Kecemasan ECB Masih Hantui Euro

Euro terhampar dekat level rendah 2 pekan terhadap dollar pada hari Selasa dan melemah terhadap yen, seiring ekspektasi bahwa ECB akan mencoba untuk menghentikan penguatan euro lebih lanjut membuat investor menjauhi mata uang tunggal tersebut. Presiden European Central Bank Mario Draghi dijadwalkan untuk memberikan pidato penting di Amsterdam pada hari Kamis. Ia belakangan ini telah menegaskan bahwa penguatan euro mungkin akan memicu pelonggaran moneter dari bank sentral. Euro diperdagangkan flat di dekat $1.3800 setelah sempat turun ke level rendah 2 pekan di sekitar $1.3785, dalam volume rendah seiring trader kembali dari hari libur Paskah.

Investor juga akan menanti data PMI zona euro pada hari Rabu sementara data sentimen bisnis bulanan Jerman dari IFO akan dirilis nanti. Pada pekan lalu, polling bulanan ZEW Jerman menunjukkan sentimen analis dan investor turun untuk keempat bulan berturut-turut di bulan April akibat krisis di ukraina, dan serangkaian data buruk lainnya dapat menambah tekanan pada ECB untuk melonggarkan kebijakan.

“Euro/dollar kemungkinan memiliki bais pelemahan pekan ini menjelang data IFO Jerman dan pidato dari Draghi,” ucap Yujiro Goto, analis mata uang pada Nomura. “Pelemahan akan terbatas, seiring investor menantikan data inflasi pekan depan.” Tingkat inflasi zona euro yang sangat lemah, sebagian karena penguatan nilai tukar mata uang, telah menambah tekanan pada ECB untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter guna menstimulasi pertumbuhan. Dalam beberapa pekan terakhir Draghi telah membuat mata uang kembali menjadi fokus dan memperingatkan bahwa penguatan lebih lanjut dapat membuat bank sentral zona euro menggunakan alat kebijakan yang tidak konvensional seperti pembelian aset.

Happy Trading!

Manufaktur China Loyo Bikin AS Makin Perkasa

Industri manufaktur diprediksi bakal menjadi pusat perhatian ekonomi global mengingat performa Amerika Serikat (AS) di sektor tersebut mengungguli beberapa negara lainnya. Bahkan AS berhasil mengungguli China yang terkenal sebagai jawara di industri manufaktur.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (21/4/2014), para ekonom yakin, pesanan untuk sejumlah perangkat komputer dan permesinan buatan AS meningkat ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir pada Maret.

Sementara di kawasan Eropa, laporan para ekonom menunjukkan, pabrik-pabrik di sana dapat tumbuh dengan laju yang sama pada April.

Sementara laporan manufaktur China juga akan bergerak stagnan meskipun pelemahan ekonominya pada April tidak akan separah pada Maret.

Menurut para ekonom yang disurvei Bloomberg, pemesanan barang di AS dengan masa layak pakai sedikitnya tiga tahun tercatat naik 2% bulan lalu setelah menguat 2,2% pada Februari.

Sementara pemesanan perangkat non militer kecuali pesawat juga dinilai naik 1%. Itu merupakan laju tertinggi sejak November 2013.

“Peningkatan investasi di bidang manufaktur masih sangat kuat,” ungkap Kepala Renaissance Macro Research Neil Dutta di New York.

Dalam laporannya, dia menjelaskan kecenderungan investasi dapat meningkatkan tingkat pertumbuhan manufaktur hingga tiga kali lipat. Kondisi itu mengingat investasi berputar bak siklus.

Brett Ryan, ekonom Deutsche Bank Securities Inc. salah satu penyebab tingginya investasi adalah kapasitas produksi yang luas atau ruang pabrik yang masih bisa dimanfaatkan. Potensi pabrik dan tambang yang telah digunakan hingga Maret tercatat sebesar 79,2%.

 

Happy Trading!

Forex Harian Euro, Cenderung Flat

Pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Senin, 21 April 2014, 03:49:07 GMT), Euro secara umum menunjukkan pergerakan naik sangat terhadap mata uang utama Yen Jepang setelah dibuka pada 141.66 di awal perdagangan (00.00 GMT). Pada pair EURJPY mata uang tersebut telah masih bergerak sangat tipis sekitar + 1 pips atau sekitar 0.01 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 141.67.

Perbankan di Eropa pada hari ini masih belum beroperasi seiring dengan libur nasional di kawasan tersebut, merayakan Easter Monday. Kurs Euro pada hari ini diperkirakan masih akan bergerak dengan fluktuasi sangat terbatas cenderung flat.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal mata uang Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 141.43 dan level resistance pada kisaran 141.80.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro berada pada pola Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah bearish (minor) . (VN)