Saham-saham Pilihan Hari Ini

AnalisaTrading – Kepala Riset Woori Korindo Securities Reza Priyambada memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada rentang support 5.349-5.368 dan resisten 5.382-5.389.

images

Hanging man mendekati area upper bollinger band (UBB). MACD masih tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R juga masih tertahan kenaikannya. Laju IHSG mampu melampaui area target resisten (5.349-5.350) dan mampu bertahan di atas area target support (5.315-5.338).

“Sekali lagi IHSG mampu melampaui kekhawatiran kami dengan bertahan pada tren kenaikannya. Bahkan, kembali menimbulkan utang gap 5.346-5.352. Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya di mana meski kami masih mengharapkan adanya peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya, namun dengan adanya utang gap tersebut mampu memunculkan peluang untuk dan menimbulkan potensi pembalikan arah,” jelasnya.

Ia berharap penguatan laju bursa saham global mampu mengimbangi potensi pembalikan arah sehingga IHSG masih berkesempatan untuk tetap berada di jalur hijaunya.

Berikut merupakan saham-saham pilihan untuk hari ini yang direkomendasikan Reza, antara lain

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 11.900-12.125 berpola spinning top di area UBB. RSI bergerak naik diikuti peningkatan volume beli, namun diikuti adanya utang gap 11.900-11.925. Trade sell jika 11.950 gagal bertahan;

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 35.350-36.575 berpola hammer bertahan di area middle bollinger band (MBB). Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan MFI. Trade buy selama bertahan di atas 36.300;

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) 3.860-4.120 berpola separating lines dekati UBB. Parabollic SAR bergerak naik diikuti peningkatan william’s %R. Trade buy selama bertahan di atas 4.035;

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 13.950-14.375 berpola shooting star sentuh UBB. Volume beli naik diiringi peningkatan momentum. Utang gap 13.950-13.975. Trade sell jika 14.000 gagal bertahan;

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) 1.095-1.145 berpola white marubozu bertahan di area MBB. MFI mulai bergerak naik diikuti peningkatan RoC. Trade buy selama bertahan di atas 1.105;

PT Kalbe Farma (Persero) Tbk KLBF 1.840-1.900 berpola separating lines bertahan di MBB. Mass index berbalik naik diiringi peningkatan stochastic. Trade buy selama bertahan di atas 1.860.

 

Sumber: wartaekonomi.com

Indeks Berjangka Eropa Melunglai

Analisa Trading – Indeks berjangka Eropa lebih rendah dari pasar ekuitas terbuka pada hari Senin (5/1), dengan ketidakpastian politik di Yunani dalam sorotan menjelang pemilihan akhir bulan ini.

saham indonesia

Bursa Asia juga menurun. Euro menyentuh posisi terendah sembilan tahun terhadap dolar. Euro STOXX 50 dan Jerman DAX berjangka turun 0,4%, sementara CAC Perancis 40 futures turun 0,3%.

Data ekonomi yang lemah membebani bursa Eropa pada perdagangan hari pertama tahun ini, meskipun kerugian telah dikurangi dengan menumbuhkan harapan untuk langkah-langkah baru dari Bank Sentral Eropa demi meningkatkan zona euro.

Kebutuhan untuk merangsang pertumbuhan di Eropa disorot oleh terjaganya data manufaktur zona euro pada hari Jumat (2/1). Data menunjukkan terjadinya penurunan di Perancis dan melemahnya aktivitas di Jerman yang memberikan kontribusi untuk menekan indeks CAC Perancis sebesar 0,5% dan penurunan DAX Jerman sebesar 0,4%.

Manufaktur Inggris juga berkembang dengan kecepatan yang jauh lebih lemah dari yang diharapkan pada bulan Desember. Indeks FTSEurofirst 300 Eropa ditutup turun 0,4% pada 1.363,16 poin, sementara indeks Inggris blue-chip FTSE 100 turun 0,3%.

