OJK KALTENG LAYANI KONSUMEN DENGAN FITUR “TRACEABLE” DAN “TRACKABLE”

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah sejak dibentuk 2013 telah melayani sekitar 31.555 konsumen terdiri dari 4.244 penyampaian informasi, 24.191 pertanyaan dan 3.118 pengaduan.

“Banyaknya layanan yang telah diberikan layanan konsumen keungan terintegrasi ini bukti bahwa masyarakat memberikan respon positif dan memahami keberadaannya,” kata Kepala Perwakilan OJK Kalteng Iwan M Ridwan di Palangka Raya, Selasa (3/2/2015).

Dia menyadari masyarakat masih belum sepenuhnya memahami bentuk dan kelengkapan data saat menyampaikan pengaduan. Alhasil, banyak pengaduan yang sulit ditindaklanjuti.

Dari 3.118 pengaduan diterima OJK Kalteng, hanya 346 memenuhi syarat dengan rincian 314 termasuk 30 lainnya telah diselesaikan dan ditindaklanjuti pembayaran PUJK sebesar Rp 4.334 Miliar dari total tuntutan finansial Pelapor sebesar Rp 5.389 Miliar atau 80,53 persen.

Ridwan mengatakan layanan konsumen yang disediakan OJK adalah fasilitas Financial Costumer Care (FCC) dengan nomor kontak (kode area) 1-500-655, yang memanfaatkan teknologi terbaru yang mampu memberikan fasilitas traceable dan trackable.

“Fitur traceable adalah fitur yang dapat diakses dan dimanfaatkan Pelaku Usaha Jasa Keungan (PUJK) mengetahui atau mengambil alih pengaduan konsumen kepada lembaga yang diupayakan penyelesaiannya,” katanya.

Kepala Perwakilan OJK Kalteng mengatakan tracable merupakan fitur yang dapat dikases oleh Konsumen (sebagai Pelapor) untuk mengetahui status perkembangan pengaduan yang disampaikannya kepada OJK. Beberapa otoritas pengawas dari berbagai negara, yakni Bank Negara Malaysia berkesempatan mengunjungi FCC untuk belajar dari OJK sistem tersebut.

Meningkatkan kualitas knowledge management dan SDM dalam pengelolaan FCC yang bertepatan dengan 2 tahun beroperasinya Layanan Konsumen OJK, OJK meluncurkan tag-line SIGAP yang merupakan singkatan dari Santun, Informatif, tanggap dan Profesional.

“Ini menandai komitemen OJK melayani lebih baik kepada masyarakat dan Konsumen Keungan mewujudkan perlindungan konsumen secara berkesimbangan dengan tumbuh dan sehatnya industri keuangan di Indonesia, Khususnya Kalteng,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi OJK Kalteng terhadap respon masyarakat Kalteng, pihaknya pun meluncurkan program SIGAP atau Santun, Informatif, Tanggap dan Profesional. “Program tersebut sebagai upaya lebih mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat yang memiliki masalah terkait keuangan,” kata dia

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *