Emas Lemas Di Asia, Fokus Pergerakan Pada Dolar

Analisa Trading – Emas diperdagangkan melemah di hari Rabu karena para pelaku pasar menunggu isyarat kelanjutan dari Dolar AS

Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Juni diperdagangkan turun 0,13% pada level $1,293.10 per troy ounce, setelah mencapai level terendah semalam sesi $1,289.20 dan tertinggi dari $1,298.80.

Wall Street Journal melaporkan bahwa Bank Sentral Jerman Bundesbank akan mendukung langkah-langkah pelonggaran moneter, termasuk tingkat negatif pada deposito bank dan pembelian pinjaman bank, jika diperlukan untuk menjaga tingkat inflasi yang masih rendah di zona euro.

Sementara itu di AS, angka penjualan ritel yang lembut tidak sedikit untuk meningkatkan emas.

Biro Sensus AS melaporkan bahwa persediaan grosir telah meningkat pada penyesuaian musiman sebesar 0.4% di bulan Maret, dari 0.5% di bulan Februari. Analis memperkirakan persediaan bisnis untuk stabil di 0.4%. Departemen Tenaga Kerja AS telah mengatakan bahwa harga untuk barang impor telah turun sebesar 0.4% di bulan April. Sedangkan untuk basis tahunan, harga barang impor telah alami penurunan sebesar 0.3% di bulan April. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa harga barang impor akan mengalami kenaikan sebesar 0.4% di bulan April.

Departemen Perdagangan AS telah mengatakan bahwa penjualan barang ritel di AS telah mengalami kenaikan sebesar 0.1% yang disesuaikan secara musiman menjadi $434.57 milyar di bulan April.

Survei ekonom telah memperkirakan bahwa penjualan ritel di wilayah AS akan mengalami kenaikan sebesar 0.5%di bulan April. Sedangkan untuk penjualan ritel inti, yang diluar penjualan kendaraan, telah flat di bulan April, dimana survei ekonom telah memperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 0.6%.

Pada perdagangan lainnya perak untuk pengiriman Juli turun 0,05% di level $19,538 per troy ounce dan tembaga untuk pengiriman Juli naik 0,07% di level $3,135 per pon. (FC)