Indeks Spanyol IBEX naik 0,7%, Indeks Italia FTSE MIB naik 0,6% dan indeks ekuitas utama Yunani, ATG, menguat 1,2%.

 

Sumber: financeroll.co.id

Perdagangan Jagung Menaik

Analisa Trading – Perdagangan komoditas jagung pada hari Senin (5/1) menaik.

corn-in-a-field

Perdagangan jagung dibuka pada tingkat 395,6. Sampai pukul 16.40 WIB, perdagangan ini menyentuh posisi tertinggi 399 dan posisi terendah 394,4 pada grafik perdagangan.

Jagung berada pada angka 398,12 pada pukul 16.40 WIB. Komoditas ini mengalami kenaikan sebesar 1,73 poin atau 0,37%.

Sumber: financeroll.co.id

Analisa Teknikal 5-10 Januari 2015

Analisa Trading – Analisa teknikal mingguan berikut ini dibuat berdasarkan harga penutupan pasar hingga akhir minggu lalu (2 Januari 2015), dan dimaksudkan sebagai acuan untuk trading jangka menengah dan panjang.
pair
EUR/USD:

(klik gambar untuk memperbesar)

Garis downtrend telah ditembus dan disusul oleh gap turun, menunjukkan sentimen bearish yang kuat. Hal ini tampak dari trend histogram indikator ADX yang naik dengan dominan bearish (warna merah). Dari histori, level psikologis 1.2000 adalah support kuat. Pada chart bulanan (monthly) tampak terbentuk pola triple bottom pada level 1.2000 (Juni 2010, Juli 2012 dan Januari 2015).

Wait and see, jika 1.2000 benar-benar ditembus maka bearish akan berlanjut seperti tampak dari kurva indikator MACD yang bergerak dibawah garis sinyal, dan OSMA yang berada dibawah level 0.00. Namun jika gap tertutup dan kembali menembus garis downtrend (ke arah atas) maka kemungkinan akan terjadi koreksi uptrend.
Data fundamental berdampak tinggi minggu ini adalah CPI Flash Estimate kawasan Euro, CPI Jerman, NFP AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 1.2073
Resistance
: 1.2096 (level tertinggi gap) ; 1.2218 ; 1.2290 (50% Fibo expansion) ; 1.2360 ; 1.2425 (38.2% Fibo expansion) ; 1.2500.
Support : 1.2000 ; 1.1875 ; 1.1700 (hampir berimpit dengan 100% Fibo expansion).

Indikator :
MACD (12,26,9) ; OSMA ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; ADX (14).
Level-level penting EUR/USD :
1.2500
; 1.2450 ; 1.2400 ; 1.2360 ; 1.2218 ; 1.2170 : 1.2040 ; 1.2000 ; 1.1875 : 1.1700.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 1.3699 (harga tertinggi  1 Juli 2014)
Titik 2 : 1.2499 (harga terendah  3 Oktober 2014)
Titik 3 : 1.2881 (harga tertinggi 15 Oktober 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing high: 1.3699 (harga tertinggi  1 Juli 2014)
Titik swing low : 1.2499 (harga terendah 3 Oktober 2014)

GBP/USD:

(klik gambar untuk memperbesar)

Rejection pin bar yang terbentuk 31 Desember 2014 lalu dan diikuti oleh long bearish candle menunjukkan kemungkinan penerusan downtrend (trend continuation). Hal ini didukung oleh kurva indikator MACD yang kembali bergerak dibawah garis sinyal, OSMA yang berada dibawah level 0.00, dan indikator ADX yang masih dominan bearish (histogram warna merah). Sentimen bearish juga ditunjukkan oleh harga yang bergerak memotong lower band indikator Bollinger Bands.
Data dan peristiwa berdampak tinggi minggu ini adalah BoE meeting, indeks PMI dan Manufacturing Production Inggris, NFP AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 1.5425
Resistance
: 1.5550 ; 1.5620 ; 1.5730 (61.8% Fibo retracement) ; 1.5800.
Support : 1.5290 ; 1.5114 ; 1.5000.

