Harga Emas Masih Bergerak di Zona Positif

emas

Analisa Trading – Perdagangan bursa komoditas berjangka di hari Rabu(12/8), harga emas terlihat melanjutkan kenaikan dengan diperdagangkan lebih tinggi setelah pertumbuhan ekonomi Tiongkok masih memperlihatkan sedikit hambatan pemulihan.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.66% di level $1.115.00 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Sejak pagi ini, rentang harga emas telah bergerak menyentuh level $1.101.30 untuk sesi terendah harian dan level $1.119.10 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman September masih terlihat tertekan dengan diperdagangkan lebih rendah 0.32% di level $15.235 per troy uonce. Sejak pagi ini, harga perak terlihat telah bergerak menyentuh level $15.125 untuk sesi terendah harian dan level $15.350 untuk sesi tertinggi harian.

Harga emas masih terlihat terus melanjutkan kenaikan menjelang sore ini, ketika mendapat dukungan setelah dirilisnya serangkaian laporan ekonomi Tiongkok. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional menyebutkan bahwa hasil produksi industri Tiongkok telah melambat, dengan hanya alami kenaikan sebesar 6.0% dalam setahun di bulan Juli.

Di waktu yang bersamaan, Biro Statistik Nasional juga melaporkan bahwa investasi aset tetap Tiongkok dalam basis tahunan telah naik sebesar 11.2% di bulan Juli yang mana melambat dari bulan sebelumnya dengan kenaikan sebesar 11.4% di bulan Juni.

Sementara itu, laporan lain yang juga dirilis oleh Biro Statistik Nasional menyatakan bahwa penjualan ritel dalam basis tahunan untuk wilayah Tiongkok telah alami kenaikan sebesar 10.5% di bulan Juli setelah naik sebesar 10.6% di bulan Juni. (FC)

Imbas Devaluasi Terhadap Harga Komoditas

oiloffshore3

China adalah konsumen terbesar  untuk komoditas dunia , terutama untuk komoditas  logam. Jadi keputusan mengejutkan negara panda untuk mendevaluasi yuan sekitar 1,9% terhadap dolar AS mengirimkan gelombang kejutan ke pasar komoditas pada sesi perdagangan Selasa dan Rabu.

Analis di Macquarie menawarkan sebuah penjelasan ringkas untuk apa yang terjadi. Menurut mereka, “Asumsikan bahwa harga logam dalam dolar AS adalah konstan, maka penurunan yuan terhadap dolar meningkatkan harga yuan terhadap logam itu. Ini akan  mendorong produsen Tiongkok  untuk memproduksi lebih banyak logam untuk konsumen Tiongkok yang kekuarangan pasokan dalam negeri. Jika produksi itu ditujukan juga untuk ekspor ke luar negeri, maka  ini akan menurunkan ‘harga  komoditas dunia karena akan menambah keberlimpahan pasokan.

Bagi investor yang  merindukan harga terendah komoditas, maka keputusan Tiongkok ini akan disambut dengan suka cita. Namun demikian, di luar efek mata uang, keputusan tersebut akan menimbulkan kekhawatiran atas keadaan ekonomi Tiongkok dan potensi permintaan komoditas untuk  masa mendatang. Minyak mentah mengambil terkapar pada sesi hari Selasa, mengirim West Texas Intermediate ke  harga penutupan terendah sejak Maret 2009.

Langkah ini menimbulkan kekhawatiran “bahwa perlambatan di Tiongkok  akan membuat pemerintah Tiongkok panik,” kata Phil Flynn, analis pasar senior di Price Futures Group.  Flynn melanjutkan, “Sementara harapan hanya akan muncul dari sisi ekspor karena godaan penguatan dollar. Hal ini diperkirakan kaan dilakukan banyak produsen untuk menutupi keuntungan yang semakin tipis.”

Langkah devaluasi ini juga dilihat sebagai langkah negatif  untuk logam industri, termasuk tembaga yang ditutup pada level terendah sejak Juli 2009. Mata uang yang lebih lemah akan membuat  impor juga menjadi lebih lemah, terutama untuk tembaga dan bijih besi, kata Jessica Fung, analis di BMO Nesbitt Burns, dalam sebuah catatan.

