Siang Ini, Bursa Asia Diperdagangkan Lebih Tinggi

Analisa Trading – Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 0,2% setelah naik pada awal perdagangan. Indeks tersebut telah jatuh 3,4% minggu ini. Nikkei Jepang turun 0,9%, memperpanjang kerugian pekan ini menjadi 6,0%.

Laporan pekerjaan yang kuat bisa memperkuat optimisme terhadap perekonomian global dan meningkatkan harga saham tetapi bisa menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga yang lebih awal.

Sementara itu, euro juga jatuh ke level $ 1,10875 dan terakhir menetap di $ 1,1128. Tembaga turun 0,8 persen menjadi $ 5.203 per ton setelah melonjak ke $ 5.314 pada hari Kamis. Aluminium juga naik, menyentuh puncak satu bulan di London Metal Exchange pada Kamis.

Pasar keuangan Tiongkok ditutup pada hari Jumat untuk hari libur nasional (FC)

Nikkei Ditutup Naik 0.2 Persen

AnalisaTrading-Bursa perdagangan Asia terpantau kembali rebound, Selasa (12/8), indeks Jepang Nikkei juga terlihat ditutup menguat.

Indeks Nikkei ditutup sedikit peningkatan 0,2 persen dengan 15.161 poin dari perdagangan. Indeks MSCI saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Dalam perdagangan saham, Sony naik 0.62 persen menjadi 1,774.5 yen, sementara Toyota 0,84 persen menjadi 5,990.0 yen. Kawasaki Heavy Industries turun 0,26 yen 374.0 yen setelah sebuah laporan, akan mengembangkan mesin Airbus baru untuk penumpang pesawat menengah.

Euro juga melemah terhadap dolar. Mata uang Eropa dibeli 1,3364 dolar setelah dari 1,3384. (FR)

Hang Seng Melemah 0.08 % Di Awal Sesi

AnalisaTrading-Pasar Asia yang diperdagangkan pada hari ini Rabu (18/6) juga berfluktuasi, para investor juga masih menunggu dari laporan kebijakan FOMC dan keputusan the Fed nanti malam.

Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,48 persen lebih tinggi pada 15,044.50 dan index Hang Seng Hong Kong melemah 0,08 persen pada posisi 23,184.

Indeks Kospi melemah 0,35 persen lebih rendah di 1,994. Indeks Cina Shanghai melemah 0,30 persen lebih rendah di 2,059. (FR)

Bursa Saham Asia Turun Di Awal Perdagangan Senin

AnalisaTrading-Bursa saham Asia diperdagangkan turun di Asia pada awal perdagangan hari Senin, di tengah kekhawatiran di Irak yang mengakibatkan Yen menguat sebagai safe haven dan minyak mentah berjangka naik.

Pada awal perdagangan hari Senin, Indeks Nikkei 225 diperdagangkan turun 0,55%, Indeks S&P/ASX 200 turun 0,4%, Indeks KOSPI turun kurang dari 0,1%, diikuti oleh beberapa saham Fortescue Metals Group Ltd turun 1% dan Atlas Iron Ltd anjlok 4,2%.

Para pelaku pasar menuggu dirilisnya dari hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral AS. Pada pekan lalu, saham AS naik pada hari Jumat setelah Presiden Barack Obama mengesampingkan untuk pengiriman pasukan ke Irak untuk membantu memadamkan pemberontakan di sana, meskipun kekhawatiran bahwa gerilyawan akan tiba di pinggiran Baghdad.

Dalam laporan awal, Thomson Reuters / University of Michigan indeks sentimen konsumen jatuh ke level 81,2 bulan ini dari 81,9 pada bulan Mei, angka yang direvisi naik dari hasil sebelumnya diperkirakan sebesar 81,8. Para analis telah memperkirakan indeks untuk naik ke 83,0 pada bulan Juni.

Juga pada hari Jumat, data resmi menunjukkan bahwa inflasi harga produsen AS turun 0,2% pada bulan Mei, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 0,1%, setelah kenaikan 0,6% bulan sebelumnya.

Inflasi harga produsen inti, yang tidak termasuk makanan, energi dan perdagangan, tergelincir 0,1% bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,1%, setelah kenaikan 0,5% pada bulan April. (VN)

Bursa Saham Asia Turun Dari Level Tertinggi

AnalisaTrading-Bursa saham Asia turun saat indeks indeks patokan regional turun dari penutupan di level tertinggi dalam enam tahun dan setelah bursa Wall Street ditutup turun dalam tiga minggu.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,7% di Tokyo setelah penutupan tertinggi sejak 9 Juni 2008. Indeks Topix Jepang turun 0,8% saat yen menguat terhadap Dolar AS sebelum BOJ memulai pertemuanya hari ini.

AS melaporkan klaim pengangguran awal dan penjualan ritel, sementara laporan yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan pada produksi industry Eropa setelah Bank Dunia memangkas prospek pertumbuhan global.

Tingkat pengangguran di Australia turun tingkat sebesar 4.800 di bulan Mei, para analis telah memprediksi penurunan sebesar 10.000. (FR)

Wall Street Ditutup Anjlok Setelah Rally Selama Empat Hari, Toll Brothers Naik 2,1 Persen

AnalisaTrading-Bursa saham AS ditutup anjlok, setelah rally empat hari mengangkat Indeks Standard & Poor 500 ke rekor, indeks S & P 500 turun 0,1 persen menjadi 1,909.78 pada pukul 4 pm di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average mundur 42,32 poin , atau 0,3 persen, ke 16,633.18 dan Nasdaq melemah 11.99 poin atau 0,28% ke level 4,225.07.

Perusahaan telepon dan utilitas naik setidaknya 0,4 persen dan merupakan 2 industri di antara 10 industri utama di S & P 500 yang ditutup menguat.

Laporan dari Departemen Perdagangan yang akan dikeluarkan malam nanti mungkin akan menunjukkan ekonomi AS mengalami kontraksi 0,5 persen pada kuartal pertama, menyusul perkiraan awal 0,1 persen pertumbuhan tahunan, menurut para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg News. GDP naik pada laju 2,6 persen tahunan pada periode sebelumnya. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan 3,5 persen pada kuartal kedua nanti.

Harga saham Allergan, pembuat Botox, obat anti kerut, turun 5,4 persen menjadi $ 156,12.

Toll Brothers naik 2,1 persen menjadi $ 36,38. Pembangun rumah terus menaikkan harga dan meningkatkan penjualan mereka di pasar yang lebih mahal yaitu di New York dan California.

Twitter melonjak 11 persen menjadi $ 33,77. Nomura menaikkan rating pada saham untuk membeli dari netral. Operator situs jejaring sosial telah jatuh 50 persen tahun ini di tengah kekacauan di saham teknologi.

3D Systems Corp turun 11 persen menjadi $ 50,44 setelah mengatakan akan menjual 5,95 juta saham baru senilai $ 317.000.000. Pembuat printer tiga dimensi ini akan menggunakan dana tersebut untuk mendanai akuisisi dan modal kerja.

Indeks Volatilitas Chicago Board Options Exchange ( VIX ) naik 1,5 persen menjadi 11,68, sekitar 3 poin diatas rekor terendahnya. (VN)

Bursa Asia Diperdagangkan Beragam Di Hari Kamis

AnalisaTrading-Bursa saham Asia diperdagangkan beragam di hari Kamis, karena saham di Hong Kong bergerak naik dan saham Jepang turun karena pasar melihat pada pendapatan beberapa perusahaan teknologi yang naik.

Indeks Hang Seng berakhir naik 0,30%, sementara indeks Nikkei 225 turun 0,88% meskipun pertumbuhan PDB kuartal pertama di Jepang naik 1,5%, lebih cepat dari yang diharapkan 1,0% meskipun prospek perlambatan pada kuartal ini sangat jelas sebagai pertumbuhan penjualan sebelum kenaikan pajak penjualan menjadi 8% dari 5% terjadi tanggal 1 April. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,1%, Indeks KOSPI naik 0,1%.

Saham Tencent Holdings Ltd melonjak 5,6% di Hong Kong, setelah raksasa internet tiongkok mengatakan bahwa laba bersih kuartal pertama naik 60% dari tahun sebelumnya. Investor juga melihat dari pendapatan yang tinggi dari perusahaan teknologi Asia, Sony Corp Ord saham perusahaan turun 6,8% setelah diperkirakan pada hari Rabu.

Semalam, bursa Wall Street turun karena pasar terus menjual teknologi, Indeks Dow jatuh 0,61%, indeks S&P 500 turun 0,47%, sementara indeks NASDAQ Composite Composite turun 0,72%.

Pada hari Kamis, AS akan merilis data klaim pengangguran awal, inflasi konsumen, produksi industri serta laporan aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia. (FR)

Pasar Asia Masih Terpantau Mixed

AnalisaTrading-Pasar Asia diperdagangkan mixed pada hari ini, seperti dari contoh Dana Moneter Internasional, yang saat ini mengharapkan pertumbuhan yang sesuai target pemerintah sebesar 7,5 persen tahun ini.

Pada hari ini, Senin (12/5). China Shanghai Composite naik 0,59 persen atau 11,81 poin pada 2,022.95. Hong Kong Hang Seng naik 0,47 persen atau 102,08 poin di 21,965.07.

Nikkei Jepang naik 0,12 persen atau 17,47 poin di 14,217.06. Singapura Straits Times datar di 3,249.42. Korea Selatan Seoul Composite turun 0,19 persen atau 3,63 poin pada 1,952.92. Taiwan Taiwan Weighted turun 0,26 persen atau 23,18 poin pada 8,866.51 .

Dewan Negara Tiongkok mengatakan akan memperdalam reformasi untuk meningkatkan kualitas dan akses ke saham, obligasi dan pasar komoditas bangsa.

Pemerintah akan melakukan pembatasan investasi asing pada perusahaan yang terdaftar, memperluas kuota untuk arus modal, dan mengembangkan komoditas perdagangan alat,

Seperti yang dikatakan oleh Dewan Negara dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs web pemerintah pusat pada akhir pekan lalu. (FR)

Jelang Siang, Nikkei Terpantau Naik

AnalisaTrading-Perdagangan saham di bursa Asia hari Kamis(8/5), index utama Jepang telah diperdagangkan lebih tinggi setelah pasar ekuitas AS telah ditutup naik tadi malam.

Selama berlangsungnya di sesi Asia, index Nikkei Average telah naik sebesar 1.1% dengan diperdagangkan di level 14.186.56, sedangkan untuk index Topix telah naik sebesar 0.9% di level 1.162.51.

Pada pergerakkan saham di wilayah Jepang, dengan perusahaan Toyota Motor Corp. telah mengalami kenaikan sebesar 0.8% ketika perusahaan tersebut membukukan pendapatan sebesar 31% akibat dari penjualan di Amerika Utara. Sedangkan pada saham Mitsui & Co. telah mengalami lonjakan kenaikan sebesar 3.5% setelah perusahaan tersebut meningkatkan dividen perusahaan ke level tertinggi dalam 6 tahun.

Sementara itu, pada saham Nisshin Steel Co. juga terpantau mengalami lonjakan kenaikan sebesar 14% setelah perusahaan tersebut melaporkan pendapatan bersih setahun penuh, disusul dengan perusahaan Nintendo Co. yang mengalami penurunan sebesar 1.9% setelah perusahaan tersebut melaporkan meluasnya kerugian mereka di kuartal empat dari yang diperkirakan sebelumnya. (FR)

Sesi Pertama: Bursa Asia Melambat, IHSG Berbalik Arah ke Zona Hijau

Analisa Trading-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil balik arah ke zona hijau setelah pagi tadi dibuka negatif. Bursa  domestik  mampu menghijau di tengah koreksi bursa-bursa Asia.  Tercatat Indeks terus berjalan datar dalam rentang yang tipis. Saham-saham unggulan yang kemarin jatuh masih ada yang bisa menguat pagi hari.

Menutup perdagangan sesi I, Rabu (7/5), IHSG dibuka turun tipis 3,084 poin (0,06%) ke level 4.831,384. Indeks unggulan LQ45 dibuka melemah tipis 0,687 poin (0,08%) ke level 814,650.  Aksi beli selektif investor asing yang berhasil membawa IHSG ke teritori positif. Indeks sempat menanjak sampai ke posisi tertingginya siang ini di 4.848,030.

Tercatat perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 105.399 kali pada volume 2,439 miliar lembar saham senilai Rp 2,44 triliun. Sebanyak 199 saham naik, 74 turun, dan 67 saham stagnan.  Bursa di Asia kompak melemah di zona merah hingga siang hari ini gara-gara sentimen negatif dari Wall Street semalam. Bursa saham Jepang jatuh paling dalam, hingga lebih dari 2,5%.

Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 850 ke Rp 8.450, Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 29.925, SMART (SMAR) naik Rp 550 ke Rp 6.950, dan J Resources (PSAB) naik Rp 245 ke Rp 3.550.

Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.350 ke Rp 53.500, Mayora (MYOR) turun ke Rp 325 ke Rp 28.425, Semen Indonesia (SMGR) turun ke Rp 225 ke Rp 14.300, dan Matahari (LPPF) turun ke Rp 200 ke Rp 14.800.

Sementara kondisi di bursa regional siang hari ini:  Indeks Nikkei 225 terjun 362,78 poin (2,51%) ke level 14.094,73, Indeks Hang Seng jatuh 237,67 poin (1,08%) ke level 21.738,66, Indeks Komposit Shanghai turun 7,66 poin (0,38%) ke level 2.020,38, dan  Indeks Straits Times melemah 15,18 poin (0,47%) ke level 3.230,38. (FR)