Stevens: “Investor Terlalu Remehkan Penurunan Pada Dolar Australia”

Analisa Trading –  Gubernur Bank Sentral Australia, Glenn Stevens mengatakan dalam pertemuannya di Hobart, bahwa Investor  telah meremehkan probabilitas “penurunan yang signifikan” dalam dolar Australia, dan mengirim dolar Aussie berada dalam penurunan terbesar 2 hari sejak Mei.

“Sebagian besar perhitungan akan  dinilai terlalu tinggi, bukan hanya dengan beberapa sen,” kata Stevens dalam teks pidato yang disampaikan di Hobart hari ini. “Kami berpikir bahwa investor meremehkan kemungkinan penurunan yang signifikan pada dolar Australia hanya di beberapa pandangan.”

Dolar Aussie telah melemah 0.6% hari ini, setelah mencapai level tinggi 8 bulan pada pekan ini, setelah Bank Sentral Australia telah mempertahankan acuan suku bunga rendah sebesar 2.5%.

Stevens menegaskan kembali bahwa mata uang tetap tinggi menurut standar historis dan mengatakan itu “tidak nyaman” dalam beberapa sektor-sektor yang  perdagangan.

Para pembuat kebijakan telah berusaha untuk menghindari pergerakan mata uang yang besar.

Data Australia yang dirilis disaat Stevens memberikan komentar menunjukkan  bahwa penjualan ritel turun 0.5% pada Mei dari bulan sebelumnya, setelah direvisi turun 0.1% pada bulan sebelumnya. Dan izin bangunan  naik 9.9% pada Mei dari April, lebih dari perkiraan ekonom ‘untuk naik menjadi 3.2%. (FC)