Di Balik Keruntuhan Terbaru Aussie

Analisa Trading – Angka inflasi Australia keluar di bawah perkiraan, dan bahkan jika masih di atas setengah dari batas sasaran RBA, hasilnya jelas negatif, dengan bear Aussie memasuki pasar, membawa nilai tukar dari tertinggi di atas 0,9370 untuk kunjungi 0,93.

Selain itu, IMP (PMI) HSBC China meleset dari harapan, jika hanya sedikit, yang memperburuk penurunan, dengan kurs bergerak dari 0,9315 untuk menyentuh angka bulat, membukukan terendah baru 10-hari.

Pertanyaan yang mungkin ditanyakan sekarang adalah, indikator ekonomi negatif apa yang membuat Aussie kehilangan lebih dari 3/4 sen? Jika kita sebelumnya/saat ini berada dalam pasar yang tetap inti bullish, mengapa tidak ada minat untuk menghasilkan beberapa pemantulan pendek?

Pada titik ini, apa yang tampaknya menjadi jawaban yang paling logis adalah bahwa uang cerdas mulai membangun posisi jual dalam pasar AUD/USD, jika tidak, kita akan melihat peningkatan aktivitas dekat posisi terendah baru-baru ini pasca rilis.

Bagaimana dengan leg naik terbaru di Aussie pada Selasa? Kemungkinan besar uang pintar yang sama adalah kontributor penting untuk membawa harga yang lebih tinggi, sehingga mungkin ada tingkat yang lebih baik yang ditemukan untuk aksi jual, dengan strategi tersebut kontingen sukses, dalam waktu dekat, dengan rilis Australia/China, yang terjadi untuk berubah mendukung mereka yang memegang posisi jual.

Jadi apa yang berikutnya untuk AUD/USD? Salah satu bagian dari teka-teki besar, yaitu, mencari tahu sisi spekulasi apa yang diminati sebagian besar sikap sentimen, tampaknya menjadi lebih jelas sekarang. Dalam hal teknikal, misi berikutnya untuk pasar adalah untuk mendapatkan kembali 0,93, di bawahnya 0,9270 ke 0,9250 adalah area support yang akan dihadapi, di depan 0,92. Pada sisi atas, 0.9315/20 dan 0.9340/50 adalah area resisten terdekat di mana uang cerdas diharapkan turun tangan untuk kembali mengisi ulang posisi jual.

Perbankan di Bursa Hang Seng Berjatuhan, Pasca PMI China

AnalisaTrading – Sejak awal perdagangan hingga sesi siang di hari Rabu (23/4), indeks Hang Seng terpantau masih bergerak di teritori negatif akibat sejumlah investor pesimis setelah rilis data manufaktur PMI China yang masih mencatat penyusutan.

Di lantai bursa Hong Kong, saham-saham berlabel perbankan sontak mengalami koreksi setelah data PMI China di rilis. Tercatat saham Agricultural Bank of China merosot 1.5% dan saham China Merchants Bank anjlok 1.2%. Sedangkan saham HSBC Holdings dan China Construction Bank juga ikut mengalami penurunan.

Sementara saham kelas berat China Mobile juga turut terkoreksi hingga (-2.4%) sekaligus menyeret turun saham-saham berbasis operator seluler lainnya. Dan saham China Unicom anjlok 1,8%, meskipun kabar menyebutkan pihaknya telah disadap terkait penawaran layanan telekomunikasi di dalam kendaraan untuk mobil Tesla yang khusus dijual di China.

Hingga sesi siang, indeks utama Hang Seng (.HSI) tercatat melemah (-0.72%) dan terkikis sebanyak (-164.79) poin pada kisaran 22565.89. Sedangkan indeks Hang Seng-fut juga melemah (-0.84%) atau -190 poin pada area 22547.

Happy Trading!

