China Panik Cadangan Devisanya Tembus USD3,95 Triliun

China berencana untuk mereduksi alias menurunkan surplus neraca perdagangannya. Pasalnya, cadangan devisa Negara Tirai Bambu ini terus bertambah, dan bisa memicu melesatnya inflasi.

Cadangan devisa China tercatat yang paling tinggi di dunia. Yakni, naik sampai USD130 miliae pada kuartal I-2014 menjadi USD3,95 triliun.

Bank sentral China telah berjanji untuk menjaga cadangan devisa dalam tingkat yang wajar. Caranya dengan mengurangi intervensi di pasar mata uang.

“Terus terang, cadangan devisa telah menjadi beban besar bagi kami, karena cadangan tersebut diterjemahkan ke dalam uang primer, yang dapat mempengaruhi inflasi,” kata Perdana Menteri China Li Keqiang dilansir dari CNBC, Selasa (13/5/2014).

Asian-Money-150x150Untuk itu, China akan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi surplus perdagangan dengan seluruh dunia.

“Dari sudut pandang China, kontrol makroekonomi bisa menghadapi tekanan yang luar biasa jika perdagangan secara keseluruhan tidak seimbang.”

Aksi pembelian valas yang dilakukan China secara teratur untuk mengintervensi nilai yuan agar tetap rendah menjadi momok menakutkan. Pasalnya, yuan yang terserap harus tetap disuntikan ke dalam sistem keuangan China. Jika ini terjadi, maka inflasi di negara tersebut akan meningkat