PT Pembangunan Perumahan Mengincar Order Book HIngga Rp 46 Triliun

AnalisaTrading-Perusahaan konstruksi milik pemerintah PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. memngincar target order book hingga akhir tahun dapat mencapai Rp46 triliun.

Direktur Utama PTPP mengatakan target tersebut tercatat meningkat 30% ketimbang perolehan order book pada tahun lalu Rp35 triliun.

PTPP menargetkan pada tahun ini akan memperoleh kontrak baru sebesar Rp24 triliun.

Hingga Juli 2014, total order book mencapai Rp31,28 triliun dengan kontrak baru mencapai Rp9,35 triliun.

Berikut daftar proyek baru PTPP:

  1. Sawangan apartemen Depok sebesar Rp605 miliar,
  2. Landmark di Bandung sebesar Rp600 miliar,
  3. Lexington apartemen di Jakarta sebesar Rp442 miliar,
  4. Wang Residence Citicon Jakarta sebesar Rp400 miliar,
  5. Dam Pidekso sebesar Rp361 miliar,
  6. Hotel Dompu Mangadoro di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp318 miliar,
  7. Manyaran Hill di Semarang sebesar Rp314 miliar,
  8. Tunjungan Plaza di Surabaya sebesar Rp248 miliar,
  9. Gateways apartemen sebesar Rp223 miliar,
  10. Pinacle Residence di Semarang sebesar Rp200 miliar.
Pemulihan Pasar Real Estate Inggris Melambat

Analisa Trading – Tingkat harga yang diminta (asking price) untuk rumah di Inggris mengalami penurunan paling tajam untuk bulan Agustus. Menurut situs properti, Rightmove, penurunan asking price tersebut merupakan yang rekor terendah dan London mengalami penurunan paling parah. Penurunan harga tersebut merupakan respon pasar properti dalam mengantisipasi kenaikan tingkat suku bunga.

Harga properti secara bulanan turun 2,9 persen dari bulan Juli, dan secara tahunan mengalami perlambatan menjadi 5,3 persen di bulan Agustus. Dibandingkan dengan bulan Juli, tingkat pertumbuhan harga secara tahunan menmyentuh angka 6,5 persen.

Asking price di London anjlok untuk bulan ketiga dan untuk secara bulanan turun hampir 6 persen. Biasanya harga properti di bulan Agustus akan mengalami penurunan, akan tetapi penurunan harga di London tahun ini jauh lebih besar daripada penurunan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya, asking price di London mengalami kenaikan harga sebesar 20 persen YoY.

Penurunan asking price ini merupakan salah satu pertanda adanya perlambatan pemulihan pasar real estate di Inggris. Ketatnya aturan pada pinjaman hipotek dan harapan kenaikan suku bunga dari rekor terendah merupakan salah satu pemicu menurunnya asking price di Inggris.

Para ekonom berpendapat bahwa risiko domestik terbesar yang mengancam pemulihan pemulihan Inggris merupakan pasar properti. Dengan melambatnya sektor properti ini, maka para ekonom menganggap bahwa Bank Of England kini memiliki dasar untuk menaikkan tingkat suku bunga. (VN)

Sesi I Hang Seng Masih Berada di Zona Negatif

AnalisaTrading-Pada akhir perdagangan sesi pertama hari Selasa di bursa saham Hong Kong terpantau indeks benchmark masih mengalami penurunan meskipun terbatas (12/8). Bursa saham terkoreksi, mengabaikan oleh hasil perdagangan positif di bursa saham Wall Street dini hari tadi. Indeks komposit Shanghai di bursa Tiongkok yang melemah menjadi factor yang mendorong turun bursa saham Hong Kong pagi ini.

Bursa saham Hong Kong ini membukukan penurunan jelang rilis data ekonomi Tiongkok, termasuk pinjaman dalam bentuk yuan dan industrial production. Aksi ambil untung setelah kemarin bursa rebound juga menjadi salah satu pendorong melemahnya bursa saham Hong Kong.

Pada perdagangan hari ini sektor lapis biru tampak bergerak variatif. Cheung Kong menguat sebesar 0.60 hkd menjadi 144.30 hkd. The Wharf Holdings mengalami penurunan 0.35 hkd ke level 59.80 hkd. HSBC membukukan penurunan 0.60 hkd menjadi 81.60 hkd. Power Assets mengalami kenaikan 0.55 hkd ke posisi 71.95 hkd.

Hari ini indeks benchmark di bursa saham Hong Kong tampak mengalami pelemahan sedikit saja. Indeks spot hang seng ditutup turun sebesar 30.96 poin atau 0.13 persen dan berada pada posisi 24615.06 poin.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks di bursa saham Hong Kong pada sisa perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pelemahan meskipun terbatas. Indeks hang seng diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 24450 – 24600 poin.

PERTUMBUHAN SEKTOR JASA AS MELOMPAT PADA JULI

Washington – Kegiatan di sektor jasa Amerika Serikat, penggerak ekonomi terbesar dunia, naik lebih dari yang diperkirakan pada Juli, data menunjukkan pada Selasa (5/8/2014).

Lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan indeks pembelian manajer (PMI) non-manufaktur naik menjadi 58,7 pada bulan lalu.

Itu merupakan peningkatan 2,7 persentase poin dibandingkan dengan Juni, sementara analis telah memproyeksikan kenaikan hanya 0,5 poin.

Indeks ini mengukur aktivitas di 17 industri, termasuk konstruksi, real estat, perdagangan ritel, jasa akomodasi dan makanan, serta manajemen perusahaan-perusahaan. Satu-satunya sektor yang mengalami kontraksi pada Juli adalah utilitas.

“Komentar-komentar para responden menunjukkan bahwa stabilisasi dan/atau peningkatan kondisi-kondisi pasar telah secara positif mempengaruhi sebagian besar industri dan bisnis masing-masing,” kata ISM.

Angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan, sementara angka di bawah tingkat itu sinyal kontraksi.

Laporan Juli menandai bulan ke-54 berturut-turut laporan ISM menunjukkan ekspansi.

Laporan menunjukkan pertumbuhan dalam aktivitas bisnis, pesanan baru dan pekerjaan. Namun, indeks harga turun 0,3 poin dari tingkat Juni menjadi 60,9.

Jim O’Sullivan, kepala ekonom High Frequency Economics, menandai laporan sebagai “lebih kuat dari yang diharapkan, menambah daftar data yang menunjukkan kenaikan bersih pada tren pertumbuhan tahun ini.

Nantikan Sentimen Penggerak, IHSG Masig Mendatar

AnalisaTrading- Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar di perdagangan perdana Juli 2014. Investor menunggu rilis sejumlah data ekonomi domestik siang ini.  Pada awal perdagangan Selasa (1/7), IHSG dibuka melemah tipis 0,932 poin (0,02%) menjadi 4.877,65. Indeks unggulan LQ45 pun turun 0,243 poin (0,03%) menjadi 822,668.

Tercatat aksi beli selektif bawa IHSG bergerak di zona hijau. Beberapa saham ada yang jadi sasaran jual, seperti di sektor indusrtri dasar, manufaktur, dan pertambangan.  Kemarin, IHSG ditutup di posisi 4.878,582, naik 33,448 poin (0,69%). Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign nett buy) senilai Rp 485,2 miliar di pasar reguler dan negosiasi.

Sedangkan bursa-bursa di Asia bergerak variatif pagi hari ini. Berikut perkembangan bursa-bursa Asia:  Indeks Nikkei 225 naik 147,0 poin (0,97%) menjadi 15.309,19, Indeks Hang Seng turun 30,8 poin (0,13%) menjadi 23.190,72, Indeks Komposit Shanghai menguat 2,9 poin (0,14%) menjadi 2.051,22, dan  Indeks Straits Times turun 7,89 poin (0,24%) menjadi 3.247,78.

Emas Diperdagangkan Loyo Jelang Data Ekonomi AS

Analisa Trading – Emas berjangka diperdagangkan turun di hari Selasa, karena para pelaku pasar menunggu dirilisnya data ekonomi AS di kemudian hari sebagai indikasi lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi AS

Pada perdagangan di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas untuk pengiriman Agustus diperdagangkan turun 0,43% atau $5,50 ke level terendah $1,285.40 per troy ounce, level terlemah sejak 21 Mei sebelum pemangkasan kerugian pada perdagangan terakhir di level $1,286.40.

Harga emas kemungkinan besar akan mencari dukungan terendah di level $1,277.00 per ounce, dengan resistance tertinggi di level $1,304.10.

Perak untuk pengiriman Juli diperdagangkan diperdagangkan merosot 0,66% atau 12,8 sen di level $19,28 per troy ounce.

Di hari Selasa ini AS akan merilis beberapa data ekonomi, seperti data pesanan barang tahan lama, inflasi harga rumah dan indeks kepercayaan konsumen AS.

Sementara itu, kekhawatiran atas Ukraina sedikit mereda setelah pemilihan presiden di Ukraina pada hari Minggu, di mana jajak pendapat menunjukkan kemenangan bagi kandidat pro – Eropa yaitu Petro Poroshenko. Poroshenko berjanji untuk memulihkan ketertiban di negara ini, setelah berbulan-bulan pertempuran antara pasukan pro – Rusia dan pemerintah Ukraina.