Eropa Khawatirkan Pasokan Gas Alam Akibat Krisis Ukraina

AnalisaTrading – Naftogaz, perusahaan gas alam yang dikelola pemerintah Ukraina, mulai kesulitan membayar tagihan gasnya dari Gazprom, perusahaan Rusia yang menjadi pemasok utama. Akhir-akhir ini diketahui bahwa Gazprom menaikkan tarif gas alam terhadap Ukraina, seiring terjadinya ketegangan di antara kedua negara tersebut.

Sebagai dampaknya, para petinggi negara-negara Eropa lainnya ikut khawatir jika Rusia menghentikan pasokan gas ke Ukraina. Pipa gas menuju negara-negara lain sama dengan yang melalui Ukraina, sehingga jika kran menuju Ukraina ditutup, maka negara-negara lain juga akan kehilangan pasokan gas alam dari Rusia tersebut.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, beberapa waktu lalu juga menyangsikan Ukraina mampu mencari sumber energi lain untuk melepaskan ketergantungan terhadap pasokan gas alam dari Gazprom. Namun demikian, Putin sendiri tidak berharap Rusia sampai harus menghentikan pasokan gasnya ke Ukraina.

Happy Trading!

Analisa EUR/USD, Rabu 23 April 2014

Pair EUR/USD terus bergerak tanpa arah yang jelas kemarin dan sedikit lebih baik daripada nilai diantisipasi dari US Existing Home Sales yang tidak memicu penurunan tajam bahkan jika beberapa kekuatan Dollar AS bisa dilihat pada saat rilis.

Meskipun chart tidak jelas dan mulai ada pergerakan, kita dapat melihat beberapa penolakan dari resistansi 1,3830, yang merupakan tanda bahwa 1,3760 mungkin disentuh hari ini. Kami agak memihak sisi bawah tetapi kita mengakui kenyataan bahwa aksi harga kemarin sangat tidak konklusif. The Zona Euro akan merilis 2 indikator ekonomi hari ini, jadi arah pair EUR/USD akan dipengaruhi oleh indikator ekonomi, terutama karena aspek teknis tidak jelas.

Perancis mengumumkan PMI Manufacturing at 07:00 GMT. Analis memperkirakan peningkatan yang sangat kecil 51,8 sampai51,9 dan nilai-nilai yang lebih tinggi biasanya memperkuat Euro sejak indikator bertindak sebagai ukuran optimisme di antara manajer pembelian yang mengaktifkan di sektor manufaktur. Pada 07:30 GMT, PMI Manufacturing Jerman dilepaskan dan diharapkan meningkat 53,7 sampai 53,9.

Angka-angka US New Home Sales keluar pada 2:00 pm GMT, dengan peningkatan diantisipasi: 455K dari 440K sebelumnya. Sebuah jumlah yang lebih tinggi dari perkiraan yang bisa mengambil pair yang lebih rendah di balik kekuatan greenback.

Happy Trading!

Berita Merger & Akusisi Menopang Sentimen Pasar Eropa

Setelah menjalani libur Paskah, sebagian besar saham Eropa mengawali perdagangan pekan ini lebih tinggi di tengah tipisnya volume perdagangan. Namun beberapa berita mengenai aktivitas merger & akuisisi masih mampu menopang sentimen pasar.

DAX Jerman dan CAC40 Perancis terpantau bertengger di zona hijau, dengan masing-masing mengoleksi 1% dan 0,6%. Pergerakan serupa juga diperlihatkan FTSE Inggris, yang menguat sekitar 0,85% dalam 2 jam pertama perdagangan.

Saham-saham sektor kesehatan menunjukkan performa gemilang menyusul pemberitaan mengenai kesepakatan antara sebagai GlaxoSmithKline dan perusahaan Swiss, Novartis, untuk membentuk bisnis peralatan kesehatan baru. Mood pelaku pasar juga terdorong oleh wacana Pfizer untuk meluncurkan tawaran lain kepada perusahaan obat AstraZeneca Plc., setelah penawaran pertama yang sebesar £60 milyar ($101 milyar) mendapat penolakan.

Sementara rilis earnings perusahaan pada hari Selasa menunjukkan perusahaan elektronik Belanda, Philips, melaporkan penurunan 14% dalam laba bersih kuartal pertama.

