Sore Ini, USDCHF Bergerak di Zona Merah

Forex Harian Dollar AS, Rebound Tipis

Analisatrading– Pergerakan pasar mata uang di hari Selasa(29/12), dollar AS terpantau melemah terhadap Swiss franc ketika sentimen pasar terlihat rehat sejenak sehingga menimbulkan dampak minimnya volume perdagangan pada pekan ini.

Jelang memasuki perdagangan di sesi Eropa, pasangan USDCHF terpantau melemah 0.19% dengan diperdagangkan pada level 0.9866.

Pergeseran harga mata uang Swiss franc telah terlihat mengalami penguatan terhadap dollar AS dimana pasangan USDCHF bergerak di zona negatif, ketika volume perdagangan yang cenderung sepi pada minggu ini. Minimnya transaksi perdagangan telah dipengaruhi oleh sebagian besar pasar yang tengah memperingat hari libur Natal dan Tahun Baru, sehingga ada pula para pelaku pasar yang telah menutup transaksi mereka pada tahun ini.

Meski sepinya perdagangan, namun pada pekan ini ada juga beberapa faktor penggerak harga di pasar yang data dari wilayah Amerika. Di hari ini, pasar akan dihadapkan dengan sebuah laporan neraca perdagangan AS,  inflasi harga rumah, dan kepercayaan konsumen AS. Sejalan dengan adanya jadwal laporan fundamental Amerika tersebut, maka Swiss franc berpotensi mengalami gejolak pergeseran harga terhadap greenback. (FR)

AnalisaTrading-Kurs Dollar AS pada hari ini (02:28:33 GMT, Selasa, 2 September 2014) nampak menguat setelah dibuka di 0.9192 pada awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar + 6 pips atau sekitar + 0.06 %. Nilai bergulir USDCHF tampak berada pada 0.9198.

Mata uang Dollar AS terpantau bergerak positif menjelang pengumuman Investor’s Business Daily (IBD)/ TechnoMetrica Institute of Policy and Politics (TIPP) mengenai perkembangan terakhir pada keyakinan bisnis di Amerika. Sejumlah ekonom memperkirakan akan adanya perkembangan positif terhadap data yang akan dirilis pada sektor ini.

Indikator fundamental ekonomi IBD/TIPP Economic Optimism diperkirakan akan memberikan gambaran yang cukup baik dan diduga akan mengalami kenaikan ke angka 46.2 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 44.5. Dollar AS terpantau bergerak terapresiasi merespon dini perkembangan tersebut.

Dikemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.9180 dan level resistance pada kisaran 0.9201. (VN)

Forex Harian Dollar AS (12/08/2014), Lanjutkan Rebound

AnalisaTrading-Dollar AS pada siang hari ini (05:55:15 GMT, Selasa, 12 Agustus 2014) bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama. Harga pembukaan berada pada 0.9066 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar + 8 pips atau sekitar + 0.09 %. Nilai bergulir terpantau berada di 0.9074.

Census Bureau dijadwalkan akan mengumumkan data terkini sektor konsumsi di Amerika Serikat. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan yang menggembirakan terhadap data yang akan dirilis pada sektor ini.

Indikator fundamental ekonomi Core Retail Sales m/m diduga akan menggambarkan kondisi yang cukup baik dan diharapkan dapat menunjukkan pertumbuhan sebesar 0.4%, sama dengan nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.4%. Dollar AS terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.

Dikemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.9057 dan level resistance pada kisaran 0.9072.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang pair USDCHF berada pada pola Falling Wedges Break Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan bagian akhir fase bearish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah pola bullish (minor). (VN)

Dolar Australia Menguat Pasca Data Tiongkok

AnalisaTrading- Pada perdagangan valuta asing, dolar Australia kembali menguat terhadap Dolar AS pada hari Rabu (9/7) pasca survei sentimen pribadi yang menunjukkan data solid, akan tetapi harga konsumen masih di atas perdagangan dari yang diharapkan

AUDUSD diperdagangkan pada level 0.9401, menguat 0,01%, sementara USDJPY diperdagangkan di level datar 101,5. Di Australia, indeks sentimen konsumen wespac naik 1,9% menjadi 94.9 dari 93,2 pada bulan Juni.

Harga konsumen di Tiongkok juga naik 2,3% pada bulan Juni, tepat di bawah 2,4% dari yang diharapkan, sementara harga produsen turun 1,1%, lebih dari 1.0%. Semalam, dolar diperdagangkan sebagian besar lebih rendah terhadap sebagian besar mata uang utama, dikarenakan investor juga menghindari greenback jelang rilis kebijakan bulan Juni dari the Federal Reserve.

Sementara pasar tenaga kerja telah menunjukkan beberapa tanda-tanda perbaikan, pasar masih belum jelas ketika nanti Fed akan membungkus program-program stimulus dan ketika ia akan mulai berhitung untuk menaikkan suku bunga.

Indeks Dolar AS yang melacak kinerja greenback versus enam mata uang utama lainnya, terlihat datar di 80.23.(FR)

Forex Harian Dollar AS, Menguat Terbatas

AnalisaTrading-Dollar AS pada hari ini (04:10:29 GMT, Selasa, 8 Juli 2014) bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama. Harga pembukaan berada pada 0.8931 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar + 3 pips atau sekitar + 0.04 % dan nilai bergulir terpantau berada di 0.89348.

Bureau of Labor Statistics dijadwalkan akan mengumumkan data terkini pada sektor ketenagakerjaan di Amerika Serikat. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan yang cukup menggembirakan pada sektor ini.

Indikator fundamental ekonomi JOLTS Job Openings diduga akan menggambarkan kondisi yang menggembirakan dan diharapkan dapat meningkat ke angka 4.53M dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 4.46M . Dollar AS terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.

Dikemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8920 dan level resistance pada kisaran 0.8950.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang pair USDCHF berada pada pola Falling Wedges Break Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan bagian akhir fase bearish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah pola bullish (minor). (VN)

Forex Harian Dollar AS, Berlanjut Naik

AnalisaTrading-Dollar AS hari ini (05:08:12 GMT, Senin, 7 Juli 2014) terpantau naik terhadap Dollar AS. Dibuka pada kisaran 0.8947 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut menguat sekitar + 5 pips atau sekitar + 0.06 % dan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 0.8953.

Menjelang laporan dari Bureau of Labor Statistics yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor tenaga. Hasil jajak pendapat terhadap ahli ekonomi menunjukkan adanya harapan positif pada sektor ini.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator JOLTS Job Openings dapat menunjukkan peningkatan performa pada sektor tersebut dan diharapkan dapat meningkat ke angka 4.53M dibandingkan dengan nilai periode sebelumnya yaitu 4.46M. Dollar AS terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.

Range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8934 dan level resistance pada kisaran 0.8955.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang pair USDCHF berada pada pola Falling Wedges Break Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan bagian akhir fase bearish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah pola bullish (minor). (VN)

Dolar Menguat Terhadap Euro Sebelum Rapat Fed Minutes

AnalisaTrading-Mata uang dolar naik ke posisi tinggi satu minggu dibandingkan dengan euro Senin (7/7), sebelum Federal Reserve rilis menit minggu pertemuan terakhir di tengah-tengah spekulasi  mengenai kenaikan suku bunga.

Indeks Spot dolar Bloomberg tetap tinggi setelah kenaikan mingguan yang terbesar sebelum Richmond Fed Presiden Jeffrey Lacker dan Narayana Kocherlakota berbicara esok.  Sementara mata uang Australia dan Selandia Baru jatuh terhadap sebagian besar mata uang lainnnya, dan juga Goldman Sachs Group Inc yang menunggu perkiraan Fed untuk menaikkan suku bunga,

Sedangkan Pound naik ke 22 bulan tinggi dibandingkan dengan euro sebelum kebijakan Bank of England pertemuan 10 Juli.

Merujuk kepada Komite pasar terbuka Federal, strategi mata uang senior ANZ mengatakan, kita mengharapkan dolar AS untuk memulai penguatan sedikit lebih.

Mata uang AS naik 0,1 persen menjadi $1.3584 dari bulan Juli 4 sampai pukul 10:49 di Tokyo setelah menyentuh $1.3581, terkuat sejak 26 Juni. Greenback diperdagangkan pada 102.18 yen dari 102.06. Euro sedikit berubah pada 138.80 yen.

Bloomberg Spot indeks dolar, yang melacak greenback terhadap rekan-rekan utama, naik 0,1 persen menjadi 1,008.09, menambah keuntungan 0,2 persen dari minggu lalu yang merupakan yang terbesar sejak lima hari berakhir 23 Mei.

Pound pada 79.25 sen per euro setelah naik sebagai tinggi sebagai 79.18, yang paling sejak September 2012.

Patokan akan meningkat pada kuartal ketiga tahun 2015, daripada kuartal pertama tahun 2016seperti yang dikatakan kepala ekonom Goldman Sachs Jan Hatzius menulis dalam sebuah laporan kemarin.

Dolar Australia jatuh 0,1 persen untuk 93.53 sen Dollar Amerika dan mata uang Selandia Baru menurun 0,2 persen menjadi 87.19 US sen.(FR)

Dolar Diperkirakan Akan Melemah Dalam Sepekan Ini

AnalisaTrading-Dolar perpanjang pelemahan sejak April sebelum laporan minggu ini yang diperkirakan akan menunjukkan pesanan barang tahan lama akan menurun dan naik  kurang dari perkiraan dalam penjualan rumah baru pada ekonomi terbesar dunia.

Mata uang AS melemah terhadap semua kecuali satu dari 16 rekan-rekan utama setelah Ketua the Fed Janet Yellen pekan lalu mengatakan bank sentral tetap berkomitmen untuk pertahankan suku bunga rendah untuk “waktu yang cukup.” Dolar Australia melonjak sementara mata uang Selandia Baru mencapai enam minggu tinggi setelah laporan menunjukkan manufaktur di Tiongkok meningkat lebih dari perkiraan survey ekonom.

Bloomberg Dollar Spot Indeks, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, turun 0,1% di level 1,008.89  di New York. Indeks telah jatuh untuk hari keempat.

Dolar melemah terhadap yen 0,1% di level  ¥ 101.93. dan dolar AS sedikit berubah terhadap euro di level $ 1,3605.  Dan yen terhadap euro melemah 0.1% di level 138.67 yen.

Pemerintahan Jepang sedang melakukan pertimbangan  untuk mengedepankan persetujuan kabinet dari strategi pertumbuhan dan rencana ekonomi dasar kedepan pada tanggal 27 Juni.

Ekonomi AS menyusut 1,8% pada kuartal 1 2014, penurunan lebih besar dari pembacaan kontraksi 1% pada 29 Mei.

Dan Pesanan pabrik AS untuk barang tahan lama akan diperkirakan untuk turun menjadi  0,1% di bulan Mei, setelah naik 0,6% di bulan April.

USDJPY  mungkin dapat menembus di bawah rata-rata 200 per hari dan saham Jepang mungkin jatuh jika pemerintahan melakukan strategi dalam pertumbuhan. (FR)

Beragam Pergerakan Dolar di Sesi Siang Asia

AnalisaTrading-Pada perdagangan valuta asing di hari Rabu(28/05) mata uang dolar AS telah mengalami beragam pergerakan pada sesi siang Asia.

Selama berlangsungnya perdagangan, EURUSD diperdagangkan melemah 0.02% di level 1.3633, GBPUSD diperdagangkan menguat 0.01% di level 1.6811, USDJPY diperdagangkan melemah 0.04% di level 101.95, dan USDCHF diperdagangkan menguat 0.02% di level 0.8970.

Yen terpantau menguat setelah Kuroda mengatakan bahwa adanya kemungkinan untuk menerapkan pelonggaran moneter bahkan dalam situasi di mana tingkat kebijakan sekitar 0%.

Setelah melemahkan langkah – langkah kebijakan konvensional dengan menurunkan suku bunga hampir 0, bank sentral akan mendasari pemulihan ekonomi setelah krisis keuangan global baru-baru ini dengan menggunakan kebijakan yang tidak konvensional, seperti pembelian aset dan bimbingan ke depan.

Ia juga mengatakan bahwa ekspektasi melalui komunikasi dengan pasar saham akan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi kedepan.

Semalam, dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang utama setelah perumahan AS yang solid, kepercayaan konsumen dan data harga grosir memicu harapan baru bahwa the Federal tetap di jalur untuk pemangkasan program stimulus moneter.

Standard & Poor dengan Case-Shiller mengatakan indeks harga rumah naik pada tingkat tahunan sebesar 12,4% pada bulan Maret dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan sebesar 11,8% dan menyusul kenaikan dari 12,9% pada bulan Februari.

Secara bulanan, harga rumah AS naik secara musiman disesuaikan 0,9% di atas ekspektasi untuk kenaikan 0,2% dan setelah hasil yang flat di bulan sebelumnya.

Sementara itu, data terpisah dari Departemen Perdagangan menunjukan dalam 3 tahun terakhir ini pesanan barang tahan lama AS, secara musiman mengalami kenaikan sebesar 0.8% disesuaikan dari bulan lalu, sedangkan para analis memperkirakan 0.7% pada bulan April. Data tersebut tidak termasuk dari sektor transportasi, untuk barang tahan lama-barang naik 0,1%, termasuk dari sektor pertahanan.

Greenback pun terpantau mengalami beragam pergerakan terhadap mitra dolarnya, dengan AUDUSD diperdagangkan menguat 0.03% di level 0.9262, USDCAD diperdagangkan melemah 0.05% di level 1.0855, dan NZDUSD di level 0.8540.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Melbourne Institute atau MI, leading indeks Australia telah mengalami penurun yang disesuaikan secara musiman sebesar -0.5%, dari 0.0% di bulan Maret.

Data terpisah lainnya dari Australia menunjukan bahwa Biro Statistik Australia menunjukan bahwa pekerjaan konstruksi Australia telah naik 0.3% pada penyesuaian musiman, dari -1.1% di kuartal 4 2013, yang mana angka telah di revisi turun dari -1.0%. Analis telah memperkirakan konstruksi Australia untuk naik menjadi -0.2% di kuartal 1 2014.

Indeks Dolar, yang menunjukan kinerja greenback terhadap mitra dolarnya, telah diperdagangkan melemah 0.02% di level 80.41.(FR)

Forex Harian Dollar AS, Masih Lesu

AnalisaTrading-Mata uang Dollar AS terpantau bergerak turun menjelang pengumuman dari Census Bureau mengenai perkembangan terakhir pada sektor produksi di Amerika Serikat. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator fundamental ekonomi Core Durable Goods Orders m/m diperkirakan akan memberikan pertanda kurang menggembirakan dan diduga dapat turun ke angka 0.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 2.4%. Dollar AS terpantau bergerak turun merespon dini perkembangan tersebut.

Diperkirakan range normal pergerakan pair Dollar AS/Dollar Kanada pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.0851 dan level resistance pada kisaran 1.0897.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang pair USDCAD berada pada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase akhir pola bearish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah pola bearish (minor). (VN)