Cara Belajar Dan Menguasai Trading Forex

Bagaimana urutan atau langkah yg benar dalam belajar forex?
volatilitas
Ikutilah langkah demi langkah dibawah ini. Supaya terdapat pemahaman yg benar sebaiknya ikuti perlangkah dengan urut dan pahami dulu makna yg disampaikan.

Langkah 1: Sekilas pandang?
Apakah Anda sama sekali belum tahu tentang forex? Sabar, sekilas saja, ada baiknya Anda baca artikel berikut.
Baca: Pengenalan Dasar Forex
Baca: Pelaku Forex

Langkah 2: Apa yg membuat orang melirik Forex ?
Jelas keuntungan/uang, dengan forex Anda bisa jadi cepat kaya, ini yang nomer satu. Selain itu, nomer duanya, faktor fleksibilitas dalam waktu, modal, serta kemudahan infrastruktur, menjadikan forex semakin diminati. Dengan modal 1000$ saja bisa profit sd 100-200$, bahkan bisa lebih. Wah2, menarik sekali.
Baca: Kelebihan Trading Forex
Baca: Mendapat Uang Dari Forex

Langkah 3: Fakta dilapangan
Karena Anda tergiur, lalu Anda dengan semangat tinggi ingin secepatnya terjun di forex. Tapi, tunggu sebentar dulu, menurut laporan data statistik, hanya 10% saja yg bisa jadi kaya, sisanya gagal(naik turun, bahkan sampai dengan bangkrut) lho. Baca artikel dibawah ini.
Baca: Resiko Trading Forex

Langkah 4: Dari Fakta, Forex itu Susah dan Beresiko
Melihat statistik lapangan, ternyata forex itu susah dan beresiko tinggi. Selain resiko uang/dana yg mungkin hilang, ada pula yg mungkin tak terasa adalah resiko kehilangan waktu. Bagaimana jika bertahun-tahun ternyata apa yg diperoleh segitu-gitu saja? Apa ini gak buang-buang waktu, pikiran, konsentrasi, dsb.

Langkah 5: Pertimbangkan
Dari potensi kaya(langkah 2) dan fakta + Susah + Resiko (langkah 3 dan 4) pertimbangkan dulu…. Jangan memaksa, dan lihat ke tipe/model personal Anda. Apakah saya model orang yg bisa menerima semua diatas.

  • Jika Anda berpikir ‘coba dulu semua baru memutuskan’, maka lanjutkan langkah berikutnya.
  • Jika Anda tidak cocok dengan resikonya, maka tutup halaman ini.
  • Jika Anda tertantang dan tertarik di forex, maka pastikan bahwa Anda serius serius serius belajar, kenapa? awas faktor resiko diatas Anda bisa masuk ke 90% golongan yg gagal. Jangan sampai ini terjadi pada diri Anda.

sumber: seputarforex.com

Harga Komoditas Diyakini Menguat akibat Faktor Permintaan

Analisa Trading – Sebagian besar komoditas utama dunia diperjualbelikan dengan memakai satuan Dollar. Oleh karena itulah saat nilai tukar USD menguat, investor kerap alergi membeli produk-produk hasil bumi semacam minyak atau emas karena harga jualnya menjadi lebih mahal di pasaran, terutama bagi pemodal yang mata uang utamanya bukan Dollar.

19minyak

Di tengah tren penguatan Dollar terhadap sebagian mata uang dunia, harga-harga komoditas ikut berkurang karena kehilangan pembeli. Namun demikian, masih banyak pihak yang optimis kalau faktor kenaikan Dollar tidak akan terus berdampak negatif terhadap kinerja komoditas. Faktor korelasi antara permintaan dan persediaan barang akan lebih berpengaruh ketimbang Dollar semata.

