Indeks Berjangka Eropa Melunglai

Analisa Trading – Indeks berjangka Eropa lebih rendah dari pasar ekuitas terbuka pada hari Senin (5/1), dengan ketidakpastian politik di Yunani dalam sorotan menjelang pemilihan akhir bulan ini.

saham indonesia

Bursa Asia juga menurun. Euro menyentuh posisi terendah sembilan tahun terhadap dolar. Euro STOXX 50 dan Jerman DAX berjangka turun 0,4%, sementara CAC Perancis 40 futures turun 0,3%.

Data ekonomi yang lemah membebani bursa Eropa pada perdagangan hari pertama tahun ini, meskipun kerugian telah dikurangi dengan menumbuhkan harapan untuk langkah-langkah baru dari Bank Sentral Eropa demi meningkatkan zona euro.

Kebutuhan untuk merangsang pertumbuhan di Eropa disorot oleh terjaganya data manufaktur zona euro pada hari Jumat (2/1). Data menunjukkan terjadinya penurunan di Perancis dan melemahnya aktivitas di Jerman yang memberikan kontribusi untuk menekan indeks CAC Perancis sebesar 0,5% dan penurunan DAX Jerman sebesar 0,4%.

Manufaktur Inggris juga berkembang dengan kecepatan yang jauh lebih lemah dari yang diharapkan pada bulan Desember. Indeks FTSEurofirst 300 Eropa ditutup turun 0,4% pada 1.363,16 poin, sementara indeks Inggris blue-chip FTSE 100 turun 0,3%.

Indeks Spanyol IBEX naik 0,7%, Indeks Italia FTSE MIB naik 0,6% dan indeks ekuitas utama Yunani, ATG, menguat 1,2%.

 

Sumber: financeroll.co.id

Perdagangan Jagung Menaik

Analisa Trading – Perdagangan komoditas jagung pada hari Senin (5/1) menaik.

corn-in-a-field

Perdagangan jagung dibuka pada tingkat 395,6. Sampai pukul 16.40 WIB, perdagangan ini menyentuh posisi tertinggi 399 dan posisi terendah 394,4 pada grafik perdagangan.

Jagung berada pada angka 398,12 pada pukul 16.40 WIB. Komoditas ini mengalami kenaikan sebesar 1,73 poin atau 0,37%.

Sumber: financeroll.co.id

Analisa Teknikal 5-10 Januari 2015

Analisa Trading – Analisa teknikal mingguan berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar hingga akhir minggu lalu (2 Januari 2015), dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.
pair
EUR/USD:

(klik gambar untuk memperbesar)

Garis downtrend telah ditembus dan disusul oleh gap turun, menunjukkan sentimen bearish yang kuat. Hal ini tampak dari trend histogram indikator ADX yang naik dengan dominan bearish (warna merah). Dari histori, level psikologis 1.2000 adalah support kuat. Pada chart bulanan (monthly) tampak terbentuk pola triple bottom pada level 1.2000 (Juni 2010, Juli 2012 dan Januari 2015).

Wait and see, jika 1.2000 benar-benar ditembus maka bearish akan berlanjut seperti tampak dari kurva indikator MACD yang bergerak dibawah garis sinyal, dan OSMA yang berada dibawah level 0.00. Namun jika gap tertutup dan kembali menembus garis downtrend (ke arah atas) maka kemungkinan akan terjadi koreksi uptrend.
Data fundamental berdampak tinggi minggu ini adalah CPI Flash Estimate kawasan Euro, CPI Jerman, NFP AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 1.2073
Resistance
: 1.2096 (level tertinggi gap) ; 1.2218 ; 1.2290 (50% Fibo expansion) ; 1.2360 ; 1.2425 (38.2% Fibo expansion) ; 1.2500.
Support : 1.2000 ; 1.1875 ; 1.1700 (hampir berimpit dengan 100% Fibo expansion).

