Pagi Ini, Harga Emas dan Perak Terpantau Naik Jelang Fed Minutes

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Rabu(20/8), harga emas dan perak telah diperdagangkan lebih tinggi setelah emas bejangka berakhir lebih rendah di sesi sebelumnya menjelang dirilisnya hasil pertemuan kebijakan The Fed Kamis dini hari nanti.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.02% di level $1.297.00 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Harga emas telah ditutup turun pada sesi sebelumnya, dimana emas berjangka pengiriman Desember telah berakhir lebih rendah $2.60 di level $1.296.70 per troy ounce.

Sedangkan untuk perak pengiriman September terpantau telah diperdagangkan lebih tinggi 0.13% di level $19.443 per troy ounce, setelah berakhir lebih rendah 20 sen di level $19.41 per troy ounce.

Perhatian para pelaku pasar hari ini tengah tertuju kepada hasil pertemuan kebijakan The Fed pada Kamis dini hari nanti, ditengah rencana berakhirnya dari program pembelian obligasi oleh Bank Sentral AS serta kenaikan tingkat suku bunga yang akan terjadi di tahun 2015 mendatang. (FC)

Siang Ini, Harga Emas dan Perak Terpantau Naik

 

 

gold 2

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Kamis(5/6), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih tinggi, ketika perhatian para pelaku pasar tengah tertuju kepada data klaim pengangguran AS malam ini.

 

Jelang perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Agustus telah diperdagangkan sedikit lebih tinggi 0.01% di level $1.244.40 per troy ounce pada divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Juli juga terpantau diperdagangkan lebih tinggi 0.06% di level $18.803 per troy ounce.

 

Perhatian para pelaku pasar tengah hari ini tengah tertuju kepada hasil data pasar tenaga kerja AS yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 19.30 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa klaim pengangguran AS akan mengalami kenaikan menjadi 309.000.

 

Sementara itu, harga emas tadi malam sempat mengalami tekanan ke bawah ketika dirilisnya sebuah laporan resmi Automatic Data Processing Inc melaporkan laju pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah AS telah tumbuh sebanyak 179.000 pekerjaan pada bulan Mei. Survei ekonom telah memperkirakan kenaikan jumlah lapangan pekerjaan AS di bulan Mei akan meningkat sebanyak 210.000 pekerjaan. (FC)

Jelang Perdagangan Eropa, Harga Logam Mulia Terpantau Naik

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditi logam mulia di hari Selasa(3/6), harga emas terpantau diperdagangkan sedikit lebih tinggi setelah bukukan penurunan selama 6 sesi beruturut-turut, sedangkan untuk harga perak juga terpantau diperdagangkan lebih tinggi setelah dirilisnya data ekonomi Tiongkok hari ini.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, Emas berjangka pengiriman Agustus telah diperdagangkan lebih tinggi 0.08% di level $1.245.00 per troy ounce pada divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sedangkan untuk harga perak pengiriman Juli telah diperdagangkan lebih tinggi 0.39% di level $18.813 per troy ounce.

Sebuah laporan dari wilayah Tiongkok telah dirilis pada pagi ini yang berisikan bahwa PMI Non-manufaktur Tiongkok naik yang disesuaikan secara musiman menjadi 55.5 di bulan Mei, dari 54.8 di bulan April lalu.

Laporan data ekonomi Tiongkok lainnya juga telah dirilis oleh Markit, yang menyatakan bahwa PMI Manufaktur Tiongkok telah alami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 49.4 di bulan Mei, dari 49.7 di bulan sebelumnya.

Sementara itu, serangkaian data ekonomi AS yang telah dirilis pada Senin malam juga terpantau tidak mampu memberikan dukungan harga logam mulia terutama untuk emas menguat. Data ekonomi AS yang telah dirilis tadi malam meliputi sebuah laporan dari ISM atau Institute for Supply Management menyatakan bahwa PMI manufaktur di AS telah turun yang disesuaikan secara musiman menjadi 53.2 di bulan Mei, dari 54.9 di bulan April.

Laporan lainnya juga turut hadir yang telah dirilis oleh Departemen Perdagangan AS yang  menyatakan pengeluaran biaya konstruksi AS telah alami kenaikan sebesar 0.2% di bulan April, yang disesuaikan secara tingkat tahunan sebanyak $953.5 milyar.(FC)