Menurut Ahli Strategi Komoditas ANZ Bank, Daniel Hynes, tren penguatan Dollar tidak akan berpengaruh besar lagi terhadap pergerakan harga komoditas dalam 6 sampai 12 bulan ke depan. Efek penguatan kurs bisa diimbangi oleh peningkatan jumlah permintaan produk komoditas dari beberapa negara besar. “Alasan fundamental tidak bisa diabaikan begitu saja. Faktor permintaan dan persediaan dapat mengurangi korelasi nehatif antara kurs Dollar dan harga komoditas,” ujarnya. Hynes menilai respon harga masing-masing komoditas di pasar akan sangat berbeda-beda terhadap pergerakan Dollar. Permintaan komoditas fisik yang besar akan menutupi pengaruh Dollar, terutama untuk produk-produk logam mulia. Sedangkan untuk minyak mentah, korelasinya dengan Dollar akan tetap negatif. Kontrak minyak Nymex WTI saat ini terpantau naik sekitar 18 sen ke level $56.65 per barel.

sumber: monexnews.com

Analisa Trading Forex Harian Tgl 18 Desember 2014

Analisa Trading – Pergerakan dolar index diprediksi akan naik menuju level 89.430-89.555 pada bolinger atas 20 dan 11 time frame daily.

fomc

EURUSD :
Diprediksi eurusd akan turun ke level 1.2255 pada bolinger bawah 20 Daily.
Harga Eurusd tertinggi kemarin di level 1.2515 dan lowernya di level 1.2325.

AUDUSD :
Diprediksi AUDUSD akan bergerak turun menuju level 0.8080 pada bolinger bawah 20 Daily.
Harga Audusd tertinggi kemarin di level 0.8237 dan lowernya di level 0.8115.

USDJPY :
Diprediksi untuk hari ini, usdjpy dapat terkoreksi turun ke level 118.10 pada MA 5 Daily danakan kembali naik ke level 118.85 pada bolinger tengah 20 time frame D1 sebagai resisten. Jika resisten tembus, maka akan naik ke level 119.50 pada bolinger atas 20 time frame H4.
Harga Usdjpy tertinggi kemarin di level 118.85 dan lowernya di level 116.30.

GBPUSD :
Diprediksi GBPUSD akan bergerak koreksi naik ke level 1.5630 pada MA 5 Daily. Jika tidak tembus, akan kembali turun ke posisi di level 1.5540 pada bolinger bawah 20 Daily.
Harga Gbpusd tertinggi kemarin di level 1.5787 dan lowernya di level 1.5610.

 

sumber: belajarforexsimpro.com

GOLD 18 Desember 2014


12 18 2014 GOLD H4 300x300 GOLD 18 Desember 2014

Analisa Trading – Menjelang rapat FOMC, GOLD terpantau sedikit menguat atas spekulasi Rusia yang akan menjual cadangan emasnya. Pasca rilis pernyataan FOMC, GOLD kembali jatuh menuju level Support Daily di 1179.70-1187.72. Diperkirakan pair ini akan bergerak naik terlebih dahulu untuk mencari area SELL yang lebih tinggi dengan Golden Area Fibo sebagai target naik terdekatnya. Jika GOLD mampu break down level Support Daily maka pair ini akan kembali melanjutkan tren Bearish nya.

sumber: jogjaforex.com

Seremoni Pencatatan Perdana Saham PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) tanggal 17 Desember 2014

Analisa Trading – Pada hari ini, Rabu, 17 Desember 2014, saham PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) dicatatkan pada Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-21 di tahun 2014.

Nampak dalam gambar (kiri ke kanan): Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk. Haryanto Tjiptodihardjo bersama Direktur Utama BEI Ito Warsito, pada saat acara seremonial pencatatan perdana saham PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) di Bursa Efek Indonesia tanggal 17 Desember 2014.

sumber: idx.co.id
Belajar Memahami Money Management

Money management adalah salah satu faktor penting dalam trading forex yang berkaitan dengan pengendalian resiko. Trading adalah bisnis dan dalam bisnis tentu ada resikonya. Berapapun besar modal kita, tentunya kita ingin membatasi besarnya resiko yang mungkin terjadi. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar adalah kunci sukses untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang. Banyak trader pemula yang accountnya ‘babak belur’ karena tidak menerapkan money management dengan disiplin, bahkan ada yang tidak tahu sama sekali tentang money management. Dalam tulisan ini akan dibahas 5 hal pokok dalam money management yang harus dipahami dan diterapkan dengan benar dan disiplin dalam trading forex.