“Dari perspektif siklus komoditas, ini  akan mengenai  dua komoditas dimana telah terjadi  overalokasi modal  dan sekarang malah kelebihan pasokan” katanya. “Pada akhirnya, bagaimanapun, semua logam industri beresiko, termasuk  komoditas palladium, nikel, dan seng.” Di sisi lain, mata uang lemah berarti ekspor lebih kuat, yang berarti pengiriman baja  dan aluminium Tiongkok cenderung terus tumbuh dan ikut memenuhi pasokan dunia yang sudah berlimpah.

Disisi lain, logam kuning atau emas berhasil sedikit menghindar setelah devaluasi karena terpantau naik sedikit pada Selasa kemaren. Analis mengatakan prospek devaluasi lebih lanjut mungkin sudah cukup untuk memacu beberapa pembelian oleh investor Tiongkok dan para pengguna di tengah kekhawatiran bahwa logam akan mengikuti harga lokal. Aksi beli Safe  Haven dalam menghadapi gejolak keuangan boleh jadi adalah salah satu faktor pendukung mengapa harga emas cukup kokoh, kata para analis.

Perluas Pasar Ekspor Industri Kreatif, Kemenperin Bidik Negara-Negara Berkembang

industri kreatif

Analisa Trading – Industri kreatif nasional menjadi penopang perekonomian baik sebagai penghasil devisa maupun pencipta lapangan kerja. Industri ini juga diharapkan memperlebar pasar ekspor ke negara berkembang.

“Peluang ekonomi dapat dimanfaatkan industri kreatif dari naiknya nilai tukar dollar terhadap rupiah yaitu memperbanyak volume ekspor,” ungkap Menteri Perindustrian Saleh Husin pada pembukaan Pameran ”Produk Fesyen dan Aksesori” di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2015.

Selain itu, perdagangan ke luar negeri juga didorong untuk diperluas. Dari sebelumnya ke negara-negara maju di Eropa, Jepang dan Amerika Serikat, imbuh Menperin, selanjutnya mengarah ke negara-negara berkembang atau emerging market seperti Amerika Selatan, Afrika dan Timur Tengah.

Pembukaan pameran yang terselenggara atas kerjasama Dewan Kerajinan Nasional dan Kemenperin dihadiri Ketua Umum Dekranas Hj Mufidah Jusuf Kalla beserta para Pengurus Dekranas, Ibu-ibu anggota OASE – Kabinet Kerja.

Pameran berlangsung pada 11 – 14 Agustus 2015 dan diikuti pelaku IKM binaan Dekranas dari berbagai daerah, antara lain DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, NTT, dan NTB dengan menampilkan aneka produk kerajinan fashion dan aksesoris.

Menurut Menperin, pada tahun 2014 – 2015 nilai tambah dari sektor ekonomi kreatif diestimasi mencapai Rp. 111,1 triliun. Penyumbang nilai tambah tertinggi tersebut, antara lain subsektor mode, kuliner, dan kerajinan.

Kemenperin terus mendorong pengembangan industri kreatif nasional karena pertumbuhannya semakin meningkat sekitar 7 persen per tahun. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh subsektor kerajinan dengan laju pertumbuhan ekspor sebesar 11,81 persen, diikuti fesyen dengan pertumbuhan 7,12 persen, periklanan sebesar 6,02 persen dan arsitektur 5,59 persen.

Menperin meyakini, ekonomi kreatif daspat diandalkan menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan perekonomian nasional. “Apalagi Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa saat ini merupakan era ekonomi kreatif dan harus menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Euis Saedah mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah industri fesyen maupun kerajinan. “Di antaranya, melalui bimbingan teknis, dampingan pada pengrajin, promosi dan pemasaran, bantuan dalam mesin peralatan, serta perlindungan hak kekayaan intelektual,” tuturnya. (FC)

Yen Jepang Sesi Eropa Menguat Pada 12 Agustus

Yen-and-Aussie-Dollar

 

AnalisaTrading – Yen Jepang di sesi Eropa hari ini (12/8) mampu mengoreksi pelemahanya terhadap dollar AS setelah dua hari berturut-turut tergerus. Yen tampaknya mendapat sentimen profit taking penguatan dollar AS dan sentimen positif dari laporan data pertumbuhan produksi industri Jepang.

Pelemahan Yen pagi di sesi Asia terkena dampak sentimen dua kali berturut-turut bank sentral Tiongkok (PBoC) mendevaluasi lagi nilai Yuan sebanyak 1.62% setelah kemarin sebanyak 1.9%. Namun aksi yang terlalu reaktif dan tak terduga dari PBoC ini juga dapat memicu peningkatan permintaan asset safe haven seperti Yen, Dollar AS, atau Emas, dan kali ini dapat terlihat pada pergerakan Yen.

