Menganalisa Instrumen Investasi

Ketika seorang investor memutuskan untuk berinvestasi secara langsung di pasar saham, maka yang penting dilakukan adalah mempelajari cara menganalisa instrumen investasi melalui informasi yang ada.

Analisa yang paling penting dilakukan investor, terutama investor yang  ingin berinvestasi saham untuk jangka panjang  adalah  melakukan analisis fundamental.

Analisa fundamental dilakukan dengan mencari tahu mengenai apa saja yang berkaitan dengan saham serta informasi lain yang berpengaruh terhadap saham. Semua informasi tersebut bisa dijadikan  bahan analisa fundamental saham.?

Secara teori, analisis fundamental adalah analisis berdasarkan faktor-faktor fundamental yang akan mempengaruhi harga saham suatu perusahaan dengan mencoba melihat kondisi perekonomian, industri, dan prospek usaha perusahaan di masa depan.

Ada dua metode yang digunakan untuk melakukan analisa fundamental.  Pertama, metode  top-down (dari atas ke bawah), yaitu melihat faktor makro ekonomi terlebih dahulu untuk mengetahui industri atau sektor usaha yang bagus pada saat itu. Kedua, metode bottom-up (dari bawah ke atas) yang merupakan kebalikan dari metode top-down. Dalam metode bottom-up ini, investor sudah yakin memilih saham tertentu, baru mempertimbangkan faktor makro ekonomi.

Informasi yang paling utama adalah dengan menelisik laporan keuangan emiten. Beberapa informasi penting yang harus dicermati adalah angka nilai buku saham, laba bersih per saham, rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Perusahaan (BOPO),  Return on Asset (ROA) serta Return on Equity (ROE).

Investor harus secara berkala memantau laporan keuangan emiten yang akan dipilihnya. Laporan keuangan secara berkala dipublikasikan oleh emiten setiap tahun, setiap semester, dan setiap kuartal.

Namun, publikasi laporan keuangan hanya memberikan gambaran besar mengenai kondisi aset perusahaan dan laporan laba rugi perusahaan serta informasi arus kas.

Untuk mengetahui lebih mendalam poin-poin dalam neraca keuangan, investor harus membuka laporan audit yang bisa diunduh di website masing-masing emiten ataupun di Laporan Keuangan yang telah diaudit (Audited) perusahaan yang tersedia di Laporan Tahunan (Annual Report) emiten. Pernyataan tertulis dari auditor juga bisa dijadikan sebagai acuan analisa fundamental saham.

Ada tujuh langkah yang bisa dianalisa dari data yang sudah dikumpulkan. Pertama, amati dan pelajari kondisi makro ekonomi dan pasar. Investor dapat melihat bidang usaha yang sedang baik dan prospeknya bagus. Kedua, analisa laporan keuangan perusahaan tersebut untuk mengetahui kinerjanya.

Ketiga, membandingkan kinerja perusahaan dengan perusahaan pesaing yang bergerak di sektor usaha yang sama. Keempat, melakukan analisa harga saham tersebut apakah sudah murah. Kelima, menilai efisiensi operasional perusahaan tersebut.

Keenam, memperhatikan kredibilitas manajemen dan pemegang saham mayoritas. Ketujuh, mencari informasi dari sumber lain diantaranya berita, analisis media massa atau perusahaan sekuritas, hasil riset, dan isu-isu yang berhubungan dengan perusahaan tersebut.

Strategi Berinvestasi Secara Cermat

NASIHAT investasi yang umum berlaku biasanya berbunyi: Teliti sebelum membeli. Nasihat ini  masih tetap berlaku sampai saat ini. Artinya, sebelum mengambil keputusan untuk menempatkan dana pada satu instrumen investasi, Anda harus sudah mempelajari peluang atau potensinya, tak terkecuali risiko yang melekat pada instrumen investasi yang dipilih.

Prinsip ini berlaku ketika seseorang membeli produk investasi di bidang keuangan seperti saham, reksa dana, maupun obligasi. Misalnya dalam hal membeli saham suatu perusahaan, hal yang perlu diteliti tentu saja berkaitan dengan jenis atau sektor usaha, prospek bisnis ke depan, kekuatan kinerjanya fundamental dalam beberapa tahun terakhir, tingkat likuiditas, pemegang saham, serta manajemen pengelola.

investasiKinerja fundamental maupun teknikal yang berkaitan dengan tingkat likuiditas akan cukup jelas tercermin di pasar. Seperti halnya prinsip jual beli, harga suatu saham ditentukan oleh besar kecilnya tingkat penawaran maupun permintaan (supply-demand). Semakin besar permintaan beli, tentu saja harga saham akan naik. Sebaliknya, jika yang terbanyak merupakan keinginan untuk menjual, maka harga saham tersebut akan turun.

Besar atau kecilnya permintaan jual atau beli ini sangat ditentukan oleh kekuatan kinerja keuangan, prospek bisnis, maupun rekam jejak perusahaan bersangkutan. Semakin bagus kinerja dan prospeknya, peluang untuk harga sahamnya naik semakin besar. Tetapi perlu diingat juga bahwa peluang naik juga ditentukan apakah saham tersebut sudah mencapai harga wajar atau belum. Harga wajar adalah harga saham yang mencerminkan kondisi keuangan dan prospeknya. Jika harga sahamnya masih tergolong murah dibandingkan dengan kinerja keuangannya, maka peluang naik untuk harga saham tersebut akan terbuka.

Jika Anda kesulitan membuat perhitungan untuk menemukan harga suatu saham apakah sudah tergolong mahal, murah, atau sudah mencapai kondisi riil, Anda bisa memanfaatkan hasil perhitungan para analis di perusahaan efek tempat Anda bertransaksi. Analisa fundamental mengerucut pada perhitungan nilai perusahaan dikaitkan dengan kondisi fundamental ekonomi, kondisi sektoral, dan kekuatan perusahaan. Melalui analisa fundamental, maka akan diperoleh harga wajar dari suatu saham. Informasi sederhana ini dapat pula diminta dari broker masing-masing investor, karena termasuk fasilitas standar yang disediakan broker.

Harga wajar suatu saham dapat tercermin di pasar dalam kondisi normal. Namun, harga di pasar bisa saja lebih tinggi karena ekspektasi berlebihan akan prospek saham bersangkutan. Tetapi harga suatu sahamnya bisa jadi terlalu murah, yang juga berarti ada peluang membeli, jika kondisi fundamental mendukung, dan prospeknya memang menjanjikan.

Perlu diingat bahwa harga suatu saham tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja fundamental karena  sentimen yang berkembang di pasar ikut mempengaruhi harga saham. Misalnya, karena sektor usaha dari emiten bersangkutan mendapat isu positif terkait kebijakan pemerintah yang mendukung, atau karena faktor politik yang kondusif.

Biasanya, setelah sentimen pasar mulai melemah, pasar akan bersikap realistis dan mulai mengevaluasi harga saham yang tercermin di pasar. Jika harga saham sudah terlalu mahal, maka ada risiko terkoreksi. Namun, jika Anda berinvestasi untuk jangka panjang, peluang harga saham untuk naik lagi tetap terbuka, terutama jika laporan keuangan kuartal, semester, atau laporan tahunan ternyata tumbuh positif.

