Trader Forex

trader forexBerdasarkan waktu trading dan target profitnya, Trader Forex dibedakan atas beberapa tipe dengan mengelompokkan mereka kedalam sistem trading yang mereka lakukan sehingga kita bisa menentukan kriteria yang tepat untuk menjadi tipe trader yang diinginkan.

Scalper

Ini yang berasal dari bahasa inggris yang berarti “kutu loncat”. Mereka berpendapat keuntungan sedikit itu sudah cukup yang terpenting adalah stabilitasnya dan pergerakan sekecil apapun itu adalah peluang bagi mereka yang harus di manfaatkan.

Dalam sekali pembukaan mereka membuka dengan jumlah cukup besar karena target keuntungan mereka yang hanya 10 point dan dalam sehari mereka dapat melakukan entry tidak hanya sekali namun hingga 5 kali. bahkan lebih. Keuntungan yang di peroleh kurang lebih sama dengan trader harian. Mengapa tidak? ..10×5=50 lot.

Bedanya, ini lebih mudah karena yang di incar adalah keuntungan 10 point saja. Bayangkan saja jika mereka membuka lebih dari 5 kali bukan tidak mungkin keuntungan mereka melebihi trader harian. Time frame yang di gunakan untuk menentukan trend jangka panjang 1H dan untuk menentukan aksi, mereka menggunakan 5M.

Para trader ini biasanya bergabung dengan pialang luar karena mereka mencari pialang dengan spread yang sedikit. Semakin sedikit spread, semakin baik karena selisih 1 atau 2 point bagi mereka sangat penting. Bagaimana dengan resiko margin call jika mereka membuka dengan jumlah besar? Mereka berpendapat bahwa Stop Loss mereka sama dengan margin call mereka.

Keuntungan dari system ini adalah kemudahan dalam mendapatkan keuntungan karena yang di incar hanya 10 point. Dengan target 10 point mereka dapat meraihnya walaupun pasar sedang sepi sekalipun. Sebenarnya modal yang di pakaipun tak perlu besar yang terpenting adalah keaktifan trader itu sendiri.

Pengambilan target yang hanya 10 point membuat kita harus menentukan titik stop loss juga 10 point, memang anda pun bisa saja menentukan titik stop loss lebih dari itu bahkan anda bisa tidak menggunakan stop loss sama sekali namun itu hanya akan membuat anda rugi. Bagaimana tidak rugi dengan anda menginginkan keuntungan yang hanya 10 point tetapi anda harus menanggung kemungkinan terjadinya margin call.

Day Trader

Trader metode ini kebanyakan membuka dan menutup posisi pada hari yang sama, mereka kebanyakan mengusahakan menutup harga sebelum awal minggu berikutnya. Mereka tidak akan menunggu hari senin di mana pola dan trend baru terjadi. Untuk menutup posisi namun mereka akan menutup pada hari sabtu. Untuk menentukan trend jangka panjang mereka menggunakan grafik 4H atau 1H dan untuk transaksi harian mereka menggunakan grafik 15M.

Waktu yang relatif singkat membuat mereka mengambil target keuntungan dalam kisaran di bawah 100point. Target mereka berkisar 30-50 itulah yang menyebabkan mereka dapat membuka posisi beberapa kali pada satu harinya. Bahkan ada trader yang membuka posisi hingga 13 lot padahal modal yang mereka miliki hanya $500.

Metode ini memungkinkan anda untuk mendapatkan banyak kesempatan melakukan aksi beli atau jual. Hampir setiap hari kesempatan itu muncul di berbagai pasangan mata uang utama karana target keuntungan mereka tidak terlalu besar. Mereka tidak begitu peduli dengan trend jangka panjang karena menurut mereka trading adalah hari ini. Maka dari itu mereka hanya menggunakan grafik dalam waktu yang relative pendek misalkan M15 atau M5.

Metode ini membutuhkan pemantauan yang cukup sering perharinya jika itu tidak di lakukan maka mereka dapat kehilangan kesempatan karena harga dapat berubah dalam hitungan detik. Semakin sering mereka membuka posisi maka semakin besar pula resiko yang akan di hadapi. Kebanyakan Day Trader sering mengalami kerugian di karenakan ketidakmahiran membaca grafik dengan cepat. Dalam melakukan trading kesabaran adalah peranan yang sangat penting di banding faktor lainnya.

Swing Trader

Seorang trader yang seperti ini cenderung membuka sejumlah lot dan menempatkan target keuntungan yang besar. Mereka kebanyakan menahan posisi mereka hingga berhari-hari, berbulan-bulan bahkan sampai setahun untuk mendapatkan posisi yang tepat agar mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Mereka lebih cenderung melakukan pergerakan saat trend sangat rendah atau sangat tinggi. Modal yang mereka miliki pun cukup besar sekitar $3000, mereka juga menggunakan fasilitas Stop Loss dalam titik yang cukup tinggi juga.

Trader ini kebanyakan menggunakan grafik harian untuk membuka posisi. Mereka menentukan trend yang terjadi jika posisi menunjukan trend akan naik maka akan melakukan pembelian tanpa melakukan penjualan sama sekali. Saat grafik harian menunjukan trend naik dan perjam belum menunjukan pergerakan maka para trader akan menunggu hingga grafik tersebut bergerak. Setelah melakukan pembelian mereka tinggal menentukan keuntungan yang ingin di peroleh. Sebagian besar dari mereka menargetkan keuntungan di atas 100 point.

Mereka lebih menggunakan metode ini di karenakan metode ini lebih mudah digunakan untuk memprediksi harga. Semakin besar waktu yang digunakan semakin mudah menggunakannya, sebaliknya semakin kecil waktu makan semakin sulit karena semakin bergerigi. Dengan waktu penggunaan yang cukup besar mereka tinggal memantau pergerakan harga perhari sehingga mereka akan semakin santai dalam bertrading.

Dalam metode ini tidak cukup dengan modal yang cuma ratusan dolar, paling tidak untuk menggunakan metode ini anda memerlukan $3000. Bahkan ada yang menggunakan modal hingga puluhan ribu dolar walaupun seringkali mereka tidak dapat menentukan posisi, padahal mereka yang melakukan metode lain telah mendapatkan keuntungan. Kesempatan mereka sedikit karena mereka hanya menunggu posisi harga pada titik berbahaya yaitu titik batasan penawaran atau permintaan.

Pandangan Keliru Mengenai Forex Trading

images11Saya menekuni bidang trading dalam bilangan waktu yang tidak cukup dihitung dengan jari dan pengalaman yang saya dapatkan selama menekuni bidang ini sangat beragam dan menarik. Kunci dalam menekuni trading adalah kesabaran yang tak akan habis-habisnya diuji.

Saat kita bersabar, orang lain tidak, mereka mendesak dan memaksakan kehendak dan saat menghadapi kekalahan mereka mengungkapkan kekecewaan dan kekesalan dengan berbagai cara yang kadang tidak lazim.

Jika Anda memiliki persepsi bahwa pasar forex (foreign exchange) adalah ajang untuk meraih jalan pintas menjadi kaya dalam waktu singkat, pasti akan Anda akan menuai kekecewaan. Banyak perusahaan broker yang berani menjamin bahwa nasabah akan dapat memperoleh keuntungan finansial dalam jumlah besar dalam waktu singkat, dan mereka meyakinkan nasabah bahwa perusahaan mereka memiliki regulasi dan fasilitas tarding yag paling aman, namun mengapa pada kenyataannya mengapa tidak bayak trader yang menjadi klien broker tersebut?

Tujuan utama melakukan trading sama dengan keinginan siapapun yang sedang menjalankan bisnis, yaitu memperoleh profit. Pelajaran berharga yang saya peroleh selama terjun dibidang inii, faktor penentu yang paling utama dalam meraih kesuksesan dibidang trading bukan orang lain, bukan broker ataupun kondisi pasar, melainkan diri kita sendiri. Baik cara berpikir, kesiapan mental dan emosi yang stabil.

Banyak orang yang menolak tawaran trading, antara lain ada yang beranggapan dan yang mengatakan kepada saya bahwa trading adalah gambling — BUY atau SELL? Memilih membeli atau menjual. Tapi kembali lagi, bukankah hidup ini sendiri adalah gambling? Hidup adalah tentang pilihan. Kita memilih tidur atau berangkat bekerja. Kita memilih diam atau berkarya. Kita memilih menyerah atau terus berusaha. Kita memilih mau makan nasi goreng atau nasi padang, dan seterusnya. Setiap pilihan memiliki konsekuensi masing-masing. Kalau tidur, bermalas-malasan dan tidak mau bekerja, tentunya kita menutup jalan kita sendiri untuk memperoleh rezeki. Tapi kalau kita mau berusaha dan bekerja, bertemu dengan orang lain terus belajar dan mengembangkan network, orang-orang disekeliling kita adalah pintu-pintu rezeki.

Nah, kali ini saya akan mengulas konsep trading forex yang merupakan cara berpikir kita, berdasarkan pengalaman dan pelajaran yang banyak saya peroleh dari lingkungan trading. Yang terutama, selain kesiapan dan kesabaran, diperlukan juga edukasi tentang pemahaman tentang trading yang baik dan benar.

Konsep yang ingin saya bagikan disini adalah ‘jumlah prosentase yang tinggi bukan penentu kesuksesan trading’. Mengapa? Banyak anggapan yang keliru tentang prosentase profit atau win rates. Para trader pemula pada umumnya cepat terobsesi oleh jumlah frekuensi profit dan loss. Mereka menganggap, jika sering mendapatkan profit, berarti akan semakin cepat juga meraih target profit bulanan atau tahunan, yang sesuai rencana atau proyeksi mereka.

Kenyataannya, ini adalah cara berpikir yang keliru! Sebab dalam trading forex, tidak ada hubungan linier antara profit dan waktu. Maknanya, kita tidak dapat setiap waktu memperoleh profit, meskipun kita telah mengetahui bahwa metode trading yang kita terapkan telah teruji. Kenyataan pahitnya adalah kita bisa memperoleh profit 99% sepanjang target waktu kita dan loss besar hingga mengalami margin call dalam sekali trade.

Jadi, kita perlu memahami bahwa kita juga memiliki potensi loss setiap waktu. Namun kita dapat menjaga agar loss tersebut bisa seminimal mungkin. Yang perlu menjadi perhatian kita dan merupakan hal yang penting adalah statistik perbedaan antara frekuensi rata-rata profit dan rata-rata loss. Jika frekuensi rata-rata profit lebih besar daripada loss, maka bisa disimpulkan bahwa kita telah memiliki pegangan yang cukup kuat baik dalam cara pikir maupun metode dan strategi trading yang bisa selaras dengan karakteristik pasar forex.

Pengertian Pips, Lot, Spread dan Margin

images (11)Ada banyak sekali istilah-istilah asing yang mungkin asing di dengar atau di baca bagi anda yang baru mengenal forex dan apabila anda tidak tau, dijamin anda pasti bingung. Pada edukasi belajar forex kali ini, kami akan memaparkan berbagai istilah yang seringdi gunakan pada forex ataupun trading forex. Berbagai istilah tersebut sangat dominan akan mengisi berbagai artikel padakategori edukasi belajar forex selanjutnya, jadi bagi yang baru mengenal forex harus membaca dan mengetahuinya untuk menguasai trading.
Pengertian Pips
Kita akan sering mendengar “pips” dalam artikel forex ataupun obrolan dalam forex, karena “pips” adalah istilah yang paling dasar dalam forex. Pips adalah singkatan dari Percentage in Points atau 4 angka di belakang tanda koma (tanda titik dalam nominal US), sedangkan Pippette adalah 5 angka dibelakang tanda koma (tanda titik dalam nominal US). Contohnya adalah sebagai berikut :
1.3856 (4 angka dibelakang tanda titik disebut sebagai Pips)
 1.36778 (5 angka dibelakang tanda titik disebut sebagai Pippette)
Beberapa obrolan yang akan sering kita dengar atau tulisan yang akan sering anda baca adalah naik 25 pips atau naik 56 pips. Maksudnya adalah selisih dari pips buka transaksi dengan tutup transaksi. Misalkan anda buka transaksi di angka 1.3600 kemudian grafik naik sampai ke angka 1.3620, ini artinya ada kenaikan sebanyak 20 pips dan apabila anda tutup transaksi (likuidasi) pada angka tersebut berarti anda profit sebanyak 20 pips. Berapa nilai profit dari 20 pips ? itu tergantung dari jumlah lot yang anda transaksikan. Apa itu lot ? Simak baik-baik pada paragraf selanjutnya.
Pengertian Lot
Lot adalah standar ukuran per transaksi, umumnya 100.000 (100 ribu) unit dari base currency-nya untuk standar account, 10.000 (10 ribu) unit untuk yang mini account dan 1000 unit untuk micro account. Maksudnya adalah jumlah jumlah lot merupakan ukuran besar kecilnya transaksi pada forex. Semakin besar jumlah lot yang kita transaksikan, modal atau equity yang harus kita miliki pun harus besar dan tentunya besar profit atau resiko loss yang pun besar.
Pengertian Spread
Spread adalah selisih antara harga jual (bids) dan nilai beli (ask) atau quotes sell dan quotes buy, spread ini adalah penghasilan yang didapatkan oleh para broker dimana pada saat kita sell, maka broker otomatis melakukan buy begitu juga sebaliknya. Jadi kalau kita (trader) mendapatkan profit, maka broker loss dan begitu juga sebaliknya. Para broker biasanya memberikan tarif spread yang berbeda-beda, sedangkan InstaForex sendiri memberikan spread 3 s.d 7 (untuk akun standard) dan spread 0 (untuk akun eurica).
Pengertian Leverage
Leverage adalah daya ungkit yang memungkinkan seorang trader/investor untuk menggunakan sejumlah dana yang jauh lebih besar dari dana yang dimilikinya. InstaForex memiliki beberapa leverage, yaitu 1:1 s/d 1:1000, dengan leverage 1:1000 artinya kita seolah-olah memiliki kekuatan 1000 kali dari nilai deposit yang telah disetorkan atau ibaratnya broker memberikan pinjaman sebanyak 1000 kali dari nilai deposit yang telah disetorkan oleh trader/investor. Jadi dengan leverage ini, kita (trader) memiliki pengungkit yang memungkinkan untuk menaikkan sejumlah dana untuk trading jauh lebih besar dari dana yang kita depositkan. Apabila kita deposit 1000 USD, dengan leverage 1:1000 berarti kita seakan-akan memiliki 1 Juta USD, tetapi leverage ini juga berpengaruh terhadap tingkat margin kita. Maksudnya bagaimana ? simak pada paragraf selanjutnya.
Pengertian Margin dan Initial Margin
Initial Margin adalah sejumlah uang yang harus di depositkan oleh trader/investor untuk keperluan tradingnya, sedangkan Margin adalah jumlah deposit yang dibutuhkan untuk mempertahankan posisi pada transaksi. Misalnya, minimal margin 1% berarti untuk mempertahankan transaksi sebesar 100.000 USD cukup dengan modal sebesar 1000 USD.
• Ada 2 jenis rekening yang ditampilkan oleh broker yaitu accountregular dan account mini.
• Setiap transaksi atau transaksi jual beli dalam bentuk lot.Nilai 1 lot adalah berbeda untuk rekening regular dan account mini.
• Jika Anda ingin membuka rekening regular atau rekening mini, Andaharus ada sdikitnya 3 atau 4 lot. Jika Anda ingin membuka rekening regular, dan broker mengenakan Persyaratan minimum 4 lot untuk membuka rekening regular, maka Anda harus ada modal sebanyak 400e0 USD karena nilai 1 lot adalah 1000 USD.
• Setiap kali Anda trade atau membuat transaksi jual / beli, Anda akan menggunakan sebagian dari modal Anda. ini disebut margin. Jika Anda memiliki modal sebesar 5000 USD, Andamenggunakan 1000 USD sebagai margin untuk Anda trade.Selebihnya, 4000 USD digunakan sebagai reserve atau backup margin.
Leverage
•Leverage memiliki konsep yang sama seperti pinjaman.
•Bila Anda trade 1 lot untuk rekening regular, ukuran lot itu adalah100.000 USD dan berarti Anda membutuhkan modal sebesar 100.000 USD untuk melakukan transaksi jual / beli currency pair.

•Tetapi dengan adanya leverage, Anda tidak perlu ada modal sebanyak itu, leverage adalah seperti pinjaman, di mana kita harus ada 1% dari modal keseluruhan.

• Leverage yang standar adalah 1:100. Ia berarti Anda hanyaharus ada 1 / 100 atau 1% dari jumlah sebenarnya. 1% adalah modal Anda sendiri, 99% pinjaman oleh broker Anda.

•Contoh perhitungan

Account Regular: 100.000 USD
Leverage: 1:100
Ini berarti, Anda harus ada 1% dari 100.000 USD untuk 1 lot.
1% x 100.000 USD = 1000 USD
Oleh itu, nilai 1 lot untuk account regular = 1000 USD
  • Leverage yang besar akan membesar akan memberikan pinjaman yang besar kepada anda, Risiko juga semakin besar. Oleh itu, penggunaan leverage yang besar memerlukan money management yang betul.
  • Bahwa apabila leverage semakin tinggi, semakin tinggi pinjaman yang diberikan kepada anda dan semakin kurang modal yang perlu anda sediakan untuk 1 lot.
  • Untuk semua leverage yang berbeda-beda, nilai 1 pip tetap sama bagi 1 lot. Jika akun mini, 1 pip untuk 1 lot ialah 1 USD dan 1 pip untuk 1 regular lot ialah 10 USD.
  • Katakan anda mempunyai modal 1000 USD dan anda ingin membuka akaun mini. 1 mini lot = 100 USD. Dengan modal 1000 USD, anda boleh mendapat 10 lot.
Cara Belajar Dan Menguasai Trading Forex

Bagaimana urutan atau langkah yg benar dalam belajar forex?
volatilitas
Ikutilah langkah demi langkah dibawah ini. Supaya terdapat pemahaman yg benar sebaiknya ikuti perlangkah dengan urut dan pahami dulu makna yg disampaikan.

Langkah 1: Sekilas pandang?
Apakah Anda sama sekali belum tahu tentang forex? Sabar, sekilas saja, ada baiknya Anda baca artikel berikut.
Baca: Pengenalan Dasar Forex
Baca: Pelaku Forex

Langkah 2: Apa yg membuat orang melirik Forex ?
Jelas keuntungan/uang, dengan forex Anda bisa jadi cepat kaya, ini yang nomer satu. Selain itu, nomer duanya, faktor fleksibilitas dalam waktu, modal, serta kemudahan infrastruktur, menjadikan forex semakin diminati. Dengan modal 1000$ saja bisa profit sd 100-200$, bahkan bisa lebih. Wah2, menarik sekali.
Baca: Kelebihan Trading Forex
Baca: Mendapat Uang Dari Forex

Langkah 3: Fakta dilapangan
Karena Anda tergiur, lalu Anda dengan semangat tinggi ingin secepatnya terjun di forex. Tapi, tunggu sebentar dulu, menurut laporan data statistik, hanya 10% saja yg bisa jadi kaya, sisanya gagal(naik turun, bahkan sampai dengan bangkrut) lho. Baca artikel dibawah ini.
Baca: Resiko Trading Forex

Langkah 4: Dari Fakta, Forex itu Susah dan Beresiko
Melihat statistik lapangan, ternyata forex itu susah dan beresiko tinggi. Selain resiko uang/dana yg mungkin hilang, ada pula yg mungkin tak terasa adalah resiko kehilangan waktu. Bagaimana jika bertahun-tahun ternyata apa yg diperoleh segitu-gitu saja? Apa ini gak buang-buang waktu, pikiran, konsentrasi, dsb.

Langkah 5: Pertimbangkan
Dari potensi kaya(langkah 2) dan fakta + Susah + Resiko (langkah 3 dan 4) pertimbangkan dulu…. Jangan memaksa, dan lihat ke tipe/model personal Anda. Apakah saya model orang yg bisa menerima semua diatas.

  • Jika Anda berpikir ‘coba dulu semua baru memutuskan’, maka lanjutkan langkah berikutnya.
  • Jika Anda tidak cocok dengan resikonya, maka tutup halaman ini.
  • Jika Anda tertantang dan tertarik di forex, maka pastikan bahwa Anda serius serius serius belajar, kenapa? awas faktor resiko diatas Anda bisa masuk ke 90% golongan yg gagal. Jangan sampai ini terjadi pada diri Anda.

sumber: seputarforex.com

Belajar Analisa Forex

Analisa Trading – Pada dasarnya trading forex adalah seni, dalam hal ini adalah seni analisa. Bagaimana bisa ? Jelas sangat bisa, tiap orang/individu bisa menghasilkan seni/gaya trading yg berbeda-beda. Boleh dikata walaupun Anda berguru pada orang yg sama, belum tentu hasilnya sama untuk setiap pengikutnya. Dan belum tentu sama bahkan dengan gurunya sendiri.
eurusd20141129w3
Kemampuan dan keahlian(skill) analisa, akan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan ataupun kegagalan seseorang dalam dunia trading forex. Analisa forex yg baik akan mampu untuk selalu konsisten/mengulangi profit, serta mampu untuk bertahan dalam jangka waktu yg lama kalau bisa untuk seterusnya.

Baik mari kita mulai belajar dasar-dasar analisa dalam trading forex. Secara garis besar ada 2 tipe dasar pendekatan/analisa yg umum digunakan.
1. Analisis fundamental.
2. Analisis teknis/teknikal.

Mana yang terbaik ? jangan terjebak untuk memfavoritkan salah satunya. Dan membuang-buang waktu untuk mencari artikel perbandingan mana yg lebih baik. Walau diatas ditulis analisa fundamental di no 1, ini tidak membuatnya lebih baik daripada teknikal. Jadi mari kita ulas dengan santai satu per satu, dan kemudian meletakkan kembali bersama untuk memperoleh manfaat yang sebesar besarnya dari keduanya.

Analisis fundamental

Analisis fundamental adalah cara melihat pasar melalui kondisi ekonomi, kekuatan sosial, dan politik yang mempengaruhi penawaran dan permintaan.Dengan kata lain, Anda melihat kondisi ekonomi yg baik, atau kondisi yg menyebalkan. Ide dibalik analisa fundamental ini adalah bahwa jika ekonomi suatu negara dengan baik, maka mata uang mereka juga akan baik. Dan berakibat pada kepercayaan yg meningkat dari negara-negara lain terhadap mata uang tersebut.
Sebagai contoh, nilai dolar AS terus meningkat karena ekonomi AS menguat/membaik. Konsekuensinya suku bunga bisa lebih tinggi untuk mengendalikan inflasi, efeknya nilai dollar juga akan terus menguat.

Diatas adalah salah satu contoh ilustrasi bagaimana fundamental dapat berpengaruh pada nilai mata uang. Dalam artikel-artikel di situs ini bisa Anda temukan apa saja jenis berita/faktor yg termasuk dalam fundamental serta faktor/berita mana saja yang paling berpengaruh. Untuk saat ini kita ambil garis dasarnya saja, bahwa analisa fundamental adalah cara untuk menganalisa pasar melalui kondisi ekonomi dari negara yang bersangkutan.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal adalah studi tentang pergerakan harga dilihat dari segi analisis matematis. Dari sini kita bisa membayangkan akan ada grafik-grafik ataupun perhitungan/rumus matematis didalamnya. Dengan data historis serja pergerakan harga sekarang yg ada maka analisa bisa memberikan proyeksi di nilai mana harga akan naik, turun, atau berbalik. Atau bisa disebut ‘tren’ inilah yang dicari dalam analisa teknikal. Dengan mengidentifikasi tren atau pola dengan benar, akan dapat membantu Anda menemukan peluang trading yang terbaik.
Orang mengatakan bahwa dalam analisa teknikal TREN adalah teman Anda. Jika Anda mampu mengenal tren selayaknya teman Anda, maka dia akan memberikan uang(keuntungan) kepada Anda.

Sampai disini anda jadi patah semangat ? Wah saya tidak jago matematika, saya bakal kepayahan menggunakan analisa teknis, tidak terbayang saya musti pusing lihat angka dan rumus-rumus..
Tenang saja :).. sabarlah untuk mengikuti dan membaca artikel kami. Tidak serumit yg dibayangkan.. Dan percayalah itu tidak sebanding dengan kerugian yg bakal Anda tanggung(nanti dalam trading) dibandingkan mengenal analisa teknis dengan baik.

Keterkaitan Antara Analisa Teknikal dan Fundamental

Untuk menjadi seorang master forex, Anda perlu tahu bagaimana cara efektif menggunakan kedua jenis analisis. Mari kita melihat ilustrasi yang menunjukkan bagaimana berfokus pada hanya satu jenis analisis bisa berubah menjadi suatu bencana.

* Mari kita katakan bahwa suatau waktu Anda melihat grafik Anda(teknikal) dan Anda menemukan sebuah kesempatan peluang trading yang sangat baik. Dengan semangat yang berapi-api sekaligus Anda bermimpi bahwa uang akan turun seperti hujan dari langit. Anda berpikir, wow belum pernah aku melihat sebuah kesempatan manis seperti ini(saya cinta grafik saya).

* Lalu dengan keyakinan penuh segera Anda melanjutkan untuk memasukkan order transaksi ke broker. Dengan senyum lebar, tak sabar Anda menanti keuntungan yg seolah-olah telah di depan mata.

* Setelah beberapa saat berlalu, dan order telah terbuka, lho…. pergerakan harga menjadi berlawanan dan bergerak ke arah yg lain, Anda melihat kerugian sebesar 40 pip. Ternyata apakah Anda tahu, baru saja ada tingkat penurunan bunga pada mata uang yg Anda pegang, sehingga nilai mata uang tersebut melemah, dan sekarang setiap orang dalam pasar bergerak untuk melepas mata uang tersebut(melawan segala analisa grafik Anda).

Mungkin Anda berpikir bahwa ilustrasi diatas adalah terlalu over atau mendramatisir. Ya. mungkin, tapi setidaknya Anda bisa mendapatkan maksud dari ilustrasi tersebut. Lagipula semisal sekarang kita balik pertanyaan ke Anda. ‘Apakah Anda bisa menjamin jika hal ini tak mungkin terjadi ?’

Kembali ke ilustrasi diatas, jadi sekarang mimpi Anda serasa sia-sia, mimpi indah Anda rusak oleh petir di siang bolong, parahnya lagi Anda merasa bahwa grafik/analisa yg Anda tekuni selama ini terlihat seperti sampah saja(buang2 waktu dan pikiran/otak). Namun seandainya Anda lebih bijak untuk tidak mengabaikan faktor fundamental, mungkin hal diatas tak perlu terjadi.

Kesimpulan

Forex adalah seperti bola energi besar yang bergerak dan mengalir, dalam bola tersebut terdapat keseimbangan antara faktor fundamental dan teknikal yang berperan dalam menentukan kemana dia akan bergerak, kemana arah pasar. Tidak ada unsur yg bisa dominan menguasai sampai 100%, baik itu fundamental atau teknikal, bahkan pasar forex pun tak lepas dari hukum alam.

Ingatlah bagaimana keberadaan akan ibu dan ayah terhadap Anak. Ibu memberikan kepekaan sedang Ayah memberikan rasionalitas. Hasil terbaik untuk anak tetaplah sinergi dari keduanya.
Dalam belajar analisa forex, hal yang sama berlaku saat memutuskan jenis analisis yang akan digunakan. Jangan mengandalkan hanya salah satu saja. Sebaliknya, Anda harus belajar untuk menyeimbangkan penggunaan dari masing-masing mereka, karena hanya itu yang akan membuat Anda benar-benar bisa mendapatkan hasil maksimal dari trading anda.

sumber: seputarforex.com

Jenis Trader dan Entry Point

Analisa Trading – Anda mau tahu tentang Jenis Trader dan Entry Point ? Pada belajar forex kali ini akan dibahas tentang Jenis Trader dan Entry Point nya .

trader forex

Ada beberapa jenis trader dilihat dari entry pointnya yaitu :

1. Bottom Buyer Top Seller

Strategy ini bisa dibilang scalper,cocok untuk kondisi market yang bergerak mendatar.
Indikator yang diperlukan adalah jenis Oscillator yang dapat mendeteksi kejenuhan pasar.

Aturan mainnya adalah :

BUY ketika harga berada di sekitar support,dan indikator menunjukan telah jenuh jual. Lebih bagus jika muncul candle /bar jenis pembalikan seperti Hammer.
SELL ketika harga berada disekitar resistance ,dan indikator menunjukan jenuh jual. Lebih bagus jika muncul candle pembalikan.

buy bottom sell top

 

2. BREAKOUTER

Breakout biasanya terjadi setelah market yang bergerak sideway.Breakout menunjukan antusiasme yang tinggi dari pembeli atupun penjual.

Sebelum breakout biasanya di dahului oleh false signal ,lembah yang lebih tinggi dari sebelumnya,puncak yang lebih rendah dari sebelumnya,atau ada indikator yang menunjukan jenuh beli/jual pada market yang datar.

Aturan mainnya adalah :

BUY ketika harga berhasil menembus resistance disertai Volume yang besar dan Volatilitas yang tinggi.

SELL ketika harga berhasil menembus Support disertai Volume yang besar dan Volatilitas yang tinggi .

3. TREND FOLLOWER

Trading dengan mengikuti trend sangat cocok untuk jangka panjang. Terbentuknya tren ditandai dengan adanya lembah yang semakin meninggi atau puncak yang semakin merendah.Trend normalnya memiliki kemiringan 45 derajat.Jika trend terlihat sangat curam,ini menunjukan akan segera dibalikkan.

Aturan mainnya adalah :

BUY sesaat setelah terbentuk lembah yang semakin tinggi dari lembah sebelumnya.Sangat lebih baik jika indikator jenis trending menunjukan bahwa trend naik sedang terjadi.

SELL sesaat setelah terbentuk puncak yang semakin rendah dari puncak sebelumnya.Juga lebih baik jika indikator jenis trending menunjukan sedang terjadi trend turun dan atau indikator jenis oscilator menunjukan bahwa harga baru saja keluar dari zona jenuh beli.

trend follower

 

4. CORRECTER 

Strategy ini adalah temuan seorang trader bernama Edi Marsel ,strategy ini cocok digunakan ketika trend kuat atau jangkan panjang terjadi.

Trend yang kuat mempunyai satu arah,sehinga ketika arah grafik berbalik tanpa ada tenaga,arah grafik akan dikembalikan seperti semula mengikuti trend yang sedang terjadi.

Aturan mainnya dalah :

BUY ketika trend kuat terjadi dan harga berada di sekitar support.Lebih baik jika grafik menunjukan pelemahan dan indikator oscilator menyatakan telah jenuh jual.

SELL ketika trend kuat terjadi dan harga berada di sekitar Ressistance.Lebih baik jika grafik menunjukan pelemahan dan indikator oscilator menyatakan telah jenuh beli

correcter

Dengan mengetahui beberapa entry point ini , silahkan anda tentukan mana yang paling mudah dan cocok untuk trading anda. Jenis trader manapun bukan masalah, yang menjadi masalah jika anda tidak memiliki gaya trading.

sumber: siembah.com

Dow Theory Strategi Yang Cocok Untuk Pemula

Teori Dow sudah ada sejak 100 tahun terakhir, dikembangkan oleh Charles Dow dan disempurnakan oleh William Hamilton dan Robert Rhea, dimana teori ini tidak menyampaikan masalah analisa tehnikal dan aksi harga, namun terkandung pula filsafat-filsafat pasar. Namun seabad lalu hingga sekarang dapat ditarik inti dari teori ini bahwa harga akan berperilaku sama alias selalu berulang.

Latar Belakang

Charles Dow mengembangkan Dow teori dari hasil analisa pergerakan harga di pasar saham pada akhir abad 19. Hingga meninggal di 1902, Dow yang merupakan sebagian pemilik dan editor di The Wall Street Journal, tidak pernah menulis dalam buku terhadap penelitian dan padangannya terhadap pergerakan harga di bursa DowJones Transportation, namun hanya berupa catatan-catatan editorialnya di Koran yang dia punya.
Pandangan-pandangan Charles Dow tersebut, baru disempurnakan setelah SA Nelson dan William Hamilton sehingga menjadi sebuah teori yaitu “Dow Theory”, dimana Nelson membuat tulisan yang pertama kalinya menggunakan istilah Dow Theory dalam The ABC of Stock Speculation. Kemudian Hamilton menyempurnakan teori Dow melalui serangkaian tulisan artikelnya di the Wall Street Journal antara tahun 1902-1929. Dan tahun 1932, Robert Rhea memperhalus teori-teori yang terkandung di Dow Theory dengan mempelajari 252 editorial Charles Dow dan Hamilton.

