Adira Finance Kembali Terbitkan Obligasi, Saham Masih Belum Diminati

Analisa Trading-Manajemen PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menyampaikan rencana mereka untuk menerbitkan obligasi umum berkelanjutan II tahap III. Dari obligasi tersebut, manajemen menargetkan dana sebesar Rp1,5 triliun. Obligasi tersebut terdiri dari tiga seri dan diterbitkan tanpa wakaf.

Berikut rincian dari obligasi tersebut, seri A ditawarkan sebesar Rp687 miliar, dengan bunga obligasi sebesar 9,6 persen per tahun. Tenor obligasi ini, adalah 370 hari. Seri B, ditawarkan sebesar Rp363 miliar, dengan bunga obligasi sebesar 10,5 persen per tahun. Tenor obligasi ini, adalah tiga tahun, dan seri C ditawarkan sebesar Rp450 miliar, dengan bunga obligasi sebesar 10,75 persen, dengan tenor 60 bulan.

Obligasi ini, rencananya akan ditawarkan pada 9 Mei 2014 mendatang, dengan masa penjatahan 12 Mei 2014, dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Mei 2014. Adapun dana tersebut akan digunakan Adira Financing untuk kegiatan pembiayaan kendaraan bermotor.

Dalam hal ini yang akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, adalah PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT Standard Chartered Securities. Sedangkan Wali amanat adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Menyambut kabar tersebut, dari bursa saham menjelang penutupan sesi I hari ini (28/4), terlihat bahwa saham ADMF tercatat pada posisi 9525 atau turun 0,78 persen dari saat pembukaannya tadi pagi. Hingga saat ini terlihat saham ADMF masih belum diminati investor, baru sekitar 25 lot saham yang berhasil diperdagangkan.

Dari segi teknikal, terlihat indikator MA 5 mulai bergerak menurun berusaha menembus garis BB tengah. Indikator RSI sideways di area 50% dan stochastic anjlok hampir menyentuh area 10%. Level resistence berada pada 9830 basis poin sedangkan level support berada pada 9357 basis poin.(VN)