Sebaliknya, harga saham akan terkoreksi, jika kinerja fundamental tidak tumbuh positif. Untuk keamanan investasi, seorang investor perlu mengutamakan analisis fundamental dan jangan terjebak pada tren transaksi yang tidak mengacu pada kekuatan fundamental maupun prospek saham bersangkutan

European Central Bank (ECB)

Bank sentral negara-negara mata uang utama perlu diketahui para trader forex karena kebijakannya sangat mempengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang negara tersebut. Jika kebijakan bank sentral suatu negara mendukung penguatan mata uangnya maka akan banyak investor yang tertarik untuk membeli mata uang negara tersebut dan sebaliknya. Bank sentral negara mata uang utama yang paling muda adalah milik negara-negara Uni Eropa yaitu European Central Bank (ECB), dengan anggota negara-negara Uni Eropa yang menggunakan mata uang Euro atau lazim disebut dengan kawasan Euro (Euro Zone).

Untuk mengetahui pengaruh bank sentral dalam pasar forex, pertama kita perlu tahu tugas utama bank sentral tersebut dan besaran ekonomi yang dianggap penting, kedua: mengetahui jadwal meetingnya sebagai antisipasi dalam rencana trading kita, dan ketiga: mengetahui tindakan apa saja yang biasanya dilakukan bank sentral sehingga bisa mempengaruhi nilai tukar mata uang negara tersebut.

Latar belakang ECB
Aspek yang unik dari kawasan Euro adalah bahwa negara-negara anggota tersebut sepakat untuk mengelola kebijakan moneternya dengan membentuk sebuah bank sentral. Kawasan Euro saat ini terdiri atas 18 negara dimana Latvia masuk sebagai anggota sejak 1 Januari 2014. Berikut map kawasan Euro dimana tidak semua negara yang tergabung dalam Uni Eropa menjadi bagian dari ECB.

kawasan euro

Tugas ECB
ECB adalah bank sentral yang mempunyai satu tugas yaitu menjaga tingkat inflasi. Oleh karena itu ketika data Consumer Price Index (CPI) kawasan tidak seperti yang diharapkan seperti terjadi pada Oktober 2013 maka para pelaku pasar mulai menjual Euro dengan asumsi ECB akan mengambil tindakan yang akan berakibat pada melemahnya nilai tukar Euro.
Berikut data inflasi kawasan Euro antara tahun 2006 hingga 2014 dan ekspektasi untuk tahun 2015:

inflasi euro

Pada tahun 2006 tingkat inflasi kawasan berkisar antara 2.0%. Dalam keterangan pada website ECB tertulis bahwa fokus bank sentral adalah kestabilan harga, yang sangat dipengaruhi oleh tingkat inflasi. Target inflasi yang diharapkan ECB dalam jangka menengah adalah sekitar 2.0%. Jika tingkat inflasi kawasan ternyata jauh lebih rendah atau jauh lebih tinggi dari angka target maka ECB akan bertindak dengan mengambil kebijakan moneter tertentu. Seperti yang terjadi pada tahun 2009 hingga 2011 ketika inflasi naik, ECB dengan presidennya Jean Claude Trichet waktu itu menaikkan tingkat suku bunga hingga membuat nilai tukar mata uang Euro menguat.

Namun demikian ECB harus kembali menurunkan suku bunganya ketika terjadi krisis hutang yang dialami sebagian anggotanya. Krisis hutang kawasan mulai terjadi pada akhir tahun 2008 yang menimpa Yunani, Spanyol, Portugal, Irlandia dan Italia. Yield bond negara-negara tersebut sangat rendah untuk kembali memperpanjang hutangnya sehingga ECB mesti turun tangan memberikan bantuan dana (bail out).

Kenaikan suku bunga membuat Euro menguat seperti tampak pada chart EUR/USD diatas, dan ketika terjadi tekanan ekonomi global dimana nilai tukar mata uang yang kuat tidak menguntungkan sektor perdagangan (terutama ekspor), maka ECB kembali menurunkan tingkat suku bunganya sehingga EUR kembali melemah.

Selain itu ECB juga pernah menaikkan stock mata uang Euro-nya sebagai cadangan devisa bank sentral negara-negara lain seperti tampak pada gambar chart diatas yang mengakibatkan naiknya nilai tukar EUR terhadap USD. Untuk menjaga agar mata uang Euro tidak terlalu mahal, tampaknya saat ini ECB membuat patokan nilai tukar EUR/USD maksimal pada level 1.4000, dan jika melebihi nilai tersebut maka ECB akan bertindak untuk memperlemah EUR agar tetap kompetitif.

PERTUMBUHAN EKONOMI, POLITIK DAN PENYAKITNYA

Sebagaimana halnya pertumbuhan seorang anak dari bayi sampai dewasa, maka pada tahapan pertumbuhannya mempunyai masa rentan terhadap penyakit sesuai dengan ketahanan tubuhnya. Penyakit yang membahayakan balita bisa jadi tidak lagi membahayakan bagi anak usia remaja, tetapi di usia remaja ada ancaman penyakit lain pada usianya.

Demikian halnya pertumbuhan ekonomi, politik sebuah negara memiliki masa pertumbuhan dan juga penyakit yang menjangkitinya. Kita sebagai para pelaku ekonomi sangatlah perlu memikirkan dan mengantisipasi pada tahapan apa negara kita sekarang berada ?

Ada beberapa tahapan ekonomi yang dialami oleh negara-negara, tentunya berbeda satu dengan lainnya, tetapi sebagai gambaran umum dari masa pertumbuhan ekonomi bisa dikategorikan menjadi 3 tahapan, sebagai berikut :

1. Tahap Pemicu Pertumbuhan
Pada tahap pemicu pertumbuhan ekonomi maka pemerintah perlu menjadi pioneer dalam mengembangkan sumber-sumber daya yang dimiliki untuk mendorong ekonomi secara absolut.

Sumber daya yang perlu dikembangkan pada tahap ini bersifat skala besar yang sangat tergantung pada campur tangan pemerintah. Sektor yang perlu dikembangkan oleh negara seperti halnya minyak dan gas, infrastruktur, pertambangan dan kebutuhan publik lainnya.

Pada tahap pemicu pertumbuhan ini terbentuklah badan usaha pemerintah sebagai penyangga ekonomi untuk tumbuhnya ekonomi masyarakat. Kita mengenal perusahaan negara yang menguasai minyak dan gas, listrik, pelabuhan, transportasi kereta-api, pesawat udara, kapal laut, kendaraan umum, air minum, pupuk hingga jasa pendidikan, rumah sakit dan perhotelan.

Pada tahapan ini pemerintah sebagai penopang pertumbuhan ekonomi, dimana perusahaan negara bukanlah profit oriented tetapi lebih bersifat strategis untuk mendorong ekonomi masyarakat.

Kemampuan keuangan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mendorong ekonomi skala nasional, pada tahapan perkembangan dimana keuangan pemerintah tidak lagi mencukupi maka diperlukan pinjaman pemerintah baik dari luar negeri maupun pinjaman domestik.

Pada tahapan ini akses ekonomi sangat didominasi oleh pemerintah, sehingga pejabat dan penguasa pemerintahan memiliki kehidupan ekonomi yang jauh diatas masyarakat pada umumnya, secara politik maka penguasa atau partai politik yang berkuasa akan berusaha mempertahankan kekuasaannya.

2. Tahap Privatisasi
Ketika infrastruktur sudah mulai berkembang dan mampu mendorong ekonomi masyarakat, maka peran dominan dari pemerintah mulai berkurang, selanjutnya pada tahapan ini masyarakat yang mampu berkontribusi dalam mendorong ekonomi sudah mulai bangkit.

Perusahaan-perusahaan pemerintah relatif sudah cukup gemuk dan menjadi raksasa dalam penguasaan akses ekonomi sehingga tidak efisien dan tidak lagi fleksibel dalam mengikuti perubahan ekonomi. Di sisi yang lain pertumbuhan ekonomi yang terjadi sudah melebihi kemampuan pemerintah untuk mengakomodasi seluruh keperluan pendukung ekonomi. Pada tahap ini perlu dilibatkan pelaku-pelaku dari sektor swasta yang mampu mendorong ekonomi dan penyediaan faktor pendukung ekonomi.

