bertujuan untuk menekan suku bunga jangka panjang.

The Fed memutuskan sebelumnya untuk memangkas hingga $ 15 miliar dan kemungkinan akan menutupnya pada pertemuan 28-29 Oktober ini.

Namun, The Fed menambahkan tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga karena  masih menghadapi guncangan dalam pasar tenaga kerja. bahasa dovish yang lain akan mendukung logam mulia.

Emas tetap jatuh, karena investor bertaruh bahwa suku bunga masih tetap di jalur untuk naik pada tahun 2015.

Perak untuk pengiriman Desember telah diperdagangkan 0.23% lebih rendah di level $.18.494 per troy ons, dan tembaga untuk pengiriman Desember telah diperdagangkan flat di level $3.135 per pon. (FC)

Turun, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 530.000 per Gram

Analisa Trading – Akhir pekan ini, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 1.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga pembelian kembali (buyback) juga ikut melemah.

Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, Jumat (5/9), harga emas Antam tercatat Rp 529.000 per gram. Turun dibandingkan perdagangan kemarin yaitu Rp 530.000 per gram.  Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam turun dari Rp 474.000 per gram menjadi Rp 473.000 per gram.

Adapun daftar harga emas Antam hari ini:  500 gram Rp 244.800.000, 250 gram Rp 122.500.000, 100 gram Rp 49.050.000, 50 gram Rp 24.550.000, 25 gram Rp 12.300.000, 10 gram Rp 4.950.000, 5 gram Rp 2.500.000, dan  1 gram Rp 529.000.

Di sisi lain, harga emas LLG pada penutupan perdagangan Kamis 4 September 2014 terpantau ditutup melemah. Pelemahan harga emas LLG dipicu oleh semakin menguatnya tekanan nilai Dollar AS akibat kebijakan lanjutan oleh European Central Bank.  Dampak keputusan penetapan tingkat suku bunga Eropa oleh ECB pada Kamis lalu, terpantau menjadi fundamental yang cukup kokoh terhadap pergerakan harga emas. Meroketnya nilai Dollar AS pasca rilis data tersebut akibat ambruknya nilai EURO, membuat harga emas relatif kian bertambah mahal. Dampak dari hal tersebut, daya beli investor pun melemah hingga harga emas tergerus.

Meskipun tertekan kuat oleh pergerakan nilai Dollar AS, pelemahan harga emas pada Kamis lalu relatif terbatasi oleh data sektor pekerja Amerika Serikat. Data ADP Employment Change dan Initial Jobless Claims yang berada dalam kondisi negatif menjadi landasan terbatasnya pergerakan melemah pada emas. Adapun berdasarkan rilis data, ADP Employment Change turun dari 212.000 ke 204.000 sementara Initial Jobless Claims meningkat dari 298.000 ke 302.000.

Pada penutupan perdagangan Kamis 4 September 2014, harga emas LLG terpantau ditutup melemah. Harga emas LLG ditutup turun 0,60% ke tingkat harga USD 1.261,75/t oz atau melemah USD 7,60/t oz.  Sementara pada penutupan perdagangan emas berjangka di Bursa Comex, harga emas berjangka juga ditutup melemah dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2014 ditutup turun 0,30% ke tingkat harga USD 1.266,5/t oz. (FC)

Emas Jatuh, Dibayangi Kebijakan Suku Bunga AS

Analisa Trading – Harga emas dalam perdagangan awal bulan September ini terus merosot, mendekati harga termurahnya dalam 11 minggu terakhir ini atas bayang-bayang masa depan kebijakan suku bunga AS.

Para pialang emas memperdagangkan emas pada harga termurahnya sejak Juni silam setelah data-data ekonomi AS menunjukkan kondisi ekonomi yang lebih baik dari perkiraan. Kondisi yang demikian ini memperbesar peluang The Federal Reserve untuk lekas menaikkan suku bunga kembali. Pada akhirnya Dolar AS akan lebih kuat dan menurunkan daya tarik emas sebagai investasi alternatif bagi investor untuk lindung nilai.

 Harga emas sempat diperdagangkan pada $1,262.60 setelah data ekonomi AS menyatakan aktifitas manufaktur meningkat ke angka tertinggi sejak Maret 2011, hal ini membuat Dolar AS menguat pula.