Sentimen positif yang memicu aksi profit taking pada pair USDJPY didapat dari Pertumbuhan Industri Produksi Jepang bulan basis tahunan untuk bulan Juni tumbuh menjadi 2.3% dari sebelumnya 2.0%, dan basis bulanannnya tumbuh 1.1% di atas perkiraan 0.8%. Data tersebut direspon dengan penurunan pair USDJPY dari tertinggi 125.27 menjadi saat ini (07:00:11 GMT) bergulir di kisaran 124.72.

Sedangkan pada perdagangan Selasa (11/8) pair ini ditutup bullish di harga 124.12 dari pembukaan 124.61 karena penguatan dollar AS juga dipicu pertumbuhan produktifitas non pertanian (Nonfarm Productivity) kuartal kedau tumbuh 1.3%. Pada hari itu juga USDJPY membentuk harga tinggi 125.20 dari rendah 124.51.

Untuk sesi New York, malam ini USDJPY akan dipengaruhi oleh perkembangan jumlah lowongan pekerjaan AS (JOLTs Job Opening) bulan Juni yang diperkirkan meurun dari sebelumnya 5.36M, serta pidato dari salah satu anggota The Fed.

Secara teknikal, Analyst melihat pergerakan bearsih USDJPY bersesuaian dengan kondisi over bought yang ditunjukan oleh stochastic 14.3.3 daily. Koreksi penguatan pair ini diperkirakan akan mendapatkan tahanan pada support di level retracment 61.8% di kisaran haraga 124.55.

Sehingga diperkirakan jika harga masih mampu bertahan di atas support 124.55 tersebut maka trend penguatan akan berlanjut untuk mencoba kembaki ke arah harga 125.00. Namun bila harga berhasil menembus support 124.55 tersebut maka diperkirakan lanjutan pelemahan berpotensi menemui target support berikutnya di kisaran 124.35 (VN)

Analisa EUR/USD, Rabu 12 Agustus 2015

GU

AnalisaTrading – Yunani dan kreditor mencapai kesepakatan untuk membuka sekitar 85 miliar euro untuk memenuhi batas waktu untuk pembayaran 20 Agustus. Ini memiliki pengaruh positif pada euro dan pasangan naik hampir sepanjang hari meskipun angka ZEW Jerman mengecewakan.


Pasangan ini bullish untuk sebagian besar hari dan resistan di 1,1100 hampir menyentuh; Namun bullish kehabisan tenaga sebelum itu bisa terjadi dan sekarang kita melihat tanda-tanda penolakan. Candle terakhir memiliki sumbu panjang atas dan Stochastic telah overbought untuk seluruh minggu jadi kami berharap setidaknya retracement hari ini jika tidak ada pembalikan. Jika 1,1100 tidak jatuh dengan cepat, kami mengantisipasi penurunan di bawah 1.1000, yang akan mencari support di Exponential Moving Average periode 50.

Hari Parlemen Yunani akan memilih apakah mereka menerima atau tidak tindakan yang dikenakan untuk menerima bailout ketiga. Konsensus adalah Parlemen Yunani yang akan melewati suara tapi kejutan selalu bisa terjadi jadi disarankan hati-hati. Waktu yang tepat dari voting belum diketahui.

 

Analisa GBP/USD, Senin 10 Agustus 2015

GU

Analisa Trading – Setelah langkah awal turun dihasilkan oleh laporan NFP, pasangan menelusuri lebih tinggi tetapi Pound tidak bisa menghapus semua kerugian dan malah berhenti di bawah 1.5500.

Fakta bahwa pasangan berhenti tepat di bawah 1.5500 dapat dikaitkan dengan penutupan pasar untuk akhir minggu atau bisa berarti bahwa 1,5500 telah berhasil dipatahkan ke downside dan harga kembali untuk kembali menguji support sebelumnya yang sekarang bisa menjadi resistanc. Exponential Moving Average periode 50 menuju ke bawah dan momentum terbaru adalah bearish sehingga kita cenderung melihat langkah lanjutan ke bawah hari ini.

Tidak ada rilis berita besar dijadwalkan hari ini oleh Inggris sehingga arah harga akan dipengaruhi oleh sisi teknis pasar.

Happy Trading!