Di tempat lain dalam perdagangan logam, tembaga untuk pengiriman Juli diperdagangkan turun 0,21% atau 0,6 sen di level $3,174 per pon.(FC)

Bukti Kilau Emas Kian Memudar

Pesona emas sebagai instrumen investasi safe haventampaknya semakin memudar. Permintaan emas dalam bentuk bars dan koin turun 39 persen menjadi 283 ton pada periode Januari-Maret tahun ini (year on year).

Artinya, demand emas ini turun ke level terendahnya dalam empat tahun terakhir. Turunnya permintaan emas ini lantaran outlook harga yang tidak pasti.

Demikian menurut World Gold Council (WGC) dalam laporannya, Gold Demand Trends, yang dilansir dari CNBC, Kamis (22/5/2014).

“Terjadi pelemahan demand atas emas small bar dan koin pada kuartal pertama. Salah satunya akibat harganya yang sangat sensitif terhadap pasar,” jelas laporan tersebut.

“Investor tampaknya menunggu sinyal yang jelas terkait outlook harga emas setelah pergerakannya pada tahun lalu,” ungkap dia.

Harga emas mulai kembali menguat pada kuartal pertama lalu, yakni sudah menguat sebanyak 7 persen. Konflik geopolitik yang terjadi di Ukraina memicu kenaikan harga komoditas ini. Terakhir, harga emas ini diperdagangankan di USD1.292 per ounce.

Aussie Rebound Setelah Sektor Manufaktur Tiongkok Dikabarkan Membaik

AnalisaTrading-Pagi ini mata uang aussie tampak bergerak rebound dengan signifikan terhadap dollar AS (22/5). Mata uang dollar Australia meninggalkan teritori negatif yang sempat terjadi di awal-awal perdagangan. Hari ini aussie memperoleh doronga menguat setelah dirilisnya data HSBC Flash Manufacturing PMI Tiongkok yang menunjukkan angka yang lebih baik dari estimasi.

Data  HSBC Flash Manufacturing PMI Tiongkok untuk bulan Mei berada pada angka 49.7 poin. Angka ini jauh melampaui estimasi yang berada di level 48.3 poin. Pada bulan April lalu angka HSBC Final Manufacturing PMI berada di level 48.1 poin. Meskipun masih berada di zona kontraksi (di bawah 50 poin), indeks flash ini berada di level paling tinggi dalam 5 bulan belakangan.

Membaiknya data ekonomi Tiongkok yang merupakan mitra dagang terbesar Australia memberikan sentiment positif bagi aussie. Hari ini aussie berada di level 0.9258 dollar AS. Mata uang Australia tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 0.9251 dollar. Aussie kemarin sempat melempem ke level 0.9209 dollar yang merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 2 Mei yang lalu.

Diperkirakan, pergerakan mata uang dollar Australia terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan lanjutan meskipun terbatas. Mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.9220 – 0.9290 dollar AS. (VN)

Saham Hongkong Dibuka 0.17 % Lebih Tinggi

AnalisaTrading-Saham Hongkong membuka 0.17 persen lebih tinggi, melanjutkan uptrend kemarin, setelah memimpin positif dari Wall Street.

Patokan Hang Seng Index naik 38.33 poin untuk 22,751.24 di Bursa awal pada hari Senin.

Saham Tiongkok turun dalam perdagangan pagi di tengah menyusut volume akibat kekhawatiran atas perekonomian domestik yang lemah

Benchmark Shanghai Composite Index jatuh 0,81 persen, atau poin 16.47, untuk 2,010.03.

Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham pertukaran kedua Tiongkok menjatuhkan 0.86 persen, atau poin 8.73, untuk 1,010.63. (FR)

Analisa EUR/USD, Jum’at 9 Mei 2014

Analisa Trading – Bears menguasai pair kemarin, Presiden ECB Mario Draghi menawarkan petunjuk yang jelas tentang pemotongan suku bunga pada bulan Juni jika risiko deflasi masih berlanjut. Komentarnya mengambil pair hampir 150 pips lebih rendah setelah naik sebelumnya yang hampir menyentuh resistansi psikologis di 1.4000.

Tanpa diragukan lagi, sikap Mario Draghi yang menikmati beears untuk outlook jangka menengah. Hari ini kami mengharapkan kelanjutan dari langkah kemarin dan bias terhadap sentuhan 1,3830. Relative Strength Index pada grafik H4 tidak menunjukkan kondisi oversold sehingga harga dapat bergerak lebih rendah sebelum retracement yang lebih tinggi terjadi. Untuk sisi atas, tingkat pertama yang menarik adalah 1,3900

German Trade Balance (perbedaan nilai antara impor dan ekspor) akan dirilis hari ini pukul 06:00 GMT dan itu diharapkan meningkat dari 15.7B ke 16.9B. Angka yang melampaui perkiraan dianggap bullish untuk Euro, tetapi indikator ini tidak berdampak tinggi dan rilis mungkin tidak diketahui oleh pasar.

 

Happy Trading!