Pertanyaan Khusus Broker

15 Pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada Broker Anda.

Ada banyak Broker Forex, tetapi tidak semua sama. Ketika berhubungan dengan uang Anda, Anda harus memastikan bahwa broker Anda memenuhi harapan Anda. Itu adalah hak Anda untuk mengajukan banyak pertanyaan yang Anda butuhkan untuk merasa nyaman terkait usaha anda dan jika Anda tidak mendapatkan jawaban yang anda inginkan, Anda harus mempertimbangkan mencari broker lain.

Kenapa Ukuran Menjadi Masalah

Ukuran itu penting. Karena pasar Forex adalah pasar bebas dengan tidak ada pertukaran terpusat, tidak semua orang menerima akses ke harga atau kualitas eksekusi yang sama. Lembaga dengan volume perdagangan terbesar dan keuangan paling solid memiliki akses ke harga dan eksekusi yang lebih baik. Semakin besar brokernya, semakin baik mereka dapat memberikan manfaat dari ukuran, harga yang lebih baik, dan eksekusi yang lebih baik untuk Anda.

Siapa yang Mengeksekusi Order Anda?

Tidak semua Broker Forex melakukan quote harga dengan cara yang sama. Berikut adalah dua pilihan yang mungkin:

  1. Dealing Desk artinya Broker Forex anda menciptakan harga dan mengeksekusi order anda. Spread biasanya tetap, yang berarti bahwa secara umum, spreadnya lebih tinggi dari rata-rata spread. Periksa pembatasan dalam menempatkan order saat berita atau peristiwa ekonomi; bagi banyak trader, ini adalah waktu kunci untuk perdagangan.
  2. No Dealing Desk biasanya berarti bahwa banyak bank bersaing streaming  menampilkan harga pada broker forex Anda, jadi order anda di eksekusi oleh bank itu sendiri. Ini berarti bahwa biasanya tidak ada pembatasan pada trading saat berita atau peristiwa ekonomi, tetapi Anda harus memeriksanya dengan broker Anda.

Spread

Harga Fractional Pip

Kebanyakan pasangan mata uang utama di quote empat digit desimal, jadi satu pip biasanya sama dengan 0,0001 atau satu basis poin. Broker Forex umumnya membulatkan harga ke atas atau bawah ke pip terdekat; tetapi sekarang ini beberapa sudah menawarkan Harga Fractional Pip. Hal ini menambahkan desimal tambahan, jadi spread biasanya lebih ketat dan lebih akurat.

Scalping

Banyak trader menyukai strategi scalping jangka pendek, yang menaruh order di dalam spread. Scalping sangat menguntungkan bagi klien, market maker pasti rugi, jadi beberapa Broker Forex melarang strategi ini. Strategi ini melibatkan tingkat resiko yang tinggi.

Rollover

Rollover adalah bunga yang dihasilkan atau dibayar pada posisi order yang menginap (overnight). Ini bervariasi tergantung pada perbedaan suku bunga antara pasangan mata uang dan fluktuasi dari hari ke hari dengan pergerakan harga. Roll Negatif adalah ketika Anda menjual mata uang yang membayar bunga yang lebih tinggi, sehingga Anda membayar bunga. Roll Positif adalah ketika Anda membeli mata uang yang membayar bunga yang lebih tinggi, sehingga Anda bisa mendapatkan bunga. Rolls negatif adalah rutin, ada juga yang positif namun tidak semua Broker Forex menawarkan roll positif.
“Carry Trade” adalah strategi populer yang mengambil manfaat dari Roll Positif dan leverage tinggi yang ditawarkan. Misalnya, jika Anda membeli USD/JPY, anda bisa mendapatkan roll positif. Pada dasarnya anda meminjam yen Jepang dengan suku bunga lebih rendah untuk membeli dolar AS dengan tingkat bunga yang lebih tinggi. Ingat bahwa leverage dapat secara dramatis memperbesar kerugian Anda, jadi berhati-hatilah teknik ini, karena memiliki tingkat resiko yang tinggi.

Hedging

Hedging memungkinkan anda menahan terus posisi BUY dan SELL di mata uang yang sama. Cara yang paling efektif untuk berdagang di market jika Anda tidak yakin dengan arahnya untuk mencari level support dan resistance kuat. Hal ini memungkinkan Anda untuk menentukan level dimana harga yang signifikan untuk bereaksi akan terjadi.
Posisi Hedge tidak selalu membatasi resiko seorang  trader dapat mengalami kerugian pada kedua sisi perdagangan. Strategi ini bekerja sementara pada market yang sedang ranging, tidak bekerja dengan baik untuk market yang sedang trending. Menempatkan stop-loss order pada posisi anda untuk mengurangi resiko sangat dianjurkan.
Asosiasi Future Nasional, sebuah organisasi swa-regulasi di AS, mengadopsi peraturan baru 2-43 tahun 2009 yang melarang pelanggan dari Anggota Dealer Forex untuk membuka posisi “Hedging” di akun yang sama. Aturan ini mungkin tidak berlaku untuk Dealer Forex di luar AS.

Layanan Pelanggan

Trading Forex bekerja selama 24 jam sehari. Apakah Broker Forex Anda juga? Ketika Anda mengajukan mereka pertanyaan, apakah mereka jawab dengan jelas dan jujur ​​ataukah mereka memberikan jawaban yang berbelit-belit? Jika Broker Forex Anda tidak dapat menjawab 15 pertanyaan di bawah ini, Anda mungkin sebaiknya mencari broker lain yang bisa menjawab.

15 Pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada Broker Anda

15 pertanyaan berikut berdasarkan informasi di atas dan berhubungan dengan informasi dasar yang Broker Forex Anda harus bisa menjawabnya  tanpa ragu-ragu.

  1. Berapa lama menjadi Broker Forex?
  2. Dalam kondisi bagaimana keuangan perusahaan Anda? Bisakah Anda tunjukkan kepada saya neraca perusahaan?
  3. Apakah Anda memiliki hubungan yang baik dengan bank-bank terkemuka?
  4. Siapa yang memberi quote harga, broker saya, bank, atau multi bank?
  5. Apakah spreadnya tetap atau floating?
  6. Seberapa ketat spreadnya?
  7. Apakah anda menawarkan harga Fractional Pip?
  8. Apakah ada pembatasan untuk trading?
  9. Dapatkah saya menempatkan order di dalam Spread?
  10. Dapatkah saya mendapatkan bunga atas roll positif?
  11. Dapatkah saya mendapatkan bunga roll positif di semua level margin?
  12. Apakah harga rollover di tampilkan dengan jelas? Dimana?
  13.  Apakah platform trading memungkinkan saya untuk hedge/lindung nilai?
  14. Dapatkah saya kehilangan uang lebih dari yang saya taruh di akun saya?
  15. Bagaimana kualitas dan ketersediaan layanan pelanggan?

Harus dipahami bahwa perdagangan valuta asing dengan margin memiliki tingkat resiko yang tinggi, dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Tingkat leverage yang tinggi dapat bekerja membantu sekaligus melawan Anda. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam valuta asing Anda harus berhati-hati mempertimbangkan tujuan investasi Anda, tingkat pengalaman, dan resiko. Kemungkinan yang muncul bahwa Anda bisa mengalami kerugian sebagian atau seluruh investasi awal Anda dan karena itu Anda tidak disarankan menginvestasikan uang yang Anda tidak siap kehilangan. Anda harus menyadari semua risiko yang terkait dalam perdagangan valuta asing, dan mencari nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *