Emas Berayun Di Hari Selasa Pasca Data Ekonomi AS Minggu Lalu

Analisa Trading – Emas diperdagangakan berayun di antara kenaikan atau penurunan pada hari Selasa, setelah dalam 18 minggu berada di level terendah dan di tengah indikasi yang berlangsung bahwa ekonomi AS mengalami perlambatan berkaitan cuaca musim dingin yang mengurangi daya tarik emas sebagai alternative safe haven.

Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange , emas untuk pengiriman Agustus diperdagangkan di kisaran level $1,241.90 per troy ounce dan $1,247.20.

Harga emas terakhir diperdagangkan naik 0,08% atau $1,00 berada di level $1,245.00 pada sesi pagi Eropa. Harga kemungkinan besar akan mencari dukungan di level $1,237.50 per ounce, dengan resistance tertinggi di level $1,260.60.

Perak untuk pengiriman Juli naik tipis 0,7% atau 13,1 sen diperdagangkan di level $18,87 per troy ounce.

Institute for Supply Management di hari Senin mengatakan bahwa data manufaktur di bulan Mei pertama kali dikoreksi menjadi 56,0 setelah awalnya dilaporkan sebesar 53,2, sebelum dikoreksi untuk kedua kalinya menjadi 55,4.

Sementara data yang dirilis pekan lalu menunjukkan bahwa ekonomi AS mengalami kontraksi 1% pada kuartal pertama, analis pasar mengharapkan pertumbuhan kuartal kedua untuk mengambil kembali dengan keuntungan 3,8%.

Pada perdagangan logam lainnya, tembaga untuk pengiriman Juli merosot 0,53% atau 1,7 sen diperdagangkan di level $3,154 per pon karena investor mencerna data ekonomi Tiongkok.