Indikator :
MACD (12,26,9) ; OSMA ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; ADX (14).
Level-level penting EUR/USD :
1.2500
; 1.2450 ; 1.2400 ; 1.2360 ; 1.2218 ; 1.2170 : 1.2040 ; 1.2000 ; 1.1875 : 1.1700.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 1.3699 (harga tertinggi  1 Juli 2014)
Titik 2 : 1.2499 (harga terendah  3 Oktober 2014)
Titik 3 : 1.2881 (harga tertinggi 15 Oktober 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing high: 1.3699 (harga tertinggi  1 Juli 2014)
Titik swing low : 1.2499 (harga terendah 3 Oktober 2014)

GBP/USD:

(klik gambar untuk memperbesar)

Rejection pin bar yang terbentuk 31 Desember 2014 lalu dan diikuti oleh long bearish candle menunjukkan kemungkinan penerusan downtrend (trend continuation). Hal ini didukung oleh kurva indikator MACD yang kembali bergerak dibawah garis sinyal, OSMA yang berada dibawah level 0.00, dan indikator ADX yang masih dominan bearish (histogram warna merah). Sentimen bearish juga ditunjukkan oleh harga yang bergerak memotong lower band indikator Bollinger Bands.
Data dan peristiwa berdampak tinggi minggu ini adalah BoE meeting, indeks PMI dan Manufacturing Production Inggris, NFP AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 1.5425
Resistance
: 1.5550 ; 1.5620 ; 1.5730 (61.8% Fibo retracement) ; 1.5800.
Support : 1.5290 ; 1.5114 ; 1.5000.

Indikator :
MACD (12,26,9) ; OSMA ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; ADX (14).
Level-level penting GBP/USD :
1.6131 ; 1.6000 ; 1.5909 ; 1.5746 ; 1.5620 ; 1.5550 ; 1.5422 ; 1.5290 ; 1.5114 : 1.5000.

Fibonacci retracement :
Titik swing low  : 1.4811 (harga terendah 9 Juli 2013)
Titik swing high : 1.7189 (harga tertinggi 15 Juli 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing high : 1.7189 (harga tertinggi 15 Juli 2014)
Titik swing low  : 1.6050 (harga terendah 10 September 2014)

USD/JPY:

(klik gambar untuk memperbesar)

Inside bar yang terbentuk pada 31 Desember 2014 dan 2 Januari 2015 menunjukkan konsolidasi yang artinya trader sebaiknya wait and see. Jika resistance kuat 120.75 ditembus maka kemungkinan bullish berlanjut. Namun dari kurva indikator MACD yang memotong garis sinyal dari arah atas, dan OSMA yang bergerak dibawah level 0.00 menunjukkan kecenderungan bearish. Hal ini juga didukung oleh indikator stochastic yang berada pada area overbought.
Data fundamental berdampak tinggi minggu ini adalah NFP AS, tingkat pengangguran AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 120.02
Resistance : 120.75 ; 121.39 ; 121.79 (38.2% Fibo expansion) ; 122.19.
Support : 120.00 ; 118.90 ; 117.94 ; 117.20.

Indikator :
MACD (12,26,9) ; OSMA ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; stochastic (14,3,3) ; ADX (14).
Level-level penting USD/JPY :
124.16 ; 122.19 ; 121.39 ; 120.75 : 120.00 ; 118.90 ; 117.94 ; 117.20 ; 116.82 ; 115.50 ; 114.65 ; 113.68.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 105.19 (harga terendah  15 Oktober 2014)
Titik 2 : 121.83 (harga tertinggi   8 Desember 2014)
Titik 3 : 115.55 (harga terendah 16 Desember 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing low  : 105.19 (harga terendah  15 Oktober 2014)
Titik swing high : 114.19 (harga tertinggi  3 Nopember 2014)

AUD/USD:

(klik gambar untuk memperbesar)

Rejection doji oleh resistance 0.8210 dan garis Fibonacci Fan 61.8% yang diikuti oleh bearish candle menunjukkan kemungkinan penerusan downtrend. Hal ini didukung oleh kurva %K indikator stochastic yang hampir memotong kurva %D dari arah atas, dan histogram indikator ADX yang kembali dominan bearish (warna merah).

Data fundamental berdampak tinggi minggu ini adalah neraca perdagangan dan Retail Sales Australia, CPI China, NFP AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 0.8124
Resistance
: 0.8210 ; 0.8273 ; 0.8316 (berimpit dengan 76.4% Fibo expansion) ; 0.8432 (61.8% Fibo expansion).
Support : 0.8080 ; 0.8000 ; 0.7955 (123.6% Fibo expansion) ; 0.7904 ; 0.7850 (138.2% Fibo expansion).