Asumsi

Sebelum mempelajari lebih jauh tentang teori Dow ini, Rhea menyatakan bahwa keberhasilan penerapan teori Dow harus ada beberapa asumsi yang harus diterima dan tanpa alasan apapun.

Manipulasi

Asumsi pertama yang harus diterima adalah manipulasi dari tren primer tidak mungkin terjadi. Nah disini maksudnya adalah, ketika investor mempunyai dana yang besar maka pertaruhan untuk memanipulasi pergerakan harga atau munculnya spekulan memang besar harapan akan terjadi, namun menurut teori ini menyatakan bahwa spekulan dan investor besar tidak akan bisa memanipulasi pergerakan harga pada trend primer atau trend besar atau pergerakan tahunan. Tetapi mungkin saja bisa terjadi pada trend-trend sekunder atau harian atau juga mingguan.
Asumsi pertama ini kemungkinan besar hanya bisa menggerakan satu atau 2 emiten saja seperti memanipulasi biaya sehingga harga bergerak liar, namun pada saatnya nanti akan kembali pada tren primernya. Contohnya pada era 1978-1980 Hunt bersaudara mengoleksi komoditi perak cukup besar sehingga harga meroket hingga $ 50/ounce dalam waktu cepat, namun lambat laun kembali ke koreksi atau penurunan mengikuti pergerakan trend primernya.

Averages Discount Everything

Asumsi kedua dari teori ini adalah semua pergerakan pasar mempunyai refleksi atau timbal balik berupa informasi. Segala sesuatu yang ingin dan perlu diketahui sudah tercermin di pasar melalui harga.

Harga merupakan jumlah total dari semua harapan, ketakutan dan perkiraan semua orang. Pergerakan suku bunga, ekspetasi pendapatan, proyeksi laba, pemilihan presiden, produk-produk inisiatif dan segalanya, sudah diwakili harga di pasar.

Seperti contoh dibawah ini suatu keputusan bank sentral bisa menggerakkan pasar yang cukup besar pada pergerakan bursa DowJones :

downaveragediscount

 

Market mempunyai 3 pergerakan

Primary movement.

Yang terpenting adalah primary atau major trend, lebih dikenal dengan nama bull (naik) atau bear (turun) market dengan jangka waktu minimal tahunan.

Secondary reactions.

Secondary atau immediate reaction di definisikan sebagai penurunan yg penting di bull market atau awal di bear market, biasanya bertahan dari 3 minggu sampai bulanan, dimana selama jarak waktunya, pergerakan secara umum menelusur kembali dari 33% hingga 66%.

Minor Movements

Pergerakan kecil bertahan satu atau dua minggu atau hingga 6 minggu. Penting hanya di situ membentuk sebagian langkah pokok atau sekunder; tidak mempunyai nilai meramalkan bagi penanam modal jangka panjang. Ini sangat penting karena pergerakan jangka pendek bisa diselewengkan sampai suatu titik tertentu.

ISTILAH DALAM FOREX

Berbicara masasalah forex tentu saja tidak terlepas dari berbagai istilah asing dalam trading. untuk memahami dan memperjelas istilah tersebut berikut penjalasanya berupa kamus forex. kamus  ini masih belum semuanya dijelaskan hanya beberapa dulu dan belum sempurna.. mungkin ada sebagian rekan trader yang masih asing mengenal istilah-istilah dalam trading forex, semoga bisa membantu.

AGREEMENT : Kontrak perjanjian antara nasabah dan pialang yang menyangkut masalah regulasi transaksi dan investasi.
AMERICAN OPTION : Option yang hanya bisa di exercise pada tanggal berapapun sampai dengan tanggal terakhir option harus di exercise.
ASCENDING TRIANGLE: Pola berulang-ulang yang merupakan masa dari pembentukan konsolidasi yang berlangsung dalam kondisi harga stabil tinggi dan terjadi peningkatan posisi harga-harga terendah.
AVERAGE HOURLY EARNINGS: Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.
AVERAGING : Melakukan transaksi dengan posisi yang sarna pada saat dalam keadaan floating loss ataupun floating profit, di mana posisi pertama dibiarkan terbuka dan kita masuk lagi dengan transaksi kedua.
BALANCE : Dana real yang ada pada account.
BAR CHART : Cara yang paling umum dalam membentuk/menggambarkan grafik harga. Setiap ketinggian harga yang digambarkan menunjukkan posisi harga maksimal atau minimal selama pasar berlangsung sesuai dengan jangka waktu yang terdapat pada bar. Tanda garis
datar ditempatkan pada saat pasar terbuka atau tertutup sesuai dengan periode waktu yang diwakilkan oleh grafik.
BEAR-FLAG : Koreksi/perubahan yang saling berkaitan dimana bergerak perlahan ke atas melawan trend/kecenderungan.
BEARISH MARKET : Keadaan dimana tren mata uang cenderung untuk turun.
BLOW-OFF : pergerakaan ke atas dengan tingkat volatilitas yang tinggi dan berbahaya, yang mendefinisikan pergerakan terakhir menuju kondisi pasar yang euphoria/bergejolak.
BOE : Bank of England, bank sentral Inggris.
BOTTOMING TAIL : Istilah area sumbu bawah tiap-tiap lilin pada grafik, yang menunjukkan adanya lonjakan harga setelah terjadi penutupan harga jual.

BOUNCE : Perilaku berbalik dari kondisi mendorong (support) atau menahan (resistance). Biasanya menunjukkan pergerakan titik acuan yang
cepat dan fluktuatif.
BOUNCE TRADERSCALP: Strategi pertukaran/perdagangan yang menargetkan posisi awal jauh dari area support atau resistance dan akan ke luar dari aktivitas jual beli setelah pasar mengalami melonjak berbalik secara tiba-tiba.
BREAKAWAY GAP : Pergerakan yang memiliki trend yang kuat, dimana diawali dengan adanya rentan yang terarah pada trend. Rentan menggambarkan kegagalan penyesuaian pada trend yang ada selama setengah jam awal perdagangan/pertukaran.
BREAKDOWN : Perilaku harga yang memotong dibawah tingkat harga terendah, atau posisi harga minimum terendah. Pola yang berdasar pada perpotongan harga tingkat resistance.
BREAKEVEN : Tingkat dimana perdagangan akan bergerak dari kondisi untung menuju rugi, kadang kala digunakan untuk berhenti melakukan aktivitas di pasar.
BREAKOUT : Perilaku harga yang memotong diatas tingkat harga tertinggi, atau posisi maksimum harga tertinggi.
BULL FLAG : Koreksi/perubahan yang saling berkaitan dimana bergerak perlahan ke bawah melawan trend/kecenderungan pasar.
BULLISH MARKET : Keadaan dimana tren mata uang cenderung untuk naik.
BUSINESS INVENTORIES : Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual. Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.
C S P I : Adalah kependekan dari Corporate Services Price Index, merupakan indeks yang mengukur tingkat perubahan harga dari sektor jasa.

 

bersambung…

20 aturan untuk disiplin Trading Forex

Berikut ini ada 20 aturan untuk diisplin dalam trading Forex, semoga bermanfaat :

1. Kita dibayar karena disiplin

Kita nggak perlu punya IPK 5.0, ga perlu pintar matematika, ga perlu fasih 4 bahasa, ga perlu punya pengalaman kerja 10 tahun, ga perlu bangun pagi pulang malam utk sukses di forex. Market hanya membayar satu hal dari kita: DISIPLIN. Cuma satu itu. Dan ya cuma itulah yg dibutuhkan di sini, Disiplinlah dan market akan memenuhi rekening kita.

2. Bukan bola kalau tidak bundar.
Kalau dari 10 trading kita hanya 9 yang disiplin maka kita tentu belum bs dikatakan disiplin. Kalau kita bilang “saya sudah berhenti merokok” tapi masih suka ngumpet2 utk ngerokok itu namanya BELUM berhenti merokok. Belajarlah untuk disiplin di setiap trade.

3. Jangan obati luka bakar dengan api.
Saat market bergerak tidak sesuai dg yg kita harapkan kenapa harus diperburuk dengan membuka posisi yg sama terus menerus bahkan dg lot yg lebih besar? Segeralah keluar atau kurangi lot-nya. Itu uang lho yg kita keluarkan, bukan daun jambu.

4. Jangan tolak rejeki.
Kita semua pernah melakukan ini. Market telah menghidangkan uang utk kita dengan bergerak sesuai arah yg kita harapkan tapi kita nggak puas dengan uang sedikit. Lalu kita tungguin chart dan berharap uang itu menjadi banyak dan banyak, tapi seringkali market malah balik kanan dan kita masih saja berharap dan akhirnya malah kita yg harus mengeluarkan uang. Tidak perlu serakah. Toh market buka 24 jam. Masih ada hari esok.Jangan tolak rejeki yg sudah dihidangkan.

5. Percuma membuat gundukan dari air.
Seandainya siang ini kita sudah profit 50pip, maka usahakanlah trade berikutnya tdk loss lebih dari 50pip. Kalau saatnya sudah tepat, segera pindahkan stop loss ke +1. Buatlah gundukan dari tanah, bukan air.

6. Setialah.
Apapun trading system kita. Apapun indikatornya. Ambilah kertas dan pulpen (atau buka microsoft word). Tulis trading system kita, kapan kita masuk, kapan harus keluar, berapa lot yg dibuka, di mana menaruh TP dan SL. Sertakan screenshot-nya. Buatlah sedetil mungkin. Buatlah seolah2 kita sedang mengajari anak SD untuk mentradingkan uang sejuta dollar kita. Setelah itu print dan laminating jika perlu. Taruh di samping komputer. Kalau trading systemtersebut berhasil maka SETIALAH.

7. Carilah pakaian yang paling nyaman.
Jangan pakai jaket berbahan suede klo kita alergi dg bahan itu. Jangan pakai baju hitam tebal saat siang yg terik. Yang bagus untuk orang lain belum tentu sama bagusnya untuk kita. Jadi kalau kita nyaman dengan TF15m, kenapa harus memaksakan diri dg TF daily jika itu malah selalu bikin deg-degan? Ya coba2 sih boleh saja, tapi cukup di acc demo atau micro. Carilah gaya trading yg paling profitable tapi sekaligus paling nyaman dan menyenangkan menurut kita masing-masing.

8. Pastikan esok kita masih bisa trading.
Apakah sebuah meteor sdg menuju bumi? Apakah gelombang tsunami sdg menuju ke rumah kita? Apakah mulai minggu depanforex akan ditiadakan? Kalau tidak, lalu kenapa kita terburu2 ingin mengeruk profit sebanyak2nya hari ini juga? Jangan over-trade, jangan resikokan uang terlalu banyak, pastikan besok kita masih punya balance utk trading, supaya bs bayar cicilan, bs beli susu anak, dst. Tidak ada yg lebih menyedihkan daripada mengetahui harga akan bergerak 200 pips tapi ga ada cukup dana di account kita.

9. Sesuaikan ukuran bahu.


Kalau SMP saja belum lulus, kenapa kita pikir layak untuk duduk di bangku SMA? Kalau trading micro saja masih sering MC kenapa kita pikir di standar ga akan MC? Kalau 1lot saja sering banget loss, kenapa kita pikir 10lot akan berbeda? Kalau melawan Cris John saja belum menang kenapa maksa mau ngelawan Tyson? Tidak perlu mikul 10 karung beras kalau 1 karung saja sudah encok. Ikutilah prosesnya: demo, micro, mini, standar.

10. Saat gedung terbakar, cepatlah keluar.


Pecundang itu bukan saat kita loss. Pecundang itu kalau kita tahu harga sudah jelas balik badan tapi tetap ga berani cut loss. Jangan takut mengakui analisa kita salah. Semua trader pasti pernah loss. Yang kakap pun masih sering salah. Ga masalah kita loss hari ini, yang penting laporan akhir bulan tetap profit. Let the profit run, but cut your losses.

11. Just one big idea, and live like a king.


Para penemu hebat pasti mengerti ini, para musisi, para pengusaha, dan semua mereka yg namanya tidak pernah mati. Graham Bell, Alpha Edison, Soekarno, Elvis Presley, Nobel, George Soros, Colonel Sanders, dan orang2 hebat lainnya, semua memliki kesamaan yaitu memiliki satu ide besar dan fokus padanya. Karena mereka tau, sekali ide besar itu terwujud maka mereka akan hidup seperti raja. Temukan cara trading yg terbaik menurut kita masing2, jangan berhenti memperbaikinya, dan setialah. Lakukan apapun utk menemukannya, dan hiduplah seperti raja. Tapi money management dan disiplin akan menentukan seberapa lama kita tinggal di istana.

12. Ikuti saja anginnya.

Begitu banyak faktor yg menentukan ke mana angin akan bertiup dan sekuat apa: kontur dataran, temperatur, penebangan hutan, posisi bulan dan bintang, jumlah nitrogen di tanah, jumlah cacing yg mati per minggu, dst, dst. Tapi pada akhirnya tidak terlalu penting apa yg menggerakkan angin, melainkan ke arah mana kita mengembangkan layar saat angindatang. Pada akhirnya tidak terlalu penting menganalisa harga sebelum news terjadi, ikuti saja arah arus yg dihasilkannya.

