Uni Eropa Tekan Perancis Untuk Penuhi Target Defisit

Perancis sedang berada di bawah tekanan untuk memangkas defisitanggarannya, setelah Komisi Eropamemperkirakan negara perekonomian terbesar kedua di zona euro tersebut tidak dapat mencapai target pemangkasan defisit tahun 2015. Defisit anggaran Perancis diperkirakan akan berada pada 3.9% dari gross domestic product (GDP) di tahun 2014 dan 3.4% di tahun 2015, di atas target Uni Eropa sebesar 3%. Uni Eropa telah bersikap longgar terhadap Perancis dan memperpanjang batas waktu untuk mencapai target defisit sebanyak dua tahun hingga 2015. Namun Perancis akan menghadapi denda jika tidak dapat memenuhi persyaratan hingga tahun 2015, di bawah kekuasaan baru yang diberikan pada Komisi Eropa, divisi eksekutif Uni Eropa.

euro2

Bulan lalu, cabinet yang baru dirombak oleh Presiden Francois Hollande mengumumkan paket reformasi yagn bertujuan menghemat sebesar 50 milyar euro (69 milyar dollar) dan akan dijalankan dalam 3 tahun kedepan. Pemerintah Perancis yakin bahwa pemangkasan tersebut akan membuat Perancis dapat mencapai target 3% dan tetap kompetitif, saat dipasangkan dengan paket reformasi pro-bisnis yang dikenal sebagai “pakta tanggung jawab dan solidaritas”.

“Pemeirntah kembali menegaskan determinasinya untuk memberlakukan Responsibility and Solidarity Pact dan merealisasikan penghematan sebesar 50 milyar euro untuk menurunkan defisit hingga 3% dari GDP di tahun 2015 dan kemajuan pada tingkat belanja publik sejalan dengan inflasi,” menurut pernyataan Michel Sapin, Menteri Keuangan Perancis. Proyeksi dari Komisi Eropa pada hari Senin tidak mengikutsertakan proposal penghematan yang dijakukan pemerintah Perancis, dan itu mungkin menjadi alasan pesimisme Komisi Eropa terhadap Perancis.

PRESIDEN: INDONESIA 10 BESAR KEKUATAN EKONOMI DUNIA

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan saat ini menurut laporan Bank Dunia dari sisi Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product GDP)Indonesia masuk ke dalam 10 ekonomi besar dunia berdasarkan keseimbangan kemampuan berbelanja (purchasing power parity-red).

“Alhamdulillah akibat upaya dan kerja keras kita semua, World Bank telah memasukkan Indonesia ke dalam 10 ekonomi besar dunia,” kata Presiden dalam akun twitternya @SBYudhoyono.

world economy

Kepala negara mengatakan dari ukuran GDP (PPP) Indonesia menempati peringkat 10 dengan “share” 2,3 persen dari total GDP dunia.

“Ini melampaui banyak negara,” kata Presiden.

Presiden mengatakan,”10 ekonomi dunia tersebut Amerika Serikat, Tiongkok, India, Jepang, Jerman, Rusia, Brasil, Perancis, Inggris dan Indonesia,” kata Yudhoyono.

Atas dasar capaian itu, Presiden mengharapkan dapat menjadi modal bersama untuk meningkatkan kemampuan ekonomi nasional dan mendorong tercapainya bangsa yang lebih sejahtera.

Dikutip dari laman Wikipedia, metode PPP digunakan untuk menghitung sebuah alternatif nilai tukar antar mata uang dari dua negara.

PPP mengukur berapa banyak sebuah mata uang dapat membeli dalam pengukuran internasional (biasanya dolar-red), karena barang dan jasa memiliki harga berbeda di beberapa negara.

Sementara GDP diartikan sebagai nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah tersebut dalam jangka waktu tertentu