 Melihat pergerakan harga emas di tahun lalu, turun sebesar 28 persen oleh harapan agar The Fed mengurangi kebijakan stimulusnya dengan membaiknya ekonomi AS. Pada pertemuan Bank Sentral AS sebelumnya, menyatakan bahwa alokasi anggaran belanja obligasi dipangkas untuk keenam kalinya, menjadi sinyal bagi pasar bahwa para pembuat kebijakan tersebut mungkin akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari dugaan pasar sebelumnya.

 Pasar menunggu data ekonomi tanggal 5 September nanti mengenai angka payroll yang diperkirakan akan naik 200 ribu dari bulan sebelumnya, dan mencatat sebagai kenaikan beruntun dalam tujuh bulan ini.

 Kondisi ekonomi yang membaik ini akan membuat Dolar AS menguat, dan berimbas pada jatuhnya Emas. Daya beli emas diperkirakan akan memasuki area jenuh terlebih jika data ekonomi payroll nanti benar-benar sesuai harapan atau lebih baik lagi.

Sejauh ini, harga emas memang masih membukukan kenaikan harga 5.4 persen di tahun ini. Kondisi Timur Tengah dan Ukraina yang masih belum stabil, menjadi pijakan kenaikan harga emas saat ini. Kabar terkini menyatakan bahwa Rusia meningkatkan kritiknya atas peran As di Ukraina. Sementara dari Timur Tengah dikabarkan seorang jurnalis AS telah dipenggal kepalanya oleh Kelompok ISIS, sebagaimana video yang mereka unggah. 9FC)

Naik, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 532.000 per Gram

Analisa Trading – Hari ini, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bergerak naik setelah stagnan lebih dari sepekan. Harga pembelian kembali (buyback) pun ikut naik. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, Jumat (29/8/2014), harga emas Antam tercatat Rp 532.000 per gram. Naik dibandingkan perdagangan sebelumnya yaitu Rp 531.000 per gram.

Sedangkan harga buyback emas Logam Mulia Antam juga naik dari Rp 474.000 per gram menjadi Rp 475.000 per gram.  Berikut daftar harga emas Antam hari ini:  500 gram Rp 246.300.000, 250 gram Rp 123.250.000, 100 gram Rp 49.350.000, 50 gram Rp 24.700.000, 25 gram Rp 12.375.000, 10 gram Rp 4.980.000, 5 gram Rp 2.515.000, dan  1 gram Rp 532.000.

Sementara harga emas LLG pada penutupan perdagangan Kamis 28 Agustus 2014 dini hari tadi terpantau ditutup menguat. Penguatan harga emas LLG dipicu oleh adanya dorongan sentimen positif dari kembali meningkatnya tensi konflik antara Rusia-Ukraina yang dapat menutup tekanan data perekonomian AS yang positif.  Laporan NATO terkait adanya 1000 pasuka Rusia di wilayah Ukraina, memicu harga emas untuk menguat pada perdagangan Kamis lalu.

Setelah hampir 2 pekan pergerakan emas telah kehilangan dorongan geopolitik, dampak dari laporan NATO tersebut emas mulai kembali dapat merangkak menguat mendekati USD 1300/t oz akibat potensi peningkatan tensi konflik.  Meski demikian,  dorongan penguatan dari laporan NATO tersebut, masih terbatasi oleh data perekonomian Amerika Serikat yang berada dalam kondisi positif dan cukup jauh lebih baik dari ekspektasi. Hal tersebut dilandasi oleh data pekerja AS yang membaik serta GDP kuartal 2 Amerika Serikat yang naik melebihi ekspektasi.

Menurut  laporan Kamis lalu, estimasi GDP kuartal 2 AS dilaporkan naik dari -2,1% ke 4,2%. Pencapaian tersebut cukup jauh melampaui ekspektasi di level pertumbuhan 3,9%. Sedangkan dari data klaim awal pengangguran Amerika Serikat, data yang sebelumnya diprediksi memburuk dari 299.000 ke 300.000 justru membaik ke level 298.000. Walaupun demikian, data AS belum dapat menutup dorongan kuat dari sentimen geopolitik pada perdagangan Kamis lalu.

Menutup  perdagangan Kamis 28 Agustus 2014 dini hari tadi, harga emas LLG terpantau ditutup menguat. Harga emas LLG ditutup menguat 0,52% ke tingkat harga USD 1.289,35/t oz atau naik USD 6,60/t oz.  Sementara dari perdagangan emas berjangka di Bursa Comex, harga emas berjangka juga terpantau ditutup menguat dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2014 ditutup naik 0,55% ke tingkat harga USD 1.290,4/t oz atau menguat USD 7/t oz. (FC)

Bertahan, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 531.000 per Gram

Analisa Trading – Selama 3 hari berturut-turut, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tidak berubah. Harga pembelian kembali (buyback) juga ikut stagnan.

Merujuk situs resmi Logam Mulia Antam, Jumat (22/8), harga emas Antam tercatat Rp 531.000 per gram. Tidak bergerak dibandingkan perdagangan dua hari sebelumnya.  Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga tidak bergerak di posisi Rp 479.000 per gram.

Sementara daftar harga emas Antam hari ini: 500 gram Rp 245.800.000, 250 gram Rp 123.000.000, 100 gram Rp 49.250.000, 50 gram Rp 24.650.000, 25 gram Rp 12.350.000, 10 gram Rp 4.970.000, 5 gram Rp 2.510.000, dan 1 gram Rp 531.000.

Tercatat harga emas LLG pada penutupan perdagangan Kamis 22 Agustus 2014 terpantau ditutup melemah signifikan hingga level terendah sejak Agustus 2014. Pelemahan harga emas LLG dipicu oleh sentimen negatif dari ekspektasi keputusan The Fed terkait pemercepatan peningkatan suku bunga yang menguat akibat data pekerja AS yang membaik signifikan.

Selain itu, aksi tunggu terhadap data initial jobless claims AS yang akhirnya rilis pada Kamis waktu Amerika Serikat lalu akhirnya berdampak pada merosotnya harga emas LLG. Data initial jobless claims AS yang membaik signifikan dan melebihi ekspektasi, semakin menguatkan potensi The Fed untuk mempercepat peningkatan suku bunga di Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan yang rilis Kamis lalu, data intial jobless claims Amerika Serikat dilaporkan turun ke level 298.000 atau membaik hingga 14.000 dibandingkan data sebelumnya dan melampaui ekspektasi di 300.000. Dampak dari data tersebut, selain ekspektasi akan pemercepatan peningkatan suku bunga oleh The Fed, harga emas pun terdorong melemah akibat potensi lemahnya demand safe haven akibat kondisi perekonomian AS yang cenderung baik.

Pada penutupan perdagangan Kamis (22/8), harga emas LLG terpantau ditutup melemah signifikan. Harga emas LLG ditutup melemah hingga 1,17% ke tingkat harga USD 1.276,75/t oz atau anjlok USD 15,15/t oz.  Pada perdagangan emas berjangka di Bursa Comex, harga emas juga terpantau ditutup anjlok dini hari tadi. Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2014 ditutup melemah 1,53% ke tingkat harga USD 1.275,4/t oz atau turun USD 19,8/t oz.(FC)

Pagi Ini, Harga Logam Mulai Terpantau Naik

Analisa Trading – Pada perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Selasa(19/8), harga emas dan perak terpantau kembali diperdagangkan lebih tinggi setelah emas berjangka ditutup lebih rendah di sesi sebelumnya.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.06% di level $1.300.10 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Di sesi sebelumnya, untuk emas berjangka pengiriman Desember telah berakhir lebih rendah $6.90, atau 0.5% di level $1.299.30 per troy ounce.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman September telah diperdagangkan lebih tinggi 0.14% di level $19.663 per troy ounce, setelah berakhir naik 11 sen dengan berdiri pada level $19.64 per troy ounce.

Perhatian para pelaku pasar tengah pada minggu ini tengah berfokus kepada hasil pernyataan Janet Yellen di akhir pekan yang berguna dalam memperkiraan jatuh tempo kenaikan suku bunga di wilayah AS. (FC)

Naik, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 531.000 per Gram

Analisa Trading – Pada perdagangan hari ini, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 1.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Namun harga pembelian kembali (buyback) justru turun Rp 1.000 per gram.

Merujuk situs resmi Logam Mulia Antam, Selasa (19/8), harga emas Antam tercatat Rp 531.000 per gram. Naik dibandingkan kemarin yaitu Rp 530.000 per gram.  Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam justru turun dari Rp 480.000 per gram menjadi Rp 479.000 per gram.

Sedangkan daftar harga emas Antam hari ini:  500 gram Rp 245.800.000, 250 gram Rp 123.000.000, 100 gram Rp 49.250.000, 50 gram Rp 24.650.000, 25 gram Rp 12.350.000, 10 gram Rp 4.970.000, 5 gram Rp 2.510.000, dan 1 gram Rp 531.000.

Sementara tu, harga emas LLG pada penutupan perdagangan Senin 18 Agustus 2014 terpantau ditutup melemah dini hari tadi. Pelemahan harga emas LLG dipicu oleh peralihan pola investasi dari safe haven akibat kondisi geopolitik global yang mulai berangsur membaik.  Fondasi dasar dari penguatan harga emas yang lebih dipengaruhi oleh kondisi geopolitik, terpantau perlahan mulai rapuh seiring membaiknya kondisi konflik Ukraina-Rusia. Indikasi akan adanya kesepahaman kedua belah pihak untuk mengakhiri konflik, membuat minat terhadap safe haven mengalami penurunan.

Dampak dari penurunan minat terhadap safe haven, terlihat kuat dari melejitnya bursa saham di Amerika Serikat. Dorongan penguatan pada harga emas akibat konflik Ukraina-Rusia yang memudar, kini berdampak pada peralihan jenis investasi oleh para investor untuk kembali ke bursa saham. Terpantau imbas dari hal tersebut, bahkan indeks Nasdaq dapat menguat hingga ke level tertinggi 14 tahun pada dini hari tadi.

Di sis lain,  pergerakan harga emas pada perdagangan Senin lalu juga dipengaruhi oleh pergerakan dari bursa valuta asing. Pergerakan nilai Dollar AS yang terangkat kembali akibat pelemahan sentimen geopolitik global dan data perumahan AS, membuat harga emas menjadi relatif bertambah mahal. Adapaun terkait data perumahan AS, dilaporkan housing market index AS naik dari level 53 ke 55.

Meski demikian, dari pola pergerakan harga emas terlihat bahwa fondasi penguatan dari sisi geopolitik belum sepenuhnya runtuh. Masih adanya kemungkinan peningkatan tensi konflik kembali baik dari Ukraina-Rusia, Irak, maupun Libia, masih menjadi perhatian oleh para investor. Selain itu, kondisi perekonomian global yang masih belum stabil juga turut memberi landasan harga emas untuk menahan rapuhnya fondasi dari geopolitik global.

Pada perdagangan Senin 18 Agustus 2014, harga emas LLG terpantau ditutup melemah dini hari tadi. Harga emas LLG pada penutupan dini hari tadi turun 0,45% ke tingkat harga USD 1.298,40/t oz atau melemah 5,90/t oz. (FC)

Emas Melemah Di Awal Perdagangan Hari Jumat

Analisa Trading – Emas berjangka diperdagangkan merosot di awal perdagangan hari Jumat pagi, pasca dirilisnya data ekonomi AS yang naik lebih dari yang diperkirakan dan meredakan kekhawatiran pada prospek kebijakan moneter The Fed.

Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan turun 0,12% di level $1,314.10 per troy ounce, setelah mencapai level terendah semalam $1,310.20 dan tertinggi di level $1,320.60.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran pertama kali naik 21,000 ke 311,000 di pekan yang berakhir 9 Agustus, level tertinggi sejak Juni. Perkiraan ekonom untuk klaim pengangguran AS naik menjadi 300.000. Para analis telah memperkirakan klaim pengangguran naik 5.000 menjadi 295.000 pada pekan lalu.

Pasar sangat sensitif terhadap data yang mungkin menawarkan rencana pengetatan kebijakan moneter The Fed.

Perak untuk pengiriman di bulan September turun 0,19% di level $19,868 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman September turun 0,05% di level $3,086 per pon.(FC)