Indikator :
MACD (12,26,9) ; OSMA ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; ADX (14).
Level-level penting GBP/USD :
1.6131 ; 1.6000 ; 1.5909 ; 1.5746 ; 1.5620 ; 1.5550 ; 1.5422 ; 1.5290 ; 1.5114 : 1.5000.

Fibonacci retracement :
Titik swing low  : 1.4811 (harga terendah 9 Juli 2013)
Titik swing high : 1.7189 (harga tertinggi 15 Juli 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing high : 1.7189 (harga tertinggi 15 Juli 2014)
Titik swing low  : 1.6050 (harga terendah 10 September 2014)

USD/JPY:

(klik gambar untuk memperbesar)

Inside bar yang terbentuk pada 31 Desember 2014 dan 2 Januari 2015 menunjukkan konsolidasi yang artinya trader sebaiknya wait and see. Jika resistance kuat 120.75 ditembus maka kemungkinan bullish berlanjut. Namun dari kurva indikator MACD yang memotong garis sinyal dari arah atas, dan OSMA yang bergerak dibawah level 0.00 menunjukkan kecenderungan bearish. Hal ini juga didukung oleh indikator stochastic yang berada pada area overbought.
Data fundamental berdampak tinggi minggu ini adalah NFP AS, tingkat pengangguran AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 120.02
Resistance : 120.75 ; 121.39 ; 121.79 (38.2% Fibo expansion) ; 122.19.
Support : 120.00 ; 118.90 ; 117.94 ; 117.20.

Indikator :
MACD (12,26,9) ; OSMA ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; stochastic (14,3,3) ; ADX (14).
Level-level penting USD/JPY :
124.16 ; 122.19 ; 121.39 ; 120.75 : 120.00 ; 118.90 ; 117.94 ; 117.20 ; 116.82 ; 115.50 ; 114.65 ; 113.68.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 105.19 (harga terendah  15 Oktober 2014)
Titik 2 : 121.83 (harga tertinggi   8 Desember 2014)
Titik 3 : 115.55 (harga terendah 16 Desember 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing low  : 105.19 (harga terendah  15 Oktober 2014)
Titik swing high : 114.19 (harga tertinggi  3 Nopember 2014)

AUD/USD:

(klik gambar untuk memperbesar)

Rejection doji oleh resistance 0.8210 dan garis Fibonacci Fan 61.8% yang diikuti oleh bearish candle menunjukkan kemungkinan penerusan downtrend. Hal ini didukung oleh kurva %K indikator stochastic yang hampir memotong kurva %D dari arah atas, dan histogram indikator ADX yang kembali dominan bearish (warna merah).

Data fundamental berdampak tinggi minggu ini adalah neraca perdagangan dan Retail Sales Australia, CPI China, NFP AS dan notulen meeting FOMC.

Level pivot mingguan
: 0.8124
Resistance
: 0.8210 ; 0.8273 ; 0.8316 (berimpit dengan 76.4% Fibo expansion) ; 0.8432 (61.8% Fibo expansion).
Support : 0.8080 ; 0.8000 ; 0.7955 (123.6% Fibo expansion) ; 0.7904 ; 0.7850 (138.2% Fibo expansion).

Indikator:
Stochastic (14,3,3) ; simple moving average (sma) 200 dan 50 ; Bollinger Bands (20,2) ; ADX (14)
Level-level penting AUD/USD :
0.8550 ; 0.8456 ; 0.8316 : 0.8210 ; 0.8150 ; 0.8080 ; 0.8000 ; 0.7978 ; 7904 ; 0.7799.