– Besarnya resiko per trade
Besar resiko per trade diukur dengan nilai uang, bukan dengan pip, dan biasanya ditentukan dalam persentasi dari modal atau balance dalam account trading kita. Anggap saja kita belum ada posisi trading dan balance dalam account kita masih utuh, maka besar resiko per trade adalah jumlah kerugian yang kita tentukan dalam membuka sebuah posisi trading. Tidak ada ketentuan baku untuk hal ini dan bisa saja antara trader yang satu berbeda dengan trader yang lain, tergantung dari kondisi keuangan masing-masing. Yang jelas gunakanlah dana yang benar-benar tidak akan dipakai dalam waktu dekat, dan hindari trading forex dengan menggunakan dana untuk hidup sehari-hari. Asumsikan bahwa alokasi dana Anda untuk trading forex adalah dana yang siap hilang sehingga Anda tidak emosional ketika trading.
Sebagai gambaran, para trader profesional yang pendapatannya hanya dari trading (saham, forex, option dsb.) jarang yang mengambil resiko lebih dari 3% dari total modal mereka. Disisi lain, banyak trader yang telah berpengalaman merekomendasikan besarnya resiko antara 3% sampai 5% dari modal. Tetapi berapapun besarnya resiko yang Anda tentukan, Anda harus merasa nyaman dengan pilihan tersebut sehingga Anda bisa trading dengan tenang dan tanpa emosi.
Nah, kenapa besar resiko diukur dengan nilai uang bukan dengan pip ? Hal ini berkaitan dengan besarnya ukuran lot atau volume per trade yang bakal kita gunakan sesuai dengan perhitungan resiko, atau lazim disebut position sizing yang akan dijelaskan berikut ini.

– Besarnya ukuran lot per trade (position sizing)
Besar ukuran lot juga disebut dengan volume (pada platform Metatrader), atau ada yang menamakan quantity. Karena platform Metatrader sudah sangat populer, para trader forex pada umumnya lebih familiar dengan sebutan volume trading. Cara menentukan volume trading berdasarkan resiko lazim disebut dengan position sizing. Dengan position sizing, besar resiko dalam nilai uang akan selalu sama berapapun besar stop loss (resiko dalam pip) yang kita tentukan. Volume trading bisa kita atur sesuai dengan besar stop loss yang paling pas buat kita. Sebagai contoh, misalnya kita trading dengan standard lot pada pasangan mata uang EUR/USD, sehingga nilai per pip-nya adalah USD 10. Jika kita punya balance sebesar USD 25,000, dan resiko yang kita tetapkan untuk membuka sebuah posisi adalah 4%, maka besar resiko kita adalah USD 25,000 X 4% = USD 1,000. Katakan dari hasil analisa kita stop loss yang paling pas adalah 50 pip, maka volume trading kita dalam standard lot adalah: USD 1,000 / (50 X USD 10) = 2 lot.
(Catatan: pialang forex di Indonesia ada yang menyebut standard lot dengan regular lot, dan account yang hanya untuk trading dengan standard lot disebut regular account)

Nah, jika ada 2 trader dengan modal yang berbeda tetapi menerapkan persentasi resiko yang sama dan stop loss (resiko dalam pip) yang sama pula, tentu ukuran lot keduanya berbeda. Trader yang modalnya lebih besar volume tradingnya akan lebih besar walaupun stop loss (resiko dalam pip) keduanya sama. Itulah sebabnya mengapa besarnya resiko per trade biasanya diukur dengan nilai uang, bukan dengan besarnya pip pada stop loss.

– Besarnya risk/reward ratio
Risk/reward ratio adalah perbandingan antara besarnya resiko (stop loss) dan besarnya target profit (reward) yang kita tetapkan. Jika pada pembahasan sebelumnya kita telah menentukan resiko dan ukuran lot, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan besarnya target profit yang kita inginkan dibandingkan dengan resiko yang telah kita tetapkan sebelumnya. Sama halnya dengan resiko, untuk menetapkan target profit tidak ada ketentuan bakunya, hanya saja kita harus obyektif dan realistis sesuai dengan kondisi pasar saat itu. Trader yang berpengalaman menganjurkan agar risk/reward ratio sebaiknya minimal 1 : 2, artinya jika stop loss kita 50 pip maka sebaiknya target profit kita minimal 100 pip, bahkan kalau bisa 1 : 3 atau lebih akan semakin baik. Tujuannya adalah: jika kita bisa menerapkan risk/reward ratio dengan konsisten, dalam jangka panjang akan diperoleh return (keuntungan) yang memadai walaupun persentasi profit kita secara keseluruhan masih lebih kecil dibanding loss-nya. Misalnya seorang trader mengalami 70% dari total posisinya loss, tapi masih menghasilkan return 15% dari total posisi tradingnya, karena menerapkan risk/reward ratio minimal 1 : 2 pada setiap membuka posisi.
Yang penting untuk dipahami dalam hal ini adalah menentukan besarnya resiko terlebih dahulu sebelum menghitung profit yang mungkin kita peroleh.

– Money management harus bisa mengendalikan emosi kita
Disamping money management, faktor penting lainnya dalam trading adalah keterlibatan emosi. Kedua hal tersebut saling mempengaruhi dan jika tidak dipahami dengan benar akan membawa efek negatif dalam trading. Money management yang buruk bisa menghancurkan trading kita, demikian pula emosi yang tidak terkendali. Misalnya jika kita kurang memahami money management sehingga selalu loss pada setiap posisi trading kita, maka akan sulit bagi kita untuk tidak melibatkan emosi saat trading. Sebaliknya semakin baik kita bisa menerapkan money management dalam trading, akan semakin terkendali emosi kita dalam menyikapi hasil trading. Kita bisa dikatakan berhasil menerapkan money management bila kita bisa mengelola dana dalam account trading dengan efektif dan tidak emosional.

– Money management akan berjalan baik hanya jika kita menguasai strategi trading
Jika kita tidak sepenuhnya menguasai strategi trading yang kita gunakan sehingga selalu ragu ketika hendak membuka posisi, maka sebaik apapun pemahaman kita pada money management hasilnya tidak akan maksimal.
Strategi trading dan money management adalah komponen utama dalam rencana trading yang harus dijalankan secara bersamaan. Money management akan berjalan baik hanya jika kita telah menguasai dan yakin pada strategi trading yang kita gunakan sehingga menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.
Sumber : Nial Fuller – www.learntotradethemarket.com

Trading Double Zero

Trading kali ini akan saya awali dengan sebuah contoh. Yang mana saya umpamakan anda membeli sikat gigi disuatu mini-market dimana sikat gigi tersebut seharga Rp 1450,-. Disaat anda ingin membayar, anda tidak memiliki uang pas dengan harga sikat gigi tersebut, maka anda memberikan uang kekasir sebesar Rp 1500,-. Dengan begitu Kasir pada mini-market tersebut tentunya akan memberikan kembalian uang anda sebesar Rp 50. Pada kondisi ini biasanya anda akan bilang “Sudah ambil saja kembaliannya”.
images10
Dengan contoh tersebut diatas, pada dasarnya manusia pada umumnya cenderung hanya memikirkan suatu nomor atau jumlah yang dibulatkan, dan ini juga terjadi pada dunia trading. Dengan memahami psikologi trading seperti ini, kita dapat memanfaatkannya untuk membuat sebuah strategy trading yang profitable dalam intraday trading.

Strategi Trading Double Zero
Double zero ialah kondisi dimana market price terdapat dua angka terakhirnya adalah nol. Ambil contoh, USD/JPY berada dikisaran harga 107.00 atau pada pair EUR/USD 1.2800. Pada kondisi ini, terdapat kecenderungan kuat bahwa chart suatu pair akan “tertarik” untuk mendekati/menyentuh angka double zero seperti layaknya medan magnet. Reaksi harga seperti ini bisa kita gunakan sebagai peluang profit sekitar 50 pips dengan resiko hanya 12 sampai 20 pips. Apalagi ketika titik support dan resistance berada pada kondisi double zero ini. Alasan kenapa hal ini bisa terjadi, adalah, kebanyakan para trader menempatkan take profit dan stop limit nya pada angka yang bulat. Bank-bank besar dunia yang mempunyai akses ke dalam data order trading akhirnya juga turut mengeksploitasi hal ini, dan menggunakannya sebagai titik keluar posisi (exit point). Strategi trading ini sekaligus menempatkan kita pada posisi yang sama dengan para “penguasa market”.

Double Zero

Caranya
Dibawah ini saya akan memberikan sedikit caranya dengan bantuan  Indikator Teknikal menggunakan Moving Average dalam strategi ini.

Posisi Buy
– Cari Pair yang berada dibawah angka double zero. – Lakukan order posisi buy setelah harga bergerak mendekati angka double zero yang berada diatas harga sekarang. – Lakukan stop loss tidak lebih dari 20 pips. – Lakukan take profit setelah harga menyentuh angka double zero.

Posisi Sell – Cari pair yang berada diatas angka double zero. – lakukan order open posisi sell setelah harga bergerak mendekati angka double zero yang berada dibawah harga sekarang. – Tempatkan stop loss tidak lebih dari 20 pips. – Lakukan take profit setelah harga menyentuh angka double zero.

Saran
Strategi ini akan berjalan dengan baik apabila tidak terdapat sebuah berita besar yang keluar pada saat itu dan kebetulan ada level support/resistance. Dianjurkan pula untuk menggunakannya pada pair currency yang mempunyai range trading harian kecil. Semoga tips trading ini bermanfaat bagi kita semua.

sumber: seputarforex.com

Psikologi dan Tips Trading

Dasar Psikologi Trading

Untuk memahami apa psikologi perdagangan adalah semua tentang adalah untuk membantu Anda lebih memahami faktor yang berbeda, dan tampaknya tak terlihat, yang memisahkan yang baik dan yang buruk pedagang. Hal ini karena meskipun kita untuk menganggap bahwa mereka memiliki strategi perdagangan saham yang sama, jumlah informasi yang sama, pengalaman yang sama di pasar, mereka akan selalu memiliki hasil perdagangan yang berbeda.

Money Manajemen

Untuk tujuan penjelasan kami berkaitan dengan aspek psikologis perdagangan pasar, mari kita asumsikan bahwa kita memiliki dua orang yang sangat identik orang yang menjadi perdagangan. Tidak masalah jika Anda menganggap mereka sebagai kembar atau tidak, yang penting adalah bahwa mereka memiliki latar belakang perdagangan yang sama, pelatihan yang sama, perangkat sama dan informasi mengenai pasar dan bahkan tren mereka tertarik Bahwa mereka berdua memiliki segalanya yang sama ketika mereka harus melakukan trading.

Dan sekarang demi penjelasan kami, kami akan melompat ke depan untuk beberapa bulan ke depan setelah dua pedagang sudah mulai melakukan trading mereka. Juga karena kita telah menyatakan bahwa dua telah praktis yang sama pada segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk melanjutkan perdagangan mereka, termasuk bagaimana mereka belajar trading, yang kita dapat berharap bahwa mereka akan memiliki prestasi yang sama dengan perdagangan mereka. Tetapi hal ini tidak pernah akan sama.

Jika kita akan memeriksa mereka, salah satu dari orang-orang ini mungkin akan membuat keluar kisah sukses perdagangan di pasar. Di sisi lain, orang lain bisa masih mendapatkan uang dari tetapi tidak pada tingkat yang sama seperti yang lain. Dan bahkan bisa menjadi mungkin bahwa ia telah kehilangan segalanya. Dapatkah ini benar-benar terjadi?

Kita dapat menentukan akar penyebab semua ini untuk psikologi trading. Ini adalah untuk mengatakan bahwa individualitas para pedagang hanya datang ke dalam bermain yang sangat mempengaruhi bagaimana mereka diperdagangkan dan membuat keputusan sehubungan dengan perubahan pasar. Masing-masing dari mereka berpikir secara berbeda yang mengarah ke keputusan sendiri dan tindakan dengan perdagangan mereka.

Sebagai contoh untuk hal ini psikologi trading, mari kita katakan bahwa kedua pedagang berada di satu titik pada tingkat yang sama di pasar karena mereka baru saja dimulai. Ketika trend mulai bergerak, masing-masing dari mereka membuat keputusan yang berbeda. Salah satu pedagang memutuskan untuk wilayah itu dan tinggal dengan tren itu, pada akhirnya ia dihargai dengan kembali besar. Pedagang lainnya, di sisi lain, memutuskan untuk menyelamatkan dan berpikir pada saat itu bahwa dia tidak akan risiko kehilangan dalam perdagangan itu. Bagaimana tepatnya mereka datang dengan kesimpulan tersebut adalah sesuatu yang tidak mudah untuk dipahami.

