Rupiah Makin Mengkhawatirkan, Kembali Terpuruk ke 17 Tahun Terendah

Rupiah Menguat ke Posisi Rp 11.506 perUSD

AnalisaTrading – Pada penutupan perdagangan Rabu sore nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih mempertahankan penurunan tajam (12/8). Hari ini rupiah sudah mengalami penurunan untuk empat sesi berturut-turut. Mata uang lokal tersebut melemah akibat tertekan oleh pelemahan IHSG yang hari ini memasuki sesi ketiganya.

Di penutupan perdagangan sore ini indeks benchmark di bursa Indonesia menunjukkan penurunan yang tajam. Indeks tersebut mengalami penutupan di posisi 4479.49 poin. IHSG sempat anjlok hingga mencapai posisi paling rendah sejak bulan Februari 2014.

Di akhir perdagangan hari ini mata uang rupiah ditutup pada posisi 13.799,90 per dollar AS. Rupiah mengalami penurunan luar biasa tajam sebesar 192,50 poin atau setara dengan 1,41 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan Selasa sore kemarin yang ada di level 13.607,40  per dollar. Hari ini rupiah ditutup pada posisi paling rendah sejak krisis moneter tahun 1998. Rupiah sempat mengalami penurunan hingga mencapai posisi 13.917,40 per dollar AS.

Analyst memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan selanjutnya masih rentan terhadap tekanan jual. Tekanan jual makin kuat akibat sentimen negatif yang ditimbulkan oleh anjloknya ineks benchmark di bursa saham lokal.

Mata uang rupiah untuk perdagangan selanjutnya berpotensi mengetes level support kuat pada posisi 13.950  dan 14.000 per dollar. Sedangkan level resistance harian yang akan ditemui jika terjadi rebound pada mata mata uang ini ada di 13.750 dan 13.700 per dollar. (VN)

 

Happy Trading!

Tags:

Related Posts