Pengalihan akses dari pemerintah ke pihak-pihak swasta menjadikan ekonomi lebih ekonomis, fleksibel, kompetitif dan produktif. Namun pada tahap ini sering terjadi faktor “rent-seeking” yaitu pengalihan akses ekonomi dari pemerintah ke swasta yang memiliki koneksi kuat dengan penguasa politik. Karena pengalihan akses ekonomi ini belum memiliki aturan yang jelas, belum kompetitif, juga nilai jual yang sangat menguntungkan swasta karena koneksi khusus tadi.

Pada tahap ini sering dijuluki “Crony Capitalism”, dimana bangkit pengusaha-pengusaha swasta yang memiliki akses ekonomi dominan karena koneksinya dengan penguasa politik. Seiring dengan rent-seeking ini biasa marak dengan aktifitas suap terhadap penguasa politik yang mampu memberikan akses ekonomi khusus. Bahkan kondisi yang lebih buruk bisa terjadi dimana pengusaha swasta yang sudah diberikan akses crony capitalism sebaliknya memiliki akses yang kuat untuk menentukan pejabat politik.

3. Tahap Transparansi  
Tahapan Crony Capitalism tentunya menimbulkan efek tidak fair dari proses ekonomi, sehingga pada tahap tertentu akan menimbulkan gejolak politik dan sosial dari pihak-pihak yang merasa tidak mendapatkan akses ekonomi secara fair. Pada tahap ini juga muncul kesenjangan dari pengusaha pemilik koneksi dengan pengusaha yang tidak memiliki koneksi sehingga timbul persaingan yang tidak sehat yang berujung pada gejolak.

Meningkatnya kesejahteraan sebagai akibat pertumbuhan ekonomi, membawa perbaikan pendidikan dan sosial yang melahirkan kekuatan kelas menengah yang menginginkan transparansi dan proses ekonomi yang fair, sehingga mereka menentang Crony Capitalism ini yang akan ditempuh dengan reformasi atau revolusi menentang penguasa politik yang juga sebagai pimpinan crony capitalism.

Pada era ekonomi transparansi ini, perkembangan ekonomi masyarakat sudah mulai dominan, sehingga kebutuhan penggerak ekonomi seperti infrastruktur, perusahaan-perusahaan berskala besar yang memerlukan subsidi pemerintah sudah semakin berkurang dominasinya. Pengaruh internet sangat mempercepat informasi pada era ini, sehingga kekuasaan politik yang tidak fair akan mudah dikritisi masyarakat, sekalipun terkadang penguasa politik berusaha membatasi akses informasi seperti yang dilakukan oleh pemerintah di China dan Turki, sekalipun upaya ini sangatlah sulit membendung akses informasi masyarakat.

Pada era ini masyarakat tidak menyukai lagi potikus yang sangat kaya, juga tidak menyukai para taipan yang kaya raya karena kedekatan dengan penguasa politik.  Presiden China Xi Jinping, menyuarakan tindakan “without mercy” terhadap para koruptor demi menarik simpati masyarakat dan pelaku ekonomi.

Di sisi yang lain pengusaha swasta bangkit dari sektor-sektor bukan dari minyak dan gas, tambang atau pabrik-pabrik besar yang memerlukan subsidi pemerintah, tetapi seperti di China banyak pengusaha besar bangkit di sektor internet, jasa, otomotif, retail dan keuangan.

Para tokoh politik pro pasar, anti crony dan korupsi menjadi idola dari masyarakat dan pelaku ekonomi. Pelaku ekonomi swasta bersaing satu dengan lainnya, sehingga efisiensi dan produktifitas semakin baik. Namun dominasi pengusaha swasta di sektor teknologi, internet, jasa keuangan dan properti yang mampu meraih akses cenderung menjadi kekuatan monopoli baru pada sektornya.

Refleksi Tahapan Ekonomi dan Politik di Indonesia

Tahapan tersebut di atas sepertinya dilewati juga dalam perjalanan pertumbuhan ekonomi negeri kita Indonesia, tidak terlepas dengan penyakit dan gejolak yang terjadi. Lebih jauh lagi pertumbuhan di setiap daerah berbeda bahkan bisa dikatakan masih timpang, demikian juga dari sisi pelaku ekonomi juga masih terjadi kesenjangan akses ekonomi, hal ini bisa menyebabkan kondisi tidak sehat.

Dalam pendekatan yang dilakukan oleh Vibiz Research untuk mengukur kelayakan investasi sebuah daerah melalui Vibiz Regional Investment Index (VRII), maka pertumbuhan ekonomi dan politik di Indonesia tersirat didalamnya meskipun tidak secara langsung.

Vibiz Regional Investment Index (VRII) menggunakan skala 1 hingga 6 untuk mengukur kelayakan investasi sebuah daerah dengan 10 parameter yang digunakan. Tentunya semakin bertumbuh sebuah negara dalam perekonomian dan politik semakin tercermin dalam VRII yang semakin baik, kalau secara sederhana kita membagi VRII menurut tiga tahap pertumbuhan, maka bila rata2 kabupaten di Indonesia berskala 1-2, kita ada pada tahap pemicu pertumbuhan, mendapat nilai 3-4 maka kabupaten itu ada pada tahap privatisasi, bila rata2 kabupaten itu mendapat nilai 5-6 maka kabupaten itu ada pada tahap transparansi.

Regulasi misalnya sebagai salah satu parameter yang digunakan dalam pengukuran VRII, memberikan makna semakin mature  pertumbuhan ekonomi dan politik sebuah negara, regulasi yang ada semakin membuat kemudahan investasi tanpa meninggalkan kepentingan publik.

Dari persepsi VRII dengan menggunakan data world bank 2014 maka Indonesia masuk ditahap transparansi awal dalam hal regulasi , rata-rata pengurusan ijin perusahaan baru di Indonesia dari survey world bank di kota-kota besar Indonesia adalah 33 hari dan ini termasuk tinggi di skala world bank yang menemukan pengurusan terbaik adalah 0,5 hari di New Zealand dan terburuk lebih dari 100 hari seperti di Kamboja, Brazil, bahkan di Equatorial Guinea – Afrika membutuhkan 186 hari untuk pendirian sebuah perusahaan baru.

Sebentar lagi kita akan memasuki pemilihan pemerintah legislatif dan eksekutif, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :
• Pemerintah perlu berperan dalam penyeimbangan akses ekonomi, transparansi dan regulasi. Penguasaan akses yang tidak fair dan cenderung monopoli perlu dibuka salurannya pada para pelaku lainnya supaya terjadi keseimbangan dan kompetisi yang sehat.

• Ketimpangan ekonomi regional perlu diatasi dengan membuka akses ekonomi dan pembangunan sosial. Kesenjangan pada tahap tertentu masih bisa dilakukan penyeimbangan, tetapi bila terlalu jauh ketimpangannya bisa menimbulkan gejolak sosial.

images13• Pada era transparansi global, maka persaingan akses ekonomi bukan lagi lokal, tetapi pemerintah perlu mendukung para pelaku ekonomi untuk mendapatkan akses global. Sebagaimana pemerintah memicu ekonomi dengan menjadi pioneer maka sekarang dibutuhkan peran pemerintah menjadi pioneer untuk membuka akses global bagi para pelaku ekonomi.