Indikator:
Stochastic (14,3,3) ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; ADX (14)
Level-level penting AUD/USD :
0.8550 ; 0.8456 ; 0.8316 : 0.8210 ; 0.8150 ; 0.8080 ; 0.8000 ; 0.7978 ; 7904 ; 0.7799.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 0.9400 (harga tertinggi 5 September 2014)
Titik 2 : 0.8642 (harga terendah 3 Oktober 2014)
Titik 3 : 0.8897 (harga tertinggi 9 Oktober 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing high: 0.9400 (harga tertinggi 5 September 2014)
Titik swing low : 0.8642 (harga terendah 3 Oktober 2014)

 

Sumber: seputarforex.com

Analisa Emas – 5 Januari 2015

Analisa Trading – Emas diperdagangkan pada volatilitas yang sangat besar selama sesi perdagangan awal tahun 2015. Harga emas berhasil catatkan keuntungan setelah sempat anjlok diawal sesi perdagangan karena Dolar bertahan dilevel tertinggi sejak 2005. Namun ketegangan pasar atas pemilu Yunani pada Februari mendatang membawa aliran safe-haven pada harga emas disesi perdagangan Amerika.

emas
Emas berjangka kontrak Februari sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (2/1) dengan keuntungan sebesar $2.10 atau 0.20% berakhir pada $1,186.20 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Emas berjangka catatkan keuntungan sebesar $16.3 atau 1.3% selama periode Desember, dan mencatatkan kerugian sebesar $18.2atau 1.5% selama tahun 2014.
Dipasar Spot, harga emas ditutup naik sebesar $6.60 atau 0.56% berakhir pada $1,189.80 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,194.890 dan serendah $1,167.450. Emas spot catatkan keuntungan sebesar $15.4 atau 1.3% selama periode Desember dan mencatatkan kerugian sebesar $21.6 atau 1.8% selama tahun 2014.
Fundamental Analisis : 

Emas dukungan atas kegagalan pada putaran ketiga pemilu Yunani yang membawa perang politik di pemerintahan Yunani. Pemilu ulang yang dijadwalkan akan digelar pada Februari mendatang diperkirakan akan memenangkan Syriza sebagai Pemimpin baru bagi Yunani. Dimana spekulasi keluarnya Yunani dari kesatuan Uni Eropa membesar jika Syriza menggantikan posisi Samaras. Jika hal tersebut terjadi maka kehancuran kesatuan Uni Eropa telah dimulai.

Babak baru dalam 2015 telah dimulai – rencana Fed untuk menaikkan suku bunga , QE ECB dan Pemilu Yunani akan menjadi fokus pasar dikuartal pertama tahun ini.

Minggu ini, pasar akan terfokus data Non-Farm Payroll, ADP Employment dan Pertemuan Bank Sentral Inggris. Sementara diawal sesi minggu ini pasar akan sepi dari jadwal data ekonomi.

Perhatikan setiap perkembangan seputar Pemilu Yunani, jika ketegangan politik meningkat – maka aliran safe-haven akan emas mungkin akan turut meningkat dan emas berpotensi sejalan dengan pergerakkan dolar.

Technical Analisis : 

Secara teknis, Emas telah gagal bertahan pada area netral dan kembali anjlok dibawah kisaran EMA-50, EMA-100, dan EMA-200. Sejak anjlok hingga level terendah hariannya di $1,131 pada November lalu, emas telah membentuk pola uptrend. Hanya saja emas belum mampu bergerak keluar dari trend line tersebut.

Setelah penurunan yang terjadi pada 9 Desember lalu, emas saat ini cenderung bergerak lebih rendah namun masih bertahan diatas area support kuat pada $1,170.00, Jika emas melanjutkan penurunan dibawah level tersebut maka emas berpotensi kembali pada kisaran $1,153.500 – $1,131.00.

Trend negative dalam jangka panjang masih tetap terlihat pada harga emas. Pada pola teknikal jangka panjang tetap menunjukkan adanya kemungkinan emas berada pada kisaran $984 per troy ounce – setidaknya pada tahun mendatang.

Dalam trend Jangka panjang berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70 – $984.00, setidaknya pada tahun mendatang.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,200.00 – $1,167.40. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.

Sumber: kedaitrader.com