Ini juga di mana yang baik dan yang buruk definisi pedagang masuk Trader yang baik akan tetap dengan strateginya dicoba dan diuji atau sistem perdagangan, dan dengan demikian akan sering mendapatkan sebagian besar dari perdagangan nya. Pedagang yang buruk tidak sebaliknya. Seringkali ia membiarkan emosinya memutuskan kapan ia malah seharusnya hanya terjebak dengan sistem perdagangan nya.

Oleh karena itu hal yang penting untuk diingat adalah bahwa bagi Anda untuk sukses di pasar apapun, Anda harus memeriksa emosi dan kemampuan pengambilan keputusan. Tidaklah cukup bahwa Anda belajar untuk perdagangan bahkan dari para pedagang yang terbaik. Ada beberapa faktor yang Anda akan harus berurusan dengan diri sendiri.

6 Tips Praktis Agar trading lebih optimal

Dalam dunia trading, setiap trader memiliki strategi dan teknik masing masing untuk menganalisis dan mengambil keputusan transaksi. Beberapa diantara mereka ada yang hanya menggunakan fundamental (misalnya berdasarkan berita atau indikator terkini) atau hanya menggunakan faktor teknikal (misalnya mengamati grafik dan indikator harga) sementara beberapa yang lain menggabungkan kedua jenis analisa di atas.

Dari sisi jenis trading mereka, ada yang melakukan transaksi 2 atau 3 kali setahun (jangka waktu panjang), ada juga yang mengambil posisi hingga 50 kali transaksi per hari (jangka waktu yang sangat pendek dan hanya mencari keuntungan kecil dalam setiap transaksinya). Beberapa diantara mereka ada yang berhasil, baik dengan strategi yang sama maupun berbeda, menggunakan jangka waktu panjang maupun pendek, namun banyak pula yang gagal.

Mereka yang menghasilkan keuntungan di pasar secara konsisten jika dipertemukan akan memiliki karakteristik dan pilosofi yang sama. Kami meringkas karakteristik tersebut agar memudahkan Anda dalam memahami dan mengaplikasikannya.

6 karakteristik dan pilosofi umum yang dimiliki oleh trader yang berhasil adalah:

1.    Trading Plan

Keseluruhan trader yang sukses memiliki trading plan. Secara umum isi dari trading plan tersebut adalah;

Penentuan secara spesifik kapan akan mengambil posisi dan kapan akan melikuidasi posisi tersebut. Penentuan resiko yang juga spesifik. Kapan, di harga berapa kerugian akan di hentikan, berapa jumlah resiko maksimal yang akan diterima. Penyesuaian hasil trading dengan kapasitas transaksi. Penyesuaian ini dilakukan baik ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, baik menggunakan leverage maupun tidak

Yang terpenting dalam trading plan ini bukan hanya pada penyusunannya, namun lebih kepada pelaksanaannya. Trader yang sukses tersebut melaksanakan dengan sabar dan disiplin rencana yang telah disusun, tidak mudah panik menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis dan selalu menganggap bahwa trading adalah bisnis atau investasi jangka panjang.Setelah Anda menyusun rencana trading Anda sendiri, hal yang terbaik Anda lakukan adalah melaksanakan rencana tersebut dengan disiplin dan sabar. Waktu akan membantu Anda mengenali kapan rencana tersebut harus di review dan disesuaikan kembali.

2.    Menerima kerugian

Umumnya di atas 90% dari trader yang gagal adalah yang tidak pernah belajar menerima kerugian. Merasa bahwa keputusan mereka benar dan ketika terjadi kesalahan, mereka fokus pada posisi yang yang mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan transaksi lain yang muncul.

Trader yang sukses tidak pernah menganggap kerugian bersifat personal, bukan soal siapa yang benar, tapi lebih kepada bagaimana menghasilkan keuntungan. Mereka yang berhasil adalah yang langsung menghentikan posisi (cut loss) ketika memahami kesalahan dan fokus pada peluang lain yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.

3.    Mudah dan sederhana

Karakteristik trader sukses yang lain adalah bahwa mereka tidak membuat aturan transaksi menjadi rumit dan kompleks. Aturan transaksi mereka simple dan mudah untuk diikuti atau disesuaikan dengan perubahan pasar yang konstan.