• Pembangunan menuju persaingan global juga perlu disiapkan, baik dalam hal pembenahan akses teknologi, pendidikan, keragaman instrument keuangan, penyediaan pasar atau bursa yang memiliki akses global perlu menjadi prioritas pemerintah.

• Masyarakat bukan hanya menjadi pelaku ekonomi tetapi juga menjadi penikmat ekonomi, sehingga pembangunan ekonomi juga merupakan pembangunan sosial, budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Profit Membuat Anda Rapuh

Setiap trader pasti diberi kemampuan untuk transaksi sesuai dengan karakter masing-masing. Banyak yang rugi, namun tidak sedikit pula yang merasa beruntung bisa menghasilkan profit setiap hari. Nah perjalanan trader akan selalu diiringi dengan ketentuan profit atau rugi, dan wajar saja bila hal tersebut selalu ada pada setiap transaksi.Rp

Namun, ketika trader mengalami suatu gelombang positif, profit yang berlimpah, dan transaksi yang selalu hijau membuat Anda menjadi lengah akan posisi trading selanjutnya. Sifat alamiah ini akan membawa dampak yang buruk terhadap kinerja yang akan datang. Apa jadinya trading yang kita lakukan selama ini jika profitnya akan hilang atau raib dalam waktu singkat. Hal itu dikarenakan profitlah yang selalu kita kejar. Kita melupakan risiko. Dampak-dampak tersebut akan terlihat seperti:

Kehilangan Disiplin
Ketika trader mengalami suatu kemenangan atas transaksinya, maka kecenderungan akan hilangnya disiplin trading semakin besar. Profit yang begitu mudah didapat sangat berisiko karena Anda akan menjadi tidak fokus akan perhitungan transaksi. Open yang akan dilakukan menjadi tidak terarah, toh setiap open pasti profit.

Jika hal tersebut dilakukan, money management mulai dilupakan, dan manajemen risiko pun mulai diacuhkan. Karena segala transaksi bisa profit dengan mudah tanpa harus analisa secara lebih cermat dan memusingkan. Perhatian trader akan terpusat pada profit yang akan didapat.

Begitu terjadi loss, maka trader baru menyadari ternyata pembukaan posisi sebelumnya membawa dampak sangat riskan yang berakibat hilangnya dana yang ada pada account. Biasanya trader sendiri akan menyadarinya ketika stop loss sudah kena, atau floating sudah membesar, dan bahkan MC sudah tak terelakkan. Dengan adanya loss tersebut, diharapkan tingkat kewaspadaan trader meningkat dan selalu siap terhadap segala macam risiko yang menyelimuti. Pertimbangan demi pertimbangan akan selalu diprioritaskan dalam setiap klik open posisi untuk menjaga keselamatan account mereka.

Hilang Kewaspadaan
Sudah diketahui bahwa trader memiliki tingkat fokus masing-masing, ada sebab dimana trader akan mulai serampangan dalam tradingnya, ada juga tingkat fokus trader untuk selalu waspada dalam urusan open posisi. Tapi, jika trader sudah mengalami profit yang terus menerus, membuat trader akan kehilangan sikap waspada akan kerugian.

Sikap ini menjadikan hal terburuk menerpa psikologis trader dalam open posisi berikutnya. Semakin banyak profit, tradermerasa seakan-akan sudah menguasai market 100% dan hasil transaksi akan dipublikasikan pada forum-forum yang ia singgahi. Sehingga ia lupa jika risiko yang mengintai selalu ada di belakang transaksinya.

Walaupun memang ada trader yang menyukai gambling, semakin loss akan semakin membabi buta untuk mengembalikan balance yang hilang. Hal itu akan membuat profit yang didapat ikut tergerus dan musnah. Cuma di sini saya fokuskan pada trader yang sudah memiliki trading sistem yang baik, serta memiliki manajemen risiko yang bagus pula.

Kesimpulan
Trader memiliki tingkat kerapuhan dalam diri mereka masing-masing. Bukan pada saat ia mengalami loss besar atau kerugian, namun pada saat profit yang terus menerus didapatkan. Saat semua transaksi selalu profit dan gampang dicari, kemana pun arah harga menjadi mudah, di situlah kerapuhan trader mulai terjadi.

Cara Trading Forex dengan Berita di Kalender Ekonomi

newsFOREX NEWS TRADING (Trading dengan Berita Forex)

Di dalam bertrading, khususnya Trading Forex atau Mata Uang ini (Valas) terdapat beberapa teknik trading yang populer, seperti Hedging / locking, Scalping, Elliot Wave, Averaging, Martingale, Trading Balance, Carry Trade, Technical Analysis, Fundamental Analysis dan sebagainya.

Kami tidak membahas satu persatu teknik trading tersebut, tetapi kami hanya membahas suatu teknik trading yang telah kami terapkan secara pribadi selama beberapa tahun ini dan terbukti berhasil dengan baik, teknik itu adalah suatu Teknik Fundamental Analysis dengan memanfaatkan pembacaan suatu Berita Forex di Kalender Ekonomi.

Kami suka dengan teknik fundamental ini, mengingat sebagian besar pergerakan di pasar forex adalah digerakkan oleh pengaruh Berita, dan BUKAN oleh suatu analisa teknikal. Anda boleh mengamati efek dari suatu berita terhadap pergerakan di pasar.

Bagaimana cara dalam penerapan teknik Fundamental ini ?

Sebelum menerapkan cara ini, maka anda harus mempunyai dasar yang kuat dahulu di Forex, pelajari panduan-panduan forex dasarnya dahulu dan rumus perhitungannya. Setelah itu ikuti urutan langkah yang Cukup mudah dibawah ini DENGAN SEKSAMA, yaitu: (Harus Urut !)

