Berlangsungnya Perdagangan Sesi Eropa, Harga Emas dan Perak Naik

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Rabu(11/6), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi dengan memperpanjang kenaikan yang terjadi di sesi sebelumnya.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Agustus terpantau diperdagangkan lebih tinggi 0.13% di level $1.261.70 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan pada sesi sebelumnya, harga emas telah berhasil ditutup lebih tinggi 0.49%, atau $6.20 dengan berdiri pada level $1.260.10 per troy ounce.

Perak berjangka pengiriman Juli terpantau diperdagangkan lebih tinggi 0.21% di level $19.208 per troy ounce.

Para pelaku pasar emas terlihat sedang berfokus kepada hasil data penjualan ritel AS yang akan dirilis pada hari Kamis besok, dimana hasil tersebut merupakan sebuah indikasi atas kelanjutkan pertumbuhan pemulihan ekonomi di wilayah AS. (FC)

Berharap Emas Naik, Menahan Laju Koreksi 2 Minggu

Analisa Trading  – Pada tengah sesi perdagangan Asia hari ini, Jumat (06/06) harga emas diperdagangkan naik $1,255.86 per ons dari sebelumnya diharga $1,253.63 atau naik 0.5 persen dalam pekan ini. Harga emas pada perdagangan kemarin juga naik $1,257.73, tertinggi sejak 30 Mei silam. Langkah ECB, European Central Bank dengan suku bunga negative telah membuat Euro menguat.

Data terkini AS diperkirakan bisa menambah pekerjaan sebesar 215 ribu pekerja dibulan Mei, setelah data dari pihak swasta pada minggu ini menyatakan hanya terjadi sedikit penambahan pekerja pada bulan lalu, bahkan lebih sedikit dari perkiraan. Harga emas terbenam 28 persen sepanjang 2013 mengakhiri tren kenaikan harga emas dalam 12 tahun setelah The Fed mulai mengurangi besaran dana untuk membeli obligasi sebagai bagian dari kebijakan moneter untuk menstimulus ekonominya. The Fed yang akan mengadakan pertemuan rutin pada 17-18 Juni nanti diperkirakan akan mengurangi besaran dana ini terlebih jika kondisi ekonomi menunjukkan perbaikan, sejalan dengan kenaikan bursa saham AS.

Kebijakan ECB memang membuat pasar berhenti sejenak dari penurunannya. Investor akan kembali memfokuskan perhatiannya pada data ekonomi AS. Harga emas untuk kontrak perdagangan bulan Agustus diperdagangkan pada harga $1,255.90 per ons di akhir hari Kamis di bursa Comex – New York, dari sebelumnya di harga $1,253.30. (FC)

Siang Ini Harga Emas Masih Bertahan Diperdagangkan Lebih Tinggi

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Kamis(8/5), harga emas terpantau diperdagangkan lebih tinggi ketika harga perak tengah diperdagangkan lebih rendah ketika kekhawatiran atas ketegangan di Ukraina.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Juni telah diperdagangkan lebih tinggi 0.16% di level $1.290.90 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk perak pengiriman Juli telah diperdagangkan lebih rendah 0.28% di level $19.288 per troy ounce.

Sepanjang perdagangan tadi malam, harga emas sempat mengalami penurunan ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan ia akan melakukan segala yang bisa ia lakukan untuk menemukan jalan keluar dari krisis di Ukraina.

Kekhawatiran bahwa akan terjadi perang saudara di wilayah Ukraina mereda setelah Presiden Putin meminta separatis yang telah mencapai timur negara tersebut untuk menunda referendum kemerdekaan mereka dan menarik pasukkannya dari perbatasan. (FC)

Happy Trading!

Harga Emas Dekati Terendah 10 Minggu Ini, Tertekan Ukraina dan Buramnya Pasar Properti AS

AnalisaTrading – Harga emas dalam perdagangan di tengah minggu ini mengalami tekanan dan mendekati harga terendahnya dalam 10 minggu terakhir ini. Kenaikan suhu politik di Ukraina dan data ekonomi AS terkini yang menyatakan pasar properti AS mengalami penurunan dibayang-bayangi isu pemangkasan belanja obligasi The Fed. Aset-aset berbasis emas, berada dalam posisi terendah dalam 12 minggu ini.

Sepanjang tahun ini harga emas mengalami kenaikan sebesar 6.8 persen, menguat dari kejatuhan harga emas dengan prosentase terbesar selama tiga decade setelah krisis politik  di Ukraina, perlambatan pertumbuhan pasar negara berkembang dan kemungkinan kegagalan pemulihan ekonomi AS. Data ekonomi AS terkini memang menyajikan bahwa permintaan produk AS mengalami perlambatan dan pasar property untuk perumahan baru juga mengalami penurunan bahkan hingga ke angka terendah dalam delapan bulan ini. Krisis di Ukraina mengemuka kembali setelah pemerintah memutuskan melakukan tindakan ofensif terhadap gerakan separatis.

Meskipun harga emas memiliki potensi kenaikan saat ini, namun melihat proses pemulihan AS yang beringsut membaik pula maka dalam jangka panjang harga emas bisa mendapat tekanan kembali. Harga emas di tahun 2013 mendapat pukulan yang hebat sehingga terpuruk 28 persen, mengakhiri kenaikan harga emas sepanjang 12 tahun. Pasar meyakini The Federal Reserve masih akan mengurangi kebijakan stimulusnya setelah indikasi ekonomi AS membaik. The Fed akan melakukan pertemuan rutin pada 29-30 April mendatang dan diperkirakan salah satu kebijakan yang akan diambil adalah memangkasa kembali besaran dana untuk belanja obligasi.

Rusia menegaskan akan melindungi rakyatnya di Ukraina setelah Kiev, memutuskan akan melakukan tindakan ofensif terhadap upaya-upa separatis, khususnya di kota-kota bagian timur negara Ukraina. Keputusan ini mengabaikan kesepakatan yang sebelumnya dicapai di Jenewa, Swiss antara Ukraina, Rusia, Uni Eropa dan AS untuk melucuti kaum pemberontak.

Emas dalam bentuk batangan mengalami kenaikan harga ke $1,283.68 per ons dari perdagangan sebelumnya di $1,283.91. Harga emas sebelumnya telah menurun ke $1,277.69 pada 22 April 22, yang merupakan harga termurah sejak 11 Februari silam. Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Juni berakhir di $1,284.70 per ons di bursa Comex – New York  dari sebelumnya di $1,284.60. Pemegang SPDR Gold Trust masih tetap dalam dua hari beruntun di 792.14 metric tons, paling sedikit sejak Januari 28. (FC)

 

Happy Trading!