Fibonacci expansion :
Titik 1 : 0.9400 (harga tertinggi 5 September 2014)
Titik 2 : 0.8642 (harga terendah 3 Oktober 2014)
Titik 3 : 0.8897 (harga tertinggi 9 Oktober 2014)
Fibonacci Fan :
Titik swing high: 0.9400 (harga tertinggi 5 September 2014)
Titik swing low : 0.8642 (harga terendah 3 Oktober 2014)

 

Sumber: seputarforex.com

Analisa Emas – 5 Januari 2015

Analisa Trading – Emas diperdagangkan pada volatilitas yang sangat besar selama sesi perdagangan awal tahun 2015. Harga emas berhasil catatkan keuntungan setelah sempat anjlok diawal sesi perdagangan karena Dolar bertahan dilevel tertinggi sejak 2005. Namun ketegangan pasar atas pemilu Yunani pada Februari mendatang membawa aliran safe-haven pada harga emas disesi perdagangan Amerika.

emas
Emas berjangka kontrak Februari sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (2/1) dengan keuntungan sebesar $2.10 atau 0.20% berakhir pada $1,186.20 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Emas berjangka catatkan keuntungan sebesar $16.3 atau 1.3% selama periode Desember, dan mencatatkan kerugian sebesar $18.2atau 1.5% selama tahun 2014.
Dipasar Spot, harga emas ditutup naik sebesar $6.60 atau 0.56% berakhir pada $1,189.80 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,194.890 dan serendah $1,167.450. Emas spot catatkan keuntungan sebesar $15.4 atau 1.3% selama periode Desember dan mencatatkan kerugian sebesar $21.6 atau 1.8% selama tahun 2014.
Fundamental Analisis : 

Emas dukungan atas kegagalan pada putaran ketiga pemilu Yunani yang membawa perang politik di pemerintahan Yunani. Pemilu ulang yang dijadwalkan akan digelar pada Februari mendatang diperkirakan akan memenangkan Syriza sebagai Pemimpin baru bagi Yunani. Dimana spekulasi keluarnya Yunani dari kesatuan Uni Eropa membesar jika Syriza menggantikan posisi Samaras. Jika hal tersebut terjadi maka kehancuran kesatuan Uni Eropa telah dimulai.

Babak baru dalam 2015 telah dimulai – rencana Fed untuk menaikkan suku bunga , QE ECB dan Pemilu Yunani akan menjadi fokus pasar dikuartal pertama tahun ini.

Minggu ini, pasar akan terfokus data Non-Farm Payroll, ADP Employment dan Pertemuan Bank Sentral Inggris. Sementara diawal sesi minggu ini pasar akan sepi dari jadwal data ekonomi.

Perhatikan setiap perkembangan seputar Pemilu Yunani, jika ketegangan politik meningkat – maka aliran safe-haven akan emas mungkin akan turut meningkat dan emas berpotensi sejalan dengan pergerakkan dolar.

Technical Analisis : 

Secara teknis, Emas telah gagal bertahan pada area netral dan kembali anjlok dibawah kisaran EMA-50, EMA-100, dan EMA-200. Sejak anjlok hingga level terendah hariannya di $1,131 pada November lalu, emas telah membentuk pola uptrend. Hanya saja emas belum mampu bergerak keluar dari trend line tersebut.

Setelah penurunan yang terjadi pada 9 Desember lalu, emas saat ini cenderung bergerak lebih rendah namun masih bertahan diatas area support kuat pada $1,170.00, Jika emas melanjutkan penurunan dibawah level tersebut maka emas berpotensi kembali pada kisaran $1,153.500 – $1,131.00.

Trend negative dalam jangka panjang masih tetap terlihat pada harga emas. Pada pola teknikal jangka panjang tetap menunjukkan adanya kemungkinan emas berada pada kisaran $984 per troy ounce – setidaknya pada tahun mendatang.

Dalam trend Jangka panjang berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70 – $984.00, setidaknya pada tahun mendatang.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,200.00 – $1,167.40. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.

Sumber: kedaitrader.com
Rekomendasi Saham Pilihan, Kamis 18 Desember 2014

Analisa Trading – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari Rabu (16/12/14) ditutup menguat dari penutupan hari sebelumnya. IHSG tercatat naik sebesar 0.19% ke level 5,035.65. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat naik 0.31% ke level 864.79. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 5,021.95  dan level tertinggi 5,059.73.
ASX 200 Ditutup Anjlok, Investor Kecewa Dengan Data Penjualan Australia
Prediksi

Analyst Vibiz Research Center memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam potensi penguatan oleh aksi bargain hunting seteleh pada awal pekan ini mengalami pelemahan akibat tertekan arus bursa global dan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bergerak melemah. Keputusan Bank Indonesia untuk menahan suku bunga tampaknya belum berpengaruh pada pergerakan Rupiah. Diketahui, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,75 persen. Pasar menunggu intervensi otoritas moneter dalam mengendalikan nilai tukar rupiah.

sumber: vibiznews.com

GDP New Zealand Kuartal Tiga 2014 Cerah, NZD/USD Naik

Analisa Trading – Pertumbuhan Domestik Bruto (GDP) New Zealand meningkat 1.0 persen pada bulan September 2014, yakni di akhir kuartal ketiga, demikian menurut laporan dari Biro Statistik New Zealand pada hari Kamis (18/12) pagi ini. Kontribusi pada pertumbuhan paling besar diberikan oleh industr-industri primer yang juga mengalami peningkatan hingga 5.8 persen.

koin_dolar_nz
“Pertumbuhan industri primer kali ini merupakan salah satu yang terkuat dalam 15 tahun terakhir,” kata Gary Dunnet, manajer Biro Statistik NZ tersebut. “Produksi susu memulai musim ini dengan baik, sedangkan eksplorasi minyak, serta ekstraksi minyak dan gas juga mengalami pertumbuhan.”

Agrikultur Cerah

Kunci pengendali untuk bulan September 2014 ini adalah sektor agrikultur (yang mengalami kenaikan 4.7 persen) dan pertambangan (naik 8.0 persen). Sebaliknya, sektor perhutanan dan industri perhutanan merosot 4.0 persen. Aktivitas manufaktur juga mengalami pertumbuhan sebsar 2.0 persen dipimpin oleh manufaktur produk logam (sebanyak 4.9 persen), serta permesinan da manufaktur sebanyak 3.7 persen. Pertumbuhan GDP yang berakhir pada bulan September dalam tahun ini tercatat sebesar 2.9 persen. NZD/USD diperdagangkan di 0.7712, meningkat hingga 0.21 persen setelah laporan GDP ini dirilis.

 

sumber: seputarforex.com

Emas Rebound, Investor Menilai Kebijakan The Fed

Analisa Trading – Harga emas sempat anjlok ke level rendah dua minggu sehingga memicu aksi pembelian, sehubungan dengan para investor yang masih melakukan penilaian terhadap keputusan para pejabat Federal Reserve malam tadi. Kata “waktu yang sesuai” atau “considerable time” memang sudah tak disebutkan. Namun, The Fed lebih memilih untuk menggunakan kata “bisa bersabar”, yang kemudian diartikan dovish oleh para pelaku pasar.

emas
Harga bulion untuk pengiriman segera mengalami kenaikan sebanyak 0.4 persen ke $1,194.48 per ons dan diperdagangkan pada $1,193.52 pada pukul 9:45 pagi waktu Singapura, demikian menurut data harga di Bloomberg. Logam mulia tersebut anjlok kemarin ke posisi $1,183.89, level terendah sejak tanggal 1 Desember dengan suku bunga acuan AS yang belum dinaikkan dari kisaran nol sejak bulan Desember 2008 bulan ini. Meski demikian, ekonomi AS tengah menuju ke arah pemulihan untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.

Di sisi lain, emas berjangka untuk pengiriman Februari jatuh 0.1 persen ke posisi $1,193.70 per ons di Comex New York, setelah kemarin sempat merosot ke $1,182, level terendah sejak tanggal 1 Desember. Menurut Lv Jie, analis dari Cinda Futures Co. di Hangzhou, Tiongkok, ada kemungkinan minat beli berada di bawah level $1,200. Pernyataan The Fed masih cukup menguatkan Dolar AS sehingga emas bearish, demikian tutur Jie pada Bloomberg.

 

sumber: seputarforex.com

Indikator Pasar Dalam Perekonomian

Ekonomi Pasar - twps2 - pendulangforexUntuk dapat mempelajari interaksi sektor rumah tangga dengan perusahaan, sektor rumah tangga dengan pemerintah serta dengan para pelaku ekonomi lainnya, dimana telah dijelaskan dengan menggunakan diagram alir melingkar (circular flow diagram). Namun kita juga dapat menggunakan metode yang lain untuk menjelaskan interaksi diantara mereka, yakni dengan menggunakan metode pasar.

Secara sederhana pasar dapat didefinisikan sebagai tempat bertemunya para penjual dan pembeli. Istilah pasar dalam ilmu ekonomi, tidak hanya merujuk pada tempat, misalnya pasar Induk, pasar Tradisional, dll. Istilah pasar secara lebih luas dapat digambarkan sebagai interaksi antara permintaan dan penawaran yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi. Pasar ekonomi dikelompokkan menjadi 3 kategori, dimana kategori tersebut ialah sebagai berikut.

1. Pasar Barang Dan Jasa
Perusahaan ialah pihak yang menyediakan berbagai macam barang dan jasa yang dibutuhkan oleh para konsumen. Sedangkan sektor rumah tangga, pemerintah dan luar negeri sebagai konsumennya. Kita ambil contoh, sebuah perusahaan tekstil dan produk tekstil dapat menghasilkan berbagai macam corak kain, pakaian, kaos, jaket, permadani, sepatu, dll. Sedangkan para pembelinya ialah masyarakat sebagai sektor rumah tangga, pemerintah dan sebagian lagi warga asing (sektor luar negeri), yang mengimpor barang-barang tersebut. Sedangkan pada pasar barang dan jasa, juga terjadi suatu transaksi jual-beli antara perusahaan. Misalnya saja sebuah perusahaan tekstil, membeli benang dan kancing dari perusahaan lain. Sedangkan perusahaan si A memasok resluiting ke berbagai perusahaan pakaian jadi. Saat ini Indonesia menjadi pengekspor tekstil dan pakaian jadi, makanan, minuman tetapi juga menjadi pengimpor kendaraan, pesawat terbang, alat fotografi serta kedokteran.

2. Tenaga Kerja (Buruh)
Sektor rumah tangga adalah pihak yang menjadi penyedia tenaga kerja. Yang meminta tenaga kerja ialah perusahaan, pemerintah dan luar negeri. Dewasa ini pasar tenaga kerja telah menjadi pasar ekonomi internasional. Sebagai contoh Singapura, Malaysia, Arab Saudi dan beberapa negara di Eropa banyak yang melakukan permintaan terhadap tenaga kerja Indonesia. Sedangkan Indonesia meminta tenaga kerja ahli dari Jepang, Amerika, Inggris, dan Jerman untuk menjadi konsultan. Tenaga kerja tidak hanya berupa kemampuan fisik, tetapi juga keterampilan, keahlian dan mental. Untuk itu tenaga kerja dibagi menjadi 3 kelompok sebagai berikut.

  • Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian tinggi serta pendidikan yang tinggi sehingga mampu menguasai keahlian pada bidang-bidang tertentu. Contoh ekonomi, akuntan, dokter, dosen, insinyur, dll.
  • Tenaga kerja terampil ialah tenaga kerja yang mempunyai sebuah keterampilan ataupun keahlian yang diperoleh melalui pendidikan ataupun pengalaman kerja. Contoh baby sitter, montir, tukang kayu dll.
  • Tenaga kerja kasar adalah tenaga kerja yang hanya mengandalkan kemampuan fisik, dimana mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan atau berpendidikan rendah sehingga tidak mempunyai keahlian dalam suatu bidang pekerjaan. Contoh kuli bangunan atau pelabuhan.

Yang perlu diperhatikan ialah surat penawaran tenaga kerja total terhadap perekonomian, sangat tergantung kepada keputusan yang diambil oleh sektor rumah tangga. Keputusan tersebut dapat mencakup kapan masuk angkatan kerja, jam berapa mereka harus bekerja dsb.

3. Pasar Uang (pasar modal)
Pada sektor rumah tangga yang sudah mapan, mengalokasikan pendapatannya tidak hanya untuk konsumsi, melainkan juga untuk ditabung serta spekulasi dipasar uang (financial market). Pada pasar ekonomi (pasar uang), rumah tangga dapat membeli saham maupun obligasi dari perusahaan maupun pemerintah. Artinya, sektor rumah tangga menawarkan dana kepada pihak-pihak yang membutuhkan, yakni perusahaan dan pemerintah, dengan harapan akan memperoleh pendapatan berupa deviden atau bunga. Bila perusahaan menyatakan dirinya telah go publik, berarti dapat melakukan permintaan dana baik kesektor rumah tangga, pemerintah maupun sektor luar negeri. Saham merupakan instrumen keuangan yang menyatakan pemiliknya untuk mendapatkan hak atas bagian laba perusahaan. Bagian laba yang dibayarkan perusahaan setiap periode kepada pemiliknya disebut dengan deviden. Naik turunnya nilai saham sangat dipengaruhi oleh kinerja perusahaan. Sedangkan obligasi merupakan surat perjanjian sanggup bayar (surat hutang), yang dikeluarkan oleh perusahaan/pemerintah pada saat meminjam uang.

sumber: seputarforex.com

Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen Paling Cepat Dicapai pada 2016

Analisa Trading – Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyatakan pertumbuhan ekonomi 7 persen, paling cepat dapat direalisasikan pada 2016.
menkeu
Menurut dia, dalam kondisi ekonomi global yang terintegrasi saat ini, ada dua syarat bagi negara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tinggi. Pertama, kata Bambang, tidak ada mini krisis yang sifatnya global. Dia mengatakan, pada 2008 Indonesia juga ingin terus tumbuh tinggi. Namun, ada krisis menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat.

“Syarat kedua, karena kita terpengaruh global, maka kita harus perkuat fundamental ekonomi,” imbuh dia, Kamis (18/12/2014).

Selain itu, kapitalisasi modal perbankan perlu diperkuat dan dana pihak ketiga harus digenjot. Dengan begitu, negara tidak perlu mencari pembiayaan dari luar negeri untuk mendanai pembangunan. Di sisi lain, segala macam defisit neraca harus dikurangi.

“Kenapa paling cepat 2016? Karena kita tahu 2015 ini awal penerapan kebijakan ekonomi Amerika,” kata Bambang.

Dia menambahkan, jika reformasi struktural berjalan maka pertumbuhan ekonomi tahun depan masih optimis bisa dicapai di level 5,8 persen. Kemudian, jika 2015 berjalan mulus, belanja bisa menyerap tenaga kerja, dan investasi masuk dengan lancar, maka sangat dimungkinkan pertumbuhan ekonomi jauh lebih tinggi dari 2015.

“Kalau mau cepat (kerjanya), perkiraannya 2016. Kalaupun belum tercapai mudah-mudahan itu sudah dekat 7 persen,” pungkas Bambang.

 

sumber: bisniskeuangan.kompas.com