  1. Pilih broker yang tepat, dan kredibel. Karena teknik ini memerlukan broker yang berkualitas dan aman. Karena pergerakan berita adalah sangat cepat dan dinamis, jadi memerlukan broker yang bagus.
  2. Bukalah web informasi forex yang terdapat kalender ekonomi internasional (economic calendar).
  3. Lihat tanggal hari ini dari masing-masing kalender ekonomi tersebut, dan cocokkan. (Jam Waktunya juga jangan salah! default jam mereka adalah jam Waktu New York di Amerika Serikat, yang dimana berbeda sekitar 11-12 jam lebih lambat dari jam WIB atau GMT+7 di Indonesia). Jika anda salah membaca jam, maka hal ini bisa berakibat Fatal, karena jadwal jam trading anda bisa salah semua pembacaannya. Untuk mencocokkan dengan jam Indonesia WIB bisa diperbandingkan dahulu timernya dengan jam kalender ekonomi di beritaforex.com ataupun dengan konversi jam di timeanddate.com
  4. Lihat di berita yang ingin anda tradekan mata uangnya, Contoh: berita UK (united kingdom) adalah untuk mata uang GBP (GBP/USD), ataupun berita Amerika/US untuk semua pair yang berhubungan dengan USD (GBP/USD, EUR/USD, USD/JPY, USD/CHF, dll). Sebaiknya Hindari trade dengan mata uang Cross Rate dalam penerapan teknik ini.
  5. Pilih berita yang High Impact saja , yang ditandai dengan warna Merah ataupun yang Bertanda Seru 3x , sesuai dengan mata uang yang ingin anda tradekan tersebut. PERHATIAN ! minimum di 2 web tersebut harus conform High Impact semua (warna merah atau tanda seru 3x), karena kalau tidak, maka jangan trade di jam berita tersebut. Paling bagus kalau ketiga web berita tadi adalah conform semuanya High.
    Catatan Tambahan: untuk berita kelas medium ataupun low impact, maka KADANG juga bisa berpengaruh (walaupun sangat jarang), tergantung dari hasil beritanya juga.
  6. Cocokkan berita High Impact dari ketiga kalender ekonomi tersebut, apakah memiliki nilai Forecast yang sama atau tidak. Bila nilai forecastnya berbeda, dalam artian saling bertolak belakang, maka hindari trade di berita itu. Tetapi bila nilai forecastnya arahnya sama atau kurang lebih (arah direksi perkiraannya sama) maka boleh memilih di berita itu. (Bila ingin DIPAKSAKAN Trade juga boleh sebenarnya, hanya saja biasanya lebih tidak maksimal, dan juga semuanya bergantung pula pada hasil Actualnya nanti bagaimana)
  7. Bila di salah satu situs tidak mencantumkan berita tersebut atau yang jam waktunya Tentative, ataupun yang tidak ada forecast dan previousnya, maka sebaiknya jangan trade di saat jam tersebut.
  8. Amati kolom Actual, Forecast dan Previousnya (Forecast itu artinya perkiraan hasil berita, Previous itu adalah hasil dari berita tersebut di periode sebelumnya)
  9. Periksa pula, apakah ada berita lain di jam yang sama (atau berdekatan) untuk mata uang tersebut, dan apakah hasil forecastnya saling bertolak belakang atau tidak antara berita yang satu dengan yang lainnya? jika bertolak belakang, maka harap Waspada dengan berita-berita yang jamnya berdekatan tersebut.
  10. Bila semua indikator cek list diatas telah valid semua, maka tunggulah hingga berita tersebut diumumkan di jam tayangnya. (anda boleh memantau berita tersebut melalui layanan TV Kabel seperti di chanel siaran Bloomberg, Reuters, ataupun CNBC)
  11. Setelah berita keluar, maka Refreshlah kalender ekonomi tersebut di masing-masing situs untuk memunculkan nilai-nilai Actual nya dan diperbandingkan. (jika hasil berita tersebut tidak ada nilai actualnya maka jangan trade).
  12. Perbandingkan hasil Actual vs Forecast vs Previousnya tersebut. Bila nilai Actualnya KELUAR DARI BATAS ANTARA nilai Forecast dan Previousnya maka boleh dilanjutkan untuk memulai trading di berita tersebut. (Amati juga Revisinya bila ada)
  13. Jika hasil actualnya lebih bagus dari forecast dan previousnya (ditandai dengan warna hijau) , maka biasanya nilai mata uang tersebut akan menguat, demikian juga dengan sebaliknya yang melemah. (INGAT pula point no.12 diatas).
    Warna hijau di actual itu artinya lebih bagus, sedangkan merah itu artinya lebih buruk dari previousnya, tetapi anda harus perhatikan point-point diatas untuk pengambilan keputusan order Buy atau Sell nya.
  14. Periksa pula apakah ada berita lain (untuk mata uang tersebut) di jam yang sama atau yang berdekatan waktunya, yang hasil actualnya saling bertolak belakang dengan berita tadi? bila ada, maka jangan trade dahulu di jam tersebut, karena pergerakannya berkemungkinan besar akan Zig Zag atau tidak terduga. WASPADA Juga dengan Revisi yang terjadi dari Previousnya, karena itu juga sangat berpengaruh (jika revisinya tidak searah dengan nilai actual tersebut maka kemungkinan besar pasar akan Zig Zag)
  15. Bila sudah Valid semua maka anda boleh trade, TAPI jangan langsung Open Posisi di saat berita diumumkan, tetapi tunggulah beberapa menit kemudian barulah OP. Karena jika anda OP langsung di saat menit berita diumumkan maka seringkali pergerakan pertamanya itu pergerakan yang semu dan menipu, dan selain itu order anda juga pasti akan susah masuk akibat dari faktor market busy ataupun quota demand / supplynya tidak tersedia di market.
  16. Selalu kontrollah Money Management atau Risk Management nya, karena hal ini adalah kunci sukses anda bertrading. (saran kami Risk adalah 3% , atau paling max 5%)
  17. TP dan SL haruslah seimbang, atau TP lebih besar dari SL itu lebih baik. Dan TP/SL sebaiknya diatas 30 pips sampai 100 pips, atau kalau di broker yang bersistem 5 digit maka TP dan SL nya adalah diatas 300 sampai 1000 pips. (risk rewardnya harus sebanding).
    Jangan trade tanpa SL atau bermain tahan menahan floating, karena beresiko sekali. Ingatlah selalu bahwa kesempatan peluang di hari berikutnya masih banyak.
  18. Anda boleh juga menambahkan Trailing Stops 20 pips (atau 200 pips untuk broker 5 digit) dalam menerapkan teknik ini.
  19. Jangan menggunakan pending order seperti Buy Stop/Sell Stop (atau teknik trapping atau jebakan) dalam menggunakan teknik ini, karena beresiko untuk slippage atau harga meleset. 99% PASTI SLIPPAGE.
  20. Bila terjadi requote di saat berita ini , maka itu wajar, asalkan tidak berlebihan.
  21. Mendekati hari libur seperti menjelang Natal dan Tahun Baru (Desember / Januari), harap waspada benar, karena di bulan tersebut pasar sangat sulit diprediksi.

Sebelum menerapkan teknik ini, kami menyarankan anda untuk HARUS Berlatih dahulu di demo account hingga benar-benar mahir sebelum terjun ke real account. Karena efek berita kalau tidak terbiasa dapat mengakibatkan Shock, mengingat pergerakannya yang seringkali sangat cepat dan tidak terduga. Selain itu pengalaman anda juga turut menentukan.

Anda juga boleh untuk masuk bertahap untuk mengantisipasi pergerakan yang semu tersebut, bila ternyata pergerakan di market bertolak belakang dengan hasil beritanya, karena seringkali nanti market pasti akan berbalik mengikuti hasil beritanya di ujung-ujungnya.

Jangan gegabah semua berita ditradekan, tetapi tunggulah momentum yang tepat, terutama perhatikan jenis Berita KELAS I seperti Non Farm Payroll (NFP), CPI, GDP, Retail Sales, Unemployment, Interest Rate (suku bunga) dan semacamnya. Tetapi untuk berita-berita kelas II seperti Consumer Confidence, Home Sales, PPI, PMI, Trade Balance, TIC, Durable Goods, Philly Fed, dan lainnya juga boleh diperhatikan. (DAN HARUS YANG BERTANDA HIGH IMPACT JUGA!)

TIPS MEMILIH BROKER YANG COCOK DAN AMAN:

Pilihlah broker yang kredibel dan teregulasi benar (kami menyarankan anda memilih broker yang sudah terdaftar pula sebagai anggota di CFTC), agar trade anda dapat berjalan LANCAR, AMAN dan NYAMAN dalam menerapkan suatu teknik trading. Karena bila perusahaan broker anda tidak benar maka sebagus apapun teknik trading anda maka tidak akan bisa sempurna dan tidak maksimal di dalam penerapannya. (Anda boleh untuk mengkonsultasikan secara gratis kepada kami terlebih dahulu perihal broker anda)

BAGAIMANA AKURASI TEKNIK BERITA INI ?

Penerapan teknik trading berita dengan kalender ekonomi ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 70% hingga 80% profitable. Dan teknik ini tidak setiap hari terdapat momentum untuk trade, dan juga tidak terlalu menyita waktu anda, serta cukup mudah untuk diterapkan. (INGAT, bahwa tidak ada teknik yang 100% profitable ! bahkan sejago apapun anda)

Dan penggunaan teknik berita ini tidak membuat anda terbeban sampai berhari-hari, karena teknik ini biasanya akan langsung Done di hari itu juga atau besoknya. Selain itu anda juga bisa menempatkan TP dan SL yang sudah disiapkan dari awal (terapkan risk management).