4.    Hasil lebih baik dengan resiko yang kecil

Sebelum masuk posisi, trader sukses mempertimbangkan berapa potensi kerugian dan berapa potensi keuntungan. Jika mereka menemukan peluang resiko yang tidak sepadan dengan keuntungan, maka mereka tidak akan mengambil posisi.

Trader sukses tidak terburu-buru dalam mengambil keuntungan, namun juga tidak akan menunggu hingga keuntungan berubah menjadi kerugian.

5.    Mengikuti arah harga

Sejarah telah membuktikan bahwa trader yang berhasil adalah trader yang hanya mengambil peluang transaksi yang sesuai dengan arah (trend) pasar. Hal ini juga berlaku bagi swing trader, yang mengambil posisi pendek dan cenderung berlawanan dengan trend besar. Mereka mengambil posisi sesuai dengan trend dengan periode yang berbeda.

6.    Jangan Over-trading

Trader yang sukses tidak akan terlibat atau terikat terlalu dalam terhadap satu posisi pada satu instrumen.

Banyak trader masuk posisi tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan rencana tradingnya. Tidak demikian halnya pada trader sukses, mereka masuk posisi dengan alasan yang jelas, sesuai dengan seluruh kriteria yang ada dalam rencana trading dan fokus pada keseluruhan rencana dan bukan hanya pada hasil posisi yang ada.

Walaupun sebagian besar trader sudah mengetahui poin penting yang menentukan dalam keberhasilan trading, tapi sedikit dari mereka yang benar-benar mengaplikasikan apa yang telah di ketahui. Pelaksanaan inilah yang membedakan antara trader sukses dan gagal.

Sistem Trading

Sistem trading yang menguntungkan dan konsisten, banyak yang beranggapan sangat sulit untuk disusun. Sebetulnya Anda tidak harus menyusun sistem trading dengan serumit dan sesulit itu, sebab mayoritas trader yang berakhir rugi dalam trading bukan dikarenakan sistem trading mereka yang buruk, namun diakibatkan oleh emosi dan sikap tidak disiplin dengan peraturan yang sudah di tentukan. Dalam bisnis trading, jika emosi menjadi pengendali, Anda pasti akan gagal. Sehingga Anda juga memerlukan mindset sistem trading yang kuat dengan trading plan yang juga kuat.

Jika diringkas, sistem trading di bawah ini adalah alasan utama yang menyebabkan kegagalan dalam trading:

  • Salah menempatkan modal (tidak sesuai dengan produknya)
  • Kurang disiplin dan tidak ada trading plan
  • Tidak mempelajari pasar
  • Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat
  • Mengejar pasar (masuk posisi walupun kriterianya belum memenuhi).
  • Tidak mau menerima kerugian (posisi ditahan tanpa menggunakan stop loss)

Untuk sistem trading tanpa emosi, ada empat tips yang sangat mudah yang akan membedakan antara pemenang dan pecundang;

1. Menyusun Trading Plan

Memiliki sebuah sistem trading plan dan dikuti supaya Anda mengetahui kapan untuk mengambil posisi dan kapan tidak mengambilnya. sistem trading ini sering dilupakan ketika sedang berada dalam kondisi profit.

Dalam sistem trading, Anda harus ambil posisi sesusai trading plan Anda dan bukan sesuai keaadan sekarang. Anda tidak akan mengetahui bahwa sistem trading akan berjalan baik atau buruk jika strategi tidak dijalankan secara konsisten dan alasan sistem trading terus diubah. Sering sekali trader tidak mengikuti sistem trading plan ketika sedang mengalami kerugian, padahal saat tersebut adalah saat-saat kritis dan paling menentukan bagi berkembangnya kemampuan sistem trading ke depan.

sumber: managemenresiko.wordpress.com

Harga Minyak Naik, Saham AS Menurun Pada Selasa Pagi

Analisa Trading – Penurunan harga minyak mendorong saham AS turun secara luas pada hari Selasa, memperpanjang penurunan minggu kedua. Saham Eropa juga jatuh, dan mata uang rubel Rusia jatuh ke rekor terendah terhadap dolar karena runtuhnya harga minyak bergema melalui pasar keuangan global.

art_128968

Sebuah reli singkat setelah perdagangan dibuka di AS lenyap minyak mentah terus slide enam bulan yang telah memangkas harga hampir setengah. Permintaan global untuk minyak telah berkurang seperti persediaan menjadi lebih berlimpah.

