Harga Kakao Kembali Naik Signifikan, Sentimen Ebola Kuat

Analisa Trading – Harga kakao di bursa ICE Futures US pada penutupan perdagangan Rabu 24 September 2014 terpantau ditutup menguat signifikan. Penguatan harga kakao di bursa ICE Futures US dipicu oleh sentimen kuat dari potensi gangguan pengiriman kakao Afrika akibat wabah ebola.

Mewabahnya virus ebola di kawasan Afrika Barat tepantau masih memberikan dorongan penguatan cukup kuat terhadap pergerakan harga kakao di bursa ICE Futures US. Ekspektasi akan terganggunya kegiatan pengaliran supply kakao di wilayah Afrika Barat yang sekaligus melibas dua negara penghasil kakao terbesar global yaitu Pantai Gading dan Ghana, memicu kakao melejit ke level tertinggi 3 tahun.

Sebelumnya pada perdagangan Selasa lalu di ICE US, harga kakao sempat ditutup dengan mengalami pelemahan pasca rally sebagai dampak sentimen ebola. Namun, pelemahan pada hari perdagangan tersebut didasari oleh faktor teknikal yang mengindikasikan posisi overbought. Adapun pasca koreksi harga tersebut, faktor fundamental masih terlihat kokoh melambungkan harga kakao.

Pada penutupan perdagangan Rabu lalu di bursa ICE Futures US, harga kakao terpantau ditutup menguat signifikan. Harga kakao berjangka ICE Futures US ditutup naik hingga 2,2% ke tingkat harga $3.371/ton atau menguat $74/ton.

Analis memprediksi harga kakao berpotensi bergerak kembali melemah pada perdagangan hari ini di ICE Futures US. Hal tersebut dilandasi oleh kembalinya pergerakan harga memasuki posisi cenderung overbought secara tekniakl, terkait pergerakan harga, range normal diprediksi akan ber ada di kisaran $3.300-$3.390. (VN)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *