Harga CPO Bursa Malaysia Bergerak Melemah Disaat Sentimen Lemah

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini, Senin 29 September 2014, terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Pelemahan pada harga CPO di Bursa Malaysia dipicu oleh kondisi sentimen yang masih lemah di awal pekan.

Belum adanya dorongan fundamental kuat pada pergerakan harga CPO di Bursa Malaysia diawal perdagangan pekan ini terpantau lebih memicu harga CPO untuk bergerak melemah. Pelemahan harga CPO diduga disebabkan oleh aksi wait and see yang diperburuk oleh masih cenderung kuatnya tekanan faktor substitusi dari kedelai dan minyak mentah dunia. Dampak dari hal tersebut, meskipun tidak signifikan, harga CPO sedang mengalami pelemahan.

Sebelumnya, pergerakan harga CPO sedang berada dalam trend bullish cukup kuat di bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh data ekspor sawit Malaysia yang mengalami penguatan sepanjang periode September 2014. Diluar hal tersebut, ekspektasi demand CPO juga terangkat akibat kebijakan pajak ekspor sawit Malaysia.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak Desember 2014 sedang turun 0,32% ke tingkat harga 2.170 RM/ton atau melemah 7 RM/ton.

Sementara pada awal perdagangan CPO di bursa ICDX, harga CPO juga sedang mengalami pergerakan melemah. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak Desember 2014 sedang turun 0,55% ke tingkat harga Rp 8.205 atau melemah Rp 45.

Analis  memprediksi harga CPO akan cenderugn bergerak melemah pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh masih adanya potensi aksi pengambilan profit pekan lalu disaat arahan sentimen masih lemah. (VN)

Harga CPO Bursa Malaysia Masih Jalani Trend Positif, Ekspor Malaysia Kuat

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini terpantau sedang mengalami penguatan. Penguatan harga CPO di Bursa Malaysia dipicu oleh demand terhadap CPO Malaysia yang sedang kuat.

Ekspor CPO Malaysia pada 15 hari awal bulan September yang mengalami peningkatan terpantau masih kokoh memberikan sentimen positif pada pergerakan harga CPO. Ekspor CPO Malaysia yang meningkata tersebut, memicu aksi beli yang semakin kuat di Bursa Malaysia akibat ekspektasi tingginya demand global. Adapun terkait data ekspor tersebut, pengiriman Malaysia dikabarkan naik hingga 32%-34% untuk segala jenis produk olahan dari CPO bila dibandingkan periode yang sama di Agustus.

Selain dorongan data ekspor, pergerakan harga CPO di Bursa Malaysia juga cukup tersupport oleh sentimen supply domestik. Adanya kabar penurunan output di kawasan selatan Malaysia hingga 11% dalam rentang 1-15 September juga cukup memberikan sentimen positif pada pergerakan harga CPO.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Harga CPO Bursa Malaysia untuk kontrak November 2014 sedang naik 0,75% ke tingkat harga 2.151 RM/ton atau menguat 16 RM/ton.

Sementara dari perdagangan CPO di bursa ICDX, harga CPO juga sedang bergerak mengalami penguatan signifikan. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak November 2014 sedang naik hingga 1,02% ke tingkat harga Rp 7.930 atau menguat Rp 80.

Analis  memprediksi harga CPO masih akan cenderung bertahan pada pola rally di perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh kondisi fundamental yang masih cenderung positif pada data domestik Malaysia.

Harga CPO Bursa Malaysia Bergerak Melemah, Pergerakan Kembali ke Fundamental

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini, Selasa 9 September 2014, terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Pelemahan harga CPO di Bursa Malaysia dipicu oleh kondisi supply dan demand CPO Malaysia yang sedang buruk bagi pergerakan harga CPO.

Penumpukan persediaan CPO di Malaysia yang diiringi oleh lesunya demand global, terpantau kembali menggerus harga CPO Bursa Malaysia. Posisi fundamental yang buruk tersebut, membuat harga CPO relatif hanya mampu menguat berdasarkan indikator teknikal seperti halnya pergerakan pada perdagangan Senin lalu. Namun, dorongan teknikal yang lemah pada perdagangan hari ini, membuat fokus pergerakan kembali cenderung ke fundamental sehingga harga CPO pun kembali turun.

Selain dorongan data supply dan demand domestik Malaysia, pergerakan harga CPO juga masih tertekan kuat dari faktor substitusi. Pergerakan harga kedelai yang sejauh ini bergerak semakin melemah akibat lonjakan output AS kian kuat menekan harga CPO untuk terus mengikuti pergerakan melemah.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak November 2014 sedang turun 0,10% ke tingkat harga 2.043 RM/ton atau melemah 2 RM/ton.

Sementara pada perdagangan CPO di bursa ICDX, harga CPO juga terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak November 2014 turun 0,84% ke tingkat harga Rp 7.720 atau melemah Rp 65.

Analis memprediksi harga CPO akan cenderung bergerak melemah pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh posisi fundamental yang masih negatif kuat. (VN)

Harga CPO Masih Menghijau Meski Fundamental Negatif Kuat

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini, Rabu 3 September 2014, terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Penguatan harga CPO di Bursa Malaysia dipicu oleh sentimen data ekspor Malaysia yang berada di atas ekspektasi.

Pergerakan harga CPO terpantau masih dapat terpengaruh oleh data ekspor minyak sawit Malaysia pada akhir Agustus. Data ekspor yang menunjukan pengurangan ekspor Malaysia sebesar 4,8% dibandingkan data Juli ke level 1.288,117 ton masih lebih baik dari ekspektasi. Imbas dari hal tersebut, selain faktor dorongan jenuh teknikal, harga CPO pun juga cukup mendapat dorongan secara fundamental.

Walaupun demikian, pergerakan harga CPO pada perdagangan hari ini secara fundamental global akan sangat tertekan oleh faktor substitusi khususnya harga minyak mentah global. Harga minyak mentah global yang anjlok Selasa lalu, kian menguatkan daya saing substitusi di produk bahan bakar.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami penguatan tipis. harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak November 2014 naik 0,26% ke tingkat harga 1.958 RM/ton atau menguat 5 RM/ton.

Sementara dari perdagangan di bursa ICDX, harga CPO juga terpantau sedang mengalami penguatan. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak November 2014 sedang naik hingga 1,01% ke tingkat harga Rp 7.465 atau menguat Rp 75.

Analis  memprediksi harga CPO akan cenderung mengalami tekanan dari faktor fundamental pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh sangat kuatnya tekanan faktor substitusi baik dari kedelai maupun minyak mentah global. (VN)

Harga CPO Bursa Malaysia Bergerak Menguat di Awal Perdagangan, Aksi Beli Kuat

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini, Rabu 27 Agustus 2014, terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Penguatan harga CPO di Bursa Malaysia dipicu oleh aksi bargain hunting para investor akibat rendahnya harga CPO.

Aksi bargain hunting para investor, terpantau menjadi determinan terdominan pada awal perdagangan CPO di Bursa Malaysia pada perdagangan hari ini. Posisi harga CPO Bursa Malaysia yang telah sangat lemah di dasar 2000 RM/ton, memicu aksi beli para investor sehingga sejauh ini pergerakan masih dapat menguat.

Walaupun menguat, secara fundamental pergerakan kakao masih bearish kuat. Hal tersebut dilandasi oleh posisi supply dan demand CPO yang berada dalam posisi sentimen yang searah ke zona negatif. Adapun terkait fundamental terbaru selain terus melemahnya harga substitusi yaitu kedelai, ekspor minyak sawit Malaysia yang masih lemah turut menguatkan sentimen negatif. Berdasarkan dat ekspor Senin lalu, ekspor segala produk olahan dari minyak sawit Malaysia turun di kisaran 11 hingga 15% dalam periode 1 sampai 25 Agustus.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami penguatan. Harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak November 2014 naik 0,80% ke tingkat harga 2.028 RM/ton atau menguat 16 RM/ton.

Sementara dari perdagangan CPO di Bursa ICDX, harga CPO juga terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak November 2014 sedang menguat 1,06% ke tingkat harga Rp 7.625 atau naik Rp 80.

Analis  memprediksi harga CPO masih akan mendapatkan tekanan pelemahan kuat dari sisi fundamental. Namun, tingkat harga yang telah sangat rendah berpotensi menahan laju pelemahan faktor fundamental akibat potensi bargain buying sehingga pergerakan akan cenderung terbatas. (VN)

Harga CPO Bursa Malaysia Kembali Memerah Pasca Penguatan Kemarin

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini, 26 Agustus 2014, terpantau sedang mengalami pelemahan. Pelemahan harga CPO Bursa Malaysia dipicu oleh kondisi fundamental pada CPO Malaysia yang masih negatif kuat.

Pergerakan harga CPO yang terdorong menguat akibat aksi beli teknikal pada Senin lalu, terpantau kembali terperosok pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Kondisi fundamental yang maish negatif baik dari sisi supply maupun demand terhadap CPO Malaysia membuat harga CPO masih sulit menguat.

Adapun terkait kondisi fundamental, harga CPO masih cukup tertekan oleh permasalahan finansial di Tiongkok. Selain itu data ekspor Malaysia pada pekan lalu yang menunjukan lemahnya demand global terhadap sawit Malaysia juga masih memberikan tekanan kuat. Sementara dari faktor substitusi, harga kedelai yang terus turun juga semakin menekan harga CPO.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami pelemahan. Harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak November 2014 sedang melemah 0,74% ke tingkat harga 2.015 RM/ton atau turun 15 RM/ton.

Sementara dari perdagangan CPO di Bursa ICDX, harga CPO juga terpantau sedang mengalami pelemahan signifikan. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak November 2014 sedang melemah hingga 1,44% ke tingkat harga Rp 7545 atau turun Rp 110.

Analis  memprediksi harga CPO di Bursa Malaysia akan cenderung bergerak kembali melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh dorongan faktor fundamental yang masih negatif kuat. (VN)

Data MPOB Masih Kokoh Mengeruk Harga CPO Bursa Malaysia

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini, 12 Agustus 2014, terpantau sedang mengalami pelemahan. Pelemahan harga CPO Bursa Malaysia dipicu oleh rilis data oleh Malaysia Palm Oil Board yang memberikan sentimen negatif kuat baik pada sisi supply maupun demand.

Sentimen negatif kuat dari data MPOB yang rilis Senin lalu, terpantau masih kokoh memberi tekanan pelemahan pada harga CPO Bursa Malaysia. Data MPOB yang melaporkan adanya peningkatan output serta persediaan CPO Malaysia dan juga penurunan ekspor, membuat harga CPO di bursa Malaysia semakin terporosok dan sulit untuk menguat karena tiadanya landasan penguatan dari data supply dan demang terhadap CPO Malaysia.

Berdasarkan data MPOB yang rilis Senin lalu, persediaan dan produksi CPO Malaysia dilaporkan mengalami peningkatan. Persediaan CPO Malaysia dilaporkan naik 7,64% ke level 891.636 ton sementara output naik hingga 6,11% ke level 1,665 juta ton pada Juli. Sedangkan pada sisi demand, ekspor CPO Malaysia dilaporkan turun hingga 2,32% ke level 1,447 juta ton.

Dampak dari searahnya posisi supply dan demand CPO Malaysia tersebut dalam memberikan sentimen, harga CPO terpantau masih tergerus pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak Oktober 2014 turun 0,55% ke tingkat harga 2.165 RM/ton atau melemah 12 RM/ton.

Sementara pada perdagangan CPO di Bursa ICDX pada hari ini, harga CPO juga sedang mengalami pelemahan. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak Oktober 2014 turun 0,36% ke tingkat harga Rp 8.260 atau melemah Rp.30.

Sedangkan untuk perdagangan olein di Bursa JFX, pada hari ini harga olein juga sedang mengalami pergerakan melemah signifikan. Harga olein berjangka JFX untuk kontrak Agustus 2014 turun 1,06% ke tingkat harga Rp 9.840 atau melemah Rp 105.

Analis  memprediksi harga CPO akan cenderung kembali bergerak melemah pada perdagangan hari ini di Bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh tekanan sentimen negatif kuat dari data MPOB baik dari sisi supply maupun demand. (VN)

Jelang Rilis Data MPOB, Harga CPO Bursa Malaysia Bergerak Menguat

Analisa Trading – Harga CPO pada awal perdagangan hari ini, 11 Agustus 2014 terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Penguatan harga CPO di Bursa Malaysia diduga merupakan dorongan aksi beli pasca anjloknya harga CPO pada Jumat lalu sambil menunggu rilis data Malaysia Palm Oil Board yang akan rilis hari ini.

Akan rilisnya data sawit Malaysia oleh MPOB pada hari ini, terpantau memicu pergerakan harga untuk relatif terbatas pada awal perdagangan hari ini. Data MPOB yang akan menunjukan output, persediaan , serta ekspor sawit Malaysia tersebut, ditunggu oleh para investor untuk mengetahui sentimen-sentimen atau arahan harga CPO dari sisi supply dan demand.

Walaupun demikian, estimasi data yang cenderung memprediksi adanya peningkatan, juga cukup memberkan kekhawatiran akan semakin merosotnya harga CPO di Bursa Malaysia. Hal tersebut dilandasi oleh prediksi peningkatan hingga 6,9% ke level 1,68 juta ton pada output CPO akhir Juli oleh Asosiasi Minyak Sawit Malaysia.

Namun, kekhawatiran akan tekanan peningkatan output Malaysia tersebut, terpantau belum terlalu memberi pengaruh pada pergerakan di awal perdagangan hari ini. Hal tersebut diduga dilandasi oleh aksi beli para investro pasca harga CPO yang anjlok signifikan hingga mendekati level dasar kisaran 2.200 RM/ton.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak Oktober 2014 naik 0,27% ke tingkat harga 2.239 RM/ton atau menguat 6 RM/ton.

Sementara dari perdagangan di bursa ICDX, harga CPO juga terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Harga CPO berjangka ICDX untuk kontrak Oktober 2014 naik 0,29% ke tingkat harga Rp 8.610 atau menguat Rp 25.

Namun, untuk pergerakan olein yang diperdagangkan di Jakarta Future Exchange hari in, harga olein justru sedang mengalami pelemahan. Harga olein berjangka JFX untuk kontrak Agustus 2014 sedang bergerak melemah 0,10% ke tingkat harga Rp 9.760 per 20 ton atau melemah Rp 10 per 20 ton.

Analis memprediksi harga CPO di Bursa Malaysia akan sangat dipengaruhi oleh rilis data MPOB pada hari ini. Namun estimasi peningkatan output Malaysia, diduga akan cenderung memberikan pelemahan terhadap harga CPO apabila realisasi sesuai ekspektasi. (VN)

Pergerakan Ringgit Semakin Lemahkan Harga CPO Bursa Malaysia

Analisa Trading – Harga CPO di Bursa Malaysia pada awal perdagangan hari ini terpantau masih berada dalam trend melemah. Pelemahan harga CPO di Bursa Malaysia dipicu oleh aksi tunggu sentimen terhadap data dewan sawit Malaysia dan pergerakan nilai Ringgit Malaysia.

Posisi wait and see yang diperburuk oleh penguatan nilai Ringgit Malaysia terpantau semakin membuat harga CPO terpuruk. Harga CPO yang sebelumnya telah melemah akibat adanya indikasi peningkatan output Malaysia dan pelemahan demand akibat anjloknya harga kedelai di pasar global, semakin melemah dengan penguatan nilai mata uang Ringgit. Terpantau dampak dari sentimen negatif tersebut bahkan dapat menggerus sentimen positif dari potensi siklus El Nino yang dapat mengganggu output CPO Malaysia dan Indonesia.

Pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia, harga CPO terpantau sedang bergerak melemah. Harga CPO Bursa Malaysia untuk kontrak September 2014 turun 0,21% ke tingkat harga 2379 RM/ton atau melemah 5 RM/ton.

Analis  memprediksi harga CPO masih akan berada dalam trend lemah. Hal tersebut dilandasi oleh belum adanya sentimen positif yang dapat menguatkan pergerakan harga CPO di Bursa Malaysia. (VN)

CPO Bursa Malaysia Kembali Bergerak di Zona Merah

4

Analisa Trading – Harga CPO pada awal perdagangan hari ini di Bursa Malaysia terpantau sedang bergerak melemah. Pelemahan harga CPO diduga dipicu oleh sentimen negatif dari data ekspor CPO Malaysia.

Data ekspor CPO Malaysia yang mengalami pelemahan sejak pertengahan Mei lalu diduga menjadi penyebab pelemahan pada harga CPO di Bursa Malaysia pada saat ini. Penurunan ekspor yang cukup signifikan sejak pertengahan Mei, menjadi indikasi permintaan CPO yang mengalami pelemahan sedangkna output asal Malaysia di lain sisi diprediksi meningkat.

Namun analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga CPO berpotensi bergerak menguat pada hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh pelemahan signifikan nilai mata uang Ringgit Malaysia yang anjlok terhadap Dollar AS yang dapat memicu aksi pembelian oleh para investor asing.

Pada saat ini, harga CPO Bursa Malaysia terpantau sedang berada di zona merah. Hingga berita ini diturunkan, harga CPO berjangka Bursa Malaysia untuk kontrak Agustus 2014 sedang bergerak turun sebesar 0,33% ke kisaran harga 2.424 RM/ton atau melemah 8 RM/ton. (VN)