Perbedaan Broker Forex Dealing Desk dan Non Dealing Desk/NDD

tipos-brokersPara investor yang telah lama malang melintang pada investasi saham tentu sangat paham bahwa bermitra dengan perusahaan broker yang profesional dan kompeten adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan mereka pada pasar bursa. Tetapi, di antara sekian banyak perusahaan pialang terdapat perusahaan broker bertipe broker bandar atau Broker Forex Dealing Desk, yaitu perusahaan yang berada pada posisi melawan trading Anda, karena mereka akan mendapatkan profit justru jika Anda kalah dalam transaksi. Para investor saham yang menanamkan dananya dalam jumlah besar biasanya memilih Broker Forex Non Dealing Desk karena tidak memiliki konflik kepentingan dengan klien.

Broker Bandar dan Ciri-Cirinya

Cara kerja broker bandar atau Broker Forex Dealing Desk adalah, mereka akan mendapat pemasukan sebesar jumlah kekalahan Anda sehingga perusahaan akan berusaha membuat Anda kalah agar mereka mendapatkan keuntungan. Cara untuk mendapatkan keuntungan ini adalah dengan membatasi strategi trading yang bisa anda terapkan, mengusahakan trading terms yang menguntungkan mereka, bahkan melakukan kecurangan-kecurangan diluar pengetahuan klien. Manipulasi-manipulasi ini dilakukan dengan berbagai cara; misalnya, memperlambat eksekusi order, server yang sering down, manipulasi harga, stop loss hunting, hang, requote, harga yang tidak bergerak, membatasi teknik trading klien, dan lain-lain.

Pendeknya, tak seperti perusahaaan broker forex profesional yang berkomitmen untuk menguntungkan klien, perusahaan pialang ini justru berusaha agar Anda kalah dalam transaksi saham. Cara yang digunakan perusahaan broker bandar ini untuk menarik klien adalah menawarkan fasilitas yang fantastis seperti leverage bisa sampai 1:500 bahkan 1:1000, spread yang sangat kecil dan tidak sesuai market, tanpa bunga, bonus besar, dan dapat mentransfer profit kepada pihak ketiga.

Para investor memang disarankan untuk memanfaatkan jasa perusahaan pialang non bandar, tetapi jika memang Anda memilih perusahaan Broker Forex Dealing Desk, carilah perusahaan broker yang besar dan teregulasi agar dapat membayar keuntungan yang Anda peroleh pada pasar forex dan tidak terlalu merugikan klien dalam menetapkan kebijakan demi mendapat keuntungan.

Ciri-ciri Broker non Bandar

Jika Anda adalah trader pemula dalam pasar forex, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengenali perusahaan pialang non Bandar atau Broker Forex Non Dealing Desk yang dapat menjadi mitra Anda bertrading forex.

  • Perusahaan pialang mendapatkan profit dari selisih spread.
  • Perusahaan akan meneruskan order (posisi buy/sell) dari klien kepada liquidity provider mitra broker yang berupa bank atau perusahaan pialang lain yang lebih besar.
  • Tidak ada batasan teknik trading klien, seperti trap, hedging, scalping, dan lain-lain karena perusahaan tidak terpengaruh dengan kemenangan atau kekalahan Anda.
  • Harga yang ditampilkan oleh perusahaan bisa berubah-ubah sesuai pasar karena broker tidak turut campur dalam perubahan harga. Dengan demikian harga akan terlihat lebih transparan.
  • Leverage yang diberikan oleh perusahaan broker non bandar tidak terlalu tinggi dan sesuai dengan kenyataan yang ada di pasar.

Tipe Perusahaan Broker Non Dealing Desk

Ada dua jenis perusahaan Broker Non Dealing Desk yaitu, ECN dan STP.

  • Tipe ECN; Perusahaan pialang NDD dengan tipe ECN benar-benar berlaku sebagai liquiditor sebagaimana bank besar yang menjadi perantara penjual dan pembeli di antara para customernya sehingga mereka benar-benar turut serta dalam pasar uang.
  • Tipe STP; Perusahaan Broker Forex Non Dealing Desk dengan tipe STP (Straight Through Processing) adalah perusahaan yang lebih kecil dari broker ECN. Order dari klien akan dilemparkan ke perusahaan broker lain, yaitu ECN. Kedua jenis perusahaan broker NDD ini tidak memiliki konflik kepentingan dengan kliennya sehingga tidak akan menghalangi kemenangan mereka dalam pasar uang. Jika klien lebih banyak bertrading mereka justru akan mendapat profit semakin besar.
  • Broker hybrid; selain dua jenis perusahaan pialang di atas, ada satu tipe perusahaan pialang lagi yang merupakan kombinasi dari Broker Dealing Desk dan  Broker Forex Non Dealing Desk ECN/STP. Untuk klien dengan order yang kecil perusahaan akan memberlakukan kebijakan dealing desk, sementara untuk broker dengan order lot yang besar, perusahaan akan memproses dengan sistem ECN atau STP.

Memang tidak mudah memilih perusahaan pialang yang sesuai bagi Anda. Untuk itu ada beberapa tips untuk memilih broker forex yang baik sehingga Anda tidak terjebak dengan broker bandar yang manipulatif.
Tips Memilih Broker Yang Baik

  • Pilih yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam memilih perusahaan pialang calon mitra Anda sebaiknya cermati service dan layanannya dengan cara mempelajari websitenya. Beralihlah ke perusahaan pialang yang lain, jika perusahaan yang Anda bidik tidak dapat memberikan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  •  Periksa legalitas dan regulasi. Sangat direkomendasikan untuk memilih perusahaan pialang yang teregulasi karena dana Anda akan lebih aman. Perusahaan profesional biasanya memiliki sertifikat regulasi dari badan pengawas keuangan internasional seperti  NFA, FCA, ASIC, atau CySEC. Periksa baik-baik kejelasan identitas seperti alamat kantor, website, email, dan sebagainya untuk menghindari menjadi korban tindakan penipuan.
  • Perhatikan Support sytem. Perusahaan broker yang baik akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk melayani kliennya dalam aktifitas trading dengan customer service yang siap membantu selama 24 jam sehari dan 5 hari seminggu. Jika hal itu terpenuhi maka bisa dipastikan bahwa perusahaan pialang tersebut profesional.
  • Pilih broker yang terkenal dan terpercaya. Untuk mendapatkan Broker Forex Non Dealing Desk yang terkemuka, Anda bisa browsing di internet dan membaca aneka review perusahaan pialang untuk membandingkan beragam fasilitas yang ditawarkan. Perhatikan perusahaan broker mana yang paling banyak diulas karena hal itu menunjukkan bahwa perusahaan yang bersangkutan cukup terkenal dan terpercaya. Beberapa testimoni dari klien mungkin juga bisa membantu Anda membuat keputusan.
  • Pertimbangkan Biaya. Selain menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan bertrading klien-kliennya, Anda juga harus memperhatikan biaya yang dikenakan oleh perusahaan. Jika spread yang ditawarkan terlalu lebar, berarti biaya broker tersebut bisa dikatakan mahal. Sebagai pengetahuan, perusahaan broker luar negeri pada umumnya telah membebankan biaya trading pada spread dari pair sehingga tidak menarik komisi lagi, sementara perusahaan broker lokal kadang masih menarik biaya komisi.
  • Ketahui performa dan aplikasi yang ditawarkan. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk menggunakan fasilitas trading forex online pada suatu perusahaan broker, yaitu kecepatan dan kelancaran data, kelengkapan model grafik dan indikator, dan software yang dapat diinstal pada gadget atau perangkat smartphone Anda yang lain.