 

Happy Trading!

Kecemasan ECB Masih Hantui Euro

Euro terhampar dekat level rendah 2 pekan terhadap dollar pada hari Selasa dan melemah terhadap yen, seiring ekspektasi bahwa ECB akan mencoba untuk menghentikan penguatan euro lebih lanjut membuat investor menjauhi mata uang tunggal tersebut. Presiden European Central Bank Mario Draghi dijadwalkan untuk memberikan pidato penting di Amsterdam pada hari Kamis. Ia belakangan ini telah menegaskan bahwa penguatan euro mungkin akan memicu pelonggaran moneter dari bank sentral. Euro diperdagangkan flat di dekat $1.3800 setelah sempat turun ke level rendah 2 pekan di sekitar $1.3785, dalam volume rendah seiring trader kembali dari hari libur Paskah.

Investor juga akan menanti data PMI zona euro pada hari Rabu sementara data sentimen bisnis bulanan Jerman dari IFO akan dirilis nanti. Pada pekan lalu, polling bulanan ZEW Jerman menunjukkan sentimen analis dan investor turun untuk keempat bulan berturut-turut di bulan April akibat krisis di ukraina, dan serangkaian data buruk lainnya dapat menambah tekanan pada ECB untuk melonggarkan kebijakan.

“Euro/dollar kemungkinan memiliki bais pelemahan pekan ini menjelang data IFO Jerman dan pidato dari Draghi,” ucap Yujiro Goto, analis mata uang pada Nomura. “Pelemahan akan terbatas, seiring investor menantikan data inflasi pekan depan.” Tingkat inflasi zona euro yang sangat lemah, sebagian karena penguatan nilai tukar mata uang, telah menambah tekanan pada ECB untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter guna menstimulasi pertumbuhan. Dalam beberapa pekan terakhir Draghi telah membuat mata uang kembali menjadi fokus dan memperingatkan bahwa penguatan lebih lanjut dapat membuat bank sentral zona euro menggunakan alat kebijakan yang tidak konvensional seperti pembelian aset.

Happy Trading!

Manufaktur China Loyo Bikin AS Makin Perkasa

Industri manufaktur diprediksi bakal menjadi pusat perhatian ekonomi global mengingat performa Amerika Serikat (AS) di sektor tersebut mengungguli beberapa negara lainnya. Bahkan AS berhasil mengungguli China yang terkenal sebagai jawara di industri manufaktur.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (21/4/2014), para ekonom yakin, pesanan untuk sejumlah perangkat komputer dan permesinan buatan AS meningkat ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir pada Maret.

Sementara di kawasan Eropa, laporan para ekonom menunjukkan, pabrik-pabrik di sana dapat tumbuh dengan laju yang sama pada April.

Sementara laporan manufaktur China juga akan bergerak stagnan meskipun pelemahan ekonominya pada April tidak akan separah pada Maret.

Menurut para ekonom yang disurvei Bloomberg, pemesanan barang di AS dengan masa layak pakai sedikitnya tiga tahun tercatat naik 2% bulan lalu setelah menguat 2,2% pada Februari.

Sementara pemesanan perangkat non militer kecuali pesawat juga dinilai naik 1%. Itu merupakan laju tertinggi sejak November 2013.

“Peningkatan investasi di bidang manufaktur masih sangat kuat,” ungkap Kepala Renaissance Macro Research Neil Dutta di New York.

Dalam laporannya, dia menjelaskan kecenderungan investasi dapat meningkatkan tingkat pertumbuhan manufaktur hingga tiga kali lipat. Kondisi itu mengingat investasi berputar bak siklus.

Brett Ryan, ekonom Deutsche Bank Securities Inc. salah satu penyebab tingginya investasi adalah kapasitas produksi yang luas atau ruang pabrik yang masih bisa dimanfaatkan. Potensi pabrik dan tambang yang telah digunakan hingga Maret tercatat sebesar 79,2%.

 

Happy Trading!

