Harga Gandum Menurun

gandum

Analisatrading – Perdagangan komoditas gandum pada sesi Rabu (28/1) mengalami penurunan harga.

Perdagangan gandum dibuka pada level 537,2. Komoditas gandum terpantau sempat menyentuh titik tertinggi pada angka 542 dan sempat menyentuh level terendah di angka 534,4 pada grafik perdagangan.

Komoditas gandum mengalami penurunan harga sebanyak 0,12 poin atau sebesar 0,02%. Pada pukul 10:10 WIB, titik grafik perdagangan gandum mendarat di angka 518,75. (FC)

Gandum Naik Setelah Penurunan Mingguan Terpanjang, Menjadi $6,005 Per Bushel Di CBOT

Analisa Trading – Gandum bangkit dari penurunan mingguan terpanjang sejak Januari pada spekulasi bahwa hujan di beberapa bagian AS dapat memperlambat panen dan mengekang kualitas tanaman di wilayah tanam eksportir terbesar di dunia.

Kontrak untuk pengiriman September naik sebanyak 0,7 persen menjadi $ 6,005 per bushel di Chicago Board of Trade dan berada di $ 5,99 oleh 1:47 di Singapura. Harga yang menguat setelah penurunan mingguan terpanjang.

Cuaca yang basah menunda panen gandum musim dingin di Oklahoma, produsen terbesar ketiga negara itu, WeatherBell Analytics LLC mengatakan 12 Juni. Sementara hujan yang berlimpah meningkatkan kelembaban di banyak wilayah tanaman gandum di Plains, memperlambat pengeringan bulir-bulir gandum yang mengakibatkan beberapa penurunan kualitas, Sistem Informasi MDA LLC mengatakan 10 Juni.

Output gandum AS pada tahun yang dimulai 1 Juni mungkin akan mencapai 1,94 miliar bushel, turun dari perkiraan Mei 1,96 miliar dan dibandingkan dengan 2,13 miliar pada tahun sebelumnya, Departemen Pertanian AS mengatakan 11 Juni.

Jagung untuk pengiriman Desember kehilangan 0,2 persen menjadi $ 4,4675 per bushel. Kedelai untuk pengiriman November naik 0,1 persen menjadi $ 12,2275 per bushel. (VN)

Sentimen Pasokan Global Masih Melemahkan Harga Gandum

Analisa Trading – Harga gandum pada perdagangan Kamis 12 Juni 2014 di Bursa CBOT terpantau kembali jatuh untuk hari ke-4 secara berturut-turut. Pelemahan harga gandum dipicu oleh fundamental negatif tambahan pasca rilis data USDA.

Data USDA terkait proses penanaman gandum AS, terpantau membuat harga gandum CBOT mengalami pergerakan ke arah pelemahan di Bursa CBOT. Berdasarkan data USDA, gandum AS terpantau telah mencapai lebih dari 90% masa tanam. USDA mengklaim, total gandum yang tertanam hingga 8 Juni telah naik 7% dibandingkan pekan sebelumnya dengan berada di level 95%. Kondisi masa tanam tersebut, menjadikan harga gandum terdorong semakin melemah di Bursa CBOT. Harga gandum terdorong melemah akibat potensi akan melonjaknya output gandum AS disaat persediaan gandum global diprediksi akan melimpah.

Pada perdagangan Kamis 12 Juni 2014 di Bursa CBOT, harga gandum ditutup melemah cukup signifikan. Harga gandum berjangka CBOT untuk kontrak Juli 2014 turun hingga 0,68% ke tingkat harga $5,852/bushel atau melemah $0,04/bushel.

Analis memprediksi harga gandum masih akan cenderung berada dalam trend melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh tekanan kearah pelemahan yang cukup kuat  baik dari supply gandum AS maupun global. Terkait pergerakan harga, gandum AS diprediksi akan bergerak di kisaran $5,79-$5,965/bushel.(VN)