Bursa Australia Menguat Didukung Mantapnya Kinerja Keuangan Perusahaan

AnalisaTrading-Pada perdagangan hari ini bursa saham Australia tampak mengalami kenaikan yang cukup baik (21/8). Bursa saham masih menguat didukung oleh laporan keuangan saham-saham yang cukup baik. Kenaikan yang terjadi di bursa regional Asia hari ini tidak lepas dari dukungan bursa saham Wall Street yang ditutup menguat di akhir perdagangan dini hari tadi.

Harga saham produsen minyak dan gas Santos mengalami peningkatan signifikan sebesar 3.8 persen di awal perdagangan hari ini. Keuntungan inti di semester pertama mengalami kenaikan sebesar 3 persen mengalahkan ekspektasi.

Sementara itu harga saham pertambangan Iluka Resources terpantau mengalami penurunan signifikan sebesar 4.7 persen. Perusahaan tersbut melemah meskipun melaporkan penurunan keuntungan bersih tahunan sebesar nyaris 70 persen.

Indeks benchmark di bursa saham Australia hari ini tampak mengalami kenaikan yang cukup signifikan di perdagangan terakhir pekan ini. Indeks S&P ASX 200 terpantau mengalami peningkatan sebesar 16.84 poin atau 0.30 persen dan berada pada posisi 5656.50 poin.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan didukung sentiment positif yang berkembang dengan cukup baik di Asia. Indeks S&P ASX 200 di bursa saham Sydney berpotensi bergerak pada kisaran 5640 – 5690 poin. (VN)

Bursa Sydney Terangkat Kinerja Laporan Keuangan Perusahaan

AnalisaTrading-Pada perdagangan hari ini bursa saham Australia tampak mengalami kenaikan yang cukup signifikan (21/8). Bursa saham menguat didukung oleh sentiment positif yang dibawa oleh bursa saham Amerika Serikat. Para investor masih menantikan rilis laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan di bursa Sydney.

Operator bursa saham Australian Securities Exchange mengumumkan kenaikan keuntungan bersih sebesar 10 persen, sesuai dengan ekspektasi. Kondisi ini meningkatkan harga saham tersebut sebesar 1 persen.

Saham Asciano tampak mengalami peningkatan lebih dari 3 persen meskipun perusahaan mengumumkan data keuangan yang kurang baik. Keuntungan bersih tampak mengalami pertumbuhan yang masih di bawah ekspektasi sebesar 2 persen.

Harga saham AMP tampak mengalami peningkatan sebesar 3.3 persen. Fund manager ini memberikan outlook kenaikan keuntungan underlying sebesar 16 persen.

Indeks benchmark di bursa saham Australia hari ini tampak mengalami kenaikan terbatas. Indeks S&P ASX 200 terpantau mengalami peningkatan sebesar 23.70 poin atau 0.42 persen dan berada pada posisi 5658.30 poin.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kondisi yang sideways. Indeks S&P ASX 200 di bursa saham Sydney berpotensi bergerak pada kisaran 5620 – 5680 poin. (VN)

Bursa Sydney Melemah; Data Positif dalam Negeri Gagal Angkat Sentimen

AnalisaTrading-Pada perdagangan di bursa saham Australia pagi ini terjadi penurunan yang cukup signifikan (9/7). Bursa saham Sydney melanjutkan penurunannya hingga membawa indeks benchmark S&P ASX 200 ke teritori negatif. Buruknya sentiment yang berkembang di Asia lebih dominan dibandingkan dengan data ekonomi Australia yang dirilis dan menunjukkan kondisi positif untuk bursa.

Rilis data sentiment konsumen di Australia untuk bulan Juli mengalami perbaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Data dari Melbourne Institute dan Westpac Bank menunjukkan indeks alami kenaikan sebesar 1.9 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Lesunya bursa saham Australia tidak lepas dari sentiment negatif yang melingkupi Asia hari ini. Bursa-bursa saham di kawasan Asia mengalami penurunan untuk tiga sesi berturut-turut Rabu ini menyusul aksi jual yang terjadi di bursa Wall Street malam tadi. Rilis data inflasi Tiongkok yang pagi ini menunjukkan terjadinya perlambatan pada bulan Juni lalu membuat bursa saham Asia cenderung diselimuti sentiment negatif.

Saham Fortescue Metals dan Atlas iron mengalami penurunan masing-masing lebih dari 1 persen. Sedangkan harga saham BHP Billiton mengalami penurunan sebesar 0.7 persen meskipun harga tembaga dan bijih besi malam tadi mengalami peningkatan.

Indeks benchmark di bursa saham Australia pagi ini terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan. Indeks S&P ASX 200 turun sebesar 49.14 poin atau 0.89 persen di posisi 5461.50 poin.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark di bursa saham Sydney pagi ini akan cenderung alami penurunan. Sentiment negative diprediksi akan bertahan hingga akhir sesi. Hari ini indeks akan mengalami pergerakan pada kisaran 5430 – 5490 poin. (VN)

Bursa Australia, S&P/ASX 200 Terpantau Turun 0.5%

AnalisaTrading-Perdagangan saham di bursa Australia hari Senin(30/6), index utama terpantau diperdagangkan lebih rendah dengan sebagian besar pergerakan saham di berbagai sektor terpantau turun.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, index S&P/ASX 200 telah diperdagangkan lebih rendah 0.5%.

Pada pergerakkan saham di wilayah Australia pada pagi ini, sebagian besar perusahaan di berbagai sektor telah terpantau alami penurunan. Perusahaan BHP Billiton Ltd. sahamnya telah mengalami penurunan sebesar 0.5%, Rio Tinto Ltd. turun sebesar 0.5%, Fortescue Metals Group Ltd. turun sebesar 2.2%, QBE Insurance Group Ltd. turun sebesar 1.3%, James Hardie Industries SE turun sebesar 1.7%, dan Qantas Airways Ltd. telah turun sebesar 3.8%.

Sementara itu, perusahaan Australia lainnya yang terpantau mengalami kenaikan telah dialami oleh saham Ten Network yang naik sebesar 2%, Billabong International Ltd. naik sebesar 1%, dan saham David Jones Ltd. yang naik sebesar 0.1%. (FR)

Bursa Sydney Melemah ke Level 3.5 Minggu Terendah, Ada Potensi Rebound

AnalisaTrading-Pada perdagangan hari ini bursa saham Australia terpantau mengalami pergerakan melemah yang makin dalam (16/6). Bursa saham mengakhiri perdagangan Jumat pekan lalu di level paling rendah dalam 3.5 minggu.

Saham-saham pertambangan hari ini tampak mengalami tekanan setelah harga bijih besi melanjutkan penurunannya dan turun ke level 90 dollar per ton pada perdagangan akhir minggu lalu. Saham Fortescue Metals melemah lebih dari 1 persen. Atlas Iron anjlok habis-habisan lebih dari 5 persen.

Saham Echo Entertainment mengalami peningkatan tajam sebesar 8 persen setelah perusahaan meng-upgrade arahannya untuk tahun fiskal berjalan. Diperkirakan keuntungan bersih akan mencapai 150 – 153 juta dollar Australia.

Hari ini indeks benchmark di bursa Sydney alami penurunan yang tipis saja. Indeks S&P ASX 200 terpantau alami penurunan sebesar 4.55 poin atau 0.08 persen di posisi 5400.50 poin.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang melemah terbatas, ada kemungkinan untuk bergerak rebound jika ada arahan yang tepat. Indeks S&P ASX 200 berpotensi bergerak di kisaran 5380 – 5420 poin. (VN)

ASX 200 Berhasil Menguat, Harga Rumah di Australia Suram

AnalisaTrading-Bursa saham Australia diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada siang hari waktu Australia setelah rilis data persetujuan bangunan dan harga rumah yang suram. Sebelumnya di awal perdagangan indeks bursa dibuka flat akibat melemahnya saham Penambang bijih besi dan lembaga keuangan.

Data ekonomi yang dirilis pagi oleh biro statistik Australia yang menunjukkan data persetujuan bangunan yang lemah dan juga harga rumah turun untuk pertama kalinya dalam setahun di bulan Mei lalu  menurut RP Data. Dan untuk pelemahan saham pertambangan, BHP Billiton turun 1,6 % , Rio Tinto turun 0,8 % , dan saham Fortescue Metals and Atlas Iron turun 1,5 %.

Sedangkan saham lembaga keuangan akhir menguat setelah awal perdagangan melemah seperti saham  ANZ , CBA,NAB dan saham Westpac. Dan perdagangan hari ini ada saham yang melonjak 60 persen yaitu saham Karoon Gas setelah menjual aset perusahaannya kepada Origin Energysebesar  $ 800 juta.

Saat ini sebelum berita ini disampaikan indeks bursa ASX 200 mengalami lonjakan 0.36% yang naik 19.85poin ke posisi  5512.40        setelah pagi tadi dibuka flat. Untuk kelanjutan perdagangan hari ini analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan indeks bursa Australia ini akan bergerak positif ki kisaran 5511,5 – 5530. (VN)

ASX 200 Dibuka Cenderung Tidak Bergerak Karena Adanya Tarik Menarik Sentimen Dalam Negeri Dan Global

AnalisaTrading-Pada perdagangan di bursa saham Australia pagi hari ini ASX 200 cenderung tidak mengalami pergerakan (27/5). Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik pada perdagangan Selasa pagi ini dibuka mixed karena minimnya sentimen data fundamental dari tiap negara dan adanya sentimen positif dari wall street dini hari tadi.

Indeks S&P ASX 200 pagi ini dibuka cenderung tidak mengalami perubahan dari posisi pembukaan perdagangan kemarin di level 5512,83 dan berada di posisi 5512,70 pada pembukaan pagi ini.

Kondisi ini terjadi karena adanya tarik menarik sentimen dari dalam negeri yang cenderung negatif sedangkan secara global saat ini masih relatif positif sambil menunggu arahan dari beberapa rilis data penting hari ini.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark di bursa saham Australia pada perdagangan hari ini masih akan cenderung tidak akan mengalami pergerakan yang signifikan sambil menunggu rilis data penting beberapa negara di kawasan eropa dan amerika. Indeks S&P ASX 200 ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 5490 – 5529 poin. (VN)

Bursa Index Australia Menguat Lebih Tiinggi

AnalisaTrading- Pangsa pasar Australia terlihat menguat lebih tinggi setelah bursa AS dan harga minyak menguat tadi malam, dan juga hasil reaksi postif dari The Fed.

Sektor energi, pertambangan, saham informasi teknologi, industri kesehatan juga menguat lebih tinggi. Woodside, Origin Energy dan Caltex Australia yang naik 1,7 persen, menjadi 2 persen. Indeks S & P/ASX 200 di level 34.5 poin atau 0,6 persen di 5,459.1.

Di pasar mata uang, dolar Australia dibuka sedikit lebih tinggi terhadap dolar AS. Dalam perdagangan awal, unit setempat mengutip pada US$ 0.9251, naik dari dekat Rabu dari US$ 0.9234. (FR)

ASX 200 Ditutup Melemah, Investor Ragu Akan Kondisi Ekonomi Lokal

AnalisaTrading-Kabar dari negeri kangguru terpantau perdagangan bursa saham Australia hari ini ditutup melemah ditengah sentimen negatif dari investor yang tampak kecewa dengan langkah yang dilakukan pemerintah Australia untuk memotong defisit anggaran. Selain itu juga data ekonomi AS yang terpantau mix membawa ketidakpastian bagi investor.

Hari ini (15/5/2014) indeks benchmark di bursa Sydney ditutup melemah. Indeks S&P ASX 200 tersebut membukukan pelemahan 0.8 poin ke level 5495.7, sementara All Ordinaries index melemah 1.3 poin ke level 5474.6 poin.

Pelemahan bursa sydney pada perdagangan hari ini diikuti oleh saham-saham sektor pertambangan dan sektor keuangan yang terpantau mix

Di sektor pertambangan BHP Billiton naik 0.16 persen menjadi 38.36, sedangkan Rio Tinto jatuh 0.13 per cent menjadi $62.70. Fortescue Metals turun 0.42 per cent menjadi $4.71, dan Whitehaven Coal ditutup flat di $1.47.

Di sektor keuangan, emiten perbankan yang terpantau ANZ turun 0.15 per cent menjadi $33.10, while Commonwealth Bank naik 0.21 per cent memjadi $81.06. National Australia Bank turun 0.12 per cent menjadi $33.56 dan Westpac naik 0.26 per cent menjadi $34.29.

Indeks benchmark di bursa Australia pada perdagangan keesokan hari cenderung mengalami pergerakan yang menguat terbatas. Indeks ASX 200 tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 5450-5550.(VN)

ASX 200 Ditutup Anjlok, Investor Kecewa Dengan Data Penjualan Australia

Analisa Trading-Kabar dari negeri kangguru terpantau perdagangan bursa saham Australia hari ini ditutup melemah ditengah sentimen anjloknya bursa Wall Street. Hari ini bursa saham di Australia tampak bergerak melemah dengan cukup signifikan.

Bursa saham terpukul mundur setelah selama tiga sesi berturut-turut sebelumnya mengalami rally. Para pelaku pasar juga kecewa terhadap rilis data penjualan eceran bulan Maret di Australia yang hanya tercatat tumbuh 0.1 persen jauh dibawah perkiraan yakni angka 0.44 persen.

Hari ini (7/5/2014) indeks benchmark di bursa Sydney ditutup menguat. Indeks S&P ASX 200 tersebut membukukan pelemahan sebesar 43.6 poin ke posisi  5419.1.  Sementara indeks All Ordinaries turun 45.6 poin menjadi 5435.8.

Pelamahan bursa sydney pada perdagangan hari ini diikuti oleh saham-saham sektor pertambangan dan sektor keuangan yang terpantau melemah.

Di sektor pertambangan BHP Billiton turun 1.3 persen menjadi $37.17, sementara pesainganya Rio Tinto juga turun 1.46 persen menjadi $60.60. Sedangkan, Fortescue Metals turun 3.54 persen menjadi $4.63 dan Newcrest terpantau turun 0.76 persen menjadi $10.45.

Di sektor keuangan, penguatan dipimpin oleh emiten perbankan yang terpantau ANZ ditutup turun 0.91 persen menjadi $33.77 dan Commonwealth Bank menguat 0.93 persen menjadi $78.55. Disusul National Australia Bank yang melemah 0.79 persen menjadi $33.84, sementara Westpac naik 0.55 persen menjadi $34.50.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memproyeksikan bahwa indeks benchmark di bursa Australia pada perdagangan keesokan hari cenderung mengalami pergerakan yang menguat terbatas. Indeks ASX 200 tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 5400 – 5500 poin. (VN)