Defisit Perdagangan Jepang Makin Besar

Tokyo – Pertumbuhan ekspor Jepang melemah mendorong defisit perdagangan makin melebar pada Maret 2014. Hal ini menambah tantangan perekonomian setelah menaikkan pajak penjualan pada 1 April bagi perdana menteri Jepang Shinzo Abe.

Berdasarkan pengumuman Departeman Keuangan Jepang, ekspor naik 1,8% dibandingkan perkiraan 27 ekonom yang disurvei Bloomberg sebesar 6,5%. Sementara itu, impor melonjak 18,1% sehingga mendorong defisit perdagangan semakin lebar.

Defisit perdagangan Jepang mencapai 1,45 triliun yen atau sekitar US$ 14,1 miliar. Jumlah ini lebih besar dari proyeksi ekonom sekitar 1,08 triliun.

Penurunan volume ekspor ini terbesar sejak Juni 2013. Hal ini menunjukkan permintaan global kurang mendukung ekonomi pada kuartal I 2014. Selain itu, pengeluaran besar menjelang kenaikan pajak juga mendorong impor semakin melonjak terutama biaya energi karena yen melemah dan shutdown nuklir.

“Meskipun yen terus melemah, kinerja eksportir Jepang cukup lemah dibandingkan seperti Korea dan Taiwan. Neraca perdagangan akan terus memburuk kecuali pemerintah memutuskan untuk memulai kembali pembangkit listrik tenaga nuklir,” ujar Junko Nishioka, Ekonom Royal Bank of Scotland Group Plc, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (21/4/2014).

Sementara itu, Ekonom Senior Sumitomo Mitsui Asset Management Co Hiroaki Muto mengatakan, permintaan besar menjelang kenaikan pajak dapat mendorong perusahaan untuk mengalihkan pengiriman ke pasar domestik bukan ke luar negeri.

Muto menambahkan, defisit perdagangan Jepang dapat terus setidaknya selama tiga tahun melihat tingginya biaya energi dan mengurangi potensi untuk ekspor.

Happy Trading!

Broker Nakal

Untuk melakukan trading maka kita pasti membutuhkan broker. Broker merupakan pialang atau perantara bagi kita untuk melakukan transaksi di forex market. Secara harfiah broker merupakan seseorang individu atau perusahaan yang membeli dan menjual order sesuai dengan keputusan perdagangannya. Lantas bagaimana broker memperoleh keuntungan ?  broker mendapatkan uang baik yang didapat dari komisi atau pun biaya yang dibebankan atas layanan sistem yang mereka berikan.

Saat ini ketika kita searching  maka kita akan mendapatkan banyak sekali situs yang mengulas tentang broker.  Namun kita harus lebih hati-hati lagi ketika memilih broker, karena tidak semua broker yang ada merupakan broker yang  berkompeten. Seorang trader yang ingin terjun ke perdagangan forex haruslah mengetahui seluk beluk Broker apakah berkompeten atau tidak, apakah resmi atau hanya penipuan (scam). Karena kesalahan dalam memilih Broker tentu saja seorang trader akan mengalami kerugian.
Berikut ini merupakan Kriteria broker yang scam atau nakal :
•    Susah di kontak atau tidak bisa sama sekali bila sesuatu terjadi.
•    Grafik sering macet/berhenti bergerak. (server lemah atau disengaja)
•    Deposit gampang, witdrawal setengah mati.
•    Security situsnya lemah, duit kita bisa di embat orang. Broker yang bagus biasanya kita harus mengirimkan identitas kita ktp/pasport/sim/photo, mempunyai IP detection system, kalau atau ada perubahan no telepon pada saat witdrawal akan ditanya-tanyain dulu dari no ktp dan lain lain Jadi pada saat trading sebaiknya gunakan 1 komputer 1 internet provider dan 1 no IP.

Untuk itulah sebelum anda menginvestasikan uang anda maka anda harus mengecek atau menguji terlebih dahulu broker yang akan anda gunakan. Hal ini untuk meminimalisir broker yang scam. Sehingga anda dapat trading dengan tenang dan nyaman.

Sukses Selalu!