Berdasarkan uraian di atas sangat penting bagi Anda, terutama para trader pemula untuk memilih perusahaan pialang yang sesuai untuk membantu mengantarkan Anda mencapai kesuksesan. Broker Non Dealing Desk tentu akan sangat direkomendasikan bagi Anda karena tidak mempunyai conflict of interest dengan para kliennya jika dibandingkan dengan Broker Forex Dealing Desk yang justru akan mendapatkan keuntungan dari kekalahan Anda dalam transaksi. (AF)

BROKER FOREX

Persiapan Trading Forex dan Pemilihan Broker

Sebelum anda terjun di bisnis forex hal pertama tentu saja memilih suatu Broker Forex, untuk dapat memilih broker forex banyak sekali faktornya mulai dari regulasi, bonus, pelayanan, keamanan dan lainnya. disamping itu ju perlu dikenal tipe broker itu sendiri seperti apa dan bagaimana jenis broker anda. Pada umumnya terdapat 4 jenis broker forex yang paling sering dipakai oleh para Trader dalam bertransaksi atau bertrading forex, yaitu broker Konvensional, Non Dealing Desk (ECN / STP / DMA), Dealing Desk, dan Hybrid.
Bertrading Forex juga bisa dilakukan dengan cara anda menuju ke bank anda ataupun ke tempat penukaran uang (money changer) untuk bertransaksi dengan uang fisik. Cara tradisional itu adalah disebut bertrading forex secara konvensional (non online), yang tentunya banyak sekali keterbatasannya dan tidak realtime.
Di halaman ini kami hanya membahas dan memperkenalkan jenis-jenis broker yang dipakai untuk  Bertading Forex secara Online (non fisik), yaitu :
BROKER NON DEALING DESK
Yaitu suatu broker yang dimana order adalah diteruskan langsung kepada pasar,  lembaga keuangan atau bank-bank besar, ataupun kepada broker lain. Biasanya spread di broker jenis Non Dealing Desk adalah bersifat berubah-ubah (fluktuatif) bergantung kepada pasar yang sesungguhnya.
Broker jenis Non Dealing Desk sangat cocok digunakan untuk para trader profesional , karena sangat adil, tanpa manipulasi dan user bertrading melawan pasar yang sesungguhnya dan bukan melawan broker atau bandar.
Jenis broker Non Dealing Desk dibagi menjadi 3 , yaitu ECN Broker, STP Broker dan DMA Broker.
  • ECN Forex Broker (Electronic Communication Network)
    Di broker jenis ECN adalah para user dapat terjun secara langsung dan ikut berpartisipasi ke dalam pasar yang sesungguhnya yang dimana ikut bercampur pula dengan partisipan lain di dalam pasar tersebut seperti para Bank, Pemerintah, Institusi maupun Trader Perorangan  yang dimana mereka saling berinteraksi Jual dan Beli secara bersamaan tanpa adanya suatu intervensi dari pihak broker ataupun dealer (dealing desk). Biasanya pihak perusahaan broker hanya mendapatkan keuntungan dari komisi ataupun dari mark-up spread.  Di jenis broker ECN kondisi yang digunakan adalah kondisi sesungguhnya yang terjadi di pasar dan tanpa dibuat-buat. Broker ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (via online, realtime), serta bukan melawan broker/bandar dalam melakukan Buy dan Sell nya.
  • STP Forex Broker (Straight Through Processing)
    Broker jenis ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan dengan perusahaan broker lain selaku likuiditornya . Biasanya eksekusi order dari broker jenis STP adalah diteruskan kepada para broker besar  (institusi besar) ataupun kepada beberapa broker ECN . Tetapi jika order dari broker STP tersebut diteruskan kepada broker yang berjenis Dealing Desk maka order dari broker STP tersebut bergantung kepada broker yang ditujunya tersebut.
  • DMA Forex Broker (Direct Market Access)
    yaitu suatu broker yang cara kerjanya hampir sama dengan broker berjenis ECN, tetapi bedanya di broker DMA adalah terikat kontrak dengan suatu liquiditor tertentu, dan ada beberapa hal lain yang membedakannya. Selengkapnya mengenai DMA Broker dan perbedaannya dapat disimak di : DMABroker.com
Seringkali para broker (terutama yang tidak legal atau yang tidak teregulasi/unregulated) menyebut STP dengan ECN ataupun DMA, tetapi pada dasarnya agak berbeda, karena STP adalah menggunakan pihak broker lain sebagai liquiditornya (dilempar ke broker lain), sehingga eksekusi dan segalanya dari broker jenis STP adalah BERGANTUNG kepada kualitas broker liquiditornya tersebut dan kualitas jalur koneksi routingnya. Sedangkan di jenis yang benar-benar broker ECN adalah tidak dilempar lagi ke broker lain, tetapi langsung kepada beberapa bank besar (multi inter-bank), para Trader lain, dan pasar yang sesungguhnya yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung TANPA intervensi dari broker dealer atau bandar (no middle men).
BROKER DEALING DESK
Yaitu suatu broker yang dimana mereka membuat suatu pasar tersendiri dengan kondisi yang mereka tentukan sendiri (Market Maker). Di dalam kasus ini para user bertrading melawan broker atau bandar. Pada dasarnya broker dealing desk mendapatkan keuntungan dari kekalahan para usernya, sehingga bila user menghasilkan profit maka broker akan membayar dari kas broker tersebut sendiri (bukan murni didapat dari pasar yang sesungguhnya). Bila anda bertrading di jenis broker Dealing Desk maka pastikan anda menempatkan dana anda di broker Dealing Desk yang legal dan terdaftar (teregulasi) oleh pemerintah sebagai perusahaan pialang dan telah bereputasi baik.
Market Maker tidak selamanya buruk, ASALKAN mereka teregulasi dengan benar. Karena Market Maker tersebut berarti mereka juga bisa menciptakan pasar dari para usernya sendiri, oleh karena itu dinamakan Market Maker (Pembuat Pasar).
Jadi unsur BUY dan SELL di broker Market Maker sebenarnya adalah diambil dari pembeli dan penjual yang dari kumpulan para user mereka sendiri, tetapi bila volumenya tidak mencukupi maka barulah perusahaan broker yang menghandlenya (tetapi tidak boleh curang/nakal). Biasanya ini bisa dilakukan di broker yang memiliki jumlah user yang sangat banyak dan bervolume memadai, tentunya HARUS yang teregulasi benar juga (ada lembaga pemerintah yang mengawasinya) agar mereka beroperasi dan menjalankan bisnis sesuai dengan peraturan legal dan tidak merugikan para user/nasabahnya tersebut.Jadi Market Maker TIDAK SELAMANYA BURUK, asalkan Teregulasi benar.
Regulasi yang benar dan kredibel untuk suatu perusahaan Broker dengan pasar Internasional yaitu (pastikan terdaftarnya di kategori pialang / FCM) : NFA, CFTC, FSA, ASIC (selengkapnya lihat di daftar regulasi). Broker dealing desk seringkali disebut sebagai para bandar (dealers).
Broker Dealers terdiri dari 2 jenis:
  • Dealer Besar
    Broker berjenis ini biasanya telah mempunyai reputasi yang baik dan terdaftar legal (teregulasi) sebagai perusahaan pialang (Futures Commission Merchant atau FCM) seperti teregulasi di NFA, CFTC, FSA, serta bukan terletak di tempat yang terpencil atau tidak jelas. Sama seperti halnya anda bermain di kasino maka sebaiknya anda  mencari kasino yang besar seperti di Macau ataupun di Las Vegas. Hal ini bertujuan agar jika anda mendapatkan profit maka dipastikan broker tersebut dapat membayar kemenangan anda dan simpanan investasi dana anda tetap aman. Karena di broker dealing desk yang teregulasi ini terdapat suatu badan pengawas (umumnya dari pemerintah setempat) yang bertujuan untuk mengontrol ataupun menjamin bahwa broker tersebut telah menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak menipu para nasabah.
  • Dealer Kecil atau Unregulated Broker (Bucket Shop atau broker kaki lima, yang biasanya terletak di tempat terpencil / Offshore)
    Broker jenis ini adalah broker yang harus anda hindari, karena mereka berpotensi besar untuk memanipulasi transaksi anda ataupun bertindak curang sehingga anda akan mudah mengalami kekalahan yang semestinya tidak terjadi. Umumnya broker bucket shop tidak berijin sebagaimana mestinya, dan hanya berijin sebagai perusahaan biasa atau lainnya (bukan sebagai perusahaan pialang) dan hal ini sering mengecoh para calon nasabah yang masih awam.

    • Ciri-ciri broker bucket shop adalah terletak di tempat-tempat yang tidak jelas atau terpencil (negara offshore yang tidak jelas) dan tidak berijin regulasi sebagaimana mestinya (ini yang biasanya dilakukan). Disamping itu ciri-ciri lain dari broker bucket shop adalah mereka 98% pasti memperbolehkannyatransfer uang dengan pihak ke 3 / perorangan, ataupun menggunakanVoucher,  boleh menggunakan Liberty Reserve, pendaftaran yang sangat mudah dan terkesan sembarangan serta TANPA Verifikasi yang memadai, kemudian terdapat batasan ataupun melarang suatu teknik trading tertentu (Seperti scalping, martingale dan sebagainya) ada juga broker bucket shop yang memperbolehkan segala macam teknik trading karena di dalam sistemnya sebenarnya sudah terpasang suatu script otomatis yang dapat menghambat teknik tersebut (script tersebut biasanya bernama Virtual Dealer).  Kondisi yang ditawarkan broker bucket shop seringkali diluar kondisi normal dari keadaan pasar yang sesungguhnya, seperti leverage yang terlalu tinggi (misal 1:1000), spread rendah yang tidak masuk akal (contoh: 1 pip fixed bahkan 0 pip fixed, padahal di pasar sesungguhnya spread adalah selalu berubah atau berfluktuatif terus setiap detiknya), dan juga terdapat bonus-bonus besar yang tujuannya bersifat menjebak para nasabah agar mau menempatkan dananya (yang pada akhirnya adalah untuk “dimakan” oleh bandar curang tersebut). Berhati-hatilah dengan broker yang menawarkan hal-hal terlalu bombastis ataupun bonus yang terlihat sangat menarik, karena semakin besar bonusnya maka perlu anda waspadai lebih seksama, daripada nantinya terjebak dan anda akan mengalami kerugian yang tidak sebanding dengan bonus yang ditawarkan.
    • Hal-hal curang yang biasa dilakukan oleh broker berjenis Bucket Shop yaitu: requote yang berlebihan, eksekusi order yang lambat, jika terkena TP (target profit) sulit untuk dieksekusi tetapi sebaliknya jika terkena SL (stop loss) maka mudah sekali dieksekusi, server yang sering down, manipulasi harga quote, menghilangkan transaksi profit secara sepihak dengan dalih trading anda tidak sah, penarikan dana seringkali tertahan atau tidak bisa dilakukan, pernyataan yang tidak benar, dan hal-hal penipuan (Scam) lainnya. Hati-hati dengan pernyataan dari broker buckep shop yang seringkali memberikan pernyataan salah dan menyesatkan mengenai sistem mereka, seperti mereka menyatakan bahwa mereka adalah broker berjenis ECN, DMA ataupun STP tetapi kenyataannya mereka adalah Dealing Desk yang bersistem bandar bahkan lebih parah, hal ini semata-mata bertujuan untuk menipu dan menarik minat masyarakat awam agar bertrading di tempat mereka, padahal kenyataannya mereka BUKAN ECN , DMA ataupun STP yang sebenarnya. Oleh karena itu peran RegulasiSANGATLAH PENTING agar sebagai PENGAWAS broker atau pialang untuk tidak sembarangan dan tidak memberikan pernyataan salah yang dapat menyesatkan masyarakat.
    • Waspada pula dengan Award dan penghargaan yang mereka klaim(biasanya dilakukan oleh broker Ilegal & Bucket Shop untuk menarik perhatian).Contoh: sebagai the best broker. Penghargaan itu tidak menjamin broker tersebut amanPeriksa pula dari lembaga mana yang memberi rating perusahaan tersebut. Cari di Google mengenai kredibilitas dari perusahaan rating tersebut. Contoh broker forex Prime4x yang scam tersebut juga sebelumnya mengklaim sebagai “The Best Broker 2009″ padahal lembaga pemberi ratingnya adalah lembaga yang tidak kredibel, dan buktinya broker tersebut nyatanya scam dan membawa lari uang nasabah. Hati-hati pula dengan rating yang dibeli (atau istilahnya KKN / penyogokan), dan hati-hati pula dengan yang seolah-olah itu penghargaan padahal itu hanya artikel iklan dari broker itu sendiri yang menulis, tetapi dibuat seolah-olah itu penghargaan dari media tersebut, padahal itu bukan (pernah terjadi di suatu broker yang mengaku penghargaannya adalah dari CNBC, padahal setelah diteliti ternyata itu hanyalah artikel iklan yang ditulis sendiri)Waspada dengan trik-trik “nakal” dan pernyataan / iklan yang tidak benar dari broker forex ilegal tersebut.
HYBRID BROKER
Broker ini adalah merupakan kombinasi antara jenis broker ECN/STP/DMA dengan broker Dealing Desk. Umumnya broker Hybrid mempunyai suatu aturan dalam melempar order ataupun berdasarkan dari jenis akun yang digunakan.
Sebagai Contoh: Jika besaran Lot anda , ataupun Frekuensi , ataupun Equity anda dibawah nilai XXX maka anda dieksekusi di sisi Dealer, tetapi jika diatas itu akan dieksekusi di jenis STP ataupun ECN atau DMA. Sebenarnya sulit untuk mengetahui bahwa broker ini termasuk bertipe Hybrid ataupun tidak. Hal ini hanya dapat anda rasakan dengan mencobanya ataupun berdasarkan dari reputasi broker tersebut dan regulasinya.
AKUN DEMO vs LIVE ACCOUNT
Akun di demo tidak akan sama dengan penggunaan di akun yang sesungguhnya (live account) , sehingga jika kondisi di demo anda berjalan dengan baik maka tidak menjamin bahwa real account anda juga akan sama, terutama di broker yang berjenis bucket shop. Sehingga untuk mengetahui benar broker tersebut maka haruslah dicoba melalui kondisi live account.
Dan periksa pula alamat KANTOR PUSAT dari broker forex yang ingin anda pergunakan(bukan alamat IB , Agen atau Resellernya), apakah  kantor pusat mereka terletak di negara yang terpencil, PO BOX (kotak surat saja) / sewaan, alamat tidak jelas (dari negara offshore), ataukah di negara yang bereputasi bagus. Hal ini penting untuk anda cermati sebelum terjerumus ke broker atau perusahaan forex yang tidak benar.
Hati-hati dengan Regulasi palsu atau Perijinan palsu yang dapat mengecoh, yang kadang juga dipampang oleh para broker bucket shop (padahal itu bukan regulasi yang sebenarnya).
Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menghindari anda agar tidak terjebak di broker-broker bucket shop yang marak beredar