Kerugian saham di AS yang sederhana, namun pasar di Jerman dan Perancis turun lebih dari 2 persen. Rusia rubel jatuh.

The Standard & Poor 500 turun 12,70 poin, atau 0,6 persen, ke 1,989.63. 10 sektor industri dalam indeks turun. Kerugian diikuti penurunan 3,5 persen di S & P 500 minggu lalu, penurunan terbesar sejak Mei 2012.

Sebuah laporan yang solid pada produsen AS dan beberapa berita merger membantu pasar sentakan yang lebih tinggi setelah terbuka, tetapi keuntungan menguap setelah satu jam karena harga minyak mentah turun. Penurunan minyak mengkhawatirkan investor karena palu keuntungan pengebor dan perusahaan minyak lainnya yang merupakan komponen besar dalam indeks saham. Investor juga khawatir mungkin sinyal perlambatan ekonomi global lebih dalam dari yang diharapkan.

Dow Jones Industrial Average turun 99,99 poin, atau 0,6 persen, ke 17,180.84. Indeks komposit Nasdaq kehilangan 48,44 poin, atau 1 persen, ke 4,605.16.

Rubel tenggelam 13 persen menjadi 65,83 terhadap dolar. Mata uang Rusia mulai tahun pada 32,85 terhadap dolar. Penurunan harga minyak mentah telah menyakiti Rusia sejak negara itu menjadi eksportir minyak utama dan sangat tergantung pada minyak untuk penerimaan pajak.

Beberapa komentator telah mencatat bahwa harga minyak terjun akhirnya bisa membantu saham AS karena mendorong turun harga gas, membebaskan uang bagi orang Amerika untuk menghabiskan di toko-toko.

Doug Cote, kepala strategi pasar di Voya Investment Management, mengatakan investor telah bereaksi berlebihan dengan penurunan minyak dan bahwa ia mengharapkan saham naik.

Investor bisa mendapatkan rasa yang lebih baik dari seberapa banyak minyak membantu konsumen ketika Federal Reserve menyimpulkan pertemuan dua hari pada Rabu.

sumber: analisatoday.com

Pound Sedikit Menguat Pasca Data Pengangguran Inggris, Euro Flat Pasca Inflasi Zona Euro

Analisa Trading – Poundsterling memangkas pelemahannya terhadap Dolar AS pada Rabu (17/12) sore ini setelah berbagai laporan data ekonomi dirilis oleh Inggris. Di antaranya adalah klaim pengangguran Inggris yang jatuh melebihi antisipasi pada untuk bulan November lalu, sedangkan tingkat pengangguran masih tidak mengalami perubahan dalam waktu tiga bulan hingga Oktober.

euro_dan_sterling
GBP/USD tertarik menjauh dari 1.5678 di level rendah, dan mencapai 1.5720 selama sesi perdagangan Eropa hari ini, masih menurun sebanyak 0.19 persen.

Badan Statistik Inggris (ONS) melaporkan bahwa tingkat pengangguran masih stabil di kisaran 6.0 persen dalam tiga bulan hingga Oktober, dibandingkan ekspektasi penurunan hingga 5.9 persen. Jumlah orang mengajukan tunjangan pengangguran menurun sebanyak 26,900 bulan lalu, lebih banyak dibandingkan ekspektasi penurunan 21,200. Angka pada bulan Oktober tersebut direvisi menurun menjadi 25,100, dari sebelumnya, yakni penurunan hingga 20,400.

Laporan lain dari Inggris pada sore hari adalah notulensi BOE yang masih mempertahankan kebijakan moneter suku bunga rendahnya di 0.5 persen. Suara hawkish pun masih datang dari anggota yang sama, yakni Ian McCafferty dan Martin Weale.

Inflasi Zona Euro

EUR/GBP mengalami kemerosotan hingga 0.23 persen ke posisi 0.7926 sore ini. Hari ini, inflasi Zona Euro dalam basis tahunan dilaporkan tidak berubah dari tahun lalu di posisi 0.3 persen. EUR/USD terpantau flat di posisi 1.246

sumber: seputarforex.com