13. Pak guru tua yang pandai


Mungkin jaman sekolah dulu kita pernah terheran2 mengapa guru PPKN kita begitu lancarnya menyebut satu persatu butir2 pancasila, atau guru fisika yg dengan di luar kepala menjabarkan rumus relativitas umum? Sekarang kita tentu sudah tau rahasianya, ya iyalah hapal, wong setiap hari selama berpuluh2 tahun yang diomongin itu2 aja.. hehe. (Yg merasa guru jgn tersinggung ya, becanda). Jadi, kalau mulai hari ini kita setia dengan trading system kita, kita ulang2 setiap hari, kita pelototin setiap jam, bayangkan bagaimana hebatnya kita 5 atau 8 tahun dari sekarang. Tetaplah berlatih.

14. Yang penting bukan di mana kita saat ini, tapi di mana kita besok


Ya ya, kita tau rasanya MC, tau rasanya pingin nonjok monitor. Kita tau rasanya putus asa. Tapi kabar gembiranya, apakah ada trader sukses yg ga pernah ngerasain itu semua? Mereka semua pernah merasakan itu, dan mereka toh sukses sekarang. Berarti kita berada tepat di jalan yg sama dg mereka. Teruskan saja, sepanjang kita terus berjalan (atau merangkak) suatu hari pastilah sampai juga di sana. Nggak penting seberapa besar MC kita, tapi seberapa besar impian kita.

15. Gigitlah sedikit-sedikit atau rahangmu lepas


Beberapa dari kita mungkin punya target profit harian 50 pip, atau 100 pip, atau 200 pip. Berapapun target kita, cobalah dipecah dalam beberapa kali trading. Mendapatkan 100pip sekali trading seringkali jauh lebih sulit (mental dan teknikal) dibanding dalam 5 kali trading. Makan sesuap demi sesuap akan lebih mudah dan menyenangkan dibanding 1 piring langsung.

16. Tentang menunggu


Apa kemampuan utama yg diperlukan utk menjadi seorang pemburu handal? Menembak? Bisa jadi. Tapi ada pepatah terkenal di antara para pemburu: Menunggu adalah separuh kesuksesan. Begitu pula saat singa memburu kerbau. Sebagian besar waktunya dihabiskan utk mengendap2 menunggu saat yg tepat, bukan utk berlarian ke sana kemari mengejar si kerbau. Punya seribu indicator dan seribu sistem tidak ada artinya tanpa tau cara menikmati masa menunggu.

17. Tentang penjaga menara
Kalau tempat kita berdiri terlalu rendah sehingga tidak bisa melihat ke mana badai mengarah, tanyakanlah pada penjaga menara. Kalau tempat kita berdiri terlalu tinggi sehingga tidak bisa merasakan getaran tanah, tanyakan pada mereka yg di bawah. Tengoklah apa yg sedang terjadi di TF besar dan kecil, lalu putuskan ke mana akan berlari.

18. Sejarah mengulang dirinya sendiri
Kita berada di zaman interglacier, di mana banjir nabi Nuh akan datang lagi. Temuan fosil mengatakan ternyata dunia sudah dikiamatkan berkali2. Asteroid pernah menumbuk bumi dan pasti datang lagi. Sejarah selalu berulang. Belilah buku yg bagus dan buatlah jurnal trading, catatlah kesalahan dan prestasi kita setiap hari. Suatu hari pasti ada gunanya, karena double top dan doji akan datang lagi. False signal akan selalu menggoda. Karena sejarah akanberulang.

19. Sesekali jadilah robot
Target trading kita ingin beli tivi yang lebih besar atau mobil yang lebih kinclong sebelum reuni SMA bulan depan? Modal trading kita hasil hutang ke bank dan seorang debt collector sdg menunggu di depan pintu? Atau kita baru saja bertengkar dg bos tepat sebelum sesi Eropa buka? Atau kita baru saja menghilangkan uang hasil jual sawah dalam 10 detik? Singkirkan emosi atau jangan lihat chart sama sekali, karena market tidak perduli sedikitpun tentang masalah kita, dia tetap akan bergerak ke manapun semaunya, meskipun kita mengancam bunuh diri di depan kantor broker. Sesekali jadilah robot.

20. Belajar membentur lantai
Ambillah bola tenis. Banting kuat2 ke lantai. Lihat seberapa tinggi dia memantul. Yup, kita semua tau semakin keras dia terbentur semakin tinggi dia terbang. Begitu juga dengan kita, loss itu penting utk membuat kita lebih hati2, MC itu perlu utk memaksa kita disiplin, percayalah semua kegagalan kita kemarin ada gunanya, itu adl lantai keras yang akan menerbangkan kita tinggi2 suatu hari nanti.

 
Broker Nakal

Untuk melakukan trading maka kita pasti membutuhkan broker. Broker merupakan pialang atau perantara bagi kita untuk melakukan transaksi di forex market. Secara harfiah broker merupakan seseorang individu atau perusahaan yang membeli dan menjual order sesuai dengan keputusan perdagangannya. Lantas bagaimana broker memperoleh keuntungan ?  broker mendapatkan uang baik yang didapat dari komisi atau pun biaya yang dibebankan atas layanan sistem yang mereka berikan.

Saat ini ketika kita searching  maka kita akan mendapatkan banyak sekali situs yang mengulas tentang broker.  Namun kita harus lebih hati-hati lagi ketika memilih broker, karena tidak semua broker yang ada merupakan broker yang  berkompeten. Seorang trader yang ingin terjun ke perdagangan forex haruslah mengetahui seluk beluk Broker apakah berkompeten atau tidak, apakah resmi atau hanya penipuan (scam). Karena kesalahan dalam memilih Broker tentu saja seorang trader akan mengalami kerugian.
Berikut ini merupakan Kriteria broker yang scam atau nakal :
•    Susah di kontak atau tidak bisa sama sekali bila sesuatu terjadi.
•    Grafik sering macet/berhenti bergerak. (server lemah atau disengaja)
•    Deposit gampang, witdrawal setengah mati.
•    Security situsnya lemah, duit kita bisa di embat orang. Broker yang bagus biasanya kita harus mengirimkan identitas kita ktp/pasport/sim/photo, mempunyai IP detection system, kalau atau ada perubahan no telepon pada saat witdrawal akan ditanya-tanyain dulu dari no ktp dan lain lain Jadi pada saat trading sebaiknya gunakan 1 komputer 1 internet provider dan 1 no IP.

Untuk itulah sebelum anda menginvestasikan uang anda maka anda harus mengecek atau menguji terlebih dahulu broker yang akan anda gunakan. Hal ini untuk meminimalisir broker yang scam. Sehingga anda dapat trading dengan tenang dan nyaman.

Sukses Selalu!