Bursa Jepang Bergerak Rebound Perlahan dari 1 Minggu Terendah

AnalisaTrading-Pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi hari ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan (26/6). Bursa saham terangkat menguat di tengah sentiment positif yang dibawa oleh Wall Street pada sesi perdagangan kemarin. Akan tetapi makin tingginya tensi geopolitik di Irak memberikan tahanan bagi pergerakan bullish di bursa Asia.

Bursa AS dini hari tadi ditutup menguat. Bursa rebound setelah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut sebelumnya. Investor mengabaikan laporan pertumbuhan PDB AS yang jelek. Ekonomi AS dikabarkan mengalami kontraksi tahunan sebesar 2.9 persen di kuartal pertama lalu, jauh lebih buruk dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya.

Hari ini indeks spot Nikkei terpantau bergerak menguat didukung oleh rebound teknikal. Kemarin indeks ini ditutup pada posisi paling rendah dalam satu pekan belakangan. Indeks spot Nikkei mengalami peningkatan 46.89 poin atau 0.31 persen di level 15313.50.

Indeks berjangka Nikkei 225 mengalami pembukaan pada posisi 15335 poin pagi ini. Indeks berjangka tersebut mengalami kenaikan tipis sebesar 10 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks tampak masih bergerak terbatas dari level pembukaan pagi tadi.

Saham Rakuten tampak mengalami rally nyaris sebesar 4 persen didukung oleh laporan yang menyatakan bahwa perusahaan akan masuk ke dalam bisnis penerbangan low budget bekerja sama dengan AirAsia.

Harga saham Toyota Motor bergerak menguat sebesar 0.3 persen. Kemarin perusahaan ini merilis mobil listrik pertamanya yang akan dijual di Jepang sebelum bulan April 2015 mendatang.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan terbatas. Untuk hari ini indeks berjangka Nikkei diproyeksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 15200 – 15450 poin. (VN)

Bursa Jepang Berakhir Masih Positif, Retreat dari Posisi Harian Tertinggi

Analisa Trading-Bursa saham Jepang ditutup masih di teritori positif, meskipun cenderung retreat dari level harian tertingginya (30/4). Bursa saham yang sempat menguat nyaris 1 persen di awal sesi siang ini hanya terangkat sebesar 0.3 persen karena dihadang oleh data ekonomi yang kurang memuaskan.

Data industrial output di bulan Maret lalu mengalami peningkatan yang kurang dari estimasi. Sementara itu data aktivitas manufaktur di bulan April tampak mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu tahun.

Hari ini harga saham Softbank mengalami kenaikan sebesar 1 persen setelah Sprint, yang 80 persen sahamnya dimiliki oleh Softbank, melaporkan bahwa penjualan tablet mengalami kenaikan.

Saham Kyocera dan Mitsubishi Electric mengalami kenaikan masing-masing sebesar 3 persen di tengah optimisme terhadap kondisi keuangan satu tahun mendatang.

Indeks spot Nikkei siang ini ditutup naik sebesar 15.88 poin atau 0.11 persen dan berakhir pada posisi 14304.11 poin. Indeks berjangka Nikkei 225 terpantau berada pada posisi 14250, mengalami penurunan yang signifikan sebesar 205 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan hari ini indeks berjangka tersebut telah mengalami pergerakan pada kisaran 14235 – 14445 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham Jepang pada sesi perdagangan selanjutnya akan mengikuti sentiment yang berkembang di bursa Eropa dan Amerika Serikat. Besok sebagian bursa global tutup dengan pengecualian bursa Jepang. (VN)

Bursa Jepang Akhiri Perdagangan di 2 Minggu Terendah Akibat Menguatnya Yen

Analisa Trading-Bursa saham Jepang mengakhiri perdagangannya Senin siang ini di teritori negatif (28/4). Bursa saham ditutup anjlok hingga ke level paling rendah dalam dua minggu belakangan. Menguatnya nilai tukar yen membayangi data ekonomi yang positif.

Saham-saham pengecer tampak mengalami penurunan meskipun data pertumbuhan penjualan eceran bulan Maret berada di angka tertinggi sejak tahun 1997. Saham Fast Retailing mengalami penurunan sebesar 2 persen. Takashimaya tampak mengalami pelemahan sebesar 0.7 persen.

Japan Display mengalami penurunan luar biasa tajam sebesar 16 persen setelah perusahaan memotong proyeksi keuntungan operasionalnya sebesar nyaris 11 persen.

Saham Honda Motor pada akhir perdagangan hari ini ditutup anjlok 4.5 persen meskipun perusahaan melaporkan kenaikan penghasilan tahunan sebesar 56 persen.

Indeks spot Nikkei terpantau ditutup mundur sebesar 141.03 poin atau 0.98 persen di posisi 14288.23 poin. Indeks berjangka Nikkei berada di level 14300, stagnan dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Pada perdagangan hari ini indeks berjangka Nikkei telah mengalami pergerakan pada kisaran 14225 – 14350 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa saham Jepang pada sesi perdagangan selanjutnya akan cenderung mengikuti arahan dari bursa saham Eropa dan Wall Street. Pada perdagangan nanti malam bursa Wall Street akan menantikan arahan dari rilis data pending homes sales Amerika Serikat. (VN)