Analisa GBP/USD, Rabu 5 Agustus 2015

GU

Analisa Trading – Setelah harga  bergerak di bawah moving average namun pasangan benar-benar tidak memiliki arah akhir-akhir ini sehingga kami tidak bisa menganggap ini pergerakan break yang benar.

Bias kami tetap netral sampai pasangan bisa melepaskan diri dari Exponential Moving Average periode 50. Setelah itu terjadi, tingkat pentingnya adalah 1.5500 sebagai support dan resistan 1,5675 dan break dari salah satu akan menunjukkan bahwa tren baru di tempat.

Layanan PMI dilepaskan pada pukul 8:30 am GMT, menawarkan wawasan pendapat dari Purchasing Managers tentang kesehatan sektor Jasa Inggris. Nilai yang lebih tinggi dari perkiraan 58,1 biasanya bermanfaat bagi Pound tapi rilis  memiliki dampak yang ringan.

Happy Trading!

Analisa GBP/USD, Selasa 4 Agustus 2015

GU

AnalisaTrading – PMI Manufacturing Inggris menunjukkan nilai dekat dengan perkiraan analis dan keluar sebagian besar tanpa diketahui. Pasangan ini bergerak di bawah moving average dan berbalik arah selama bagian kedua kemarin.

Pasangan ini masih dalam mode kebimbangan, perdagangan antara Exponential Moving Average periode 50 dan resistan 1,5675. Bahkan jika kemarin kita melihat upaya untuk keluar dari jangkauan, harga kembali di atas rata-rata pergerakan sehingga gambar tetap campuran, tanpa arah yang jelas sampai breakout benar-benar terjadi.

Pound akan terpengaruh oleh survei yanglain hari ini: PMI Konstruksi yang dijadwalkan pada pukul 8:30 am GMT dan diperkirakan akan menunjukkan nilai 58,6, sedikit lebih baik dari sebelumnya 58,1. Survei ini berasal dari pendapat manajer pembelian dari sektor konstruksi dan bertindak sebagai indikator utama kesehatan ekonomi sehingga angka yang lebih bermanfaat bagi Pound.

Analisa GBP/USD, Senin 3 Agustus 2015

GU
Analisa Trading – Pasangan PoundDollar terus bergerak ke sideways pada hari Jumat, tanpa membuat kemajuan substansial dan memantul antara support dan resistan.

Harga tidak bisa mematahkan Exponential Moving Average periode 50 ke downside atau ke tingkat resistensi 1,5675 upside dan terjebak di antara mereka. Jumat kami melihat bouncing 5 di 1,5675 sehingga jelas bahwa tingkat ini memiliki kepentingan besar untuk pendek ke kondisi  pergerakan harga menengah dan sekali / jika rusak, kita akan melihat langkah ke atas sebagai  lanjutan. Di sisi lain, langkah di bawah moving average akan membuka pintu bagi support 1.5500 tetapi sampai salah satu dari peristiwa ini terjadi, bias kami adalah netral.

Data Manufaktur Inggris dirilis pada pukul 8:30 am GMT dalam bentuk Indeks Manajer Pembelian yang diperkirakan menunjukkan sedikit peningkatan dari sebelumnya 51,4 ke 51,6. Ini adalah survei yang bertindak sebagai indikator utama kesehatan ekonomi sehingga nilai yang lebih tinggi dapat menghasilkan kekuatan Pound dan bergerak lebih tinggi untuk pasangan.

Happy Trading!
Analisa GBP/USD, Jum’at 31 Juli 2015

GU

Analisa Trading – Meskipun Dolar AS membuat kemajuan besar dan kuat terhadap sebagian besar mata uang lain, Pound adalah yang paling terpengaruh dan pasangan memiliki gerakan campuran kemarin.

Exponential Moving Average periode 50 masih di bawah harga dan bergerak sedikit ke atas tapi Stochastic telah melintasi bearish, yang menunjukkan bahwa kita dapat melihat pergerakan selatan hari ini. Resistance kuat masih duduk di 1,5675 dan kami berharap bergerak lebih rendah jika harga akan menyentuhnya. Sebuah break  rata-rata bergerak akan membuka pintu untuk pindah ke support terletak di 1,5500.

Sepanjang  minggu telah lambat untuk Pound dari sudut pandang fundamental dan hal yang sama berlaku untuk hari ini sebab Inggris tidak menjadwalkan setiap rilis berita besar.

 

Happy Trading!