Rupiah Selasa Pagi Turun Akibat Momentum Kenaikan Dollar AS

Analisa Trading – Pada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terpantau cenderung mengalami penurunan yang cukup signifikan (9/9). Mata uang rupiah melemah dikarenakan dollar AS masih berada dalam momentum menguat terhadap rival-rivalnya. Dukungan terhadap dollar tersebut terjadi karena para pelaku pasar kembali berspekulasi mengenai kenaikan suku bunga acuan (FFR) di Amerika Serikat.

Para pelaku pasar kembali berspekulasi bahwa Fed akan segera menaikkan suku bunga acuan di Amerika Serikat. Membaiknya kondisi ekonomi di negara tersebut membuat para investor berharap Fed akan segera mengakhiri rejim moneter longgar. Sementara itu di Eropa tampaknya ECB masih betah mempertahankan suku bunga di level paling rendah sepanjang sejarah, dan sekaligus yang terendah di dunia.

Sentiment dalam negeri sendiri saat ini masih minim. Isu kenaikan BBM bersubsidi menjadi perhatian para pelaku pasar. Sementara itu susunan kabinet baru pemerintah Jokowi juga amat dinanti oleh para investor.

Kondisi dollar AS yang sedang berada dalam pola menguat tersebut membuat rupiah alami penurunan. Hari ini rupiah berada pada posisi 11755 per dollar AS. Mata uang lokal ini melemah sebesar 30 poin atau 0.26 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 11725 per dollar AS.

Analis  memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan meskipun masih terbatas. Mata uang rupiah tersebut berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 11730 – 11780 per dollar. (FC)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *