Perdagangan Jagung Menaik

Analisa Trading – Perdagangan komoditas jagung pada hari Senin (5/1) menaik.

corn-in-a-field

Perdagangan jagung dibuka pada tingkat 395,6. Sampai pukul 16.40 WIB, perdagangan ini menyentuh posisi tertinggi 399 dan posisi terendah 394,4 pada grafik perdagangan.

Jagung berada pada angka 398,12 pada pukul 16.40 WIB. Komoditas ini mengalami kenaikan sebesar 1,73 poin atau 0,37%.

Sumber: financeroll.co.id

Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen Paling Cepat Dicapai pada 2016

Analisa Trading – Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyatakan pertumbuhan ekonomi 7 persen, paling cepat dapat direalisasikan pada 2016.
menkeu
Menurut dia, dalam kondisi ekonomi global yang terintegrasi saat ini, ada dua syarat bagi negara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi. Pertama, kata Bambang, tidak ada mini krisis yang sifatnya global. Dia mengatakan, pada 2008 Indonesia juga ingin terus tumbuh tinggi. Namun, ada krisis menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat.

“Syarat kedua, karena kita terpengaruh global, maka kita harus perkuat fundamental ekonomi,” imbuh dia, Kamis (18/12/2014).

Selain itu, kapitalisasi modal perbankan perlu diperkuat dan dana pihak ketiga harus digenjot. Dengan begitu, negara tidak perlu mencari pembiayaan dari luar negeri untuk mendanai pembangunan. Di sisi lain, segala macam defisit neraca harus dikurangi.

“Kenapa paling cepat 2016? Karena kita tahu 2015 ini awal penerapan kebijakan ekonomi Amerika,” kata Bambang.

Dia menambahkan, jika reformasi struktural berjalan maka pertumbuhan ekonomi tahun depan masih optimis bisa dicapai di level 5,8 persen. Kemudian, jika 2015 berjalan mulus, belanja bisa menyerap tenaga kerja, dan investasi masuk dengan lancar, maka sangat dimungkinkan pertumbuhan ekonomi jauh lebih tinggi dari 2015.

“Kalau mau cepat (kerjanya), perkiraannya 2016. Kalaupun belum tercapai mudah-mudahan itu sudah dekat 7 persen,” pungkas Bambang.

 

sumber: bisniskeuangan.kompas.com

Harga Komoditas Diyakini Menguat akibat Faktor Permintaan

Analisa Trading – Sebagian besar komoditas utama dunia diperjualbelikan dengan memakai satuan Dollar. Oleh karena itulah saat nilai tukar USD menguat, investor kerap alergi membeli produk-produk hasil bumi semacam minyak atau emas karena harga jualnya menjadi lebih mahal di pasaran, terutama bagi pemodal yang mata uang utamanya bukan Dollar.

19minyak

Di tengah tren penguatan Dollar terhadap sebagian mata uang dunia, harga-harga komoditas ikut berkurang karena kehilangan pembeli. Namun demikian, masih banyak pihak yang optimis kalau faktor kenaikan Dollar tidak akan terus berdampak negatif terhadap kinerja komoditas. Faktor korelasi antara permintaan dan persediaan barang akan lebih berpengaruh ketimbang Dollar semata.

Menurut Ahli Strategi Komoditas ANZ Bank, Daniel Hynes, tren penguatan Dollar tidak akan berpengaruh besar lagi terhadap pergerakan harga komoditas dalam 6 sampai 12 bulan ke depan. Efek penguatan kurs bisa diimbangi oleh peningkatan jumlah permintaan produk komoditas dari beberapa negara besar. “Alasan fundamental tidak bisa diabaikan begitu saja. Faktor permintaan dan persediaan dapat mengurangi korelasi nehatif antara kurs Dollar dan harga komoditas,” ujarnya. Hynes menilai respon harga masing-masing komoditas di pasar akan sangat berbeda-beda terhadap pergerakan Dollar. Permintaan komoditas fisik yang besar akan menutupi pengaruh Dollar, terutama untuk produk-produk logam mulia. Sedangkan untuk minyak mentah, korelasinya dengan Dollar akan tetap negatif. Kontrak minyak Nymex WTI saat ini terpantau naik sekitar 18 sen ke level $56.65 per barel.

sumber: monexnews.com

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Untuk Mengakhiri Minggu Ini

Pengamat ekonomi dan para trader masih memiliki beberapa event utama yang bisa membuat nafas tertahan pada sisa minggu ini. Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam kalender ekonomi forex mengakhiri minggu ini, yaitu: Â

Menunggu belanja modal bertambah cepat berkembangnya. Jika mau pertumbuhan ekonomi lompat keatas 3%, sektor bisnis perlu merevisi belanja atas barang modalnya seperti pabrik dan peralatan. Sebegitu jauh kalau ditanya mengenai rencana belanja barang-barang modal, pebisnis memperkirakan terjadi peningkatan. Order Durable Goods AS menguat dibulan Februari dengan kenaikan 2.2% setelah penurunan 1.3% di bulan sebelumnya. Order durable goods AS diperkirakan akan kembali naik 2.1%, sementara order core durable goods diperkirakan naik 0.6%.

Semakin sedikit orang yang memasukkan klaim pengangguran selama 2 minggu belakangan dibandingkan dengan yang diperkirakan para ekonom. Moving average 4 mingguan dari klaim pengangguran berada pada posisi yang terendah sejak 2007. Jumlah klaim pengangguran yang baru yang didaftarkan pada minggu yang lalu tetap rendah di 304.000, dekat dengan level sebelum resesi. Klaim pengangguran diperkirakan akan naik 5000 menjadi 309.000. Laporan consumer sentiment dari Universitas Michigan akan keluar pada hari Jumat. Setelah jatuh selama penutupan aktifitas pemerintahan federal, indeks ini telah naik lebih tinggi. Para ekonom memperkirakan akan ada sedikit kenaikan di angka final bulan April dari consumer sentiment.

Ferli/ Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research

Inflasi Australia Kembali Naik, RBA Disarankan Pertahankan Suku Bunga Rendah

Analisa Trading-Tingkat inflasi di Australia pada kuartal  I-2014 dilaporkan naik ke level 2,9 persen. Sebelumnya posisi tingkat inflasi Negeri Kanguru tersebut berada pada level 2,7 persen. Angka ini sudah melampaui ekspektasi para ekonom yang sebelumnya memperkirakan kisaran inflasi hanya di level 2,5 persen.

Fluktuasi inflasi Australia di tiap kuartalnya dapat dilihat pada grafik dibawah ini:

australia-inflation-cpi

Bank sentral Australia saat ini sedang menargetkan inflasi negaranya di kisaran 2 – 3 persen. CPI dilaporkan meningkat 2,9 persen pada kuartal pertama, sedangkan perkiraan ekonom sebelumnya kenaikan dapat mencapai 3,2 persen.  Biro statistik Australia  juga sudah merilis indeks harga konsumen yang menunjukkan peningkatan sebesar 0,5 persen pada kuartal terakhir.

Saat ini Bank Sentral Australia (RBA) telah menurunkan suku bunga ke rekor terendah untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi wilayah yang  jauh dari daerah pertambangan, letaknya di sebelah utara dan barat Australia untuk memicu pertumbuhan investasi.

Serta merangsang pertumbuhan konstruksi perumahan dan sektor ritel di wilayah selatan dan timur Australia. Harga rumah dan apartemen di kota-kota besar Australia mengalami pelonjakan sebesar 10,6 persen hingga 31 Maret lalu dengan kenaikan terbesar sebesar 15,6 persen dipimpin oleh kota Sydney.

Di sisi lain, tingkat pengangguran Australia secara mengejutkan menurun untuk periode Maret menjadi 5,8 persen dari revisi 6,1 persen pada bulan sebelumnya, angka ini menunjukkan penurunan terbesar sejak Agustus 2010.  Jumlah orang yang bekerja dengan penuh waktu turun menjadi 22.100 pada bulan Maret, sedangkan jumlah pekerja paruh waktu meningkat menjadi 40.200. Sedangkan proporsi kontribusi penduduk yang tergolong dalam kategori angkatan kerja tercatat menurun.

Belum lagi sekitar 50.000 pekerja yang bekerja di sektor industri mobil dan suku cadang sedang terancam bahaya saat ini setelah Toyota Motor Corp pada bulan Februari lalu diikuti General Motors Co dan Ford Motor Co mengumumkan rencana mereka untuk keluar dari sektor manufaktur di negara tersebut.

Agar dapat menekan inflasi yang mungkin masih akan terjadi dengan diprakarsai oleh melambungnya harga rumah dan apartemen saat ini serta kemungkinan melonjaknya tingkat pengangguran, maka RBA disarankan tetap mempertahankan suku bunganya pada tingkat yang rendah saat ini agar dapat memicu pertumbuhan investasi di negara tersebut sehingga akan banyak investor baik lokal ataupun asing yang berminat memasuki pasar Australia. (VN)

 

Salam Profit!

Kurs Euro Hari Ini , Merambat Naik

Analisa Trading-Setelah pada perdagangan kemarin bergerak naik , Euro pada hari ini (Rabu, 23 April 2014, 03:44:22 GMT) menguat terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 1.3805 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik sekitar 10 pips atau sekitar 0.07 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 1.3816.

Markit dijadwalkan akan mengumumkan data terakhir pada sektor manufaktur Jerman. Terkait data yang akan dirilis tersebut sejumlah ekonom mengharapkan adanya perkembangan yang menggembirakan.

Indikator fundamental ekonomi German Flash Manufacturing PMI diduga akan menunjukkan kinerja yang menggembirakan dan diperkirakan naik ke angka 53.9 dari nilai periode lalu yaitu 53.7. Euro terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal mata uang Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.3783 dan level resistance pada kisaran 1.3829.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang mata uang Euro berada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase tengah bearish (minor) . (VN)

 

Salam profit!

Di Balik Keruntuhan Terbaru Aussie

Analisa Trading – Angka inflasi Australia keluar di bawah perkiraan, dan bahkan jika masih di atas setengah dari batas sasaran RBA, hasilnya jelas negatif, dengan bear Aussie memasuki pasar, membawa nilai tukar dari tertinggi di atas 0,9370 untuk kunjungi 0,93.

Selain itu, IMP (PMI) HSBC China meleset dari harapan, jika hanya sedikit, yang memperburuk penurunan, dengan kurs bergerak dari 0,9315 untuk menyentuh angka bulat, membukukan terendah baru 10-hari.

Pertanyaan yang mungkin ditanyakan sekarang adalah, indikator ekonomi negatif apa yang membuat Aussie kehilangan lebih dari 3/4 sen? Jika kita sebelumnya/saat ini berada dalam pasar yang tetap inti bullish, mengapa tidak ada minat untuk menghasilkan beberapa pemantulan pendek?

Pada titik ini, apa yang tampaknya menjadi jawaban yang paling logis adalah bahwa uang cerdas mulai membangun posisi jual dalam pasar AUD/USD, jika tidak, kita akan melihat peningkatan aktivitas dekat posisi terendah baru-baru ini pasca rilis.

Bagaimana dengan leg naik terbaru di Aussie pada Selasa? Kemungkinan besar uang pintar yang sama adalah kontributor penting untuk membawa harga yang lebih tinggi, sehingga mungkin ada tingkat yang lebih baik yang ditemukan untuk aksi jual, dengan strategi tersebut kontingen sukses, dalam waktu dekat, dengan rilis Australia/China, yang terjadi untuk berubah mendukung mereka yang memegang posisi jual.

Jadi apa yang berikutnya untuk AUD/USD? Salah satu bagian dari teka-teki besar, yaitu, mencari tahu sisi spekulasi apa yang diminati sebagian besar sikap sentimen, tampaknya menjadi lebih jelas sekarang. Dalam hal teknikal, misi berikutnya untuk pasar adalah untuk mendapatkan kembali 0,93, di bawahnya 0,9270 ke 0,9250 adalah area support yang akan dihadapi, di depan 0,92. Pada sisi atas, 0.9315/20 dan 0.9340/50 adalah area resisten terdekat di mana uang cerdas diharapkan turun tangan untuk kembali mengisi ulang posisi jual.

Perbankan di Bursa Hang Seng Berjatuhan, Pasca PMI China

AnalisaTrading – Sejak awal perdagangan hingga sesi siang di hari Rabu (23/4), indeks Hang Seng terpantau masih bergerak di teritori negatif akibat sejumlah investor pesimis setelah rilis data manufaktur PMI China yang masih mencatat penyusutan.

Di lantai bursa Hong Kong, saham-saham berlabel perbankan sontak mengalami koreksi setelah data PMI China di rilis. Tercatat saham Agricultural Bank of China merosot 1.5% dan saham China Merchants Bank anjlok 1.2%. Sedangkan saham HSBC Holdings dan China Construction Bank juga ikut mengalami penurunan.

Sementara saham kelas berat China Mobile juga turut terkoreksi hingga (-2.4%) sekaligus menyeret turun saham-saham berbasis operator seluler lainnya. Dan saham China Unicom anjlok 1,8%, meskipun kabar menyebutkan pihaknya telah disadap terkait penawaran layanan telekomunikasi di dalam kendaraan untuk mobil Tesla yang khusus dijual di China.

Hingga sesi siang, indeks utama Hang Seng (.HSI) tercatat melemah (-0.72%) dan terkikis sebanyak (-164.79) poin pada kisaran 22565.89. Sedangkan indeks Hang Seng-fut juga melemah (-0.84%) atau -190 poin pada area 22547.

Happy Trading!

Eropa Khawatirkan Pasokan Gas Alam Akibat Krisis Ukraina

AnalisaTrading – Naftogaz, perusahaan gas alam yang dikelola pemerintah Ukraina, mulai kesulitan membayar tagihan gasnya dari Gazprom, perusahaan Rusia yang menjadi pemasok utama. Akhir-akhir ini diketahui bahwa Gazprom menaikkan tarif gas alam terhadap Ukraina, seiring terjadinya ketegangan di antara kedua negara tersebut.

Sebagai dampaknya, para petinggi negara-negara Eropa lainnya ikut khawatir jika Rusia menghentikan pasokan gas ke Ukraina. Pipa gas menuju negara-negara lain sama dengan yang melalui Ukraina, sehingga jika kran menuju Ukraina ditutup, maka negara-negara lain juga akan kehilangan pasokan gas alam dari Rusia tersebut.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, beberapa waktu lalu juga menyangsikan Ukraina mampu mencari sumber energi lain untuk melepaskan ketergantungan terhadap pasokan gas alam dari Gazprom. Namun demikian, Putin sendiri tidak berharap Rusia sampai harus menghentikan pasokan gasnya ke Ukraina.

Happy Trading!

Berita Merger & Akusisi Menopang Sentimen Pasar Eropa

Setelah menjalani libur Paskah, sebagian besar saham Eropa mengawali perdagangan pekan ini lebih tinggi di tengah tipisnya volume perdagangan. Namun beberapa berita mengenai aktivitas merger & akuisisi masih mampu menopang sentimen pasar.

DAX Jerman dan CAC40 Perancis terpantau bertengger di zona hijau, dengan masing-masing mengoleksi 1% dan 0,6%. Pergerakan serupa juga diperlihatkan FTSE Inggris, yang menguat sekitar 0,85% dalam 2 jam pertama perdagangan.

Saham-saham sektor kesehatan menunjukkan performa gemilang menyusul pemberitaan mengenai kesepakatan antara sebagai GlaxoSmithKline dan perusahaan Swiss, Novartis, untuk membentuk bisnis peralatan kesehatan baru. Mood pelaku pasar juga terdorong oleh wacana Pfizer untuk meluncurkan tawaran lain kepada perusahaan obat AstraZeneca Plc., setelah penawaran pertama yang sebesar £60 milyar ($101 milyar) mendapat penolakan.

Sementara rilis earnings perusahaan pada hari Selasa menunjukkan perusahaan elektronik Belanda, Philips, melaporkan penurunan 14% dalam laba bersih kuartal pertama.

 

Happy Trading!